Sertu Sarip Hadiri Apel Gabungan Deklarasi Damai di Tambora

Sertu Sarip Hadiri Apel Gabungan Deklarasi Damai di Tambora

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang kondusif menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip, turut menghadiri Apel Gabungan Deklarasi Damai yang berlangsung di Mapolsek Tambora, Jl. Pangeran Tubagus Angke, RT 005 RW 09, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (27/2/2025) pagi.

Apel gabungan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen masyarakat dalam menolak kekerasan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Barat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora, Kompol M. Kuku Islami, serta dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan Karang Taruna se-Kecamatan Tambora.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tambora menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama menjelang bulan Ramadhan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah, serta mempererat persatuan dan kesatuan demi lingkungan yang harmonis.

Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa TNI bersama Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.

"Kami mengimbau warga untuk selalu menjaga ketertiban, menghindari provokasi yang dapat memicu konflik, serta bersama-sama menolak segala bentuk kekerasan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kita," ujar Sertu Sarip.

Selain apel deklarasi damai, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan silaturahmi antara Kapolsek Tambora dan Karang Taruna se-Kecamatan Tambora, guna memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Acara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai pukul 10.30 WIB, dengan dihadiri 52 personel gabungan, yang terdiri dari TNI, Polri, Citra Bayangkara, dan anggota Karang Taruna.

(Pendim 0503/JB) 

Sertu Sarip Laksanakan Komsos, Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Sertu Sarip Laksanakan Komsos, Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat, Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga dan petugas keamanan di wilayahnya. Kegiatan berlangsung pada Kamis (27/2/2025) pukul 08.30 WIB, di Jl. Jembatan Besi II, RT 010 RW 03, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Sertu Sarip berinteraksi dengan Bapak Samsul dan Bapak Jaenal, yang merupakan petugas keamanan sekaligus warga Kelurahan Jembatan Besi. Ia menyampaikan informasi terkait perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir dan penyakit, terutama bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

"Saya mengimbau warga untuk selalu menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Perbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh dan pastikan lingkungan tetap bersih agar terhindar dari penyakit," ujar Sertu Sarip.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita hoaks yang belum jelas kebenarannya. Jika ada informasi yang mencurigakan atau situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, warga diminta untuk segera berkoordinasi dengan Babinsa atau Binmas setempat.

Menanggapi kegiatan ini, Bapak Samsul dan Bapak Jaenal mengapresiasi kehadiran Babinsa yang rutin bersilaturahmi dengan warga. Mereka berharap komunikasi yang baik antara Babinsa dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

Di akhir kegiatan, Sertu Sarip kembali menekankan pentingnya menjaga kesehatan saat beraktivitas sehari-hari. Komsos berlangsung dalam suasana aman dan tertib, mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat TNI dan warga Kelurahan Jembatan Besi.

(Pendim 0503/JB) 

Ketua Umum Forum Indonesia Damai - Ust. Reza Zulkifli : Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Terus Tebarkan Kedamaian ke Pelosok Negeri

Ketua Umum Forum Indonesia Damai - Ust. Reza Zulkifli : Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Terus Tebarkan Kedamaian ke Pelosok Negeri

Tangerang Selatan, penaXpose.com |Forum Indonesia Damai menggelar Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-5 di Auditoriumv Wisma Syahida Inn UIN di Jl.Wisma Syahida, Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan, Selasa (25/02/2025).

Dengan mengusung tema "Dengan Semangat HUT ke-5 Forum Indonesia Damai, Mari Tebarkan Kedamaian Ke Pelosok Negeri".

Ustadz Reza Zulkifli selaku Ketua Forum Indonesia Damai dalam sambutannya mengatakan, Alhamdulillah acara pada puncak HUT ke-5 kali ini Forum Indonesia Damai (FID) sebenarnya kami mengundang banyak para tokoh, tapi karena waktunya hampir dekat dengan bulan puasa yangv kebetulan kita pun banyak program acara, makanya mohon maaf banyak para tokoh yang berhalangan untuk hadir.

"Pejabat-pejabat yang sudah hadir kami ucapkan banyak terima kasih. Tanpa mengurangi rasa hormat kita tetap mendukung pemerintahan, selama pemerintah tersebut berpihak kepada rakyat. Pemerintah tidak mau di dikte sama siapapun, Pemerintah tidak bisa dikendalikan sama siapapun, apa lagi cuman sekelompok kecil segelintir orang, kita dukung. "Ujar Ustadz Reza.

Ia pun menjelaskan, kenapa kita dukung pemerintah yang berpihak kepada rakyat, karena tokoh-tokoh di penasehat di Forum Indonesia Damai banyak yang kita rekomendasikan.


"Alhamdulillah dengan izin Allah tokoh-tokoh yang menjadi penasehat Forum Indonesia Damai telah banyak yang kita rekomendasikan di pemerintahan. Kita doakan banyak tokoh-tokoh penasehat yang ada di Forum Indonesia Damai menjadi Duta besar. "Ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Asisten Deputi Pemberdayaan Kebhinekaan di Kemenkumham Temmanenga berpesan, kami cuma menyampaikanv apresiasi apa yang telah dilakukan selama ini, udah 5 tahun mereka berkiprah, kami berpesan bahwa forum-forum seperti ini tetap dikembangkan untuk menjaga kerukunan umat beragama, dan juga menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dan juga sebagai pemersatu dilingkungan masyarakat.

"Kemarin kami sudah melewati proses demokrasi yang cukup besar itu, terima kasih saya ucapkan kepada mereka tetap berkontribusi dalam menjaga kedamaian dan kondusifitas politik di Indonesia. Harapan kedepannya tetap dikawal, tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan jaga kerukunan umat beragama.

Turut hadir dalam acara tersebut Ustadz Reza Zulkifli selaku Ketua Forum Indonesia Damai (FID), Bhante Damasubho Mahatera (Tokoh Umat Budha), Budi S.Tanu Wibowo (Ketua Umum DPP Matakin), KH. Habib Mukhsin Al-Attas selaku (Tokoh Agama Islam dari Dewan FPI), Theo L. Sambuaga (Dewan Pembina Forum Indonesia Damai), Datuk Memeifriza selaku (Inspektur MPR RI), Tjoki Siregar, (Pejabat Kemenlu), dan Pendeta Lorens Manuputty (Ketua Umum DPP Berani). 

Diakhir acara Ustadz Reza Zulkifli bersama para tokoh beserta seluruh panitia mengajak seluruh peserta yang hadir melalui FORUM INDONESIA DAMAI untuk tetap terus tebarkan kedamaian ke pelosok negeri.

(Indra) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Gelar Patroli Malam Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Babinsa Koramil 02/Tambora Gelar Patroli Malam Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 02/Tambora bersama unsur pengamanan lainnya melaksanakan patroli malam pada Rabu (26/2/2025). Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi tawuran, aksi geng motor, balapan liar, serta tindak kejahatan lainnya di wilayah Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan patroli yang dipimpin oleh Sertu Tri Nurhadi ini melibatkan tiga personel, terdiri dari satu Babinsa, satu anggota Wanra, dan satu mitra Koramil. Patroli dimulai dengan menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Tambora.

Rute patroli meliputi:

1. Start - Makoramil 02/Tambora (22.00 WIB)
Jl. Kopi, Jl. Gedung Panjang, Jl. Perniagaan, Jl. Tubagus Angke

2. Cek Point 1 - RPTRA Kalijodo (24.00 WIB)
Jl. Jembatan Dua, Jl. Latumenten, Jl. Jembatan Besi

3. Cek Point 2 - Mall Season City (01.00 WIB)
Jl. Jembatan Besi Raya, Jl. Krendang, Jl. Duri Utara, Jl. Duri Selatan

4. Cek Point 3 - Perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat (02.00 WIB)
Jl. Zaenal Arifin, Jl. KH Moh Mansyur, Jl. Jembatan Lima

5. Cek Point 4 - Pos Terpadu Pasar Pagi (03.00 WIB)
Jl. Kalianyar 10,Jl. Jembatan Besi, Jl. Latumenten Rusun Angke

6. Finish - Makoramil 02/Tambora (03.00 WIB)

Sertu Tri Nurhadi menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari komitmen Koramil 02/Tambora dalam menjaga kondusivitas wilayah. "Kami terus meningkatkan patroli untuk mencegah potensi gangguan keamanan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Dengan sinergi bersama masyarakat dan aparat terkait, diharapkan wilayah Tambora tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan atau kejadian yang mengganggu keamanan. Situasi wilayah Tambora terpantau dalam keadaan aman dan terkendali. Babinsa Koramil 02/Tambora akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan masyarakat guna memastikan keamanan tetap terjaga.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Kelurahan Tambora Kawal Pawai Obor Sambut Ramadhan 1446 H

Babinsa Kelurahan Tambora Kawal Pawai Obor Sambut Ramadhan 1446 H

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra, bersama unsur pengamanan lainnya turut mengawal jalannya Pawai Obor yang digelar oleh Remaja Islam Masjid Al-Fithroh, Rabu malam (26/2/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 250 peserta. Pawai berlangsung dengan rute yang melintasi beberapa jalan utama di wilayah Tambora, seperti Jalan Pekapuran, Jalan Tambora IV, Jalan KH. Moh Mansyur, dan kembali ke titik awal di depan Masjid Al-Fithroh.

Dalam pengamanan kegiatan, Babinsa Kelurahan Tambora berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Bripka Deni Wisnu, Satpol PP Kelurahan Tambora, FKDM, serta LMK RW 006. Kehadiran aparat keamanan bertujuan untuk memastikan kelancaran pawai serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berpartisipasi.

Serda Candra menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut Ramadhan dan perlu mendapatkan dukungan agar berjalan dengan tertib serta aman.

"Sebagai Babinsa, kami berperan aktif dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan banyak orang. Dengan sinergi antara TNI, Polri, dan unsur masyarakat lainnya, Alhamdulillah kegiatan Pawai Obor malam ini berlangsung aman dan lancar," ujar Serda Candra.

Pawai Obor yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB ini berjalan dengan tertib dan tanpa kendala berarti. Masyarakat terlihat antusias mengikuti jalannya pawai yang menjadi simbol semangat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

(Pendim 0503/JB) 

TPS 3R Moa Pejagalan Resahkan Warga, Warga Minta Pemda DKI Segera Bertindak

TPS 3R Moa Pejagalan Resahkan Warga, Warga Minta Pemda DKI Segera Bertindak

Jakarta, penaxpose.comTempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R di RW 012, Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, menjadi sumber keresahan bagi warga sekitar. Pasalnya, wilayah tersebut dijadikan pusat pembuangan sampah dari beberapa RW di Kelurahan Pejagalan, menyebabkan berbagai permasalahan, mulai dari kemacetan hingga polusi bau yang mengganggu kenyamanan warga.

Ketua RT 010, Kho Kioen Kie, menyatakan bahwa warganya adalah pihak yang paling terdampak karena TPS 3R Moa terletak di wilayah mereka. “Jalan yang seharusnya menjadi akses warga terganggu karena dari pagi hingga sore hari gerobak pengangkut sampah memenuhi jalan. Ini terjadi karena mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) kecamatan sering terlambat datang,” ungkapnya.

Selain kemacetan, Kho Kioen Kie juga menyoroti dampak lain yang ditimbulkan, terutama saat musim hujan. “Sampah yang menumpuk menimbulkan bau tak sedap dan berpotensi mengganggu kesehatan warga. Jalanan juga menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara. Bahkan, beberapa kali pengendara motor terjatuh akibat kondisi ini,” tambahnya.

Seorang warga yang rumahnya tepat di depan TPS 3R, Herman, mengungkapkan kekesalannya. “Saya sudah cukup sabar, tetapi saya juga berhak tinggal dengan nyaman. Pintu rumah saya persis di depan tumpukan sampah yang bau dan kotor setiap hari. Saya sudah melapor ke Ketua RT dan RW, tetapi sampai sekarang belum ada solusi. Karena itu, pada 4 Februari 2025, saya mencoba melapor langsung ke Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melalui aplikasi WhatsApp 'Lapor Gibran', berharap ada solusi yang jelas,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Ketua RW 012, Dadang Sumitra, mengaku telah berulang kali menyampaikan permasalahan ini ke tingkat kelurahan dan berkoordinasi dengan pengurus RW lain yang membuang sampah di TPS 3R Moa. 

“Kami sudah mendatangi TPS 3R bersama aparatur Kelurahan Pejagalan untuk mencari solusi. Pada 13 Februari 2025, kami mengadakan rapat bersama Lurah Pejagalan, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie Ekbang), serta Kepala Satuan Pelaksana LH Kecamatan Penjaringan, bersama 10 Ketua RW terkait. Dari pertemuan itu, beberapa keputusan telah dibuat,” ungkapnya.


Hasil rapat tersebut antara lain:

1. Pihak LH hanya bertanggung jawab menyediakan mobil angkutan sampah.

2. Lurah Pejagalan diminta memfasilitasi lokasi pembuangan sampah dari RW-RW.

3. TPS 3R Moa hanya boleh digunakan untuk pemilahan sampah, bukan pembuangan utama.

Sebagai solusi sementara, lokasi pembuangan sampah dipecah menjadi tiga titik, yaitu:

• Jalan Moa (untuk RW 012, RW 08, RW 09, RW 010, RW 013)

• Jalan Bidara Raya (untuk RW 04, RW 03, RW 05, RW 011, RW 016)

• Jembatan Gembel RW 07 (untuk RW 06, RW 07, RW 014, RW 017)

Lurah Pejagalan, Tomi Haryono, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas LH untuk mencari solusi terbaik. “Kami sudah merespons keluhan warga dengan mengadakan rapat bersama Ketua RW terkait. Keputusan telah dibuat, dan TPS 3R Moa kini sudah berjalan sesuai hasil rapat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana LH Kecamatan Penjaringan, Fadli, menjelaskan bahwa pihaknya hanya bertugas mengangkut dan membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sedangkan penyediaan lahan untuk TPS adalah tanggung jawab kelurahan. 

“Saat ini, Lurah Pejagalan sedang mencarikan lokasi baru di bawah kolong tol Kalijodo sesuai kesepakatan RW. Kami berharap situasi ini bisa segera teratasi,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera turun tangan untuk menyelesaikan polemik TPS 3R Moa agar mereka bisa kembali hidup dengan nyaman dan sehat.

(Emy) 

Sambut Ramadhan 1446 H, RW 02 Kelapa Dua Akan Gelar Pawai Obor Elektrik

Sambut Ramadhan 1446 H, RW 02 Kelapa Dua Akan Gelar Pawai Obor Elektrik

Jakarta, penaXpose.com Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Pengurus RW 02 Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, akan mengadakan pawai obor elektrik pada Kamis (27/02/2025) pukul 19.00 WIB, usai salat Maghrib.

Pawai ini akan dimulai dan berakhir di Kantor Sekretariat RW 02, Jalan Madrasah Komplek Moneter RT 004 RW 02, dengan rute mengelilingi wilayah RW 02. Kegiatan ini melibatkan anak-anak, remaja masjid, serta Karang Taruna dari RT 001 hingga RT 010 di lingkungan tersebut.

Ketua RW 02, Suheri, SHI, mengatakan bahwa pawai ini adalah bagian dari ekspresi kebahagiaan warga dalam menyambut bulan penuh berkah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga.

"Kami ingin menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dalam menyambut Ramadhan. Dengan menggunakan obor elektrik, pawai ini juga lebih ramah lingkungan dan aman bagi anak-anak," ujar Suheri.

Dalam pawai ini, peserta akan membawa 100 unit obor elektrik, yang merupakan hasil inovasi Sekretaris RW 02, Rohmatulloh (Bang Cepi). Obor ini dirancang menggunakan tenaga baterai, sehingga lebih praktis dan mengurangi risiko kebakaran dibandingkan dengan obor tradisional.

Pawai obor ini rencananya akan dilepas oleh Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra, dengan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, dan warga, termasuk:

• Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra

• Pengurus RW 02

• Ketua RT 001 hingga RT 010

• Tokoh agama dan tokoh masyarakat

• Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) 02

• Ibu-ibu kader Dawis dan Jumantik

• Remaja masjid dan musholla

• Pemuda Karang Taruna

• Anak-anak usia TK dan SD

Pawai ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi menyambut Ramadhan, tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

(Yansen)