Babinsa Jembatan Lima Pantau Harga Sembako, Wujud Kepedulian TNI pada Stabilitas Ekonomi Warga

Babinsa Jembatan Lima Pantau Harga Sembako, Wujud Kepedulian TNI pada Stabilitas Ekonomi Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Kelurahan Jembatan Lima, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB, Serka Sadikin Yp, melakukan pendataan langsung harga sembako di PD Jaya Pasar Mitra, Jalan KH. Moh. Mansyur, RT 011 RW 01, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Rabu (3/9/2025) pagi.

Pendataan ini menjadi bagian dari tugas Babinsa untuk memantau perkembangan harga bahan pokok, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman.

Dari hasil pemantauan, harga beras bervariasi mulai dari Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram, cabai berkisar Rp40.000–Rp60.000 per kilogram, bawang merah Rp65.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg, tomat Rp25.000/kg, kentang Rp20.000/kg, hingga telur ayam Rp39.000/kg. Sementara itu, harga daging sapi tercatat Rp170.000/kg, ayam potong Rp45.000/kg, dan ayam kampung Rp80.000 per ekor.

Selain itu, minyak goreng kemasan dijual Rp21.000/kg, gula pasir Rp20.000/kg, terigu Rp13.000/kg, serta aneka ikan seperti ikan mas Rp37.000/kg, gurami Rp55.000/kg, tenggiri Rp70.000/kg, dan bawal Rp35.000/kg.

Serka Sadikin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pasar secara langsung dan memberikan laporan perkembangan harga kepada komando atas. “Pemantauan harga sembako ini penting dilakukan agar kita bisa mengetahui situasi ekonomi warga di lapangan, sekaligus mendeteksi sejak dini jika terjadi lonjakan harga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Babinsa tidak hanya berperan dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung stabilitas sosial dan ekonomi.

Kegiatan pemantauan berjalan lancar, dan Babinsa memastikan akan terus melaporkan perkembangan harga sembako secara berkala. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan harga dan daya beli masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Duri Utara Gelar Komsos, Ajak Warga Waspada dan Jaga Kondusifitas Wilayah

Babinsa Duri Utara Gelar Komsos, Ajak Warga Waspada dan Jaga Kondusifitas Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya mempererat sinergi dengan masyarakat, Babinsa Kelurahan Duri Utara, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serka Sadikin Yp, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama aparat kelurahan dan warga setempat di Halaman Kelurahan, Jalan Duri Utara RT 006 RW 06, Kecamatan Tambora, Rabu (3/9/2025) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri Satpol PP Kelurahan Duri Utara Bapak Wawan, Pamdal Bapak Abdi, serta perwakilan warga RW 06, Bapak Dhika. Dalam kesempatan itu, Babinsa menyampaikan informasi perkembangan situasi terkini di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada saat beraktivitas, khususnya menghindari daerah rawan kerumunan massa yang berpotensi digunakan untuk aksi demonstrasi.

“Selain menjaga keamanan diri, saya mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks. Segera tanyakan dan koordinasikan kepada Babinsa, Binmas, maupun pihak kelurahan bila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” pesan Serka Sadikin.

Babinsa juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian lingkungan, serta menjaga kesehatan dalam menjalani rutinitas.

Bapak Wawan mewakili peserta Komsos menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang sudah hadir bersilaturahmi, sekaligus memberikan saran serta masukan yang bermanfaat. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan sinergi antara Babinsa dan warga,” ujarnya.

Kegiatan Komsos berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen TNI dalam menjaga kebersamaan dan kondusifitas wilayah. (Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/TB Ikut Perkuat Patroli Tiga Pilar di Tambora, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Babinsa Koramil 02/TB Ikut Perkuat Patroli Tiga Pilar di Tambora, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Tambora, unsur Tiga Pilar bersama elemen masyarakat melaksanakan Apel Patroli Gabungan di halaman Polsek Tambora, Jl. P. Tubagus, Kelurahan Angke, Selasa (2/9/2025) malam.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora Kompol Kukuh Islami, S.I.K., dengan kekuatan personel gabungan mencapai 47 orang yang terdiri dari Polsek Tambora, Koramil 02/TB, Satpol PP, Ormas Pemuda Pancasila, Citra Bhayangkara, serta Mitra Jaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Serka Sarip yang hadir mewakili Danramil 02/TB sebagai perwakilan TNI AD sekaligus unsur Babinsa. Kehadiran Babinsa dalam apel dan patroli gabungan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung terciptanya situasi kondusif di wilayah binaan.

“Kami dari jajaran Koramil 02/Tambora selalu siap bersinergi bersama Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta kenyamanan warga. Tugas kami tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga memastikan warga bisa beraktivitas dengan tenang,” ungkap Serka Sarip.

Patroli gabungan menyasar sejumlah titik rawan kerawanan dan tindak kriminalitas, antara lain Jl. Tubagus Angke, Jl. Latumenten Raya, Jl. Jembatan Besi Raya, Jl. KH Moh. Mansyur, Jl. TSS Raya, Jl. Ketapang, Jl. Tanah Sereal XI, Jl. Perniagaan Raya, Jl. Kopi, hingga Jl. Kalibesar Barat.

Hasil patroli menunjukkan situasi di wilayah hukum Tambora tetap aman, kondusif, dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol.

Dengan kolaborasi kuat antar unsur Tiga Pilar bersama masyarakat, diharapkan Tambora terus menjadi wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kriminalitas.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Serma Dody Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli, Wujudkan Tambora Kondusif

Babinsa Serma Dody Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli, Wujudkan Tambora Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Kelurahan Roa Malaka, Serma Dody, bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Tambora melaksanakan Apel dan Patroli Gabungan pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan dipusatkan di halaman Makoramil 02/Tambora, Jl. Tiang Bendera III, Roa Malaka.

Apel dipimpin langsung oleh Kapospol Jembatan Lima, Ipda Zoni, dengan diikuti oleh 10 personel gabungan yang terdiri dari Koramil 02/TB, Polsek Tambora, serta Satpol PP Kecamatan Tambora.

Babinsa Jadi Garda Terdepan

Dalam kegiatan tersebut, Serma Dody memimpin langsung 4 personel Koramil 02/TB yang turut serta dalam patroli. Peran aktif Babinsa dalam menjaga wilayah binaannya dinilai sangat penting, mengingat kedekatannya dengan masyarakat di tingkat paling bawah.

“Kami bersama Tiga Pilar berkomitmen menjaga wilayah Tambora tetap aman dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat adalah wujud nyata TNI selalu hadir untuk rakyat,” ujar Serma Dody.

Sasar Titik Rawan

Patroli gabungan menyusuri sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari Jalan Tiang Bendera, Kalibesar Barat, Kopi, Bandengan, Pejagalan, Perniagaan, KH Moh. Mansur hingga Tubagus Angke.

Rute tersebut dipilih karena merupakan jalur vital perekonomian dan pusat keramaian di Tambora. Dengan hadirnya Tiga Pilar di lapangan, diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Aman dan Kondusif

Patroli yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB itu berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat gabungan, khususnya Babinsa, juga mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang merasa lebih tenang dalam beraktivitas.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI-Polri dan Satpol PP di Kecamatan Tambora, sekaligus memperkuat citra Babinsa sebagai sahabat rakyat yang selalu hadir untuk memberikan rasa aman.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Jembatan Besi Aktif Pantau Harga Sembako di Pasar, Warga Merasa Terbantu

Babinsa Jembatan Besi Aktif Pantau Harga Sembako di Pasar, Warga Merasa Terbantu

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Guna memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terkendali, Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip, dari Koramil 02/Tambora, Kodim 0503/JB, melaksanakan pendataan harga sembako di PD Jaya Pasar Impres, Jl. Jembatan Besi II, Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa pagi (2/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Sarip mencatat harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, cabai, bawang, telur, minyak goreng, gula pasir, hingga daging dan ikan. Dari hasil pantauan, harga sembako relatif stabil meski terdapat beberapa komoditas yang masih cukup tinggi, seperti daging sapi Rp150.000/kg dan cabai rawit Rp50.000/kg.

Rincian Harga Sembako yang Terpantau

  • Beras bervariasi antara Rp14.000 – Rp22.000/kg
  • Cabai Merah & Rawit Rp50.000/kg
  • Bawang Merah Rp35.000/kg, Bawang Putih Rp45.000/kg
  • Telur Ayam Rp29.000/kg
  • Minyak Goreng Rp18.000 – Rp19.000/kg
  • Daging Ayam Potong Rp51.000/kg
  • Ikan Mas Rp37.000/kg, Ikan Nila Rp36.000/kg

Antisipasi Inflasi dan Gejolak Harga

Pendataan ini dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah serta memberikan informasi terkini mengenai perkembangan harga bahan pokok kepada masyarakat.

“Kami rutin turun ke pasar untuk memantau harga sembako. Data ini akan dilaporkan secara berjenjang sebagai bahan evaluasi. Harapannya, masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi perubahan harga,” ujar Sertu Sarip.

Apresiasi Warga Pasar

Pedagang dan warga menyambut baik langkah Babinsa yang turun langsung ke lapangan. Kehadiran aparat dinilai memberi rasa aman sekaligus memastikan pemerintah hadir dalam mengawasi harga kebutuhan pokok masyarakat.

Dengan pemantauan yang rutin, diharapkan ketersediaan pangan tetap terjaga, harga tetap stabil, dan masyarakat Tambora dapat beraktivitas dengan tenang.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Roa Malaka Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Ajak Warga Waspada dan Hindari Hoaks

Babinsa Roa Malaka Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Ajak Warga Waspada dan Hindari Hoaks

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Kelurahan Roa Malaka, Serma Doddy, terus menunjukkan komitmennya dalam mempererat sinergi dengan unsur tiga pilar serta elemen masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar di Kantor Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Kasatgas Pol PP Roa Malaka Bapak Purba, Kasatpel Damkar Roa Malaka Bapak Gian Aristanto, Anggota Damkar Sektor Tambora Bapak Taufik, serta Staf Operator Kelurahan Roa Malaka Bapak Oji.

Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Serma Doddy menyampaikan perkembangan situasi terkini di Jakarta dan sekitarnya. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama ketika berada di jalan atau wilayah rawan aksi massa.

“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, menjaga keamanan diri, dan tidak mudah terprovokasi. Hindari penyebaran berita hoaks yang bisa menimbulkan keresahan. Jika ada hal mencurigakan, segera koordinasikan dengan Babinsa, Binmas, atau pihak kelurahan,” tegasnya.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan warga agar tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

Apresiasi dari Kasatgas Pol PP

Kasatgas Pol PP Roa Malaka, Bapak Purba, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan saran yang diberikan Babinsa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang sudah bersilaturahmi dan memberikan masukan yang sangat bermanfaat. Semoga kegiatan ini semakin mempererat sinergi antara Babinsa dan masyarakat,” ujarnya.

Perkuat Sinergi Tiga Pilar

Kegiatan Komsos ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, dan elemen masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga kondusifitas wilayah.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terus tumbuh, sehingga masyarakat Tambora khususnya Roa Malaka dapat hidup lebih aman, nyaman, dan harmonis. (Pendim 0503/JB) 

PASINDO Kibarkan Perlawanan Moral dari Rawa Bebek

PASINDO Kibarkan Perlawanan Moral dari Rawa Bebek

Jakarta Utara, penaxpose.comDi sebuah kedai kopi sederhana di kawasan Rawa Bebek, Jakarta Timur, Partai Sosial Sejahtera Indonesia (PASINDO) menggelar pertemuan politik yang sarat pesan perlawanan, Senin (1/9/2025). Partai yang mengusung jargon “Rumah Besar Rakyat Marjinal” itu memanfaatkan forum ini untuk menyatakan sikap politik terhadap situasi nasional yang mereka sebut kian sarat ketidakadilan.

Acara yang berlangsung di Kopi Babe ini bukan sekadar temu rutin. Di hadapan pengurus pusat, tokoh masyarakat, aktivis, dan awak media, PASINDO menyampaikan serangkaian kritik tajam yang menyasar pusat kekuasaan: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai “berfoya-foya”, pemerintah yang dianggap tunduk pada kepentingan oligarki, hingga kebijakan fiskal yang disebut mencekik rakyat kecil.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat rakyat terus dipinggirkan. Perlawanan kami adalah perlawanan bermoral, bukan anarki,” ujar Ketua Umum PASINDO, Ir. Amin Mujito.

Dalam pernyataan sikapnya, PASINDO mengajukan delapan gugatan utama. Di antaranya, penolakan kenaikan gaji anggota DPR yang disebut mencapai Rp100 juta per bulan di tengah krisis ekonomi, kritik terhadap kebijakan pajak yang melonjak hingga 250 persen di sejumlah daerah, tuntutan penindakan korupsi yang tegas tanpa pandang bulu, hingga desakan untuk menghapus cengkeraman oligarki dalam kebijakan publik.

Isu lainnya mencakup perlindungan hak atas tanah sesuai amanat Undang-Undang Pokok Agraria 1960, peningkatan kesejahteraan guru, penghentian kebijakan rekening dormant yang dianggap merugikan masyarakat, serta dorongan agar pemerintah kembali berpijak pada Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan ekonomi kerakyatan.

Meski masih hijau di panggung politik nasional, PASINDO menegaskan dirinya bukan sekadar “oposisi pelengkap”. Melalui gerakan Satrisme-sebuah konsep perlawanan tanpa takut yang mengandalkan kesadaran kolektif rakyat-partai ini berharap dapat menjadi penyeimbang di tengah vakumnya kekuatan oposisi di parlemen.

Namun, pengamat politik menilai langkah PASINDO masih berada di persimpangan antara retorika populis dan kapasitas politik riil. “Isu yang mereka angkat relevan - ketimpangan, pajak, oligarki-tetapi tantangannya adalah mengonversi kemarahan publik menjadi kekuatan elektoral nyata,” kata Setiyobowo dari Nusantara Center kepada Majalahjakarta.com.

PASINDO kini menghadapi dua ujian besar: membangun basis dukungan luas di tengah fragmentasi politik nasional, serta membuktikan bahwa perlawanan mereka tidak berakhir sebagai agitasi semata. Dalam sejarah politik Indonesia, gerakan marjinal sering kali berhenti menjadi catatan kaki jika tak diiringi strategi elektoral yang matang.

Meski pertemuan di Rawa Bebek itu berlangsung sederhana, maknanya jauh melampaui dinding warung kopi. Dari titik inilah PASINDO mencoba menyalakan bara perlawanan dari akar rumput, bukan dari ruang berpendingin di Senayan. Apakah ini pertanda lahirnya rumah besar baru bagi rakyat marjinal, atau hanya letupan sesaat di tengah suhu politik yang memanas, waktu yang akan menjawabnya.

PASINDO mengeluarkan pernyataan sikap menentang berbagai kebijakan pemerintah dan DPR yang dianggap menindas rakyat.

1. Kenaikan gaji DPR Rp100 juta per bulan di tengah krisis dianggap sebagai bentuk pengkhianatan dan penodaan moralitas publik.

2. Kenaikan pajak hingga 250 persen dinilai sebagai kejahatan ekonomi yang melanggar Pasal 33 UUD 1945.

3. Korupsi merajalela harus diberantas tanpa pandang bulu; harta hasil rampasan harus dikembalikan kepada rakyat.

4. Oligarki yang mencengkeram negara dituntut segera dihentikan, agar ekonomi berpihak pada kepentingan rakyat.

5. Hak atas tanah rakyat wajib dilindungi sesuai UU No. 5/1960; tanah yang dirampas harus dikembalikan.

6. Kesejahteraan guru harus ditingkatkan; mereka adalah pahlawan bangsa, bukan beban negara.

7. Arogansi pejabat yang mengabaikan penderitaan rakyat harus diakhiri.

8. Pemblokiran rekening dormant tanpa dasar yang jelas dinilai melanggar hak asasi dan prinsip keadilan.

“Ini adalah seruan rakyat marjinal untuk menghentikan kebijakan yang menyengsarakan dan mengembalikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Ketua Umum PASINDO, Ir. Amin Mujito. (Red)