Pantau Kondisi Lingkungan, Koramil 02/TB Pastikan Tambora Bebas Banjir

Pantau Kondisi Lingkungan, Koramil 02/TB Pastikan Tambora Bebas Banjir

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora terus meningkatkan monitoring wilayah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir dan gangguan lingkungan di wilayah Kecamatan Tambora, Senin (18/5/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan mulai pukul 12.45 WIB hingga selesai, seluruh wilayah binaan Koramil 02/TB dilaporkan dalam kondisi aman dan nihil genangan air maupun banjir.

Adapun wilayah yang dipantau meliputi Kelurahan Roa Malaka, Kali Anyar, Duri Selatan, Pekojan, Krendang, Duri Utara, Tambora, Tanah Sereal, Angke, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima. Seluruhnya terpantau aman tanpa adanya genangan air.

Selain itu, hasil monitoring juga memastikan tidak terdapat kejadian pohon tumbang maupun kebutuhan pengamanan tubuh di wilayah Kecamatan Tambora.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan monitoring wilayah dilakukan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan genangan maupun banjir.

“Koramil 02/TB bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan wilayah guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat berjalan normal,” ujarnya.

Dengan monitoring yang dilakukan secara berkala, Koramil 02/Tambora berharap masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman, serta meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap potensi gangguan lingkungan di musim penghujan.

(Pendim 0503/JB) 

Warga Sambut Gembira, Akselerasi TMMD Ke-128 Bogor: Jalan Aspal 5,2 Kilometer Hampir Rampung

Warga Sambut Gembira, Akselerasi TMMD Ke-128 Bogor: Jalan Aspal 5,2 Kilometer Hampir Rampung

Bogor | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digandeng Kodim 0621/Kabupaten Bogor menunjukkan progres yang sangat signifikan. Proyek mercusuar berupa pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang 5,2 kilometer dilaporkan sudah hampir rampung dan memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).

Pembangunan jalan baru ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi perekonomian baru yang menghubungkan wilayah terisolir di Kabupaten Bogor. Kehadiran infrastruktur ini langsung memicu antusiasme luar biasa dari warga setempat yang sudah bertahun-tahun mendambakan akses jalan yang layak.

Menurut data infografis progres di lapangan, pengerjaan fisik tidak hanya fokus pada pembukaan jalan, melainkan juga infrastruktur pendukungnya agar jalan tangguh dan tahan lama.

"Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan gotong royong tanpa kenal lelah, medan yang dulunya perbukitan dan hutan, kini sudah berubah menjadi jalan lebar beraspal baik yang bisa dilalui kendaraan," ujar Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Senin, (18/5/2026).

Sebelum adanya jalan TMMD ini, warga harus memutar arah hingga belasan kilometer atau melewati jalur bebatuan tanah yang berlumpur parah saat musim hujan hanya untuk menjual hasil bumi ke pasar atau mengakses fasilitas kesehatan.

Dampak positif yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, sepeti. Pangkas Waktu Tempuh, akses menuju pusat kecamatan lain kini bisa dipangkas hingga 60% lebih cepat.

-Ongkos Logistik Turun. Petani dapat mengangkut hasil pertanian (seperti kapulaga, pisang, dan sayuran) menggunakan kendaraan roda empat langsung dari kebun.

-Akses Pendidikan dan Medis. Anak-anak sekolah dan warga yang membutuhkan bantuan medis darurat kini tidak lagi terkendala jalur yang rusak.

Dengan sisa waktu yang ada sebelum upacara penutupan resmi TMMD ke-128, Satgas TNI bersama elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengebut pengaspalan sisa pekerjaan yang ada. Optimisme tinggi diakhir mencuat bahwa target 100% rampung akan tercapai.

Warga berharap, setelah jalan ini diserahterimakan, Pemerintah Daerah dapat segera melanjutkan dengan program pengaspalan atau betonisasi permanen agar manfaatnya dapat dirasakan hingga lintas generasi. ().

Unit: Media Centre Kodim 0621/Kab.Bogor

Humas FWJI Bogor Raya

Mendekati Akhir Penugasan, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kab. Bogor Kebut Pembangunan Sumur Bor di Cigudeg

Mendekati Akhir Penugasan, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kab. Bogor Kebut Pembangunan Sumur Bor di Cigudeg

BOGOR – Menjelang berakhirnya masa penugasan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Satgas Kodim 0621/Kabupaten Bogor terus memacu akselerasi pembangunan infrastruktur fisik. Salah satu sasaran krusial yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya adalah pembangunan sarana Sumber Air Bersih (SAB) berupa sumur bor untuk masyarakat pelosok.

​Pembangunan fasilitas vital tersebut dipusatkan di Kampung Cilangkap RT 002/RW 001, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Proyek ini diinisiasi sebagai respons cepat TNI dalam mengatasi urgensi pemenuhan kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi kendala bagi warga setempat,Minggu 17/05/2026

​Di lokasi kegiatan, tampak personel Satgas TMMD bersama masyarakat sekitar saling bahu-membahu dan meningkatkan intensitas gotong-royong. Langkah percepatan (akselerasi) ini diambil guna memastikan seluruh tahapan teknis,mulai dari proses pengeboran, instalasi jaringan pipa, hingga penyiapan torn penampungan, airdapat rampung secara optimal sebelum program TMMD resmi ditutup.

​Kehadiran program SAB ini disambut antusias oleh warga Kampung Cilangkap. Fasilitas sumur bor ini dinilai menjadi solusi konkret jangka panjang dalam menopang kebutuhan domestik harian serta meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat Desa Banyuasih.

​Dengan sisa waktu operasional yang ada, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor menyatakan optimisme tinggi bahwa proyek infrastruktur air bersih ini akan selesai 100 persen tepat waktu dan dapat segera diserahterimakan kepada masyarakat.[]

Koramil 02/Tambora Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Cipkon Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Koramil 02/Tambora Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Cipkon Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Tambora mengikuti kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas, kriminalitas, serta gangguan keamanan lainnya di wilayah Kecamatan Tambora, Sabtu malam (16/5/2026).

Kegiatan apel patroli dilaksanakan di halaman Polsek Tambora, Jalan Pangeran Tubagus Angke No.1, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, STK., SIK.

Patroli melibatkan sebanyak 46 personel gabungan dari Polsek Tambora, Koramil 02/TB, Satpol PP, LMP, Citra Bhayangkara, dan FBR. Dari Koramil 02/TB turut hadir Sertu Candra sebagai perwakilan personel yang bersinergi bersama unsur pengamanan lainnya menjaga stabilitas wilayah.

Rute patroli menyasar sejumlah titik strategis dan rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jalan Latumenten, Jalan Bandengan, Jalan Kopi, Jalan Pejagalan Raya, hingga Jalan Perniagaan Raya.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa keterlibatan Koramil dalam patroli Cipkon merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dan unsur masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.

“Koramil 02/TB akan terus mendukung kegiatan pengamanan wilayah bersama Tiga Pilar guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Dukung Kebersihan Lingkungan Melalui Operasional Tungku Incinerator

Koramil 02/Tambora Dukung Kebersihan Lingkungan Melalui Operasional Tungku Incinerator

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebersihan lingkungan dan penanganan sampah di wilayah binaan melalui operasional tungku incinerator Kodim 0503/Jakarta Barat, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan pembakaran sampah dilakukan di beberapa titik wilayah Kecamatan Tambora yang telah beroperasi aktif sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan masyarakat.

Adapun lokasi tungku incinerator yang telah beroperasional meliputi Taman Jayakarta, Jalan Prof. Latumenten RT 001/RW 01 Kelurahan Jembatan Besi, serta dua lokasi di Jalan Tiang Bendera 5 dan Jalan Tiang Bendera 3, Kelurahan Roa Malaka.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa keberadaan tungku incinerator menjadi salah satu solusi dalam membantu penanganan sampah di wilayah padat penduduk, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

“Koramil 02/TB bersama unsur wilayah terus berupaya mendukung program kebersihan lingkungan demi menciptakan wilayah yang sehat dan bebas dari penumpukan sampah,” ujarnya.

Dengan operasional incinerator tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri.

(Pendim 0503/JB) 

Cuaca Cerah, Koramil 02/TB Laporkan Kondisi Tambora Kondusif

Cuaca Cerah, Koramil 02/TB Laporkan Kondisi Tambora Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora melakukan pemantauan wilayah terkait kondisi genangan air dan banjir di seluruh wilayah Kecamatan Tambora, Minggu (17/5/2026). Berdasarkan hasil monitoring pada pukul 12.30 WIB hingga selesai, seluruh wilayah terpantau dalam kondisi aman dan tidak terdapat genangan air maupun banjir.

Adapun wilayah yang dipantau meliputi Kelurahan Roa Malaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kali Anyar, Jembatan Besi, hingga Jembatan Lima. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi nihil genangan air.

Selain itu, hasil pemantauan juga memastikan tidak terdapat kejadian pohon tumbang maupun kebutuhan pengamanan tubuh di wilayah teritorial Koramil 02/TB. Sementara kondisi cuaca terpantau cerah sehingga aktivitas masyarakat berjalan normal dan kondusif.

Koramil 02/Tambora terus berkomitmen melakukan monitoring wilayah secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Kecamatan Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Sumber Kehidupan Lewat Pipanisasi TMMD ke-128, Air Melimpah di Desa Banyuasih

Sumber Kehidupan Lewat Pipanisasi TMMD ke-128, Air Melimpah di Desa Banyuasih

BOGOR, 16 Mei 2026 – Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan oleh warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Desa yang terletak di kawasan pegunungan ini kerap berjuang melawan krisis air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Namun kini, kesulitan tersebut segera berakhir berkat program pipanisasi yang diinisiasi oleh TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor.

​Melalui program unggulan ini, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong mengalirkan air bersih langsung dari sumber mata air pegunungan menuju pemukiman penduduk.

​Perjuangan mewujudkan impian warga ini bukanlah perkara mudah. Pemasangan jalur pipa paralon sepanjang ribuan meter tersebut menuntut fisik yang prima. Personel TNI dan warga harus membelah hutan lebat, menanjaki perbukitan yang terjal, hingga melintasi medan jurang yang berbahaya demi membentangkan jalur distribusi air.

​"Dulu warga harus berjalan kaki hingga berkilo-kilo meter untuk mencapai sumber mata air, atau hanya mengandalkan air hujan yang ditampung. Sekarang, berkat TMMD, air bersih akan langsung mengalir ke depan pintu rumah kami. Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan," ungkap salah seorang warga yang ikut serta dalam aksi gotong royong tersebut.

​Selain memenuhi kebutuhan dasar, ketersediaan air bersih ini menjadi pilar penting bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Banyuasih. Dengan konsumsi air yang terjamin higienis, risiko penularan berbagai penyakit akibat air yang tidak bersih dapat ditekan secara signifikan.

​Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor menegaskan bahwa pemilihan program pipanisasi di Desa Banyuasih didasarkan pada skala prioritas dan kebutuhan yang sangat mendesak di lapangan.

​"Air adalah sumber kehidupan. Kami melihat potensi mata air yang sangat bagus di hulu, namun kendala utama selama ini adalah akses distribusi. Oleh karena itu, Satgas TMMD hadir untuk memotong jarak tersebut. Kami kebut pemasangan pipa ini siang dan malam agar air yang melimpah di atas bisa dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh masyarakat," ujar Dansatgas pada Sabtu (16/5/2026).

​Kerja keras yang dilakukan tanpa kenal lelah ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat di wilayah pinggiran Bogor. Dengan mengalirnya air bersih secara melimpah, Desa Banyuasih kini siap menyongsong masa depan yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Penulis : R. Hidayatullah 

Unit: media center Kodim 0621/Kabupaten Bogor