Koramil 02/Tambora Pastikan Wilayah Bebas Banjir, Monitoring Intensif Wujud Komitmen Jaga Keamanan dan Kenyamanan Warga

Koramil 02/Tambora Pastikan Wilayah Bebas Banjir, Monitoring Intensif Wujud Komitmen Jaga Keamanan dan Kenyamanan Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan kesiapsiagaannya dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi dengan melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi wilayah binaan. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan pada Selasa (30/6/2026) pukul 14.15 WIB, seluruh wilayah Kecamatan Tambora terpantau aman dari genangan air maupun banjir.

Hasil pemantauan menunjukkan 11 kelurahan di wilayah Koramil 02/Tambora, yakni Roa Malaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kali Anyar, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima, seluruhnya dilaporkan nihil genangan air.

Selain itu, tidak ditemukan adanya pohon tumbang maupun kejadian lain yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi cuaca saat pemantauan berlangsung juga terpantau cerah, sehingga aktivitas warga berjalan normal.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim menegaskan bahwa monitoring wilayah merupakan bagian dari komitmen Koramil dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana.

"Kami terus melakukan pemantauan secara berkala bersama para Babinsa dan unsur terkait untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini agar apabila muncul potensi gangguan, baik banjir maupun bencana lainnya, dapat segera ditangani dengan cepat," ujar Mayor Tubagus.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta terus menjaga saluran air agar tetap berfungsi dengan baik sebagai upaya mencegah terjadinya genangan saat hujan turun.

Melalui pemantauan yang dilakukan secara rutin, Koramil 02/Tambora terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Tiga Pilar, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Dengan kondisi wilayah yang aman, bebas banjir, dan cuaca yang mendukung, Koramil 02/Tambora memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman, sekaligus menegaskan komitmennya untuk selalu hadir menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan warga di wilayah Kecamatan Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Intensif Pantau Harga Sembako, Pastikan Stok Pangan di Pasar Pekojan Tetap Aman

Koramil 02/Tambora Intensif Pantau Harga Sembako, Pastikan Stok Pangan di Pasar Pekojan Tetap Aman

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah binaan melalui pemantauan rutin harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Penjagalan, Jalan Pekojan Raya, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan pasokan pangan tetap tersedia bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan, stok sembako di Pasar Penjagalan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan warga. Sejumlah komoditas tercatat relatif stabil, di antaranya beras medium Rp14.000 per liter, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, daging sapi Rp160.000 per kilogram, daging ayam Rp50.000 per kilogram, telur ayam Rp26.000 per kilogram, bawang merah Rp43.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, gas elpiji 3 kilogram Rp20.000, garam Rp12.000 per kilogram, dan cabai merah Rp40.000 per kilogram.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim menegaskan bahwa pemantauan harga sembako dilakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

"Monitoring ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terpantau. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi bahan pangan berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan sehari-hari," ujar Mayor Tubagus.

Selain memantau harga, jajaran Koramil 02/Tambora juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pengelola pasar, dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gejolak harga maupun gangguan distribusi pangan.

Melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Koramil 02/Tambora tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Dengan kondisi stok yang aman dan harga yang terus dipantau, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, sementara Koramil 02/Tambora akan terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan di wilayah Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Pastikan Stok Sembako Aman, Monitoring Harga Pangan Rutin Dilakukan Demi Jaga Stabilitas

Koramil 02/Tambora Pastikan Stok Sembako Aman, Monitoring Harga Pangan Rutin Dilakukan Demi Jaga Stabilitas

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus berperan aktif dalam mendukung stabilitas ketahanan pangan melalui pemantauan rutin harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Tambora, Senin (29/6/2026).

Monitoring yang dilaksanakan sebagai bagian dari pelaporan kepada Komando Atas tersebut menunjukkan bahwa stok sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Tambora dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Hasil pemantauan mencatat harga sejumlah komoditas relatif stabil, di antaranya beras medium Rp14.000 per liter, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, daging sapi Rp150.000 per kilogram, daging ayam Rp50.000 per kilogram, telur ayam Rp28.000 per kilogram, bawang merah Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, gas elpiji 3 kilogram Rp20.000, garam Rp12.000 per kilogram, serta cabai merah Rp60.000 per kilogram.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim menegaskan bahwa pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta mendukung stabilitas ekonomi di wilayah.

"Koramil 02/Tambora akan terus melakukan monitoring secara rutin bersama pihak terkait untuk memastikan stok sembako tetap tersedia dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan," ujarnya.

Selain memantau harga, jajaran Koramil 02/Tambora juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gejolak harga maupun gangguan distribusi bahan pokok.

Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkesinambungan, Koramil 02/Tambora menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas ekonomi demi kesejahteraan warga Kecamatan Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Bersama Satgas Sampah Edukasi Warga Pekojan, Perkuat Budaya Pilah Sampah Demi Lingkungan Bersih

Koramil 02/Tambora Bersama Satgas Sampah Edukasi Warga Pekojan, Perkuat Budaya Pilah Sampah Demi Lingkungan Bersih

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program penanganan darurat sampah yang dicanangkan Danrem 052/Wijayakrama. Melalui Satgas Sampah, personel Koramil 02/Tambora melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di Jalan Pejagalan Raya, RW 02, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan unsur Tiga Pilar, Dinas Lingkungan Hidup, komponen pendukung, serta warga setempat ini difokuskan pada upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang benar.

Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil 02/Tambora mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta membiasakan memilah sampah organik dan anorganik agar dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan Satgas Sampah ini kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Dengan kebersamaan, lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dapat terwujud," ujarnya.

Kegiatan didukung dengan berbagai peralatan operasional, seperti truk sampah, sekop, pengki, dan sapu, sehingga proses pembersihan dan penanganan sampah dapat berjalan secara efektif.

Program Satgas Sampah yang dilaksanakan Koramil 02/Tambora merupakan implementasi nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus bentuk sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan kawasan yang sehat, bersih, dan bebas dari penumpukan sampah.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Koramil 02/Tambora berharap budaya peduli lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga penanganan sampah tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama demi mewujudkan Jakarta Barat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Perkuat Sinergi Tiga Pilar Lewat Komsos, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Wilayah

Babinsa Koramil 02/Tambora Perkuat Sinergi Tiga Pilar Lewat Komsos, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah, Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serka Sadikin YP, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan monitoring bersama unsur pemerintah serta masyarakat di Jalan Perniagaan Barat, RT 01 RW 02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Jumadi dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Rudi dari PPSU, serta warga RW 02 Kelurahan Roa Malaka. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai wadah mempererat komunikasi antara Babinsa dengan aparatur pemerintah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Serka Sadikin YP menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama Tiga Pilar, sehingga setiap potensi permasalahan di wilayah dapat dideteksi sejak dini dan diselesaikan melalui musyawarah.

"Kebersamaan dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan Tiga Pilar, setiap persoalan di wilayah dapat diantisipasi dan diselesaikan secara cepat serta tepat," ujar Serka Sadikin.

Sementara itu, Jumadi dan Rudi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang secara aktif turun ke wilayah untuk memberikan arahan sekaligus membangun komunikasi dengan warga.

Mereka menilai kegiatan Komsos tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga berbagai persoalan yang muncul di lingkungan dapat segera ditangani secara bersama-sama.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa kekeluargaan. Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, Koramil 02/Tambora terus menunjukkan komitmennya dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat sinergi Tiga Pilar guna mewujudkan wilayah Tambora yang aman, nyaman, dan kondusif.

(Pendim JB) 

Papua Damai Harga Mati, Tokoh Pemuda Kamoro Minta Warga Abaikan Provokasi Kelompok Tertentu

Papua Damai Harga Mati, Tokoh Pemuda Kamoro Minta Warga Abaikan Provokasi Kelompok Tertentu

Papua – Menjelang 1 Juli 2026, Tokoh Pemuda Suku Kamoro Kabupaten Mimika, Agustinus Emayau, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun propaganda yang berpotensi mengganggu stabilitas di Tanah Papua.

Menurut Agustinus, setiap upaya yang dilakukan oleh pihak atau kelompok tertentu untuk menghasut masyarakat, termasuk melalui ajakan yang mengatasnamakan peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM), harus disikapi secara bijaksana dan tidak dijadikan alasan untuk memecah persatuan masyarakat.

"Papua adalah rumah kita bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika dan seluruh Tanah Papua, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang dapat mengganggu keamanan dan kedamaian yang selama ini kita jaga bersama," kata Agustinus, Senin (29/6/2026).

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini Papua merupakan bagian yang sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang bertujuan menimbulkan keresahan, perpecahan, maupun konflik di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Hingga hari ini Papua tetap menjadi bagian yang sah dari NKRI. Jangan mudah percaya terhadap hasutan atau propaganda yang hanya akan menciptakan keresahan dan mengganggu kehidupan masyarakat yang selama ini hidup rukun dan damai," ujarnya.

Agustinus mengatakan, kehidupan masyarakat Papua selama ini dibangun atas nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati antarsuku, baik masyarakat asli Papua maupun warga dari berbagai daerah di Indonesia yang telah lama hidup berdampingan.

"Di Papua kita hidup bersama dengan berbagai suku dari seluruh Nusantara. Kita saling menghormati, bekerja sama, dan bersama-sama membangun Papua agar semakin maju, aman, dan sejahtera. Jangan sampai persatuan yang sudah terjalin dirusak oleh kepentingan segelintir pihak," tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi, khususnya yang beredar di media sosial, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap tenang, menjaga persaudaraan, serta tidak memberikan ruang bagi siapa pun yang ingin memecah belah persatuan melalui isu, propaganda, maupun provokasi. Mari kita bersama-sama menjaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif demi masa depan generasi yang lebih baik," pungkas Agustinus.

Ajakan tersebut menjadi pengingat penting bahwa kedamaian dan persatuan merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Papua. Dengan kebersamaan seluruh elemen bangsa, Papua diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, harmonis, dan terus berkembang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red) 

Tokoh Pemuda Wilayah Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tolak Segala Bentuk Provokasi

Tokoh Pemuda Wilayah Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tolak Segala Bentuk Provokasi

Papua – Tokoh Pemuda Wilayah Adat Papua, Paulinus Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang 1 Juli 2026. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari pihak-pihak atau kelompok tertentu yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. Kamis (25/6/2026). 

Menurut Paulinus, apabila terdapat ajakan atau propaganda yang mengatasnamakan peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) maupun bentuk provokasi lainnya, masyarakat diharapkan tidak terpancing dan tetap mengedepankan persatuan serta kedamaian.

"Hingga saat ini Papua merupakan bagian yang sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berbagai hasutan yang bertujuan menciptakan keresahan dan mengganggu keamanan," ujar Paulinus.

Ia menegaskan bahwa kehidupan masyarakat Papua selama ini berlangsung dalam suasana yang harmonis. Berbagai suku dari seluruh Nusantara hidup berdampingan dengan damai, saling menghormati, serta bersama-sama membangun Papua menjadi daerah yang aman dan sejahtera.

"Di Papua kita hidup rukun dengan seluruh suku yang ada di Nusantara. Kita menjaga tanah Papua ini bersama-sama agar tetap menjadi tempat yang damai, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," katanya.

Paulinus juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan melalui penyebaran isu, propaganda, maupun ajakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian yang selama ini telah terpelihara. Mari kita jaga Papua agar tetap aman, damai, dan kondusif demi masa depan yang lebih baik," pungkasnya.