Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel Patroli Keamanan Bersama Ormas, Jaga Stabilitas Wilayah

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel Patroli Keamanan Bersama Ormas, Jaga Stabilitas Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 02/Tambora menggelar Apel Patroli Keamanan bersama organisasi masyarakat (ormas) di halaman Makoramil, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu malam (21/9).

Apel dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra, yang sekaligus memimpin jalannya patroli gabungan. Kegiatan ini diikuti oleh sembilan personel terdiri dari Babinsa Koramil 02/TB, anggota Mitra Jaya, FKPPI, serta BPKB Banten.

Dalam arahannya, Serda Candra menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dengan masyarakat dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah. “Patroli gabungan ini adalah bentuk kebersamaan sekaligus langkah nyata kita untuk mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Adapun rute patroli mencakup sejumlah titik rawan keramaian dan aktivitas warga, mulai dari Jalan Kopi, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Pejagalan Raya, Jalan KH. Moh. Mansyur, Jalan Tubagus Angke, Jalan Perniagaan Raya, Jalan TSS Raya, Jalan Jembatan Besi Raya, Jalan Latumenten, hingga Jalan Bandengan Raya.

Patroli yang berlangsung hingga pukul 22.30 WIB itu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat bersama ormas di lapangan diharapkan semakin memperkuat rasa aman warga sekaligus mempererat hubungan TNI dengan elemen masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Perketat Siskamling demi Lingkungan Aman dan Kondusif

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Perketat Siskamling demi Lingkungan Aman dan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Tambora Koramil 02/Tambora, Serda Candra G, melaksanakan kegiatan siskamling atau pengamanan swakarsa bersama warga di Pos RW 02, Jalan Tambora, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu malam (21/9).

Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari tersebut turut dihadiri oleh petugas Hansip, Bapak Abdul, Kamtib, Bapak Ratum, serta warga setempat. Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak ketika Babinsa memberikan arahan serta himbauan terkait pentingnya kewaspadaan di malam hari.

Dalam arahannya, Serda Candra menekankan agar petugas jaga selalu siaga, terutama pada jam-jam rawan, dengan memperketat penjagaan di sekitar pos dan lingkungan warga. Ia juga mengingatkan pentingnya melaksanakan patroli bergilir setiap dua jam dengan sistem berpasangan (body system) agar saling melindungi.

“Kami mengimbau agar seluruh petugas siskamling melengkapi diri dengan alat komunikasi dan perlengkapan keamanan sederhana seperti tongkat, HT, maupun ponsel. Jika menemukan hal-hal mencurigakan, segera laporkan ke Babinsa, Bimas, maupun RT/RW agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” jelas Serda Candra.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri dalam bertugas. “Keamanan warga adalah tanggung jawab bersama. Namun, faktor keselamatan petugas jaga juga harus diperhatikan agar pelayanan keamanan kepada masyarakat bisa maksimal,” tambahnya.

Kegiatan siskamling ini berjalan tertib, aman, dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat terus mempererat sinergi antara TNI, aparat kewilayahan, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan guyub.

(Pendim 0503/JB) 

Husnan Bey Fananie: Jejak Parmusi yang Siap Menghidupkan Kembali PPP

Husnan Bey Fananie: Jejak Parmusi yang Siap Menghidupkan Kembali PPP

Jakarta, penaxpose.com – Pencalonan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada muktamar mendatang mulai memunculkan sejumlah nama. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Prof. Dr. Husnan Bey Fananie. Kehadirannya menghadirkan harapan baru sekaligus membuka ruang diskusi penting: apakah PPP kali ini akan memilih pemimpin visioner, atau sekadar mengulang pola lama “asal bapak senang”?

Figur Intelektual dan Politisi Lapangan

Prof. Husnan Bey Fananie bukanlah sosok asing dalam dunia politik dan pemikiran nasional. Sebagai akademisi bergelar profesor, ia membawa tradisi intelektual yang kuat ke dalam gelanggang politik. Kemampuan berpikir analitis, menyusun strategi berbasis data, serta merumuskan arah kebijakan modern menjadi modal besar yang jarang dimiliki politisi.

Lebih jauh, kiprahnya di DPR maupun berbagai posisi strategis di PPP menunjukkan bahwa ia bukan sekadar “menara gading”. Ia adalah politisi lapangan yang memahami dinamika politik praktis sekaligus strategi besar partai.

Menggerakkan Umat dari Akar Rumput

Kapasitas kepemimpinan Husnan Bey Fananie semakin teruji saat memimpin Parmusi (Persatuan Muslimin Indonesia). Ia berhasil menjadikan Parmusi bukan hanya organisasi formalitas, melainkan wadah konsolidasi umat di akar rumput.

Di tangannya, Parmusi hidup di tengah masyarakat: menggerakkan jaringan dakwah, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi. Jejak ini penting bagi PPP, karena partai yang mengklaim diri sebagai rumah besar umat Islam harus bersandar pada kekuatan nyata di masyarakat, bukan sekadar jargon elit.

Husnan Bey Fananie menunjukkan kemampuannya memadukan gerakan sosial-keagamaan dengan visi kebangsaan. Kepemimpinan berbasis akar rumput inilah yang sangat dibutuhkan PPP untuk bangkit.

Tantangan Besar PPP

Meski demikian, tantangan nyata tetap menanti. Pasca-Pemilu 2024, PPP menghadapi krisis elektoral, citra yang melemah, serta friksi internal yang tak kunjung selesai.

Karena itu, partai berlambang Ka’bah ini membutuhkan lebih dari sekadar pergantian ketua umum. Diperlukan transformasi menyeluruh: mulai dari rebranding citra, regenerasi kepemimpinan, peneguhan kembali posisi sebagai rumah besar umat, hingga strategi untuk merebut hati pemilih muda yang semakin rasional.

Figur Pemersatu atau Representasi Faksi?

Salah satu ujian terberat adalah kemampuan merangkul semua faksi di internal partai. Selama ini, PPP sering terjebak dalam tarik-menarik kepentingan elit yang berujung pada fragmentasi.

Husnan Bey Fananie akan diuji: apakah ia mampu tampil sebagai figur pemersatu, membangun komunikasi lintas kelompok, dan mengembalikan kepercayaan kader? Jika iya, maka kapasitas intelektual, pengalaman politik, dan rekam jejak sosial-religiusnya akan menemukan momentum terbaik.

Kesimpulan

PPP tidak boleh lagi terjebak pada pola lama dalam memilih pemimpin. Partai ini membutuhkan sosok visioner, berani, berprestasi, dan berakar kuat di tengah umat.

Dalam konteks itu, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie menawarkan kombinasi langka: akademisi visioner, politisi berpengalaman, diplomat berprestasi, sekaligus pembina pesantren yang dekat dengan umat.

Apakah ia akan menjadi nakhoda tepat untuk membawa PPP kembali ke jalur kejayaan? Jawabannya akan ditentukan di Muktamar mendatang. Sejarah akan mencatat pilihan kader PPP kali ini: memilih sekadar formalitas, atau memilih sosok dengan kapasitas sejati.

Editor: Adang

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Jalin Komsos dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda di Duri Selatan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Jalin Komsos dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda di Duri Selatan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Anggota Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus aktif memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos). Pada Minggu pagi (21/9), Babinsa Kelurahan Duri Selatan, Serma Nurhasan, melaksanakan Komsos dan monitoring wilayah bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat di Ruko Komplek 88, Jalan Duri Selatan III, RT 01/01, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Nurhasan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Bapak Sufendi dan tokoh pemuda Sumantri. Melalui Komsos ini, Babinsa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus membangun sinergi bersama aparatur pemerintah dan unsur Tiga Pilar di tingkat kelurahan.

“Hubungan yang baik antara Babinsa, tokoh masyarakat, dan pemuda sangat penting untuk menciptakan suasana aman, kondusif, serta memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi di wilayah,” ujar Serma Nurhasan.

Tokoh masyarakat, Bapak Sufendi, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir memberikan arahan, koordinasi, dan masukan kepada warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang terus mendampingi masyarakat. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama dengan Tiga Pilar, setiap permasalahan di lingkungan dapat lebih cepat diantisipasi dan diselesaikan secara musyawarah,” ucapnya.

Kegiatan Komsos berlangsung dalam suasana humanis, penuh kekeluargaan, dan berjalan aman. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI AD untuk terus dekat dengan rakyat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel dan Patroli Bersama Ormas Jaga Stabilitas Keamanan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel dan Patroli Bersama Ormas Jaga Stabilitas Keamanan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora, Kodim 0503/Jakarta Barat, menggelar apel dan patroli keamanan bersama organisasi masyarakat (ormas) dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Tambora, Sabtu (20/9).

Kegiatan yang dilaksanakan di Makoramil 02/TB, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, ini dipimpin langsung oleh Sertu Abdul Kadar sebagai pengambil apel. Apel diikuti oleh personel Koramil, Mitra Jaya, FKKPI, serta FBR dengan total kekuatan 11 personel.

Rute patroli meliputi sejumlah titik vital dan jalur padat aktivitas warga, di antaranya Jalan Kopi, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Pejagalan Raya, Jalan KH. Moh. Mansyur, Jalan Tubagus Angke, Jalan Perniagaan Raya, Jalan TSS Raya, Jalan Jembatan Besi Raya, Jalan Latumenten, hingga Jalan Bandengan Raya.

Sertu Abdul Kadar menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan elemen masyarakat sangat penting dalam menciptakan rasa aman di lingkungan.
“Patroli bersama ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak sendiri, melainkan bersama rakyat menjaga kondusifitas wilayah. Dengan kebersamaan, keamanan dan ketertiban bisa terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan patroli berjalan lancar dan selesai pada pukul 23.40 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa bersama ormas mendapat apresiasi dari masyarakat, karena semakin memperkuat ikatan kebersamaan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat kewilayahan.

Melalui kegiatan ini, Koramil 02/Tambora kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai unsur masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Tegaskan Komitmen: Babinsa Siaga Demi Lingkungan Kondusif

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Tegaskan Komitmen: Babinsa Siaga Demi Lingkungan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Koramil 02/Tambora, Sertu Abdul Kadar melaksanakan kegiatan siskamling/pam swakarsa bersama warga pada Sabtu malam (20/9).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.10 WIB di Pos Siskamling Jalan Tanah Sereal VIII RT 08 RW 12, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, ini dihadiri langsung oleh Bapak Sasa selaku Wakil Ketua RW 12 yang sedang bertugas melakukan jaga malam.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Abdul Kadar memberikan sejumlah imbauan penting kepada warga yang berjaga, di antaranya agar selalu membawa alat bantu komunikasi serta perlengkapan jaga seperti pentungan, melakukan kontrol lingkungan setiap dua jam secara bergantian, serta menjaga kekompakan dengan sistem body system.

“Jika ada hal yang mencurigakan segera berkoordinasi dengan rekan jaga, RT/RW, Babinsa maupun Bimas. Jangan bertindak sendiri,” tegas Sertu Abdul Kadar.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan agar para petugas jaga malam selalu menjaga kesehatan tubuh, sehingga tetap prima dalam menjalankan tugas menjaga lingkungan.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dalam kegiatan siskamling ini mendapat apresiasi dari warga, karena semakin meningkatkan rasa aman serta memperkuat sinergi antara aparat TNI, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang tertib dan kondusif.

(Pendim 0503/JB) 


Tim Hukum Husnan Bey Fananie Desak Transparansi Muktamar PPP, Siap Tempuh Jalur Hukum

Tim Hukum Husnan Bey Fananie Desak Transparansi Muktamar PPP, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jakarta, 19 September 2025 – Aroma ketegangan mulai menyelimuti persiapan Muktamar ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Tim pemenangan sekaligus kuasa hukum Calon Ketua Umum (Caketum) PPP, Prof. DR. KH. Husnan Bey Fananie, MA, menyoroti keras sikap tertutup DPP PPP yang dinilai tidak transparan terkait syarat pencalonan.

Dipimpin langsung oleh Ahid Syaroni dari ATS & Partners Law Firm, tim ini mendatangi kantor DPP PPP dengan maksud bersilaturahmi sekaligus meminta penjelasan resmi mengenai regulasi pencalonan. Namun, alih-alih mendapatkan kejelasan, mereka justru pulang dengan tangan hampa.

“Kami datang dengan itikad baik, untuk memastikan pencalonan Pak Husnan berjalan sesuai AD/ART. Tapi sayangnya, tidak ada jawaban, tidak ada transparansi. Ini jelas sangat disayangkan,” tegas Ahid dalam konferensi pers usai pertemuan, Jumat (19/9).

Menurut Ahid, sikap DPP PPP yang tidak membuka informasi justru menimbulkan tanda tanya besar. Padahal, Muktamar adalah momentum penting untuk menentukan arah partai. Husnan Bey Fananie sendiri disebut sebagai figur yang diyakini mampu mengembalikan marwah PPP sebagai partai Islam yang bermartabat.

“Ketertutupan ini memberi kesan seolah ada hal yang ingin disembunyikan. Jangan sampai Muktamar yang seharusnya menjadi ajang demokratis justru ternodai oleh praktik transaksional dan kecurangan,” imbuhnya.

Tim hukum menegaskan, langkah mereka bukan sekadar formalitas, melainkan pengawalan serius agar PPP tidak kembali terjerembab dalam politik uang. Mereka mendesak agar seluruh proses berjalan terbuka, akuntabel, dan sesuai konstitusi partai.

Ahid bahkan menegaskan, pihaknya siap menempuh langkah hukum lebih lanjut jika aspirasi mereka terus diabaikan. “Kami akan ambil langkah-langkah hukum yang tegas demi memastikan Muktamar berjalan jujur, adil, dan demokratis,” tutupnya.

Dengan sikap keras ini, tekanan terhadap DPP PPP kian menguat. Publik kini menanti, apakah partai berlambang Ka’bah itu berani menjawab tantangan transparansi atau justru terjebak dalam bayang-bayang politik transaksional yang selama ini menjadi sorotan. (Adang)