Sosialisasi Pasal 252 KUHP Nasional Digelar, Hadirkan Ditjen PP Kemenkumham dan Bidkum Polda Metro Jaya

Sosialisasi Pasal 252 KUHP Nasional Digelar, Hadirkan Ditjen PP Kemenkumham dan Bidkum Polda Metro Jaya

Jakarta, infoDKJ.comKegiatan Sosialisasi Pasal 252 KUHP Nasional tentang larangan praktik santet dan penyalahgunaan ilmu gaib digelar pada Senin (11/05/2026) di Sekretariat Bersama, Pondasi No. 55, Jakarta Timur. Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan mendapat antusiasme dari para peserta yang hadir.

Acara dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi INAnews, M. Helmi Romdhoni, yang memandu jalannya diskusi serta sesi tanya jawab selama kegiatan berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kasubbid Luhkum Bidkum Polda Metro Jaya, AKBP Yulianthy, S.H., M.H., yang memberikan pemaparan terkait perspektif penegakan hukum terhadap implementasi Pasal 252 KUHP Nasional. Ia menegaskan pentingnya edukasi hukum kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap substansi pasal tersebut.

“Pasal ini bukan untuk membuktikan adanya santet, tetapi untuk menindak pihak-pihak yang menyalahgunakan klaim kekuatan gaib demi merugikan orang lain, seperti penipuan, ancaman, atau menimbulkan keresahan,” jelas AKBP Yulianthy.

Hadir pula Daniel Agus selaku perwakilan Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM RI yang menjelaskan latar belakang pembentukan Pasal 252 dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional.

Menurutnya, ketentuan tersebut bertujuan memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat dari praktik penipuan, pemerasan, maupun gangguan ketertiban sosial yang dilakukan dengan modus mengaku memiliki kekuatan gaib.

Sementara itu, Pakar Digital dan Artificial Intelligence (AI), Dr. Ir. R. Kun Wardana Abyoto, M.T., membahas fenomena penyebaran informasi terkait santet, hoaks, dan praktik supranatural di media sosial. Ia menilai literasi digital masyarakat perlu terus ditingkatkan agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Di era digital, isu santet dan supranatural sering dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks dan menciptakan ketakutan publik. Karena itu masyarakat harus lebih kritis dalam menerima informasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh spiritual Seprima Horizon turut menyampaikan pandangannya terkait dampak sosial dari praktik-praktik supranatural yang kerap memicu konflik, rasa takut, hingga keresahan di tengah masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih mengedepankan pendekatan rasional, hukum, dan nilai kemanusiaan dalam menyikapi persoalan yang berkaitan dengan isu mistis dan supranatural.

Adapun keynote speech disampaikan oleh Dr. Susilawati, M.Han., yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung implementasi KUHP Nasional.

“Sosialisasi hukum harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan agar masyarakat memahami tujuan utama Pasal 252 KUHP sebagai bentuk perlindungan hukum dan menjaga ketertiban sosial,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terbuka terkait implementasi KUHP Nasional yang akan mulai berlaku pada tahun 2026. Para peserta tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian acara hingga sesi penutup dan foto bersama.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, penyelenggara berharap masyarakat dapat memahami substansi Pasal 252 KUHP secara utuh dan tidak lagi menafsirkan aturan tersebut sebagai legalisasi atau pembuktian praktik santet, melainkan sebagai upaya perlindungan hukum terhadap masyarakat dari tindakan penipuan dan keresahan sosial. (Andi) 

Koramil 02/TB Matangkan Persiapan Penilaian Kampung Pancasila di Pekojan

Koramil 02/TB Matangkan Persiapan Penilaian Kampung Pancasila di Pekojan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora terus memperkuat pembinaan wilayah dan semangat kebangsaan melalui kegiatan peninjauan persiapan penilaian Kampung Pancasila di RW 02 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin malam (11/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pengukiran Raya RT 002/RW 002 tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 02/TB Mayor Cke Wahidin bersama jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat sebagai bentuk kesiapan wilayah dalam menghadapi penilaian Kampung Pancasila.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Ter Kodim 0503/JB Kapten Inf Yahyah, Kaurter Kodim 0503/JB Kapten Kav Basuki, Ketua RW 02 Cecep, para pengurus RT, PKK, Karang Taruna, hingga pelaku UMKM di lingkungan RW 02 Pekojan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, lingkungan, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung program Kampung Pancasila yang mengedepankan nilai gotong royong, toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan.

Danramil 02/TB Mayor Cke Wahidin menyampaikan bahwa Kampung Pancasila bukan hanya simbol, tetapi implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kampung Pancasila harus menjadi contoh kerukunan, kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.

Selain melakukan pengecekan kesiapan lingkungan, kegiatan juga menjadi ajang mempererat sinergi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan kondusivitas wilayah.

Kehadiran unsur PKK, Karang Taruna, hingga pelaku UMKM menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aktif, produktif, dan berjiwa nasionalisme.

Warga RW 02 Pekojan menyambut positif kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung program Kampung Pancasila sebagai bentuk penguatan nilai persatuan dan kebhinekaan di wilayah Tambora.

Melalui pembinaan dan pendampingan yang terus dilakukan Koramil 02/TB, diharapkan Kampung Pancasila di Pekojan dapat menjadi contoh lingkungan yang harmonis, toleran, serta mampu memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

(Pendim 0503/JB) 

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor Tanam Jagung dan Pohon Keras di Banyuasih

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor Tanam Jagung dan Pohon Keras di Banyuasih

CIGUDEG, BOGOR – Wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor melalui kegiatan penanaman jagung dan pohon keras secara massal di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin (11/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-128 dalam mengoptimalkan potensi wilayah desa, khususnya sektor pertanian dan pelestarian lingkungan hidup.

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menyampaikan bahwa penanaman jagung dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan masyarakat, sementara pohon keras ditanam untuk menjaga kelestarian alam dan mencegah bencana lingkungan di kawasan perbukitan Cigudeg.

“Penanaman ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi investasi jangka panjang untuk masyarakat. Kami ingin Desa Banyuasih menjadi wilayah yang mandiri pangan sekaligus memiliki lingkungan yang hijau dan lestari,” ujar Letkol Inf Rizal Dwijayanto.

Selain melakukan penanaman, personel Satgas TMMD juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada warga terkait teknik pengolahan lahan dan pola tanam yang efektif agar hasil pertanian dapat lebih optimal.

Program ini sekaligus menjadi upaya pemanfaatan lahan tidur agar lebih produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat desa.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan warga setempat. Kepala Desa Banyuasih bersama tokoh masyarakat mengapresiasi langkah Satgas TMMD yang dinilai mampu membangun semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan dan konservasi lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI kepada masyarakat. Program ini sangat bermanfaat bagi warga dan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Banyuasih.

Melalui program TMMD ke-128, Kodim 0621/Kabupaten Bogor tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, dan pelestarian lingkungan hidup.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Sumber: Pendim 0621/Kabupaten Bogor / FWJI Bogor Raya

Jaga Stabilitas Ekonomi Warga, Koramil 02/TB Monitoring Harga Bahan Pokok

Jaga Stabilitas Ekonomi Warga, Koramil 02/TB Monitoring Harga Bahan Pokok

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Koramil 02/Tambora terus aktif melakukan monitoring harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah binaannya.

Kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait perkembangan harga sembako di pasaran.

Berdasarkan hasil monitoring jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat pada Minggu (10/05/2026), harga kebutuhan pokok di wilayah terpantau relatif stabil dan stok bahan pangan masih dalam kondisi aman serta tersedia normal.

Beberapa komoditas utama yang dipantau antara lain beras medium, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, bawang putih, gas elpiji 3 kilogram, garam, hingga cabai merah.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa pemantauan rutin dilakukan guna mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan memonitor perkembangan harga bahan pokok agar kondisi tetap stabil serta masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selain melakukan monitoring pasar, Babinsa di wilayah juga aktif menjalin komunikasi dengan pedagang dan warga untuk mengetahui kondisi riil di lapangan terkait distribusi maupun ketersediaan sembako.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa hingga saat ini stok kebutuhan pokok di wilayah Jakarta Barat, khususnya Kecamatan Tambora, dalam kondisi aman dan mencukupi.

Masyarakat pun mengapresiasi langkah aktif aparat kewilayahan yang dinilai mampu memberikan rasa tenang di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Dengan monitoring yang dilakukan secara berkala, Koramil 02/TB berharap stabilitas harga dan distribusi bahan pokok tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Gelar Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Tambora Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 02/Tambora menggelar patroli malam guna mengantisipasi aksi tawuran remaja dan balap liar di sejumlah titik rawan wilayah Kecamatan Tambora, Minggu malam (10/05/2026). Patroli dipimpin oleh Serka Sadikin YP bersama personel Babinsa dan anggota Wanra dengan menyisir sejumlah ruas jalan serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda pada malam hari. Kegiatan patroli dimulai pukul 22.00 WIB dengan rute meliputi Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera III, Jalan Telpon Kota, hingga beberapa titik check point strategis seperti kawasan Ruko Roa Malaka, Pasar Pekojan, Gereja GKI Tambora, SMAN 19 Jakarta, dan kawasan Vihara Dharma Paramita. Dalam pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi wilayah, dialog dengan warga, serta memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Danramil 02/TB menyampaikan bahwa patroli rutin malam hari merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Tambora. “Kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan mencegah potensi tawuran maupun balapan liar yang meresahkan warga,” ujarnya. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah Koramil 02/TB dalam keadaan aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung. Masyarakat pun mengapresiasi langkah cepat dan aktif jajaran Koramil 02/TB dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hingga dini hari yang rawan terjadi gangguan ketertiban umum. Dengan patroli rutin yang terus digelar, Koramil 02/TB berharap wilayah Tambora tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga masyarakat. (Pendim 0503/JB)

   Koramil 02/TB Gelar Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Tambora   Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 02/Tambora menggelar patroli malam guna mengantisipasi aksi tawuran remaja dan balap liar di sejumlah titik rawan wilayah Kecamatan Tambora, Minggu malam (10/05/2026).  Patroli dipimpin oleh Serka Sadikin YP bersama personel Babinsa dan anggota Wanra dengan menyisir sejumlah ruas jalan serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda pada malam hari.  Kegiatan patroli dimulai pukul 22.00 WIB dengan rute meliputi Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera III, Jalan Telpon Kota, hingga beberapa titik check point strategis seperti kawasan Ruko Roa Malaka, Pasar Pekojan, Gereja GKI Tambora, SMAN 19 Jakarta, dan kawasan Vihara Dharma Paramita.  Dalam pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi wilayah, dialog dengan warga, serta memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.  Danramil 02/TB menyampaikan bahwa patroli rutin malam hari merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Tambora.  “Kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan mencegah potensi tawuran maupun balapan liar yang meresahkan warga,” ujarnya.  Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.  Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah Koramil 02/TB dalam keadaan aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.  Masyarakat pun mengapresiasi langkah cepat dan aktif jajaran Koramil 02/TB dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hingga dini hari yang rawan terjadi gangguan ketertiban umum.  Dengan patroli rutin yang terus digelar, Koramil 02/TB berharap wilayah Tambora tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga masyarakat.  (Pendim 0503/JB)

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 02/Tambora menggelar patroli malam guna mengantisipasi aksi tawuran remaja dan balap liar di sejumlah titik rawan wilayah Kecamatan Tambora, Minggu malam (10/05/2026).

Patroli dipimpin oleh Serka Sadikin YP bersama personel Babinsa dan anggota Wanra dengan menyisir sejumlah ruas jalan serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda pada malam hari.

Kegiatan patroli dimulai pukul 22.00 WIB dengan rute meliputi Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera III, Jalan Telpon Kota, hingga beberapa titik check point strategis seperti kawasan Ruko Roa Malaka, Pasar Pekojan, Gereja GKI Tambora, SMAN 19 Jakarta, dan kawasan Vihara Dharma Paramita.

Dalam pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi wilayah, dialog dengan warga, serta memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa patroli rutin malam hari merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Tambora.

“Kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan mencegah potensi tawuran maupun balapan liar yang meresahkan warga,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah Koramil 02/TB dalam keadaan aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Masyarakat pun mengapresiasi langkah cepat dan aktif jajaran Koramil 02/TB dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hingga dini hari yang rawan terjadi gangguan ketertiban umum.

Dengan patroli rutin yang terus digelar, Koramil 02/TB berharap wilayah Tambora tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Hadir di Tengah Masyarakat, Pastikan Lingkungan Tetap Aman

Koramil 02/TB Hadir di Tengah Masyarakat, Pastikan Lingkungan Tetap Aman

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora terus meningkatkan kesiapsiagaan dan monitoring wilayah guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif, terutama saat cuaca tidak menentu yang berpotensi menimbulkan genangan maupun banjir di sejumlah titik rawan.

Pada Senin dini hari (11/05/2026), jajaran Koramil 02/TB melakukan pemantauan wilayah secara intensif di seluruh kelurahan yang berada di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Monitoring dilakukan sebagai bentuk kesiapan aparat kewilayahan dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di 11 wilayah kelurahan, yakni Roa Malaka, Kalianyar, Duri Selatan, Pekojan, Krendang, Duri Utara, Tambora, Tanah Sereal, Angke, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima, situasi dilaporkan aman dan nihil genangan air maupun banjir.

Selain itu, laporan juga menyebutkan tidak ditemukan adanya pohon tumbang maupun gangguan keamanan lainnya selama pelaksanaan monitoring wilayah berlangsung.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pengecekan wilayah rutin dilakukan sebagai langkah antisipasi serta bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan monitoring wilayah bersama aparat terkait untuk memastikan situasi tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Kesiapsiagaan personel menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga dinilai mampu memberikan respon cepat terhadap potensi gangguan lingkungan maupun bencana, sehingga masyarakat merasa lebih tenang dan terlindungi.

Dengan sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, Koramil 02/TB berharap kondisi wilayah Tambora tetap aman, tertib, dan terbebas dari dampak genangan maupun banjir di tengah perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Intensif Pantau Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Tetap Aman

Koramil 02/Tambora Intensif Pantau Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Tetap Aman

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus aktif melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah binaan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap aman dan stabil, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini kondisi ekonomi masyarakat sekaligus langkah antisipatif terhadap potensi kelangkaan maupun lonjakan harga sembako di wilayah Jakarta Barat.

Berdasarkan hasil monitoring di wilayah jajaran Kodim 0503/JB, harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif stabil dengan stok yang tersedia normal di pasaran.

Adapun beberapa harga komoditas yang terpantau antara lain:

  • Beras medium Rp14.000/liter
  • Gula pasir Rp19.000/kg
  • Minyak goreng Rp18.000/liter
  • Daging sapi Rp160.000/kg
  • Daging ayam Rp55.000/kg
  • Telur ayam Rp30.000/kg
  • Bawang merah Rp50.000/kg
  • Cabai merah Rp70.000/kg

Koramil 02/Tambora menilai pemantauan rutin terhadap harga sembako sangat penting sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Selain memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, kegiatan ini juga bertujuan menjaga stabilitas wilayah agar masyarakat tetap merasa tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui peran aktif Babinsa di lapangan, Koramil 02/Tambora dapat menyerap langsung informasi dari masyarakat terkait perkembangan harga maupun distribusi kebutuhan pokok.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa hingga saat ini kondisi ketersediaan sembako di wilayah masih dalam keadaan aman dan tidak ditemukan adanya hal menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan pangan.

Kehadiran aparat TNI melalui Koramil 02/Tambora di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen dalam membantu menjaga ketahanan wilayah, termasuk di sektor ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat.

Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib, dan kondusif.

(Pendim 0503/JB)