Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Lakukan Patroli Untuk Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Lakukan Patroli Untuk Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar

Kodam Jaya, Jakarta Barat  – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah, Koramil 02/TB melaksanakan patroli rutin pada malam hari ini. Kegiatan ini dipimpin oleh Serka Sadikin Yp, dengan menghimpun tim yang terdiri dari 1 Babinsa dan 2 anggota Wanra.

Patroli dimulai pada pukul 22.00 WIB, mengambil rute strategis yang mencakup beberapa jalan utama di seputar Koramil 02/TB. Dalam pelaksanaannya, petugas melewati sejumlah titik cek poin yang berhasil dilaksanakan sebagai berikut:

1. Cek Poin I: Masjid Al-Malaka, Kelurahan Roa Malaka (22:02 WIB)

2. Cek Poin II: Gereja GKI Tambora (22:11 WIB)

3. Cek Poin III: SMA N 19 Jakarta, Kelurahan Tambora (22:24 WIB)

4. Cek Poin IV: Pasar Mitra Jembatan Lima (22:43 WIB)

5. Cek Poin V: Kelurahan Duri Utara (23:00 WIB)

Dalam laporan patroll, diungkapkan bahwa kekuatan tim terdiri dari 3 personil. Meskipun tidak dilengkapi dengan senjata api, tim membawa perlengkapan berupa 2 tongkat dan 2 kendaraan roda dua untuk mendukung mobilitas dan kecepatan dalam respons terhadap potensi gangguan keamanan.

Dari hasil patroli, situasi di seluruh wilayah yang dilalui dinyatakan aman dan kondusif, tanpa adanya insiden menonjol yang mengganggu ketenteraman masyarakat. Patroli ini diharapkan dapat meminimalisir aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama tawuran dan balapan liar yang sering terjadi di wilayah perkotaan.

Koramil 02/TB berkomitmen untuk terus menerus melakukan pemantauan dan patroli secara rutin guna menjaga situasi tetap aman. Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk kegiatan mencurigakan.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Perkuat Keamanan Wilayah, Babinsa Duri Utara Gelar Siskamling Malam Hari

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Perkuat Keamanan Wilayah, Babinsa Duri Utara Gelar Siskamling Malam Hari

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Komitmen Koramil 02/Tambora dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa yang digelar pada Jumat malam (5/12/2025) di lingkungan Kantor Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin YP, bersama unsur keamanan kelurahan, yaitu:

  • Muslih (Pamdal Kelurahan)
  • Daus (PPSU)
  • Angga (PPSU)

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif Koramil 02/Tambora dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas, terutama di malam hari dan pada jam-jam rawan.

Babinsa Tekankan Kewaspadaan dan Kesigapan

Dalam arahannya, Serka Sadikin YP menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi seluruh petugas jaga. Ia mengingatkan agar setiap petugas mampu mengenali situasi lingkungan, khususnya terhadap aktivitas orang yang keluar-masuk wilayah kelurahan pada malam hingga dini hari.

Babinsa juga menginstruksikan agar:

  • Penjagaan diperketat di area kantor kelurahan dan permukiman warga.
  • Patroli dilaksanakan menggunakan body system setiap dua jam untuk memastikan keselamatan personel.
  • Perlengkapan siskamling seperti tongkat, HT, dan telepon genggam disiapkan dengan baik sebelum bertugas.

Selain itu, Babinsa meminta agar setiap temuan mencurigakan segera dilaporkan kepada Babinsa, Bimas, maupun pengurus RT/RW agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Utamakan Keamanan dan Kesehatan Petugas

Serka Sadikin YP juga menekankan agar seluruh petugas tetap memperhatikan faktor keamanan diri serta rekan kerja selama bertugas. Kondisi kebugaran dan kesehatan petugas turut menjadi prioritas, mengingat tugas penjagaan malam hari membutuhkan stamina dan fokus yang baik.

“Petugas harus selalu waspada, bertanggung jawab, dan menjaga kesehatan agar dapat memberikan pelayanan keamanan terbaik kepada warga,” ujar Babinsa.

Situasi Kondusif, Warga Apresiasi Kehadiran Koramil

Kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa malam itu berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petugas jaga mendapat apresiasi dari warga lantaran mampu meningkatkan rasa aman di lingkungan.

Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bukti nyata sinergi TNI–pemerintah kelurahan–masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, kondusif, dan tertib.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Perkuat Siskamling Bersama Warga untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Perkuat Siskamling Bersama Warga untuk Cegah Gangguan Kamtibmas



Kodam Jaya, Jakarta Barat — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Tambora, Sertu Candra G, melaksanakan kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa bersama petugas jaga dan warga di Pos RW 03, Kelurahan Tambora, Rabu malam (3/12/2025) pukul 22.00 WIB s.d selesai.

Kegiatan dilaksanakan di Jl. Tambora II RT 04/03, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dengan melibatkan Bapak Darman (Hansip), Bapak Saputra (Kamtib), serta warga setempat yang sedang melaksanakan ronda malam.

Pembinaan dan Arahan Babinsa

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Candra G memberikan arahan terkait pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama bertugas di malam hari. Beberapa penekanan yang disampaikan antara lain:

  1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap waktu-waktu rawan dan memperhatikan orang yang keluar masuk lingkungan pada malam hingga dini hari.
  2. Memperketat penjagaan di sekitar pos ronda dan lingkungan warga dengan melaksanakan patroli berpasangan (body system) setiap dua jam.
  3. Menyiapkan perlengkapan siskamling, seperti tongkat, HT, telepon genggam, dan peralatan penunjang lainnya.
  4. Segera melapor kepada Babinsa, Bimas, maupun RT/RW apabila terjadi peristiwa atau ditemukan hal mencurigakan untuk mempercepat penanganan.
  5. Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disertai kewaspadaan yang maksimal.
  6. Mengutamakan faktor keamanan diri dan kesehatan, sehingga setiap petugas dapat melaksanakan tugas pengamanan lingkungan dengan optimal.

Kegiatan Berjalan Kondusif

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah tetap dalam keadaan aman dan tertib. Kehadiran Babinsa pada kegiatan siskamling ini menunjukkan komitmen Koramil 02/Tambora dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan melalui pembinaan kepada masyarakat.

Koramil 02/Tambora terus mendorong sinergi antara TNI dan masyarakat sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di lingkungan permukiman padat penduduk.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Perkuat Keamanan Malam Melalui Siskamling Bersama Tiga Pilar

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Perkuat Keamanan Malam Melalui Siskamling Bersama Tiga Pilar

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan terus dilakukan Koramil 02/Tambora. Pada Kamis malam (4/12/2025), Babinsa Kelurahan Roa Malaka Pelda Doddy melaksanakan kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa bersama unsur Tiga Pilar di Posko Kelurahan Roa Malaka, Jalan Tiang Bendera V No. 36, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai dan berlangsung kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersinergi dengan M. Purba (Satpol PP Kelurahan), Supandi (Pamdal Kelurahan), serta anggota PPSU, Narto dan Mursani. Kehadiran Babinsa pada malam itu sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Koramil 02/TB dalam menjaga keamanan lingkungan hingga tingkat kelurahan.

Babinsa Berikan Arahan Penguatan Keamanan Malam

Selama pelaksanaan siskamling, Pelda Doddy memberikan pengarahan kepada petugas jaga agar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem pengamanan di lingkungan kantor kelurahan serta permukiman warga. Arahan tersebut meliputi:

  • Meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan dan pergerakan orang yang keluar masuk wilayah kantor kelurahan.
  • Memperketat penjagaan serta melakukan patroli secara teratur menggunakan sistem body system setiap dua jam agar petugas saling mengawasi dan melindungi.
  • Menyiapkan perlengkapan siskamling seperti tongkat, HT, HP, serta alat penunjang lainnya.
  • Melaporkan segera jika terjadi hal mencurigakan kepada Babinsa, Bimas, maupun pengurus RT/RW demi penanganan cepat setiap potensi kerawanan.
  • Menjaga kesehatan dan faktor keselamatan selama bertugas agar pelayanan keamanan kepada warga tetap optimal.

Pelda Doddy menegaskan bahwa keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama, namun TNI tetap hadir sebagai motor penggerak dan penopang utama stabilitas lingkungan.

Sinergi Tiga Pilar, Wujud Komitmen Keamanan Wilayah

Kegiatan yang berlangsung tertib dan aman ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Babinsa, Bimas, Satpol PP, PPSU, dan unsur kelurahan mampu memperkuat ketertiban lingkungan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat Kelurahan Roa Malaka.

Koramil 02/Tambora juga mengapresiasi kesiapan petugas jaga yang terus berkolaborasi menjaga keamanan malam hari. Melalui kegiatan rutin seperti siskamling, TNI di tingkat Koramil semakin dekat dengan masyarakat dan terus hadir sebagai solusi dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan dan Budidaya Ayam Petelur

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan dan Budidaya Ayam Petelur

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dengan melaksanakan kegiatan budidaya ikan dan ayam petelur di wilayah binaan, Jumat (4/12/2025) pukul 09.30 WIB s.d selesai.

Kegiatan yang berlangsung di Jln. Tiang Bendera III RT 007/03, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, ini merupakan bagian dari inovasi Koramil dalam meningkatkan kemandirian pangan serta mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

Pengembangan Ketahanan Pangan Koramil 02/Tambora

Program ketahanan pangan ini mencakup dua sektor utama, yaitu budidaya ikan dan budidaya unggas:

1. Budidaya Ikan

  • Ikan Lele
  • Ikan Nila
    Budidaya ikan ini dilakukan dengan memanfaatkan kolam terpal yang dikelola langsung oleh personel Koramil bersama masyarakat. Selain untuk ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga sekitar yang ingin memulai usaha kecil berbasis perikanan.

2. Budidaya Ayam Petelur

  • Jumlah ayam: 13 ekor
  • Produksi telur harian: ± 3 butir per hari
    Program budidaya ayam petelur ini menjadi salah satu upaya Koramil dalam meningkatkan ketersediaan pangan hewani sekaligus menciptakan peluang pemberdayaan masyarakat.

Dukungan dan Dampak Program

Kegiatan ketahanan pangan Koramil 02/Tambora bertujuan untuk:

  • Menambah cadangan pangan lokal,
  • Memberikan contoh nyata kepada masyarakat mengenai pemanfaatan lahan,
  • Menguatkan peran TNI dalam membantu kesejahteraan rakyat,
  • Mendorong kreativitas warga dalam budidaya skala rumah tangga.

Program ini disambut positif oleh masyarakat sekitar dan menjadi salah satu sektor unggulan Koramil 02/Tambora dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Rawan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Rawan


Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB kembali melaksanakan kegiatan Patroli Kamtibmas dalam rangka mengantisipasi potensi tawuran remaja dan balapan liar di wilayah Kecamatan Tambora, Rabu malam (3/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga.

Patroli dipimpin oleh Sertu Candra G selaku Danru, dengan kekuatan tiga personel yang terdiri dari satu Babinsa, satu Wanra, dan satu anggota Mitra Jaya. Patroli digelar mulai pukul 22.00 hingga 23.00 WIB dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua serta perlengkapan pendukung.

Rute dan Check Point Patroli

Patroli diawali dari Koramil 02/TB pada pukul 22.15 WIB dan menyusuri sejumlah titik rawan kerawanan kriminalitas, antara lain:

  • Jl. Kopi
  • Jl. Perniagaan
  • Jl. Jembatan

Adapun titik pemeriksaan (check point) yang didatangi meliputi:

  1. Check Point I – Pasar Pagi Roa Malaka
    Jl. Pintu Kecil – Gg. Burung

  2. Check Point II – Gereja GPIA Tambora
    Jl. Tambora – Blandongan – Perniagaan

  3. Check Point III – Pasar Jembatan Lima
    Jl. KH. Moh. Mansyur – Tubagus Angke – Laksa

  4. Check Point IV – Gereja Sidang Jemaat
    Jl. Tubagus Angke – Jembatan Dua – Bandengan Selatan

  5. Check Point V – SMKN 9 Jakarta
    Jl. Pekojan – Bandengan Utara – Tubagus Angke

Patroli ditutup kembali di Koramil 02/TB sebagai titik finish.

Situasi Wilayah

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi terpantau relatif aman dan kondusif. Tidak ditemukan indikasi aksi tawuran maupun balap liar. Personel juga memberikan imbauan langsung kepada warga serta remaja yang berada di sekitar titik rawan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan.

Komitmen Koramil 02/Tambora

Danramil 02/TB menegaskan bahwa kegiatan patroli ini akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif guna menekan angka kriminalitas, khususnya aksi tawuran remaja yang sering terjadi pada malam hari.

Patroli ini juga merupakan upaya Koramil 02/TB untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi TNI bersama warga dalam menjaga ketertiban lingkungan.

(Pendim 0503/JB) 

Keroncong Tugu 100 Tahun: Dari Rawa-Rawa Batavia ke Panggung Dunia, Sebuah Kebangkitan Budaya yang Tak Pernah Padam

Keroncong Tugu 100 Tahun: Dari Rawa-Rawa Batavia ke Panggung Dunia, Sebuah Kebangkitan Budaya yang Tak Pernah Padam

Jakarta, 2 Desember 2025 — Sebuah perayaan budaya yang sangat langka tengah disiapkan di Kampung Tugu, Jakarta Utara. Musik yang lahir dari kisah penderitaan para tawanan VOC 500 tahun lalu kini berdiri kembali dengan penuh martabat. Keroncong Tugu—musik modern pertama yang lahir di Nusantara—akan merayakan 100 tahun organisasi resminya, dan antusiasme publik mulai menggema.

Acara puncak akan digelar pada 11 Desember 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), menampilkan drama musikal kolosal dan konser Keroncong Tugu. Pemerintah melalui Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan dukungan penuh, menandai pengakuan negara atas nilai sejarah komunitas Portugis Tugu.

Musik yang Dilahirkan dari Pembuangan dan Bertahan 5 Abad

Dalam konferensi pers yang berlangsung hangat, Pimpinan Keroncong Tugu Cafrinho, Guido Quiko, mengungkapkan bahwa perayaan ini adalah “momen paling penting dalam sejarah Tugu.”

Di hadapannya, berdiri ratusan tahun sejarah: ketika keturunan Portugis yang dicabut dari Malaka, dijadikan tawanan VOC, dan dilemparkan ke hutan rawa—tempat yang saat itu penuh buaya, ular, dan bahaya. Dari keterasingan itu, mereka menciptakan alat musik dari kayu-kayu hutan dan melodi untuk menyembuhkan luka-luka jiwa.

“Keroncong Tugu bukan sekadar musik. Ini adalah bukti bahwa kami mampu bertahan sebagai manusia dan sebagai budaya,” kata Guido.

Kini, satu abad setelah terbentuknya organisasi keroncong resmi pada 1925, musik itu tetap hidup—dijaga oleh generasi demi generasi.

Drama Musikal Kelas Dunia Siap Menggelegar

Sutradara Tri Handojo, yang juga hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa perayaan 100 tahun kali ini bukan sekadar konser. Ini adalah teater sejarah.

Lebih dari 150 seniman—aktor film, musisi, penari, hingga artis nasional—dibawa masuk dalam produksi berskala besar ini.

“Kami memadatkan 500 tahun sejarah menjadi satu jam. Tentang kegembiraan bangsa Portugis di Malaka, tentang derita ketika mereka dibuang ke Batavia, dan tentang bagaimana musik keroncong lahir sebagai napas penyelamat,” ujar Tri.

Pertunjukan ini juga menampilkan gambaran kehidupan Kampung Tugu abad ke-17: rawa-rawa liar, konflik budaya, kawin campur dengan Melayu, Cina, Ambon, dan Jawa—yang akhirnya melahirkan identitas baru bernama “Mardijker.”

Keroncong Tugu: Satu-Satunya di Dunia

Di tengah banjir musik modern, Guido menegaskan bahwa Keroncong Tugu tetap mempertahankan warna musik aslinya. Tidak ada aransemen modern, tidak ada lompatan ke genre populer.

“Kami tidak takut ditinggal zaman. Keroncong Tugu punya pendengarnya sendiri, yang setia. Kami tidak mengubah jati diri kami sejak abad ke-17,” tegasnya.

Keaslian inilah yang membuat Keroncong Tugu menjadi rujukan dunia. Bahkan, kelompok ini baru kembali dari tur budaya di Belanda pada akhir November dan mendapat sambutan penuh antusias.

Dukungan Pemerintah: Tanda Pengakuan Budaya

Guido mengungkapkan bahwa perhatian langsung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah babak baru bagi keroncong Tugu.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memastikan perayaan ini dapat terlaksana hingga acara puncak pada 11 Desember.

“Pemerintah melihat bahwa budaya lokal seperti ini adalah harta nasional,” kata Guido.

Pentas 11 Desember: Undangan untuk Menyaksikan Sejarah

Perayaan 100 Tahun Keroncong Tugu akan berlangsung di TIM dengan dua agenda utama:

  1. Drama Musikal Kelahiran Keroncong Tugu
  2. Konser Keroncong Tugu Cafrinho

Pertunjukan dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Meski undangan terbatas, masyarakat tetap berkesempatan hadir melalui koordinasi panitia.

Bukan Sekadar Musik — Ini Perlawanan Budaya

Dalam penutup konferensi pers, Guido berkata:

“Kami adalah penjaga. Kami menjaga warisan yang dimulai oleh para leluhur kami yang pernah dianggap tidak berharga. Kini, kami berdiri tegak.”

Keroncong Tugu telah melewati penindasan kolonial, isolasi sosial, kemerdekaan, hingga era digital. Dan pada tahun ke-100 ini, musik itu bukan hanya hidup—tetapi bangkit dengan lebih gemilang dari sebelumnya.

11 Desember bukan sekadar konser. Ini adalah peringatan bahwa identitas tidak bisa dibungkam oleh waktu. []