JAKARTA, 31 Oktober 2026 – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Santri pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri dan diikuti oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah se-DKI Jakarta.
Sebagai ketua pelaksana, Dra. Ferawati, M.Pd., M.Si. menyampaikan sambutan pembuka sekaligus berperan sebagai dewan juri lomba pidato atau kultum.
Festival Santri diikuti sekitar 150 orang, termasuk panitia penyelenggara. Kegiatan berlangsung selepas salat Zuhur hingga menjelang Magrib dengan menghadirkan tiga cabang perlombaan, yakni azan, tilawah Al-Qur'an, serta pidato atau kultum. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Dalam sambutan pembukaannya, Ferawati menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan kebersamaan di kalangan santri. Menurutnya, kegiatan keagamaan perlu menjadi bagian dari proses pendampingan anak di lingkungan LKSA, sehingga nilai-nilai yang dipelajari tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Festival Santri ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat akhlak, serta membangun kebersamaan di antara anak-anak LKSA Muhammadiyah. Peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menumbuhkan semangat belajar agama, menghormati sesama, dan membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ferawati dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antarlembaga dalam mendampingi anak-anak. Pertemuan antarsantri dari berbagai LKSA diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sikap saling menghargai, dan memperkuat hubungan di lingkungan Muhammadiyah.
Setelah sambutan Ferawati, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua MPKS PWM DKI Jakarta, H. Iqbal Rais, M.M., dan Ketua Umum PWM DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, S.E., M.M.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh santri dari LKSA Al Maun, Duren Sawit.
Selain menjalankan tugas sebagai ketua pelaksana, Ferawati turut menjadi dewan juri dalam lomba pidato atau kultum. Penilaian pada cabang ini memberikan perhatian terhadap penyampaian pesan keagamaan, susunan materi, serta cara peserta menyampaikan pidato di hadapan para juri.
Festival Santri menghadirkan tiga cabang perlombaan, yaitu azan, tilawah Al-Qur'an, dan pidato atau kultum. Ketiga cabang tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan yang memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengikuti perlombaan sesuai dengan bidang masing-masing.
Kemeriahan kegiatan juga diisi dengan penampilan hadroh oleh santri LKSA Al Maun, Duren Sawit. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara penutup yang menghadirkan seni Islami dalam peringatan Hari Santri.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia membagikan paket sembako kepada setiap LKSA yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah kepada peserta yang meraih juara di setiap cabang perlombaan.
Penyelenggaraan Festival Santri menjadi bagian dari upaya MPKS PWM DKI Jakarta dalam mempererat hubungan antarlembaga kesejahteraan sosial anak Muhammadiyah se-DKI Jakarta. Melalui kegiatan ini, nilai keagamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri.
Festival Santri diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi anak-anak dan pendamping dari berbagai LKSA Muhammadiyah untuk memperkuat silaturahmi serta menjaga semangat pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.


0 Comments
Posting Komentar