Perseteruan Rosid dan Panitia Pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara Memanas, Balai Wartawan Disegel Sementara

Perseteruan Rosid dan Panitia Pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara Memanas, Balai Wartawan Disegel Sementara

Jakarta Utara, penaXpose.comKonflik antara Rosid, wartawan Jayapost, dan panitia pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara, khususnya pendukung Chaerulsyah Hasibuan, semakin memanas. Rosid melaporkan dugaan pelanggaran prosedur dalam proses pemilihan tersebut kepada Kasubagum Wali Kota Jakarta Utara, Yatirin. Persoalan ini berlanjut hingga menemui Surono, Pamdal di lantai 9 Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso No.27-29, Kebun Bawang, Kecamatan Tanjung Priok.

Rosid menuding bahwa struktur organisasi Balai Wartawan Jakarta Utara dibentuk tanpa melalui pemilihan dan musyawarah yang melibatkan seluruh anggota. Ia mempertanyakan keabsahan Chaerulsyah Hasibuan sebagai ketua, termasuk syarat struktural yang diklaim panitia. Namun, Yatirin menyatakan bahwa syarat tersebut sebenarnya tidak pernah ada sebelumnya. Ia pun meminta Rosid untuk mengklarifikasi lebih lanjut dengan Surono.

Surono menjelaskan bahwa kunci Balai Wartawan Jakarta Utara telah diserahkan oleh Ketua Harian Balai Wartawan, Ruben. Namun, ia menegaskan kunci tersebut baru akan dikembalikan jika kedua calon ketua, Chaerulsyah Hasibuan dan Massaniah, bersedia berjabat tangan dalam suasana damai, disaksikan oleh beberapa media lokal Jakarta Utara.

“Kunci itu akan kami serahkan kembali jika kedua belah pihak sudah berjabat tangan dan situasi kondusif tercipta,” ujar Surono.

Sementara itu, panitia pemilihan dari pihak Chaerulsyah Hasibuan mengklaim telah menyelesaikan tugas mereka dan membubarkan diri. Mereka juga menyatakan secara sepihak bahwa Chaerulsyah Hasibuan terpilih sebagai ketua. Namun, keputusan tersebut diambil tanpa pernyataan tertulis atau kesepakatan dengan pihak lain, termasuk calon lain, Massaniah. Pernyataan itu hanya disampaikan melalui pesan suara WhatsApp tanpa komunikasi langsung kepada anggota.

Massaniah, yang akrab disapa Imas, membantah klaim bahwa dirinya telah mundur dari pencalonan. “Saya tidak pernah menyatakan mundur. Saat penyerahan uang registrasi, saya memang keluar sebentar untuk mengambil uang. Tapi ketika saya kembali untuk menyerahkan uang tersebut, semua orang sudah pergi,” jelas Massaniah.

Akibat konflik yang dinilai tidak transparan dan penuh kejanggalan, Kantor Balai Wartawan Jakarta Utara disegel sementara. Penyegelan ini akan berlangsung hingga kedua pihak mencapai kesepakatan damai sesuai arahan Surono. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah konflik lebih lanjut di kalangan wartawan Jakarta Utara.

(Emy) 

Koramil 02/TB Dorong Ketahanan Pangan Melalui Urban Farming di Jembatan Besi

Koramil 02/TB Dorong Ketahanan Pangan Melalui Urban Farming di Jembatan Besi

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah perkotaan, Tiga Pilar Kelurahan Jembatan Besi menggelar panen serentak hasil program urban farming di Jl. Jembatan Besi II No. 36 RT 001 RW 04, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (24/1/2025). 

Kegiatan ini menunjukkan keberhasilan program pengembangan pertanian perkotaan yang dikelola bersama oleh pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Pelda Patton dan Sertu Sarip ST, yang berperan aktif dalam pendampingan dan pengawasan program urban farming di wilayah tersebut. Kehadiran Babinsa tidak hanya memastikan kelancaran program, tetapi juga menjadi motivator bagi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian perkotaan.

Pelda Patton, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program urban farming ini adalah salah satu upaya nyata TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami dari Babinsa selalu siap mendampingi masyarakat dalam program-program seperti ini. Urban farming adalah solusi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat,” ujarnya.

Sertu Sarip ST menambahkan, keterlibatan Babinsa juga mencakup pemberian edukasi kepada masyarakat tentang cara bercocok tanam yang baik di lahan sempit. “Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk memaksimalkan hasil pertanian, meskipun dengan lahan terbatas,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain:

• Camat Tambora, Holy Susanto
• Lurah Jembatan Besi, M. Arif Budiman
• Bhabinkamtibmas, Aiptu Rois Rosito
• Sekretaris Kelurahan Jembatan Besi, Aliyah
• Kasie Pemerintahan, Abi Among
• Kasatgas Pol PP, Apit
• Kasie Kesra, Nila
• Kasie Ekbang, Roli
• FKDM, Sattar
• Perwakilan PKK

Camat Tambora, Holy Susanto, dalam sambutannya, mengapresiasi peran Babinsa yang selalu aktif mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Kehadiran Babinsa menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan program yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Dengan adanya panen serentak ini, masyarakat Kelurahan Jembatan Besi diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan urban farming sebagai bagian dari solusi ketahanan pangan dan penghijauan di wilayah perkotaan. Babinsa Tambora menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam setiap program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan bersama.

(Pendim 0503/JB) 

Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Berbagai Kasus Kriminal Sepanjang Januari 2025

Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Berbagai Kasus Kriminal Sepanjang Januari 2025

Jakarta Utara, penaXpose.com | Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana kriminal yang meresahkan masyarakat sepanjang Januari 2025. Dalam konferensi pers yang digelar Jumat (24/1/2025), Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady bersama jajaran Satreskrim memaparkan hasil pengungkapan berbagai kasus kriminal yang menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat.

Hadir dalam konferensi pers tersebut Wakapolres AKBP James, Kasat Reskrim AKBP Benny, serta Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara AKP Ken Rustoko. Kapolres Ahmad Fuady menjelaskan sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap oleh jajarannya sebagai berikut:

1. Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)

Sebanyak 8 kasus pencurian kendaraan bermotor berhasil diungkap di berbagai lokasi di Jakarta Utara. Polisi menangkap 13 tersangka dengan barang bukti berupa 5 unit sepeda motor, 1 BPKB, 4 lembar STNK, kunci letter T, dan senjata airsoft gun. Keberhasilan ini menjadi jawaban atas keresahan masyarakat terkait maraknya kasus curanmor.

2. Pencurian dengan Pemberatan (Curat)

Polisi mengungkap 6 kasus pencurian dengan pemberatan di 6 lokasi berbeda. Sebanyak 11 tersangka diamankan dengan barang bukti berupa linggis, palu, kunci inggris, kunci sok, HP, dan 1 unit motor.

3. Pencurian dengan Kekerasan (Curas/Begal)

Empat kasus begal berhasil diungkap di wilayah Penjaringan, Penjagalan, dan beberapa lokasi lainnya. Polisi menangkap 5 tersangka dengan barang bukti berupa 5 unit HP, pistol mainan, pisau daging, dan perhiasan.

4. Perjudian Online

Kasus perjudian online juga terungkap di wilayah Cilincing. Sebanyak 4 tersangka ditangkap dengan barang bukti berupa handphone, kartu ATM, dan akses e-banking.

5. Membawa Senjata Tajam Tanpa Hak

Sebanyak 7 kasus membawa senjata tajam tanpa hak berhasil diungkap di wilayah Koja, Cilincing, Tanjung Priok, dan Penjaringan. Polisi menangkap 9 tersangka dengan barang bukti 7 senjata tajam. Penindakan ini bertujuan menekan aksi tawuran yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Utara.

Kapolres Ahmad Fuady menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas siapa pun yang membawa senjata tajam tanpa hak. "Kami juga sedang mengembangkan penyelidikan untuk menindak para pembuat dan penjual senjata tajam ilegal," ujar Kapolres.

Komitmen Memberikan Rasa Aman

Dengan berbagai pengungkapan ini, Polres Metro Jakarta Utara berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut. "Kami berkomitmen menjaga situasi kondusif dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat," tegas Kombes Pol Ahmad Fuady.

(Emy) 

Babinsa Kelurahan Duri Utara Pantau Harga Sembako di Pasar Mitra, Tambora

Babinsa Kelurahan Duri Utara Pantau Harga Sembako di Pasar Mitra, Tambora

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah binaannya, Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin Yp, melaksanakan pendataan harga sembako di PD Jaya Pasar Mitra, Jalan KH. Moh. Mansyur, RT 011/RW 01, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat pagi (24/1).

Pendataan dilakukan mulai pukul 07.45 WIB untuk memantau perkembangan harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Berikut hasil pendataan harga sembako terkini:

Harga Sembako Terpantau Stabil

1. Beras

IR: Rp14.000/Kg
Pandan Wangi: Rp20.000/Kg
Merah: Rp18.000/Kg
Ketan: Rp18.000/Kg
Idola: Rp15.000/Kg
Ramos: Rp15.000/Kg
Rojo Lele: Rp15.000/Kg
Premium: Rp14.900/Kg
Krisna: Rp14.000/Kg
Muncul: Rp14.000/Kg

2. Cabai

Merah Keriting: Rp70.000/Kg
Rawit: Rp80.000/Kg

3. Bawang

Merah: Rp40.000/Kg
Putih: Rp45.000/Kg

4. Tomat: Rp18.000/Kg

5. Kentang: Rp20.000/Kg

6. Wortel: Rp20.000/Kg

7. Telur Ayam: Rp30.000/Kg

8. Gula Pasir: Rp20.000/Kg

9. Tepung Terigu Segitiga Biru: Rp13.000/Kg

10. Minyak Goreng

Curah: Rp22.000/Kg
Kemasan: Rp21.000/Kg

11. Daging Sapi: Rp160.000/Kg

12. Susu Kaleng: Rp13.000/Kaleng

13. Ayam Potong: Rp45.000/Kg

14. Ayam Kampung: Rp75.000/Ekor

15. Garam Dapur: Rp6.000/Kg

16. Ikan Mas: Rp40.000/Kg

17. Ikan Gurami: Rp45.000/Kg

Komitmen Babinsa untuk Stabilitas Harga

Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin Yp, menjelaskan bahwa pendataan ini bertujuan untuk memantau kestabilan harga sembako dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok di pasar tetap stabil, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang bisa memengaruhi pasokan bahan pangan. Jika ada kenaikan harga yang signifikan, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi,” ujar Serka Sadikin.

Respon Positif dari Warga

Masyarakat menyambut baik langkah Babinsa yang aktif memantau harga sembako. Kehadiran Babinsa di pasar memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Babinsa juga menegaskan akan terus memantau perkembangan harga sembako dan melaporkannya secara berkala. Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi di wilayah binaan.

Kodim 0503/JB, Koramil 02/TB
"Bersama Rakyat, TNI Kuat."

(Pendim 0503/JB) 


Babinsa Kelurahan Duri Utara Laksanakan Komsos untuk Tingkatkan Kesadaran Warga

Babinsa Kelurahan Duri Utara Laksanakan Komsos untuk Tingkatkan Kesadaran Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat dan memberikan edukasi terkait situasi terkini, Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin Yp, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Halaman Kelurahan, Jalan Duri Utara Raya, RT 005/RW 06, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 24 Januari 2025, dihadiri oleh Muslih (Pamdal Kelurahan), Dedi (PPSU), dan Adi (warga RW 06).

Dalam Komsos tersebut, Serka Sadikin menyampaikan informasi terkait perubahan cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir serta meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi warga yang memiliki daya tahan tubuh rendah. Ia menghimbau warga untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga pola hidup sehat untuk melindungi diri dan keluarga.

Selain itu, Babinsa juga mengajak warga untuk tetap waspada terhadap berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan pentingnya mengonfirmasi informasi yang diragukan dengan pihak Babinsa atau Binmas guna mencegah keresahan di lingkungan.

Muslih, selaku Pamdal Kelurahan, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan saran yang diberikan oleh Babinsa. "Kami berterima kasih atas silaturahmi ini. Saran dan informasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami. Semoga hubungan sinergis ini terus terjalin dengan baik," ujar Muslih.

Di akhir kegiatan, Babinsa kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dalam setiap aktivitas sehari-hari. Ia juga mengimbau warga untuk terus menjaga komunikasi dengan aparat terkait guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kegiatan Komsos ini berjalan dengan aman dan tertib, mencerminkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan lingkungan.

Kodim 0503/JB, Koramil 02/TB
"Selalu Bersama Rakyat."

(Pendim 0503/JB) 

Serka Sarip H Pimpin Karya Bakti di Tanah Sereal Antisipasi Pohon Tumbang dan Kebersihan Lingkungan

Serka Sarip H Pimpin Karya Bakti di Tanah Sereal Antisipasi Pohon Tumbang dan Kebersihan Lingkungan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mengantisipasi potensi pohon tumbang, menjaga kebersihan lingkungan, serta mencegah munculnya wabah penyakit, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Karya Bakti di wilayah Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Januari 2025, bertempat di Jln. Tanah Sereal V, Gang Jagung, RT 005/RW 03, Kelurahan Tanah Sereal.

Apel kegiatan dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Serka Sarip H. Adapun kekuatan yang terlibat dalam kegiatan ini adalah:

1. Koramil 02/TB: 1 personel (Serka Sarip H).

2. PPSU Kelurahan Tanah Sereal: 3 orang, dipimpin oleh Hery.

3. Warga: 1 orang, Bapak Saada.

Kegiatan Karya Bakti meliputi:

1. Pemotongan ranting pohon untuk mencegah pohon tumbang.

2. Penyapuan area sekitar.

3. Pengangkutan sampah dari lokasi kegiatan.

4. Pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, digunakan sejumlah peralatan sederhana namun efektif, seperti:

1. Golok untuk memotong ranting pohon.

2. Sapu untuk membersihkan area.

3. Pengki untuk mengumpulkan sampah.

4. Karung sebagai wadah sampah.

5. Gerobak sampah untuk memindahkan sampah ke lokasi pembuangan.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat apresiasi dari warga sekitar. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan rapi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mencegah potensi bahaya pohon tumbang serta munculnya penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat.

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB terus berkomitmen untuk berkolaborasi dengan masyarakat dan instansi terkait dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

(Pendim 0503/JB) 

Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Politik Kampus

Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Politik Kampus

Jakarta, penaXpose.com | Kamis, 23 Januari 2025

Penulis: Magdalena Murniwati Zebua (211011500097)
Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM)

Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Di lingkungan kampus, pendidikan ini menjadi sarana inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam kegiatan politik kampus, seperti pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), diskusi, seminar, hingga aksi advokasi yang membahas isu-isu sosial.

Makna dan Relevansi Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang sistem politik, nilai-nilai demokrasi, dan hak asasi manusia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pendidikan ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan berdaya kritis.

Pada tingkat universitas, mata kuliah ini menjadi komponen penting dalam kurikulum wajib. Efektivitasnya bergantung pada metode pengajaran yang mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata, seperti simulasi pemilu kampus atau forum diskusi kebijakan.

Faktor Pendukung Partisipasi Mahasiswa

1. Kurikulum yang Inovatif

Kurikulum pendidikan kewarganegaraan yang menyertakan pendekatan praktis dapat menarik minat mahasiswa terhadap isu-isu politik. Simulasi pemilu lintas jurusan, misalnya, memberikan pengalaman langsung tentang proses demokrasi.

2. Peran Aktif Pengajar

Dosen yang memotivasi dan menggunakan metode pembelajaran relevan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya politik kampus. Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif berdiskusi tentang kebijakan publik di kelas lebih cenderung terlibat dalam organisasi kampus.

3. Budaya Demokrasi di Kampus

Lingkungan kampus yang mendukung demokrasi, seperti debat kandidat pemilihan ketua BEM secara terbuka, menjadi wadah pembelajaran politik yang efektif. Sebaliknya, kampus yang minim kegiatan politik menghasilkan mahasiswa yang kurang peduli terhadap partisipasi politik.

4. Kesadaran Mahasiswa

Pendidikan kewarganegaraan membangun kesadaran bahwa kegiatan politik kampus bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses belajar demokrasi. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi kampus umumnya memiliki wawasan lebih luas tentang tata kelola organisasi dan nilai-nilai kepemimpinan.

Dampak Positif Partisipasi Politik Kampus

1. Penguatan Kompetensi Demokrasi

Mahasiswa yang terlibat dalam politik kampus cenderung memiliki kemampuan komunikasi, analisis, dan kepemimpinan yang lebih baik. Hal ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik sebagai individu maupun pemimpin masyarakat.

2. Pembentukan Pemimpin Muda

Kegiatan politik kampus melatih mahasiswa memahami pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan demokrasi. Banyak pemimpin nasional memulai karier mereka dari organisasi kampus, menjadikannya ruang latihan yang ideal.

3. Kesadaran Sosial yang Lebih Kuat

Partisipasi dalam advokasi isu-isu sosial, seperti lingkungan atau kesetaraan gender, membantu mahasiswa mengembangkan empati dan tanggung jawab terhadap kondisi masyarakat.

Kesimpulan

Pendidikan kewarganegaraan memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk mahasiswa yang sadar politik dan bertanggung jawab. Dengan metode pengajaran yang efektif serta dukungan dari lingkungan kampus, mahasiswa dapat terinspirasi untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan politik kampus.

Keterlibatan ini tidak hanya melatih mahasiswa menjadi pemimpin yang kompeten, tetapi juga membangun generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai demokrasi. Oleh karena itu, sinergi antara pengajar, kurikulum, dan budaya demokrasi di kampus sangat penting untuk memastikan pendidikan kewarganegaraan menghasilkan dampak positif secara maksimal.