PASINDO Kibarkan Perlawanan Moral dari Rawa Bebek

PASINDO Kibarkan Perlawanan Moral dari Rawa Bebek

Jakarta Utara, penaxpose.comDi sebuah kedai kopi sederhana di kawasan Rawa Bebek, Jakarta Timur, Partai Sosial Sejahtera Indonesia (PASINDO) menggelar pertemuan politik yang sarat pesan perlawanan, Senin (1/9/2025). Partai yang mengusung jargon “Rumah Besar Rakyat Marjinal” itu memanfaatkan forum ini untuk menyatakan sikap politik terhadap situasi nasional yang mereka sebut kian sarat ketidakadilan.

Acara yang berlangsung di Kopi Babe ini bukan sekadar temu rutin. Di hadapan pengurus pusat, tokoh masyarakat, aktivis, dan awak media, PASINDO menyampaikan serangkaian kritik tajam yang menyasar pusat kekuasaan: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai “berfoya-foya”, pemerintah yang dianggap tunduk pada kepentingan oligarki, hingga kebijakan fiskal yang disebut mencekik rakyat kecil.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat rakyat terus dipinggirkan. Perlawanan kami adalah perlawanan bermoral, bukan anarki,” ujar Ketua Umum PASINDO, Ir. Amin Mujito.

Dalam pernyataan sikapnya, PASINDO mengajukan delapan gugatan utama. Di antaranya, penolakan kenaikan gaji anggota DPR yang disebut mencapai Rp100 juta per bulan di tengah krisis ekonomi, kritik terhadap kebijakan pajak yang melonjak hingga 250 persen di sejumlah daerah, tuntutan penindakan korupsi yang tegas tanpa pandang bulu, hingga desakan untuk menghapus cengkeraman oligarki dalam kebijakan publik.

Isu lainnya mencakup perlindungan hak atas tanah sesuai amanat Undang-Undang Pokok Agraria 1960, peningkatan kesejahteraan guru, penghentian kebijakan rekening dormant yang dianggap merugikan masyarakat, serta dorongan agar pemerintah kembali berpijak pada Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan ekonomi kerakyatan.

Meski masih hijau di panggung politik nasional, PASINDO menegaskan dirinya bukan sekadar “oposisi pelengkap”. Melalui gerakan Satrisme-sebuah konsep perlawanan tanpa takut yang mengandalkan kesadaran kolektif rakyat-partai ini berharap dapat menjadi penyeimbang di tengah vakumnya kekuatan oposisi di parlemen.

Namun, pengamat politik menilai langkah PASINDO masih berada di persimpangan antara retorika populis dan kapasitas politik riil. “Isu yang mereka angkat relevan - ketimpangan, pajak, oligarki-tetapi tantangannya adalah mengonversi kemarahan publik menjadi kekuatan elektoral nyata,” kata Setiyobowo dari Nusantara Center kepada Majalahjakarta.com.

PASINDO kini menghadapi dua ujian besar: membangun basis dukungan luas di tengah fragmentasi politik nasional, serta membuktikan bahwa perlawanan mereka tidak berakhir sebagai agitasi semata. Dalam sejarah politik Indonesia, gerakan marjinal sering kali berhenti menjadi catatan kaki jika tak diiringi strategi elektoral yang matang.

Meski pertemuan di Rawa Bebek itu berlangsung sederhana, maknanya jauh melampaui dinding warung kopi. Dari titik inilah PASINDO mencoba menyalakan bara perlawanan dari akar rumput, bukan dari ruang berpendingin di Senayan. Apakah ini pertanda lahirnya rumah besar baru bagi rakyat marjinal, atau hanya letupan sesaat di tengah suhu politik yang memanas, waktu yang akan menjawabnya.

PASINDO mengeluarkan pernyataan sikap menentang berbagai kebijakan pemerintah dan DPR yang dianggap menindas rakyat.

1. Kenaikan gaji DPR Rp100 juta per bulan di tengah krisis dianggap sebagai bentuk pengkhianatan dan penodaan moralitas publik.

2. Kenaikan pajak hingga 250 persen dinilai sebagai kejahatan ekonomi yang melanggar Pasal 33 UUD 1945.

3. Korupsi merajalela harus diberantas tanpa pandang bulu; harta hasil rampasan harus dikembalikan kepada rakyat.

4. Oligarki yang mencengkeram negara dituntut segera dihentikan, agar ekonomi berpihak pada kepentingan rakyat.

5. Hak atas tanah rakyat wajib dilindungi sesuai UU No. 5/1960; tanah yang dirampas harus dikembalikan.

6. Kesejahteraan guru harus ditingkatkan; mereka adalah pahlawan bangsa, bukan beban negara.

7. Arogansi pejabat yang mengabaikan penderitaan rakyat harus diakhiri.

8. Pemblokiran rekening dormant tanpa dasar yang jelas dinilai melanggar hak asasi dan prinsip keadilan.

“Ini adalah seruan rakyat marjinal untuk menghentikan kebijakan yang menyengsarakan dan mengembalikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Ketua Umum PASINDO, Ir. Amin Mujito. (Red)

Kapolsek Kebon Jeruk Pimpin Patroli Skala Sedang, Tegaskan Keamanan Wilayah Tanggung Jawab Bersama

Kapolsek Kebon Jeruk Pimpin Patroli Skala Sedang, Tegaskan Keamanan Wilayah Tanggung Jawab Bersama

Jakarta, 1 September 2025 – Polsek Kebon Jeruk kembali menunjukkan komitmennya menjaga keamanan wilayah dengan menggelar Apel Patroli Skala Sedang pada Senin malam pukul 21.00 WIB di Markas Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, SE, yang menekankan pentingnya sinergi aparat keamanan dengan pemerintah setempat dan elemen masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif di tengah dinamika sosial Ibu Kota.

“Patroli ini adalah langkah preventif. Kami ingin memastikan masyarakat Kebon Jeruk merasa aman dan terlindungi. Kehadiran aparat di lapangan harus bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujar Kompol Nur Aqsha dalam arahannya.

Sinergi TNI–Polri dan Pemerintah Kelurahan

Apel ini dihadiri oleh Lurah Kelapa Dua Elfin Ridho Putra beserta jajaran ASN, Babinsa, Bimas, Satpol PP Kelurahan dan Kecamatan, Satgas Gulkarmat, FKDM, LMK, hingga anggota Citra Bhayangkara.

Patroli skala sedang dilakukan dengan menyisir titik-titik rawan di Kelapa Dua dan sekitarnya, memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan.

Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra, menegaskan bahwa kolaborasi dengan kepolisian sangat penting. “Kami mendukung penuh langkah Kapolsek dalam menjaga keamanan. Sinergi ini membuat warga merasa tenang karena aparat hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi juga dalam upaya pencegahan,” ujarnya.

Peran Masyarakat Tidak Kalah Penting

FKDM Kelapa Dua turut menggarisbawahi pentingnya peran serta masyarakat. “Warga perlu aktif mendukung patroli ini dengan menjaga lingkungannya masing-masing. Kewaspadaan dini adalah kunci untuk mencegah gangguan sejak awal,” tegas perwakilan FKDM.

Kebon Jeruk Aman & Kondusif

Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya indikasi mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Situasi wilayah Kebon Jeruk terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Patroli gabungan ini menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, SE, keamanan wilayah menjadi prioritas utama, dengan dukungan penuh dari lurah, TNI, aparat pemerintah, dan masyarakat. (Yansen) 

Season City Terima Kehadiran Pasukan BKO, Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Keamanan Wilayah

Season City Terima Kehadiran Pasukan BKO, Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Keamanan Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali diperlihatkan. Bertempat di Mall Season City, Jl. Latumenten No.33, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, telah dilaksanakan penerimaan pasukan personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodim 0503/JB dari Dikmata Rindam Kodam III/Siliwangi (Pusdikif Cipatat)Senin (1/9/2025). 

Sebanyak 16 personil diterima langsung oleh pihak manajemen Mall Season City, terdiri dari 14 siswa Dikmata dan 2 pendamping, dengan pimpinan pasukan Letda Inf Ibnu Imam serta didampingi Serka Suhendi.

Sinergi untuk Kenyamanan Publik

Pihak manajemen Mall Season City, yang diwakili oleh Bapak Tri Handoko, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan TNI dalam membantu menjaga keamanan dan kenyamanan pusat perbelanjaan tersebut.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran pasukan ini. Kehadiran TNI membuat pengunjung dan tenant lebih merasa aman, sehingga aktivitas ekonomi di Season City bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Kehadiran TNI Sebagai Penguat Rasa Aman

Dengan adanya dukungan pasukan BKO, diharapkan tercipta situasi kondusif, aman, dan terkendali di sekitar pusat keramaian publik. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir tidak hanya dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga dalam menjaga ketertiban sosial dan kenyamanan warga.

Menyongsong Jakarta yang Kondusif

Kerja sama antara Kodim 0503/JB, pihak mall, serta masyarakat menjadi contoh sinergi positif dalam membangun rasa aman bersama. Tambora yang merupakan salah satu wilayah padat penduduk di Jakarta Barat, membutuhkan langkah-langkah preventif seperti ini agar tetap terjaga kondusivitasnya.

Kegiatan penerimaan pasukan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keakraban. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen TNI sebagai garda terdepan keamanan dan persatuan bangsa. (Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Pastikan Wilayah Bebas Genangan, Warga Tenang Hadapi Musim Hujan

Koramil 02/Tambora Pastikan Wilayah Bebas Genangan, Warga Tenang Hadapi Musim Hujan

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Kesiapsiagaan aparat teritorial kembali terbukti. Jajaran Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB memastikan seluruh wilayah binaan di Kecamatan Tambora dalam kondisi aman dari genangan maupun banjir meski hujan mengguyur sejumlah titik di Jakarta pada Senin sore. Senin (1/9/2025). 

Hasil pemantauan lapangan yang dilakukan mulai pukul 14.39 WIB hingga selesai menunjukkan bahwa 11 kelurahan di Kecamatan Tambora tercatat nihil genangan air.

Kelurahan yang dipastikan aman antara lain: Roamalaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kalibanyar, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima.

Bukti Sinergi dan Kesiapsiagaan

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa laporan ini merupakan wujud komitmen aparat teritorial dalam memastikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat.

“Syukur alhamdulillah, wilayah Tambora hari ini aman dari banjir. Pemantauan rutin kami lakukan untuk memastikan kesiapsiagaan, sehingga masyarakat tetap nyaman dan dapat beraktivitas dengan tenang,” ujarnya.

Selain itu, laporan juga menyebutkan bahwa situasi pengamanan wilayah (Pam Tubuh) serta kondisi personel (P) dalam keadaan nihil masalah.

Warga Diminta Tetap Waspada

Meski Tambora dinyatakan aman, Koramil 02/Tambora mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, serta aktif melaporkan jika terdapat potensi genangan di lingkungan masing-masing.

Langkah cepat seperti ini dinilai penting untuk mendukung pemerintah kota dalam upaya antisipasi banjir dan menjaga kondusivitas wilayah.

Tambora Aman, Jakarta Tenang

Kondisi nihil banjir di Tambora menjadi kabar baik bagi warga Jakarta Barat. Hal ini menunjukkan bahwa dengan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, ancaman bencana dapat diantisipasi lebih dini.

Koramil 02/Tambora berkomitmen terus melakukan pemantauan dan siap siaga, sehingga Jakarta Barat, khususnya Kecamatan Tambora, tetap aman, nyaman, dan kondusif.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Gelar Karya Bakti Cegah Wabah Penyakit di Tanah Sereal

Koramil 02/Tambora Gelar Karya Bakti Cegah Wabah Penyakit di Tanah Sereal

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi munculnya wabah penyakit, jajaran Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat menggelar karya bakti di wilayah Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Senin (1/9/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Tanah Sereal Raya RT 002/ RW 13 ini dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Sertu Abdul Kadar. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai salah satu bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan warga.

"Melalui karya bakti ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana nyaman dan sekaligus mencegah berkembangnya bibit penyakit," ujar Sertu Abdul Kadar.

Adapun kekuatan personel yang terlibat terdiri dari enam orang, meliputi satu personel Koramil 02/TB, empat petugas PPSU Kelurahan Tanah Sereal yang dipimpin oleh Bapak Rizal, serta satu orang perwakilan warga setempat, Bapak Yudi.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan area dengan menyapu, mengangkat sampah, serta membuangnya menggunakan gerobak yang telah disiapkan. Peralatan sederhana seperti sapu, pengki, karung, dan gerobak sampah digunakan dalam giat ini.

Karya bakti berlangsung sekitar 40 menit, mulai pukul 09.10 hingga 09.50 WIB, dan berjalan dengan aman serta lancar. Masyarakat menyambut positif kegiatan ini, bahkan diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Dengan kegiatan ini, Koramil 02/Tambora kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan, kesehatan, serta keamanan lingkungan bersama masyarakat dan perangkat kelurahan.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Kelurahan Jembatan Besi Aktif Dampingi Warga Jaga Malam, Wujudkan Keamanan dan Kebersamaan

Babinsa Kelurahan Jembatan Besi Aktif Dampingi Warga Jaga Malam, Wujudkan Keamanan dan Kebersamaan

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Koramil 02/TB, Sertu Sarip ST, melaksanakan kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa bersama warga, Minggu (31/8/2025) malam. Kegiatan berlangsung di Jl. Jembatan Besi II RT 01 RW 04, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Turut hadir dalam kegiatan jaga malam ini, Bapak Suryono, Bapak Karmait, dan Bapak Chaerudin yang merupakan petugas PPSU Kelurahan Jembatan Besi. Mereka bersama-sama melaksanakan pengawasan wilayah demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sarip ST memberikan sejumlah arahan dan imbauan kepada para warga yang bertugas jaga malam, di antaranya:

  1. Menjaga kekompakan dan kesiapsiagaan dengan membawa alat komunikasi, perlengkapan keamanan sederhana, serta menerapkan sistem jaga berpasangan (body system).
  2. Melaksanakan patroli setiap dua jam sekali secara bergantian untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.
  3. Segera berkoordinasi dengan rekan jaga malam, RT/RW, Babinsa, maupun Bimaspol jika menemukan hal mencurigakan, serta tidak bertindak sendiri.
  4. Menjaga kesehatan tubuh agar dapat melaksanakan tugas jaga malam dengan baik.

“Dengan kebersamaan antara aparat TNI, pemerintah kelurahan, dan warga, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Jembatan Besi,” ungkap Sertu Sarip.

Kegiatan Siskamling ini berjalan dengan lancar. Hingga selesai, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Pendim 0503/JB) 

Posko Jaga Jakarta di Kelurahan Krendang, Sinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Posko Jaga Jakarta di Kelurahan Krendang, Sinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Jakarta Barat – 31 Agustus 2025

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, menggelar kegiatan Posko Jaga Jakarta yang berlokasi di Saung Kantor Kelurahan Krendang, Minggu (31/8).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan elemen masyarakat, antara lain:

  • Anugerah Sholiha Susilo, SE, M.AP., Lurah Krendang
  • Sumitron Efendi, SH, MA., Kasie Pemerintahan
  • Nita Prihanti, S.Sos., Kasie Kesejahteraan Rakyat
  • Satpol PP Kelurahan Krendang
  • Koordinator Kelurahan FKDM
  • Ketua dan Anggota LMK Krendang
  • Ketua dan Anggota FKDM Krendang

Posko Jaga Jakarta menjadi wadah sinergi antara pemerintah kelurahan, aparat, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga.

“Posko ini merupakan langkah nyata kita semua dalam meningkatkan kewaspadaan bersama. Dengan adanya sinergi lintas sektor, diharapkan wilayah Krendang tetap aman dan kondusif,” ujar Anugerah.

Kehadiran posko tersebut memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungannya. Sinergi yang terbangun menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya keamanan di tingkat kelurahan.

Kegiatan semacam ini diharapkan terus dilaksanakan secara rutin agar suasana aman dan damai tetap terjaga di wilayah Krendang, Tambora, Jakarta Barat. (Titi)