Babinsa Tambora Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional

Babinsa Tambora Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional

Kodam JayaJakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Babinsa Kelurahan Jembatan Lima, Serka Sadikin YP, melaksanakan pemantauan harga sembako di PD Jaya Pasar Mitra, Jalan KH. Moh. Mansyur, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (16/8/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sejak pukul 08.44 WIB dengan melakukan pendataan langsung harga bahan pokok, mulai dari beras, cabai, bawang, hingga daging dan ikan.

Dari hasil pendataan, harga beras berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp65.000 per kilogram, telur ayam Rp39.000 per kilogram, daging sapi Rp170.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp21.000 per kilogram.

Serka Sadikin YP menyampaikan bahwa pemantauan harga ini merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar serta mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi.

“Kami turun langsung ke pasar untuk mengetahui kondisi harga sembako. Data ini akan menjadi bahan laporan dan evaluasi agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat,” ujar Serka Sadikin.

Ia menambahkan, pemantauan harga sembako juga penting dilakukan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, mengingat kebutuhan masyarakat biasanya meningkat.

“Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tidak memberatkan warga,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari para pedagang dan pembeli di Pasar Mitra. Kehadiran Babinsa dinilai memberi rasa aman sekaligus menunjukkan perhatian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, diharapkan harga sembako tetap terkendali dan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang. (Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Kawal Pawai Karnaval SMPN 159 Jakarta Barat

Babinsa Koramil 02/Tambora Kawal Pawai Karnaval SMPN 159 Jakarta Barat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Koramil 02/Tambora bersama unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan guru mengamankan jalannya pawai karnaval jalan kaki yang digelar SMPN 159 Jakarta Barat dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan melibatkan 500 siswa. Pawai dilepas dari halaman sekolah dan menempuh rute keliling wilayah Jembatan Besi, di antaranya Jl. Jembatan Besi Raya, Jl. Jembatan Besi VI, Jl. Angke Jaya Raya, Jl. Prof. Dr. Latumenten, lalu kembali finis di SMPN 159.

Dalam pengamanan, Koramil 02/Tambora menurunkan dua personel yang dipimpin Pelda Patton. Mereka bergabung dengan 11 personel Polri yang dipimpin Iptu Dadang, 2 personel Satpol PP dipimpin Bapak Rianto, serta 8 guru pengawas di bawah koordinasi Bapak Nanang Setiabud, S.Si.

Babinsa Pelda Patton mengatakan, kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap dunia pendidikan dan upaya menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

“Kami ingin memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Selain itu, pawai ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara TNI, Polri, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Pawai karnaval yang dimeriahkan kostum warna-warni dan atribut kemerdekaan ini berakhir pukul 08.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif. (Pendim 0503/JB) 

Terdakwa Ivon Hadapi Sidang Ketiga Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Korban, Keluarga Korban Menanti Keadilan

Terdakwa Ivon Hadapi Sidang Ketiga Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Korban, Keluarga Korban Menanti Keadilan

Jakarta, penaxpose.com - Kasus tabrak lari yang menewaskan Supardi (82), telah memasuki sidang tanggapan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis 14 Agustus 2025. Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tanggapan, serta menolak eksepsi yang telah diajukan oleh kuasa hukum Terdakwa Ivon (65). 

Menurut Haposan, anak korban mengatakan bahwa Korban mendiang ayah nya ditabrak mobil terdakwa saat jogging di Perumahan Taman Grisenda, Jakarta Utara, pada 9 Mei 2025. Pelaku kabur dan tidak mengakui perbuatannya, bahkan mengklaim menabrak tiang.

"Kaca mobil depan pecah, darah, dan rambut korban ditemukan di kaca mobil, menjadi bukti kuat pelakunya itu terdakwa" ujar Haposan.

Keluarga korban mengaku kecewa karena terdakwa mendapatkan penangguhan tahanan kota dengan alasan sakit. Mereka bahkan memiliki video yang menunjukkan terdakwa berbelanja di pasar setelah sidang pertama, sehingga menimbulkan keraguan tentang keseriusan kondisi kesehatan terdakwa.

"Kita merasa sedih dan kecewa atas sikap terdakwa yang tidak menunjukkan itikad baik setelah kejadian. Mereka berharap terdakwa dihukum seadil-adilnya" ucapnya.

Lebih lanjut, keluarga korban mengatakan saat terdakwa keluar dari ruang sidang terlihat badannya membungkuk dan berjalan seperti orang sakit. Namun setelah di luar pengadilan, terdakwa berjalan dengan tegap.

"Sandiwara macam apa ini, benaran sakit atau pura-pura sakit. Di ruang sidang jalannya terbungkuk-bungkuk, kita ikutin sampai keluar pengadilan dia bisa jalan normal lagi. Ini tipu muslihat namanya" kata Haposan.

Sidang telah digelar sebanyak tiga kali, keluarga korban meminta majelis hakim untuk menolak eksepsi terdakwa dan menjatuhkan hukuman yang setimpal. Atas perbuatan terdakwa Ivon, diduga dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

(*/Red)

Babinsa Kalianyar Bersinergi Tertibkan Penggunaan Listrik, Cegah Bahaya Kebakaran

Babinsa Kalianyar Bersinergi Tertibkan Penggunaan Listrik, Cegah Bahaya Kebakaran

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Kelurahan Kalianyar, Sertu Sujanadi, bersama jajaran TNI-Polri, Satpol PP, PLN, dan perangkat kelurahan, melaksanakan kegiatan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) di wilayah Kalianyar, Kecamatan Tambora, Rabu (13/8/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Kalianyar ini diawali apel bersama dipimpin Sekretaris Kelurahan Kalianyar, Bapak Suroso, S.E. Sebanyak 99 personel dari berbagai instansi terlibat, termasuk Koramil 02/TB yang menurunkan 5 personel di bawah pimpinan Batuud Serka Edi S.

Sertu Sujanadi menjelaskan, penertiban ini bukan semata soal pelanggaran aturan, tetapi juga upaya pencegahan dini kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan masyarakat aman. Listrik adalah kebutuhan, tapi kalau digunakan tidak sesuai aturan, bisa membahayakan jiwa dan harta,” ujarnya.

Selain penertiban, tim gabungan juga memberikan edukasi langsung kepada warga terkait penggunaan listrik yang aman, seperti tidak menumpuk stop kontak di satu colokan, mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan, dan memastikan instalasi rumah memenuhi standar PLN.

Dari kegiatan ini, ditemukan pelanggaran pemakaian tenaga listrik yang langsung ditindaklanjuti oleh petugas P2TL/PLN. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. 

Menurut Sertu Sujanadi, sinergi lintas instansi seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga.

“Kami dari TNI selalu siap berada di tengah masyarakat, menjaga, mengayomi, dan membantu kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

(Pendim 0503/JB) 

DPD Bamus Suku Betawi 82 Jakbar Gelar Pelatihan untuk Kuatkan Ekonomi dan Budaya Betawi

DPD Bamus Suku Betawi 82 Jakbar Gelar Pelatihan untuk Kuatkan Ekonomi dan Budaya Betawi

Jakarta Barat, penaxpose.com – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bamus Suku Betawi 82 Jakarta Barat menggelar pelatihan pembuatan kuliner dan souvenir Betawi bagi wirausaha Betawi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Agustus 2025, di Saung Bangker, Kembang Kerep, Meruya Utara, Jakarta Barat, atas penugasan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bamus Suku Betawi 82.

Acara dihadiri oleh Anggota Majelis Adat Bamus Suku Betawi 82, Ketua Umum Bamus Suku Betawi 82 beserta Sekjen dan jajaran pengurus, perwakilan Kodim 0503 Jakarta Barat, Kasat Binmas Polres Jakarta Barat, Camat Kembangan, Lurah Meruya Utara, pengurus DPD Bamus Suku Betawi 82 Jakarta Barat, pimpinan organisasi pendukung, serta 150 wirausaha Betawi se-Jakarta Barat.

Sekjen Bamus Suku Betawi 82, Mohammad Ihsan, SH, MH, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras ketua dan panitia. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menghadirkan pemateri dengan kualitas terbaik.

"Terima kasih untuk seluruh panitia yang sudah menyiapkan acara ini dengan baik. Menyiapkan spanduk dan tenda itu mudah, tapi menghadirkan pemateri berkualitas grade A adalah hal luar biasa," ujarnya.


Ihsan berharap para peserta memperoleh ilmu yang mumpuni dan mampu melahirkan penggiat baru, khususnya di bidang kuliner dan souvenir Betawi.

Pelatihan ini menghadirkan tiga pelatih berpengalaman:

  • Empo Lala M. Izzi, penggiat kuliner Betawi spesialis akar kelapa.
  • Empo Nuraini (Empo Kinung), penggiat minuman tradisional Bir Pletok.
  • Bang Martin Aulia, pengrajin seni Betawi yang ahli membuat souvenir ondel-ondel.

Selain praktik pembuatan kuliner dan souvenir, peserta juga mendapatkan materi sejarah dan asal-usul akar kelapa, bir pletok, dan ondel-ondel.

Dalam sambutannya, Haji Abdullah menegaskan bahwa Bamus Suku Betawi 82 Jakarta Barat adalah wadah para penggiat budaya Betawi yang tidak berafiliasi dengan partai politik.

"Konsentrasi kami adalah memajukan kesenian dan kuliner Betawi agar semakin dikenal dan dicintai masyarakat," tegasnya.

Acara berlangsung dalam suasana sejuk dan penuh kekeluargaan hingga sore hari, dan ditutup oleh Sekretaris DPD Bamus Suku Betawi 82, Maryadi. []


Babinsa Koramil 02/TB Aktif Dampingi Warga Jaga Poskamling, Warga Apresiasi Kepedulian TNI

Babinsa Koramil 02/TB Aktif Dampingi Warga Jaga Poskamling, Warga Apresiasi Kepedulian TNI

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Koramil 02/Tambora, Serka Sadikin Yp, melaksanakan Siskamling/Pam Swakarsa bersama warga di Pos 27 Mitra, Jalan Pangeran Tubagus Angke, RT 001 RW 01, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, pada Selasa malam (12/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 22.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh warga setempat, yakni Bapak Aris, Bapak Ahmad, dan Bapak Ajun yang bertugas menjaga keamanan pada malam tersebut.

Dalam kesempatan itu, Babinsa memberikan sejumlah imbauan penting, antara lain:

  1. Membantu menjaga keamanan lingkungan agar situasi tetap aman dan kondusif, serta membawa alat komunikasi dan pentungan sebagai perlengkapan ronda.
  2. Melaksanakan kontrol lingkungan setiap dua jam sekali secara bergantian.
  3. Jika menemukan hal mencurigakan, segera berkoordinasi dengan rekan jaga, RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta menghindari tindakan sendiri.
  4. Menjaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas jaga malam dengan baik.

Babinsa menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. “Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Warga pun mengapresiasi pendampingan Babinsa yang rutin hadir di tengah masyarakat. “Kami merasa lebih percaya diri dan semangat saat jaga malam karena ada Babinsa yang memberikan arahan langsung,” kata Bapak Aris, salah satu petugas ronda.

Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga sebagai mitra menjaga keamanan wilayah. (Pendim 0503/JB) 

Patroli Malam Koramil 02/TB, Warga Tambora Tidur Nyenyak!

Patroli Malam Koramil 02/TB, Warga Tambora Tidur Nyenyak!

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Tidak semua pahlawan memakai jubah—ada yang berpatroli di tengah malam demi menjaga warganya.

Selasa malam (12/8/2025), Koramil 02/Tambora kembali turun ke jalan, menyisir titik-titik rawan tawuran dan balapan liar. Dipimpin Serka Sadikin Yp, tiga personel gabungan Babinsa dan Wanra bermotor mengitari jalan-jalan Tambora, memastikan malam warga tetap aman dan damai.

“Kalau ada patroli seperti ini, kami merasa tenang. Anak-anak muda juga jadi segan bikin keributan,” ucap Agus, warga Pekojan, sambil tersenyum.

Bagi Koramil 02/TB, menjaga keamanan bukan sekadar tugas, tapi panggilan hati. Malam yang gelap bukan alasan untuk berhenti berbuat terang. (Pendim 0503/JB)