Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Binaan

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Binaan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi tawuran remaja dan aksi balap liar, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan patroli wilayah pada Rabu malam (4/6) hingga Kamis dini hari.

Patroli dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Roa Malaka, Pelda Doddy, bersama unsur Wanra dan mitra kewilayahan. Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dari Makoramil 02/Tambora dan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Tambora.

Rute patroli meliputi Jalan Kopi, Jalan Pejagalan Raya, Jalan Pasar Pagi Lama, kawasan Pasar Pagi Roa Malaka, Jalan Pintu Kecil, Jalan Petak Baru, sekitar Masjid Al Malaka, Jalan Malaka Selatan, Jalan Tiang Bendera, Kantor Kelurahan Roa Malaka, kawasan Kali Besar Barat, hingga Pos Terpadu Koramil sebelum kembali ke Makoramil.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi wilayah, dialog dengan warga yang masih beraktivitas pada malam hari, serta memberikan imbauan kepada para pemuda untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum seperti tawuran maupun balap liar.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa patroli malam merupakan salah satu langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.

"Patroli wilayah ini merupakan bentuk kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat. Selain mengantisipasi tawuran dan balap liar, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi dengan warga dalam menjaga keamanan lingkungan," ujarnya.

Selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan adanya aktivitas yang mengarah pada gangguan keamanan maupun kejadian menonjol lainnya. Situasi di seluruh wilayah yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sehingga tercipta lingkungan yang nyaman, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.

"Bersama Rakyat, TNI Kuat. Bersama Menjaga Tambora Tetap Aman dan Kondusif."

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Tingkatkan Kewaspadaan Warga Melalui Siskamling di Roa Malaka

Babinsa Koramil 02/Tambora Tingkatkan Kewaspadaan Warga Melalui Siskamling di Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau Pengamanan Swakarsa di Pos Linmas RW 02, Jalan Telepon Kota RT 06 RW 02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Rabu malam (3/6).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.00 WIB tersebut dihadiri Danru Linmas RW 02 Johan, anggota Linmas Sohib dan Dadang, serta Romadi selaku warga masyarakat. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD melalui Koramil 02/Tambora dalam memperkuat sinergi dengan unsur keamanan lingkungan dan masyarakat guna menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Dalam arahannya, Pelda Doddy menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan pada jam-jam rawan serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk orang di lingkungan RW 02, khususnya pada malam hingga dini hari. Ia juga mengimbau petugas jaga untuk melaksanakan patroli secara berkala dengan sistem berpasangan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Selain itu, Babinsa mengingatkan agar seluruh petugas siskamling selalu menyiapkan perlengkapan pendukung seperti tongkat, alat komunikasi, dan sarana lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas. Koordinasi yang cepat dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pengurus RT dan RW juga menjadi perhatian utama apabila ditemukan kejadian atau aktivitas mencurigakan di lingkungan.

Menurut Pelda Doddy, keberadaan pos siskamling merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Oleh karena itu, seluruh petugas diharapkan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama bertugas.

Danramil 02/Tambora menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota Linmas dan warga yang secara aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan menjaga situasi wilayah yang aman dan kondusif tidak terlepas dari sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini, Koramil 02/Tambora terus berupaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan sebagai bagian dari ketahanan wilayah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan Kamtibmas.

Kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

(Pendim 0503/JB) 

Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Jakarta: Ikhtiar Menjaga Keselamatan di Kota Metropolitan

Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Jakarta: Ikhtiar Menjaga Keselamatan di Kota Metropolitan

Oleh: Ferawati

Jakarta – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur, Relawan serta Potensi Masyarakat Lainnya dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Auditorium Lantai 5 Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya Nomor 49 Jakarta Pusat, pada Selasa, 2 Juni 2026 M bertepatan dengan 15 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, khususnya gempa bumi yang berpotensi berdampak pada wilayah DKI Jakarta.

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al-Baqarah: 195).

Gempa bumi tidak pernah mengirimkan undangan. Ia datang tanpa aba-aba, mengguncang ruang kehidupan manusia dalam hitungan detik. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi kebutuhan, bukan pilihan. Bagi masyarakat DKI Jakarta, kesadaran terhadap ancaman gempa bumi perlu terus dibangun, meskipun ibu kota tidak berada tepat di atas jalur sesar aktif utama.

Berbagai kajian kebencanaan menunjukkan bahwa Jakarta tetap berpotensi merasakan dampak gempa yang bersumber dari zona subduksi di selatan Jawa maupun aktivitas sesar aktif di wilayah Banten dan Jawa Barat. Dengan kepadatan penduduk yang tinggi serta dominasi bangunan bertingkat, risiko yang muncul tidak dapat dipandang sebelah mata.

Dalam perspektif Islam, menjaga keselamatan jiwa merupakan bagian dari tujuan utama syariat (maqashid syariah). Karena itu, membangun budaya siaga bencana sesungguhnya merupakan bentuk ikhtiar untuk menjaga amanah kehidupan yang telah diberikan Allah SWT.

Dari Kesadaran Menuju Kesiapsiagaan

Selama ini, sebagian masyarakat masih memandang bencana sebagai peristiwa yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, pengalaman berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa korban terbesar sering kali muncul bukan semata karena kekuatan bencana, melainkan karena kurangnya kesiapan menghadapi bencana.

Kesiapsiagaan dimulai dari kesadaran bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Rumah, sekolah, kantor, tempat ibadah, hingga ruang publik perlu menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan yang terintegrasi.

Di Jakarta, budaya siaga dapat dibangun melalui langkah-langkah sederhana namun penting, seperti mengenali jalur evakuasi, memahami titik kumpul aman, serta mengetahui prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa.

Keluarga sebagai Benteng Pertama

Keluarga merupakan unit terkecil sekaligus benteng pertama dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu, setiap keluarga perlu memiliki rencana darurat yang dipahami oleh seluruh anggota keluarga.

Anak-anak perlu diajarkan cara berlindung ketika terjadi gempa. Orang tua perlu memastikan perabot berat terpasang dengan aman. Dokumen penting hendaknya disimpan di tempat yang mudah dijangkau. Tas siaga yang berisi kebutuhan dasar juga perlu dipersiapkan sebagai langkah antisipasi.

Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut mungkin terlihat sederhana, namun dapat menjadi faktor penentu keselamatan ketika keadaan darurat terjadi.

Saat Gempa Terjadi: Tenang dan Bertindak Tepat

Kepanikan sering kali menjadi penyebab munculnya korban tambahan saat gempa berlangsung. Karena itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang.

Apabila berada di dalam bangunan, masyarakat dianjurkan melakukan prinsip "Drop, Cover, and Hold On": merunduk, berlindung di bawah meja yang kokoh, dan berpegangan hingga guncangan berhenti.

Bagi penghuni gedung bertingkat, penggunaan lift harus dihindari. Setelah kondisi aman, evakuasi dilakukan melalui tangga darurat sesuai arahan petugas.

Sementara itu, jika berada di luar ruangan, masyarakat perlu menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, pohon besar, maupun papan reklame yang berpotensi roboh.

Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama sebelum melakukan tindakan lainnya.

Menguatkan Solidaritas Sosial

Salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah budaya gotong royong. Nilai ini menjadi sangat penting dalam situasi kebencanaan. Setelah gempa terjadi, masyarakat tidak hanya dituntut menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga membantu mereka yang membutuhkan pertolongan.

Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas merupakan kelompok yang memerlukan perhatian khusus. Kepedulian terhadap sesama menjadi wujud nyata dari ajaran Islam tentang persaudaraan dan kemanusiaan.

Dalam konteks ini, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, komunitas relawan, serta warga sekitar memiliki peran strategis untuk memperkuat ketangguhan masyarakat.

Membangun Jakarta yang Tangguh

Kota yang tangguh terhadap bencana bukanlah kota yang bebas dari ancaman, melainkan kota yang masyarakatnya siap menghadapi ancaman tersebut. Ketangguhan lahir dari pengetahuan, latihan, kedisiplinan, dan kerja sama yang terus dibangun.

Karena itu, edukasi kebencanaan perlu menjadi gerakan bersama. Sekolah, masjid, majelis taklim, organisasi perempuan, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen masyarakat dapat menjadi ruang pembelajaran yang efektif untuk menanamkan budaya siaga bencana.

Kegiatan yang diselenggarakan LLHPB PWA DKI Jakarta ini menjadi salah satu ikhtiar nyata untuk memperkuat kapasitas aparatur, relawan, dan masyarakat agar mampu menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di lingkungan masing-masing.

Jakarta membutuhkan warga yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi risiko kehidupan. Sebab pada akhirnya, kesiapsiagaan adalah bentuk ikhtiar kolektif untuk menjaga kehidupan dan masa depan.

Menjemput Keselamatan dengan Ikhtiar

Gempa bumi memang tidak dapat dicegah. Namun, dampaknya dapat dikurangi melalui kesiapan yang matang. Keselamatan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari kesadaran dan ikhtiar yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bagi masyarakat Jakarta, kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi harus menjadi bagian dari budaya hidup sehari-hari. Dengan demikian, ketika bencana datang, masyarakat tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga bangkit bersama dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan.

Sebagaimana pesan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dalam gerakan kemanusiaan, kebencanaan bukan sekadar urusan tanggap darurat, melainkan bagian dari dakwah yang menghadirkan kemaslahatan dan perlindungan bagi sesama.

Karena bencana boleh datang tanpa peringatan, tetapi kesiapsiagaan harus hadir jauh sebelum bencana itu terjadi.

"Dengan ilmu kita bersiap, dengan ikhtiar kita menjaga, dan dengan gotong royong kita menguatkan. Mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan Islam yang berkemajuan dan rahmatan lil 'alamin."

Koramil 02/Tambora Bersinergi dengan Kelurahan dan Pengurus RW Matangkan Penyuluhan Ideologi Pancasila di Pekojan

Koramil 02/Tambora Bersinergi dengan Kelurahan dan Pengurus RW Matangkan Penyuluhan Ideologi Pancasila di Pekojan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan di tengah masyarakat. Melalui sinergi dengan Pemerintah Kelurahan Pekojan dan pengurus lingkungan, Koramil 02/Tambora menggelar rapat persiapan kegiatan Penyuluhan Ideologi Pancasila yang akan dilaksanakan di wilayah RW 02 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/6/2026).

Rapat yang berlangsung di wilayah Pekojan tersebut dihadiri oleh Kapten Kav Sultan, Lurah Pekojan beserta staf, Ketua RW 02 Pekojan, serta Batuud Koramil 02/Tambora Serka Edi. Pertemuan dilaksanakan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam rapat disepakati bahwa kegiatan Penyuluhan Ideologi Pancasila akan dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026 pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Sekretariat RW 02 Pekojan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Koramil 02/Tambora berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, di antaranya meja bundar beserta kursi, umbul-umbul, serta banner kegiatan. Sementara itu, Kelurahan Pekojan dan pengurus RW turut berkolaborasi dalam menyiapkan kebutuhan konsumsi peserta.

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berfokus pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga penguatan wawasan kebangsaan dan karakter masyarakat. Melalui penyuluhan Ideologi Pancasila, diharapkan masyarakat semakin memiliki rasa cinta tanah air, semangat gotong royong, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa. Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan tercipta lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh semangat kebangsaan," ujarnya.

Melalui keterlibatan aktif Babinsa dan jajaran Koramil 02/Tambora dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai program pembinaan wilayah dapat terlaksana secara optimal demi terwujudnya ketahanan wilayah yang kuat dan kondusif.

(Pendim 0503/JB)

Koramil 02/Tambora Bergerak Bersama Satgas Sampah, Edukasi Warga Pilah Sampah Demi Lingkungan Bersih dan Sehat

Koramil 02/Tambora Bergerak Bersama Satgas Sampah, Edukasi Warga Pilah Sampah Demi Lingkungan Bersih dan Sehat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Komitmen TNI dalam mendukung penanganan persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Menindaklanjuti instruksi Danrem 052/Wijayakrama terkait penanganan darurat sampah, jajaran Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan Satgas Sampah di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Jalan KH Moh. Mansyur RW 02, Kelurahan Jembatan Lima, dengan melibatkan personel TNI, unsur tiga pilar, komponen pendukung, warga masyarakat, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil 02/Tambora tidak hanya melakukan pemantauan kebersihan lingkungan, tetapi juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah mengajak warga untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya.

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kami terus mengajak masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Sampah yang dipilah dengan baik tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi karena dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali," ujarnya.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk menciptakan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, sehingga persoalan lingkungan dapat ditangani secara berkelanjutan.

Selain memberikan sosialisasi, kegiatan Satgas Sampah juga didukung dengan berbagai sarana kebersihan seperti truk sampah, sekop, pengki, dan sapu yang digunakan untuk menunjang aktivitas pembersihan lingkungan.

Kehadiran Koramil 02/Tambora dalam kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga yang menilai keterlibatan TNI mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan Satgas Sampah, Koramil 02/Tambora tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang menjadi salah satu tantangan perkotaan saat ini.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga, sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta yang bebas dari persoalan sampah.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata pengabdian Koramil 02/Tambora kepada masyarakat dan lingkungan.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Perkuat Komunikasi dengan Petugas Keamanan Pasar, Ajak Waspada Cuaca Ekstrem dan Jaga Kamtibmas

Babinsa Koramil 02/Tambora Perkuat Komunikasi dengan Petugas Keamanan Pasar, Ajak Waspada Cuaca Ekstrem dan Jaga Kamtibmas

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah, Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serka Sadikin YP, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama petugas keamanan Pasar Mitra di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pos Security Pasar Mitra, Jalan KH Moh. Mansyur RT 011 RW 01 tersebut menjadi bagian dari upaya Koramil 02/Tambora untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara TNI dan unsur keamanan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Sadikin YP berdialog langsung dengan Bapak Reza dan Bapak Agus, petugas keamanan Pasar Mitra, mengenai berbagai perkembangan situasi wilayah, termasuk antisipasi dampak perubahan cuaca ekstrem yang saat ini kerap terjadi.

Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, perubahan cuaca dapat memicu berbagai penyakit, terutama bagi masyarakat yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

"Kami mengimbau agar masyarakat selalu menjaga kondisi kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kebugaran tubuh agar tetap fit dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujar Serka Sadikin.

Selain memberikan edukasi terkait kesehatan, Babinsa juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pasar yang merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia mengajak seluruh petugas keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan baik di dalam maupun di sekitar area pasar, serta memperkuat koordinasi dengan aparat kewilayahan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

"Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap petugas keamanan dan masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jika ada kejadian atau informasi yang perlu ditindaklanjuti, segera koordinasikan dengan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas," tambahnya.

Dalam dialog tersebut, Serka Sadikin juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang belum jelas kebenarannya.

Sementara itu, Bapak Reza dan Bapak Agus menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Babinsa Koramil 02/Tambora kepada masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif bersilaturahmi dan memberikan arahan yang bermanfaat bagi kami. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat membuat hubungan komunikasi semakin baik dan memberikan rasa aman bagi lingkungan sekitar," ujar mereka.

Kegiatan Komunikasi Sosial berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman, dan tertib. Melalui kegiatan tersebut, Koramil 02/Tambora kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui komunikasi, edukasi, dan sinergi yang berkelanjutan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan informasi, memperkuat kewaspadaan lingkungan, serta menjaga situasi Kecamatan Tambora tetap aman, nyaman, dan kondusif.

(Pendim 0503/JB) 

Danramil 02/Tambora Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Komsos, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Waspada Cuaca Ekstrem

Danramil 02/Tambora Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Komsos, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Waspada Cuaca Ekstrem

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Komitmen Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat dalam membangun kedekatan dengan masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos). Kali ini, Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus AH melaksanakan silaturahmi dan dialog langsung dengan tokoh masyarakat di wilayah Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Tiang Bendera IV RT 07 RW 03 tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, Mayor Inf Tubagus AH berdialog dengan Bapak Maman, salah satu tokoh masyarakat setempat. Danramil menyampaikan berbagai informasi terkait perkembangan situasi wilayah, termasuk pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir maupun bencana lainnya.

"Saat ini kondisi cuaca cukup dinamis. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit yang kerap muncul saat pergantian cuaca," ujar Mayor Tubagus.

Selain menyampaikan pesan terkait kesehatan dan kebencanaan, Danramil juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya atau berita hoaks yang banyak beredar melalui media sosial.

"Kami berharap masyarakat selalu bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang belum terverifikasi. Jika ada persoalan kriminalitas, gangguan keamanan, atau hal-hal yang mencurigakan di wilayah, segera koordinasikan dengan aparat kewilayahan, termasuk Koramil 02/Tambora," tegasnya.

Menurut Mayor Tubagus, komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Sementara itu, Bapak Maman selaku tokoh masyarakat Roa Malaka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kedekatan yang terus ditunjukkan Koramil 02/Tambora kepada warga.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Danramil yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Masukan dan imbauan yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dan semakin memperkuat hubungan sinergis antara warga dan Koramil," ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Danramil kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, serta terus menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga.

Kegiatan Komunikasi Sosial berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, aman, dan tertib. Melalui kegiatan seperti ini, Koramil 02/Tambora terus membuktikan perannya tidak hanya sebagai unsur pertahanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan membangun ketahanan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

(Pendim 0503/JB)