Penghentian Paksa Aksi Sosial dan Seni Budaya oleh PPKK Kemayoran Menuai Sorotan Publik

Penghentian Paksa Aksi Sosial dan Seni Budaya oleh PPKK Kemayoran Menuai Sorotan Publik

Jakarta, penaXpose.com - Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) menuai sorotan setelah menghentikan secara paksa kegiatan Aksi Sosial dan Pagelaran Seni Budaya. 

Kegiatan Aksi Sosial dan Seni Budaya yang rencananya digelar dari 24 Desember 2024 dan berakhir pada 18 Januari 2025 itu dihentikan paksa oleh PPKK pada Jumat (10/1/2025).

Tidak saja vaksin Gratis, Aksi Sosial yang tersebut meliputi Sunatan Massal, Santunan, Medical Check Up, Senam pagi dan pentas seni budaya.

Adanya penyegelan venue kegiatan Aksi Sosial yang dilakukan oleh pihak PPKK Kemayoran tersebut menuai sorotan publik.

Tindakan yang dilakukan oleh PPKK tersebut memicu kontroversi lantaran diduga bertentangan dengan program Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan.

Sebagaimana diketahui Ketahanan Pangan menjadi salah satu pilar utama dalam program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini bertujuan memastikan ketersediaan, aksesibilitas, dan kualitas pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh dari semua unsur, baik masyarakat maupun pemerintah di tingkat pusat dan daerah.

Presiden menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar isu ekonomi, tetapi juga bagian dari kedaulatan bangsa. "Pangan adalah hidup. Jika kita kuat dalam ketahanan pangan, maka kita kuat sebagai bangsa," ujar Presiden dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Dalam implementasinya, program ini mengedepankan penguatan beberapa sektor melalui pemberdayaan masyarakat lokal, peningkatan teknologi, dan penguatan infrastruktur. Selain itu, program ini mengundang peran serta semua sektor melalui kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Namun, sejumlah tantangan masih dihadapi dalam pelaksanaan program ini, termasuk kurangnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan institusi terkait. Beberapa pihak masih belum sepenuhnya menyadari pentingnya peran mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepada wartawan Ketua panitia (Yopi) mengungkapkan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dicapai hanya dengan kebijakan pemerintah pusat saja. 

“Semua unsur, dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta, harus bergerak bersama. Dukungan konkret, seperti menyediakan lahan, mendukung kegiatan ekonomi kerakyatan, dan mendorong pendidikan tentang pentingnya ketahanan pangan, adalah langkah nyata yang diperlukan,” katanya.

Selain itu, penyegelan tersebut dianggap melanggar hak asasi manusia. Hal ini disampaikan oleh Yopi kepada wartawan.

"Menurut Pasal 1 angka 3 UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, diskriminasi adalah setiap pembatasan, pelecehan, atau pengucilan berdasarkan perbedaan manusia atas dasar agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status sosial, serta status ekonomi. Tindakan PPKK ini sangat tidak sesuai dengan semangat tersebut," tegas Yopi.

Lebih lanjut, Yopi menyoroti bahwa seharusnya PPKK mendukung program Presiden Prabowo, khususnya terkait ekonomi kerakyatan. 

“PPKK seharusnya bisa memanfaatkan program CSR untuk mendukung kegiatan ini, bukan malah mengekang ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Pagelaran ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan bazar, seni budaya, dan aksi sosial. Namun, penghentian ini justru membuat panitia dan para tenant bazar mengalami kerugian materi yang cukup besar.

Sampai berita ini diturunkan, pihak PPKK Kemayoran belum memberikan tanggapan resmi terkait alasan penghentian kegiatan ini. 

Namun, pihak panitia mendesak agar PPKK memberikan penjelasan atas tindakan tersebut dan meminta pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini.

Aksi ini dinilai mencederai semangat kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi visi utama pemerintahan saat ini. Kasus ini masih menjadi perhatian banyak pihak dan diharapkan dapat segera menemukan titik terang.

Seperti diketahui acara tersebut di support oleh Cakra Satya (CS) 08, Gerai Hukum, Perkumpulan Peduli Nusantara Tunggal (PPNT), Majalah Jakarta, Forum Wartawan Jaya (FWJ ) Indonesia, LBH Jarak dan Assosiasi Pers dan Pewarta Indonesia (APPI). (Emy) 

Babinsa Kelurahan Jembatan Besi Laksanakan Siskamling Bersama Warga untuk Jaga Keamanan Wilayah

Babinsa Kelurahan Jembatan Besi Laksanakan Siskamling Bersama Warga untuk Jaga Keamanan Wilayah

Kodam Jaya, JAKARTA BARAT – Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip ST, melaksanakan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan Pam Swakarsa bersama warga setempat pada Jumat malam (10/1/2025). Kegiatan berlangsung di Pos RT 01, Jalan Jembatan Besi I, RT 001 RW 05, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa didampingi oleh Ketua RT 01, Bapak Rianto, serta warga lainnya, yaitu Bapak Joni, Bapak Aris, dan Bapak Andi, yang sedang bertugas menjaga keamanan malam di wilayah Kelurahan Jembatan Besi.

Babinsa Sertu Sarip memberikan beberapa imbauan kepada para petugas jaga malam untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga. Imbauan tersebut meliputi:

1. Menjaga Siskamling Secara Aktif
Babinsa meminta warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan dengan membawa alat bantu komunikasi, alat pemukul, atau pentungan, serta memastikan adanya sistem penjagaan berkelompok (body system).

2. Melakukan Patroli Bergantian

Patroli wilayah diimbau dilakukan secara bergantian setiap dua jam untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

3. Melaporkan Kejadian Mencurigakan
Warga diminta segera melapor kepada Ketua RT, RW, Babinsa, atau Bimas jika menemukan hal-hal mencurigakan di wilayah. Babinsa juga mengingatkan agar warga tidak bertindak sendiri dalam situasi darurat.

4. Menjaga Kesehatan
Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit selama melaksanakan tugas jaga malam.

Kegiatan Siskamling selesai dalam kondisi aman dan kondusif. Babinsa menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan wilayah. (Pendim 0503/JB) 

Ketua RW 04 dan RW 01 Jembatan Besi Ungkap Harapan di Acara Trip to Bromo-Malang

Ketua RW 04 dan RW 01 Jembatan Besi Ungkap Harapan di Acara Trip to Bromo-Malang

JAKARTA BARAT, penaXpose.com Pengurus RW, LMK, dan FKDM se-Kelurahan Jembatan Besi menggelar acara Trip to Bromo-Malang selama tiga hari, mulai 10 hingga 13 Januari 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pemerintah Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dan dilepas secara resmi pada Jumat (10/1/2025).

Lurah Jembatan Besi, H. Muhammad Arief Budiman, S.A.P., yang akrab disapa Pak Arief oleh warganya, turut hadir dalam pelepasan peserta. Acara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan antar pengurus wilayah.

Ketua RW 04, H. Mat Goncang, menyampaikan harapannya terkait kegiatan ini. "Tujuan utama dari acara ini adalah menjalin tali silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan kebersamaan antara Lurah, RW, LMK, dan FKDM. Harapannya, ini dapat memperkokoh emosional, solidaritas, dan sinergitas di wilayah Jembatan Besi," ujarnya kepada awak media.


Hal senada juga diungkapkan Ketua RW 01, H. Entol Hasanuddin, sesaat sebelum pemberangkatan. Dalam momen pengambilan video bersama para peserta, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Lurah Jembatan Besi atas inisiasi acara tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Arief atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga perjalanan kita selamat sampai tujuan, dan kembali ke Jakarta dengan kondisi sehat sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta menjalankan aktivitas seperti biasa," ungkap H. Entol.

Setelah acara pelepasan, rombongan peserta berangkat menuju Stasiun Pasar Senen untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta api menuju Malang.

Reporter: Supriyadi (Pray)

Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin Siap Maju Sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB)

Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin Siap Maju Sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB)

DEPOK, penaXpose.comMayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin, mantan Jenderal Kopassus, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum (Ketum) Partai Bulan Bintang (PBB) periode 2025-2030. Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers di kediamannya di Jalan Bukit Pasir, Cijantung, pada Jumat (10/1/2025).

Dalam keterangannya, Tatang mengungkapkan rasa prihatin terhadap kondisi PBB yang dinilainya semakin terpuruk. "Saya merasa terpanggil untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBB. Kondisi partai yang kian merosot membuat saya ingin membawa perubahan besar dan menjadikan PBB sebagai partai berbasis Islam yang kuat di tengah mayoritas penduduk muslim Indonesia," ujarnya.

Visi Membawa PBB Bangkit

Menurut Tatang, PBB memiliki potensi besar untuk menjadi partai besar yang mampu bersaing dengan partai-partai nasionalis lainnya. Ia mengaku pencalonannya sebagai Ketua Umum didorong oleh permintaan sejumlah kader, pengurus partai, dan organisasi masyarakat yang berada di bawah naungannya.

"Saya telah memantapkan tujuan untuk maju, dengan alasan yang jelas dan dukungan dari berbagai pihak. Jika terpilih, saya akan melakukan pembenahan manajemen partai dan memperkuat jaringan agar PBB mampu meraih suara signifikan pada pemilu mendatang," tegasnya.

Tatang juga menyoroti hasil Pemilu 2024, di mana PBB hanya memperoleh 484.487 suara, jauh di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen atau sekitar 6 juta suara. "Hasil ini sangat memprihatinkan dan menjadi motivasi utama bagi saya untuk membawa PBB bangkit," tambahnya.

Gagasan dan Strategi Baru

Dengan tagline "Bangkit, Bergerak, Menang," Tatang optimis PBB dapat masuk ke jajaran delapan besar partai besar di parlemen. Ia berencana menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh nasional, tokoh agama, budayawan, dan masyarakat luas, untuk mewujudkan visi tersebut.

"Saya memiliki banyak gagasan yang akan saya realisasikan, salah satunya adalah menjalin kerja sama dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun desa, sebagaimana yang pernah saya lakukan saat menjabat sebagai Deputi Basarnas," jelasnya.

Harapan pada Muktamar PBB VI

Tatang berharap Muktamar PBB ke-6 yang akan digelar di Denpasar, Bali, pada 13-15 Januari 2025, dapat berlangsung secara transparan, jujur, dan bermartabat. Ia yakin ajang tersebut menjadi momentum penting untuk menentukan arah baru bagi PBB.

"Dengan dukungan seluruh kader dan elemen masyarakat, saya optimis PBB akan mampu meraih 3 hingga 4 persen suara pada pemilu mendatang dan menjadi partai yang lebih kuat serta berdaya saing," pungkasnya.

Semangat dan optimisme Tatang menjadi sinyal kuat bahwa PBB berpotensi bangkit dari keterpurukan dan kembali berkontribusi dalam menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia. (Emy) 

Balon RW 03, Eris Setiaris Akhirnya Mendaftar ke Panitia Pemilihan RW

Balon RW 03, Eris Setiaris Akhirnya Mendaftar ke Panitia Pemilihan RW

JAKARTA BARAT, penaXpose.comPemilihan Rukun Warga (RW) 03 Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, telah memasuki tahap pendaftaran bakal calon (balon). Panitia Pemilihan RW membuka pendaftaran selama sebelas hari, mulai 2 Januari hingga 12 Januari 2025.

Pantauan awak media penaXpose.com, salah satu bakal calon, Eris Setiaris, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris RW, mendatangi Kantor Sekretariat RW 03 di Jalan Duri Raya RT 02/03. Mengenakan kemeja putih, Eris disambut oleh panitia pemilihan RW untuk mendaftarkan dirinya sebagai salah satu kontestan.


Pada hari ketujuh masa pendaftaran, tepatnya Rabu (8/1/2025) pukul 20.30 WIB, Eris resmi menyerahkan berkas-berkas administrasi yang menjadi syarat pendaftaran.

Hingga berita ini diturunkan, sudah ada dua bakal calon yang mendaftarkan diri ke panitia pemilihan RW.

Reporter: Supriyadi (Pray)

Telkom Apresiasi RS Harapan Siantar dengan Hampers Spesial

Telkom Apresiasi RS Harapan Siantar dengan Hampers Spesial

Siantar, penaXpose.com | Rabu, 8 Januari 2024 

Telkom Witel Sumut memberikan apresiasi kepada RS Harapan Siantar atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Sebagai bentuk penghargaan, Telkom menyerahkan hampers spesial kepada Samsul Purba, perwakilan RS Harapan Siantar, dalam acara simbolis yang berlangsung hangat.

Penyerahan hampers ini merupakan wujud nyata rasa terima kasih Telkom atas kontribusi RS Harapan Siantar dalam mendukung berbagai program dan layanan yang diinisiasi Telkom. Kolaborasi erat antara kedua pihak selama ini telah memberikan manfaat besar, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah Siantar.

“Kami sangat mengapresiasi kemitraan yang telah terjalin dengan baik. Harapan kami, sinergi ini dapat terus berkembang dan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak,” ujar Zamzamy Sormin, AM Business Service Witel Sumut, yang turut hadir dalam acara tersebut. Pernyataan ini menegaskan komitmen Telkom untuk terus membangun hubungan baik dengan mitra strategisnya.

Samsul Purba, mewakili RS Harapan Siantar, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan oleh Telkom. Menurutnya, apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin.

Telkom berharap hubungan kemitraan dengan RS Harapan Siantar dapat semakin erat di masa depan. Apresiasi ini juga menjadi awal yang baik untuk tahun 2024, sekaligus menandai komitmen Telkom dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat serta memperkokoh sinergi dengan mitra strategisnya.

Laporan: Samhadi Purba

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Ikan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Ikan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Jakarta, penaXpose.comDalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Bhabinkamtibmas JICT Aiptu Fardiyanto bersama Kanit Binmas Polsek Kawasan Kali Baru, AKP Sudarto, didampingi Andi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Jakarta Utara, melaksanakan pendampingan kepada petani ikan di Kolam Ikan Rakyat Pelabuhan Kali Baru pada Minggu (5/1/2025).

Kegiatan tersebut meliputi pemberian makanan ikan dan penebaran obat ikan. AKP Sudarto menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan agar petani ikan dapat memanen ikan yang lebih segar, sehat, dan menghasilkan produksi maksimal.

Andi dari Dinas Kelautan dan Perikanan menambahkan bahwa petani diajarkan cara mencegah kematian ikan, memberikan obat untuk meningkatkan kesuburan ikan, serta menghilangkan hewan pengganggu di sekitar kolam.

“Pengobatan ikan secara langsung ke kolam adalah metode yang praktis. Obat bisa ditebar langsung tanpa perlu memanen ikan terlebih dahulu. Cara ini efektif untuk mengatasi serangan penyakit pada tahap awal, seperti saat ikan terlihat kehilangan nafsu makan atau lemah,” jelasnya.

Menurut AKP Sudarto, daerah Pelabuhan Kali Baru memiliki potensi besar dalam sektor perikanan karena letak geografisnya yang strategis. “Tugas kami adalah memberikan sosialisasi dan pendampingan agar masyarakat dapat meningkatkan produksi secara mandiri,” ujarnya.

Dalam keterangannya kepada media, AKP Sudarto menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah salah satu pondasi utama ketahanan nasional. Polsek Kawasan Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya mendukung masyarakat, khususnya petani ikan, agar usaha budidaya perikanan dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan produksi maksimal.

“Keberhasilan dalam pembesaran benih ikan akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” tutup AKP Sudarto.  (Emy)