Di Bawah Kepemimpinan Iswandi, RANGER Rayakan Milad ke-6 dengan Aksi Donor Darah untuk Negeri

Di Bawah Kepemimpinan Iswandi, RANGER Rayakan Milad ke-6 dengan Aksi Donor Darah untuk Negeri

JAKARTA BARAT | Relawan Antar Generasi (RANGER) di bawah kepemimpinan Ketua Umum H. Iswandi, SE., MM, menegaskan komitmennya dalam kerja-kerja kemanusiaan dengan menggelar donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Kecamatan Palmerah, Rabu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, ini digelar dalam rangka memperingati Milad ke-6 RANGER, mengusung tema “Mengabdi dengan Hati, Bergerak untuk Negeri.”

Sejak berdiri pada 2020, RANGER tumbuh sebagai organisasi relawan lintas generasi yang konsisten hadir di tengah masyarakat. Di bawah nahkoda Iswandi, RANGER tidak hanya aktif dalam kegiatan donor darah, tetapi juga terlibat dalam penanganan kebencanaan, aksi sosial, serta penguatan solidaritas masyarakat.

Iswandi: Donor Darah Adalah Wujud Kepemimpinan yang Melayani

Dalam sambutannya, H. Iswandi menegaskan bahwa enam tahun perjalanan RANGER adalah proses panjang membangun organisasi relawan yang berakar pada keikhlasan, konsistensi, dan kolaborasi.

“Donor darah ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Enam tahun RANGER berdiri adalah enam tahun belajar untuk terus hadir dan memberi manfaat. Kepemimpinan kami di RANGER adalah kepemimpinan yang melayani,” ujar Iswandi.

Ia menekankan bahwa satu kantong darah bukan sekadar angka statistik, melainkan harapan hidup bagi sesama.

“Mungkin penerima darah tidak bisa mengucapkan terima kasih secara langsung, tetapi satu kantong darah bisa menyelamatkan satu bahkan tiga nyawa. Itulah nilai kemanusiaan yang terus kami jaga,” tambahnya.

Iswandi juga memastikan bahwa RANGER akan terus menggelar donor darah secara rutin, termasuk agenda khusus pada bulan Ramadan mendatang sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan berkelanjutan.

Antusiasme Tinggi, Bukti Kepercayaan Publik

Ketua Panitia Arifin mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang digagas langsung oleh jajaran pengurus di bawah arahan Ketua Umum RANGER.

“Ada sekitar 200 pendaftar, namun hari ini kami batasi 150 pendonor. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap RANGER. Total anggota RANGER sendiri mencapai sekitar 250 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, donor darah akan menjadi agenda rutin setiap tiga bulan, dengan koordinasi intensif bersama PMI.

Apresiasi Kesbangpol dan PMI terhadap Kepemimpinan RANGER

Dewan Pendiri RANGER yang juga Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta, H. Moh. Matsani, mengapresiasi kepemimpinan Iswandi yang dinilai mampu menjaga konsistensi organisasi selama enam tahun.

“Donor darah bukan hal sepele. Kebutuhan darah sangat besar, bisa mencapai seribu kantong per hari. RANGER di bawah kepemimpinan Pak Iswandi harus menjadi motor sosialisasi donor darah sekaligus kepedulian lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, H. Becky Mardani, menyebut RANGER sebagai mitra strategis PMI dalam misi kemanusiaan.

“Satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa. Kepemimpinan RANGER yang konsisten membuat kolaborasi ini terus berjalan dan memberi dampak nyata,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Dukung Langkah RANGER

Camat Palmerah Febbiandri Suharto turut mengapresiasi kiprah RANGER di bawah kepemimpinan Iswandi.

“RANGER bukan hanya aktif donor darah, tetapi juga hadir saat bencana dan kegiatan sosial lainnya. Ini contoh organisasi relawan yang dikelola dengan baik dan patut ditiru,” katanya.

Dukungan juga disampaikan perwakilan Anggota DPRD DKI Jakarta Jupiter, SE., MM, melalui staf inti Syarif Mahmudin, yang menyatakan komitmen mendukung kegiatan sosial RANGER.

Ekspansi Organisasi, Visi Iswandi Perluas Jaringan Relawan

Sekretaris Jenderal RANGER menegaskan bahwa sesuai arahan Ketua Umum, RANGER akan terus memperluas jaringan keanggotaan, termasuk rencana pengembangan di Bogor, selain Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi.

“Di usia enam tahun, RANGER tidak berhenti. Kami ingin tumbuh sehat, solid, dan semakin bermanfaat,” ujarnya.

Milad ke-6 RANGER menjadi penegasan bahwa di bawah kepemimpinan H. Iswandi, SE., MM, organisasi ini terus melangkah sebagai relawan sosial yang responsif, profesional, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan, menjadikan pengabdian bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata untuk negeri. (Agam) 

Cegah DBD, FKDM Krendang Gelar Monitoring PSN Bersama Kader Jumantik dan Lintas Instansi

Cegah DBD, FKDM Krendang Gelar Monitoring PSN Bersama Kader Jumantik dan Lintas Instansi

Jakarta, penaxpose.comUpaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan di wilayah Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Pada Rabu pagi (12/11/2025), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Krendang bersama kader Jumantik RW 05 melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui monitoring dan pengecekan jentik nyamuk di lingkungan warga.

Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kasie Pemerintahan Kelurahan Krendang, Kasatgas Satpol PP beserta anggota, tenaga kesehatan dari PKC Tambora, KorKel FKDM Krendang, ketua dan anggota FKDM, serta staf Kelurahan Krendang.

“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman penyakit DBD, terutama di musim hujan seperti sekarang,” ujar Bunda Titi, perwakilan FKDM Kelurahan Krendang.

Dalam kegiatan ini, para kader Jumantik melakukan pemeriksaan jentik di rumah-rumah warga, fasilitas umum, hingga saluran air yang rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Masyarakat juga diedukasi untuk menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, mengubur barang bekas, serta melakukan langkah pencegahan tambahan seperti menabur larvasida.

Dengan sinergi lintas instansi dan partisipasi aktif warga, FKDM Kelurahan Krendang berharap angka kasus DBD dapat ditekan sekaligus tercipta lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas jentik nyamuk. (Titi) 

Posyandu Dahlia RW 02 Gelar Layanan Kesehatan Balita dan Lansia

Posyandu Dahlia RW 02 Gelar Layanan Kesehatan Balita dan Lansia

Jakarta, penaxpose.com Posyandu Dahlia RW 02, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, menggelar kegiatan rutin Posyandu dan Posbindu, Selasa (19/8/2025). Acara yang berlangsung di Sekretariat POS RW 02 ini dihadiri oleh jajaran pejabat kelurahan, kader kesehatan, serta masyarakat setempat.

Pelayanan yang diberikan meliputi pengukuran lingkar lengan dan kepala, tinggi serta berat badan balita, pemberian vitamin, imunisasi, hingga pemberian vitamin khusus bulan Agustus. Selain itu, tersedia pula layanan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

  1. Kasie Kesra, Nita Prihanti, S.Sos
  2. Kasie Lingkungan Hidup, Puji Rahayu, SE
  3. Jajaran Satpol PP
  4. Staf Kelurahan Krendang
  5. Bidan PKC Tambora
  6. Pengurus Wilayah RW 02
  7. Kader Posyandu RW 02
  8. Staf Kelurahan Krendang
  9. LMK RW 02
  10. FKDM Kelurahan Krendang

Kehadiran para pejabat dan kader kesehatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah, tenaga medis, serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga, khususnya balita dan lansia.

“Kegiatan Posyandu dan Posbindu ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Harapannya, warga bisa lebih sadar pentingnya pemantauan kesehatan sejak dini,” ujar Titi, perwakilan FKDM Kelurahan Krendang.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, masyarakat RW 02 diharapkan semakin terbantu dalam menjaga kesehatan keluarga, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. (Titi) 

Posyandu Permata Duri Kepa Terus Bergerak, Perkuat Layanan Kesehatan Anak dan Balita

Posyandu Permata Duri Kepa Terus Bergerak, Perkuat Layanan Kesehatan Anak dan Balita

Jakarta, penaxpose.com | Peduli kesehatan dan tumbuh kembang pada anak Posyandu Permata Duri Kepa, laksanakan pemeriksaan kesehatan serta pemberian makanan tambahan begizi. Kegiatan bertempat di rumah Ketua RT 003 RW 012 Duri Kepa, Jalan Duri Intan VII Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta pada, Selasa (8/4/2025). 

Dalam pelaksanaannya Posyandu Permata dibantu para kader Dawis, tak luput juga ada pendampingan dari petugas puskesmas tingkat Kelurahan Duri Kepa. 

Pantauan awak media, kegiatan yang begitu fokus dan Konsisten dilakukan para kader Dasawisma (Dawis) dengan berhati-hati dan terampil dalam melakukan penimbangan, ukur berat badan pada anak. Pencatatan secara berkala pun tercatat pada buku panduan Kartu Menuju sehat (KMS).

Ketua RT 003, Nasrullah mengatakan Posyandu Permata sangat konsisten, kegiatan terjadwal tetap, "Alhamdulillah meski suasana lebaran kami senantiasa memberikan fasilitas kegiatan Posyandu Permata, pada kader terampil dan cekatan dalam melakukan penimbangan dan ukur berat badan pada anak maupun balita, "Ucap Cecep panggilan akrab Ketua RT 003.

Cecep menambahkan, pendampingan oleh unsur Kelurahan, tenaga kesehatan sangat memberikan support dan motivasi. 

"Makanan tambahan pada anak atau balita, kami bersama kader Dasawisma selalu konsultasi sehingga tepat sasaran baik perhitungan nilai gizi. Terimakasih atas pendampingan serta kunjungan dari Petugas kelurahan dan puskesmas dalam monitoring," ujarnya. 

Diketahui tujuan posyandu adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Posyandu juga bertujuan untuk mencegah stunting, penyakit menular, dan masalah kesehatan pada masa pertumbuhan anak.

(Aris PJ/Yansen) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Ikuti Penyuluhan Kesehatan tentang Stroke Secara Daring

Babinsa Koramil 02/Tambora Ikuti Penyuluhan Kesehatan tentang Stroke Secara Daring

Kodam JayaJakarta Barat – Dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang kesehatan, khususnya mengenai penyakit stroke, Babinsa Koramil 02/Tambora mengikuti penyuluhan kesehatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting. 

Kegiatan ini berlangsung di Makoramil 02/Tambora, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (14/3). 

Penyuluhan ini menghadirkan narasumber Dr. Niken K, Sp. N, yang memberikan materi mengenai pemahaman lebih dalam tentang penyakit stroke, termasuk faktor risiko, pencegahan, dan penanganannya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Danramil 02/Tambora, Mayor CHB Wahidin, serta anggota Koramil 02/TB yang dipimpin oleh Pelda Patton C. Babinsa yang turut serta dalam kegiatan ini diharapkan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Menurut Babinsa Koramil 02/Tambora, penyuluhan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman mengenai bahaya stroke serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini. 

"Sebagai Babinsa, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memiliki peran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan," ujar salah satu peserta.

Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan lancar. Diharapkan, melalui penyuluhan seperti ini, para Babinsa dapat lebih aktif dalam mendukung kesehatan masyarakat serta memberikan edukasi yang tepat terkait penyakit yang bisa dicegah sejak dini.

(Pendim 0503/JB) 

TPS 3R Moa Pejagalan Resahkan Warga, Warga Minta Pemda DKI Segera Bertindak

TPS 3R Moa Pejagalan Resahkan Warga, Warga Minta Pemda DKI Segera Bertindak

Jakarta, penaxpose.comTempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R di RW 012, Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, menjadi sumber keresahan bagi warga sekitar. Pasalnya, wilayah tersebut dijadikan pusat pembuangan sampah dari beberapa RW di Kelurahan Pejagalan, menyebabkan berbagai permasalahan, mulai dari kemacetan hingga polusi bau yang mengganggu kenyamanan warga.

Ketua RT 010, Kho Kioen Kie, menyatakan bahwa warganya adalah pihak yang paling terdampak karena TPS 3R Moa terletak di wilayah mereka. “Jalan yang seharusnya menjadi akses warga terganggu karena dari pagi hingga sore hari gerobak pengangkut sampah memenuhi jalan. Ini terjadi karena mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) kecamatan sering terlambat datang,” ungkapnya.

Selain kemacetan, Kho Kioen Kie juga menyoroti dampak lain yang ditimbulkan, terutama saat musim hujan. “Sampah yang menumpuk menimbulkan bau tak sedap dan berpotensi mengganggu kesehatan warga. Jalanan juga menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara. Bahkan, beberapa kali pengendara motor terjatuh akibat kondisi ini,” tambahnya.

Seorang warga yang rumahnya tepat di depan TPS 3R, Herman, mengungkapkan kekesalannya. “Saya sudah cukup sabar, tetapi saya juga berhak tinggal dengan nyaman. Pintu rumah saya persis di depan tumpukan sampah yang bau dan kotor setiap hari. Saya sudah melapor ke Ketua RT dan RW, tetapi sampai sekarang belum ada solusi. Karena itu, pada 4 Februari 2025, saya mencoba melapor langsung ke Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melalui aplikasi WhatsApp 'Lapor Gibran', berharap ada solusi yang jelas,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Ketua RW 012, Dadang Sumitra, mengaku telah berulang kali menyampaikan permasalahan ini ke tingkat kelurahan dan berkoordinasi dengan pengurus RW lain yang membuang sampah di TPS 3R Moa. 

“Kami sudah mendatangi TPS 3R bersama aparatur Kelurahan Pejagalan untuk mencari solusi. Pada 13 Februari 2025, kami mengadakan rapat bersama Lurah Pejagalan, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie Ekbang), serta Kepala Satuan Pelaksana LH Kecamatan Penjaringan, bersama 10 Ketua RW terkait. Dari pertemuan itu, beberapa keputusan telah dibuat,” ungkapnya.


Hasil rapat tersebut antara lain:

1. Pihak LH hanya bertanggung jawab menyediakan mobil angkutan sampah.

2. Lurah Pejagalan diminta memfasilitasi lokasi pembuangan sampah dari RW-RW.

3. TPS 3R Moa hanya boleh digunakan untuk pemilahan sampah, bukan pembuangan utama.

Sebagai solusi sementara, lokasi pembuangan sampah dipecah menjadi tiga titik, yaitu:

• Jalan Moa (untuk RW 012, RW 08, RW 09, RW 010, RW 013)

• Jalan Bidara Raya (untuk RW 04, RW 03, RW 05, RW 011, RW 016)

• Jembatan Gembel RW 07 (untuk RW 06, RW 07, RW 014, RW 017)

Lurah Pejagalan, Tomi Haryono, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas LH untuk mencari solusi terbaik. “Kami sudah merespons keluhan warga dengan mengadakan rapat bersama Ketua RW terkait. Keputusan telah dibuat, dan TPS 3R Moa kini sudah berjalan sesuai hasil rapat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana LH Kecamatan Penjaringan, Fadli, menjelaskan bahwa pihaknya hanya bertugas mengangkut dan membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sedangkan penyediaan lahan untuk TPS adalah tanggung jawab kelurahan. 

“Saat ini, Lurah Pejagalan sedang mencarikan lokasi baru di bawah kolong tol Kalijodo sesuai kesepakatan RW. Kami berharap situasi ini bisa segera teratasi,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera turun tangan untuk menyelesaikan polemik TPS 3R Moa agar mereka bisa kembali hidup dengan nyaman dan sehat.

(Emy) 

GKRI SPORTY Tutup Sementara Kegiatan Senam, Sambut Ramadhan dengan Kebersamaan

GKRI SPORTY Tutup Sementara Kegiatan Senam, Sambut Ramadhan dengan Kebersamaan


Jakarta, penaXpose.com Komunitas senam GKRI SPORTY menggelar acara penutupan sementara kegiatan senam di RPTRA Kelurahan Kalideres pada hari Minggu (23 Februari 2025). Acara ini menjadi momen kebersamaan bagi para peserta senam sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum GKRI Sultan Adam, Ibu Ketua Umum Beby, serta para koordinator lapangan GKRI, seperti Iwan dan Wahardi. Selain itu, turut hadir anggota komunitas Arief dan Tedy, serta instruktur senam Arie, Lilis, dan Eka. 

Panitia acara yang terdiri dari Mutia, Puput, Dwi, Beby, dan Yuyun juga memastikan jalannya acara berjalan lancar.


Dalam sambutannya, Ketua Umum GKRI Sultan Adam mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para instruktur senam yang telah membimbing peserta selama ini. 

“Terima kasih kepada para instruktur yang telah memberikan pelajaran berharga bagi kesehatan ibu-ibu yang rutin mengikuti senam di GKRI SPORTY,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota atas penutupan sementara kegiatan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Namun, ia memastikan bahwa senam akan kembali dilanjutkan setelah Hari Raya Idul Fitri.


Sebagai penutup, suasana penuh kehangatan terasa saat seluruh peserta saling bermaafan dan menikmati makan bersama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa GKRI SPORTY tidak hanya sekadar komunitas senam, tetapi juga wadah kebersamaan dan kekeluargaan.

Senam akan kembali digelar setelah Idul Fitri, dengan semangat yang lebih segar dan penuh energi.


(Sultan) 


Warga RW 09 Kelurahan Grogol Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Warga RW 09 Kelurahan Grogol Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Jakarta Barat, penaXpose.com Ratusan warga RW 09 Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, bersama pengurus RW dan Jumantik, serentak melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan pada Minggu (19/1/2025).

Lingkungan Bersih dan Sehat

Lurah Grogol, Ady Saputro, S.IP., M.A., menjelaskan bahwa kerja bakti kali ini dilaksanakan serentak di 11 RT di RW 09. Kegiatan ini bertujuan membersihkan sampah dari lingkungan permukiman, termasuk saluran air.

"Kerja bakti difokuskan pada pembersihan sampah di saluran agar air mengalir lancar, lingkungan bersih, dan sehat," ujar Ady.

Untuk mendukung kegiatan ini, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) turut dikerahkan, lengkap dengan kendaraan dinas operasional berupa gerobak motor (Germor) dan truk pengangkut sampah dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat.


Kebersihan dan Kekompakan Warga

Ketua RT 002/09, Adi Sarpan, menuturkan bahwa kegiatan kerja bakti di wilayahnya diikuti oleh 20 warga.

"Kami membersihkan sampah dan merapikan pot tanaman agar terlihat rapi dan teratur. Dengan kerja bakti ini, lingkungan menjadi bersih, rapi, indah, dan sehat," ujarnya.

Ketua RW 09, Ustadz Nurudin, S.Ag., menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan lingkungan, tetapi juga memperkokoh kekompakan warga.

"Kerja bakti ini menjadi ajang silaturahmi antara pejabat dan masyarakat, tokoh, kader, serta antarwarga. Hal ini menumbuhkan ikatan persaudaraan dan rasa nasionalisme," jelasnya.

Sufahmi, salah satu warga sekaligus anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Grogol Petamburan, menyebut kerja bakti ini sebagai sarana meningkatkan interaksi dan kekompakan antarwarga.

"Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama," tandasnya.

(Fahmi)