Pertarungan Calon Ketum PPP Memanas, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie Maju dengan Modal Pemikiran dan Kapasitas Akademis

Pertarungan Calon Ketum PPP Memanas, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie Maju dengan Modal Pemikiran dan Kapasitas Akademis

Oleh: James Doni Kurniawan (Peneliti Partai Politik di Indonesia)

Prof. Dr. Husnan Bey Fananie merupakan sosok yang cukup dikenal dalam dunia pendidikan, akademisi, sekaligus aktivis politik di Indonesia. Pencalonannya sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membawa angin segar dalam dinamika politik nasional, terutama dalam upaya mencari figur pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan positif bagi partai dan bangsa.

Latar Belakang Akademis dan Kredibilitas

Sebagai seorang profesor, Husnan tidak hanya berkiprah di bidang akademis, tetapi juga aktif dalam politik dan sosial. Pengetahuan mendalam serta penguasaan isu-isu strategis menjadikannya kandidat dengan kredibilitas tinggi. Kehadiran pemimpin yang berpendidikan dan berpengalaman diyakini akan melahirkan kebijakan yang terarah, berbasis data, serta analisis menyeluruh—sesuatu yang sangat dibutuhkan di tengah kompleksitas politik Indonesia saat ini.

Menguatkan Citra PPP

Kepemimpinan Prof. Husnan diharapkan mampu memperkuat kembali citra PPP sebagai partai Islam yang konsisten memperjuangkan nilai moral, etika, dan komitmen sosial. Dalam situasi di mana kepercayaan publik terhadap partai politik sering kali menurun, hadirnya figur dengan integritas dan rekam jejak akademis yang kuat menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap PPP.

Visi Modernisasi dan Generasi Muda

Prof. Husnan juga dikenal memiliki visi jelas untuk masa depan PPP. Ia menekankan pentingnya inovasi dan modernisasi partai agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan zaman. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, PPP dituntut mampu menarik minat generasi muda. Husnan menilai, keterlibatan aktif anak muda dalam politik merupakan syarat mutlak untuk memastikan partisipasi publik yang lebih luas dalam pembangunan bangsa.

Kapasitas Dialog dan Kolaborasi

Selain itu, Husnan memiliki kapasitas dialog yang tinggi serta kemampuan menjembatani perbedaan. Dalam sistem demokrasi, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat sipil sangat penting. Dengan pendekatan inklusif, PPP berpeluang merangkul lebih banyak pihak dan menciptakan sinergi yang produktif antara partai dan masyarakat.

Momentum Perubahan bagi PPP

Pencalonan Prof. Dr. Husnan Bey Fananie harus dipandang sebagai momentum refleksi dan evaluasi bagi PPP. Keberaniannya maju di tengah berbagai tantangan menunjukkan tekad untuk membawa partai menuju perubahan yang lebih baik. Jika terpilih, publik berharap ia dapat merumuskan kebijakan yang berpihak pada rakyat sekaligus mengembalikan kejayaan PPP sebagai salah satu partai besar di Indonesia.

Dengan segala kapasitas, visi, dan integritasnya, Husnan layak mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen partai maupun masyarakat luas. Kepemimpinannya diharapkan mampu menjawab tantangan politik sekaligus mengarahkan PPP menuju peran yang lebih strategis dalam membangun Indonesia.

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Cipta Kondisi di Wilayah Tambora

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Cipta Kondisi di Wilayah Tambora

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Koramil 02/Tambora bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan Apel dan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di wilayah Kecamatan Tambora, Senin (22/9/2025) sore.

Apel dipusatkan di halaman Mapolsek Tambora, Jalan Pangeran Tubagus Angke No. 30, dan dipimpin oleh Akp Ahyar Muis selaku Perwira Pengawas (Pawas). Dari unsur Koramil 02/Tambora, hadir Sertu Sarip ST yang ikut bergabung dalam kegiatan tersebut.

Kekuatan Personel

Patroli Cipkon melibatkan 10 personel gabungan Tiga Pilar, yang terdiri dari:

  • Koramil 02/Tambora: 1 personel
  • Polsek Tambora: 3 personel, dipimpin Akp Ahyar Muis
  • Satpol PP: 5 personel, dipimpin Bapak Rianto
  • Dishub: 1 personel, Bapak Bahrun

Rute Patroli

Rute patroli dimulai dari Mapolsek Tambora dan menyusuri sejumlah titik rawan, antara lain:

  • Jalan Jembatan Dua
  • Jalan Tubagus Angke
  • Jalan Latumenten
  • Jalan Jembatan Besi
  • Jalan Tambora Raya
  • Jalan KH. Moh. Mansyur
  • Jalan Jembatan Besi Raya
    Patroli kemudian kembali dan berakhir di Mapolsek Tambora.

Tercipta Kondisi Aman dan Kondusif

Patroli yang berlangsung sejak pukul 14.30 WIB hingga 15.35 WIB berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Tiga Pilar di lapangan diharapkan mampu menekan potensi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa keikutsertaan personel Koramil dalam kegiatan Cipkon adalah bagian dari komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan Polri, Satpol PP, dan Dishub dalam menciptakan situasi wilayah yang aman.

“Sinergi Tiga Pilar merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Kehadiran kami di tengah masyarakat tidak hanya sebagai patroli rutin, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara untuk memberikan rasa aman,” ujarnya.

Patroli Cipkon ini menjadi agenda penting dalam upaya mencegah gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Tambora, sekaligus mempererat koordinasi lintas instansi.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Pantau Harga Sembako di Pasar Mitra Jembatan Lima

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Pantau Harga Sembako di Pasar Mitra Jembatan Lima

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas pangan dan memastikan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Kelurahan Duri Utara Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB, Serka Sadikin Yp, melaksanakan pendataan harga sembako di PD Jaya Pasar Mitra, Jalan KH. Moh. Mansyur, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Senin pagi (22/9/2025).

Pendataan dilakukan pukul 08.45 WIB dengan mencatat harga berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, cabai, bawang, sayuran, telur, daging, minyak goreng hingga ikan segar.

Beberapa harga kebutuhan pokok yang terpantau antara lain:

  • Beras IR Rp14.000/kg, Pandan Wangi Rp20.000/kg, Beras Merah Rp18.000/kg
  • Cabai Merah Keriting Rp50.000/kg, Rawit Rp50.000/kg
  • Bawang Merah Rp35.000/kg, Bawang Putih Rp45.000/kg
  • Telur Ayam Rp29.000/kg, Daging Sapi Rp150.000/kg, Ayam Potong Rp51.000/kg
  • Minyak Curah Rp18.000/kg, Minyak Kemasan Rp19.000/kg

Serka Sadikin menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa untuk memantau kondisi pasar, khususnya harga kebutuhan pokok, sehingga perkembangan harga dapat segera dilaporkan ke komando atas.

“Dengan adanya pendataan ini, diharapkan pemerintah dapat lebih cepat mengantisipasi apabila terjadi lonjakan harga sembako yang memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan pemantauan harga sembako ini berjalan tertib, lancar, dan disambut baik oleh para pedagang maupun masyarakat sekitar.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Koramil 0503/JB Gelar Karya Bakti, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit di Musim Hujan

Koramil 02/TB Koramil 0503/JB Gelar Karya Bakti, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit di Musim Hujan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan karya bakti di wilayah Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin pagi (22/9/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan lingkungan warga untuk mencegah terjadinya banjir sekaligus mengantisipasi munculnya wabah penyakit.

Apel dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin Yp, dengan melibatkan personel Koramil 02/TB, petugas PPSU Kelurahan, serta warga masyarakat setempat.

Adapun sasaran karya bakti meliputi pembersihan sampah di saluran air dan got, penyapuan jalan, penopingan pohon, hingga pengangkutan sampah langsung ke truk. Peralatan yang digunakan berupa linggis, sapu, pengki, dan karung.

“Kegiatan karya bakti ini adalah bentuk kepedulian Koramil bersama masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengantisipasi banjir, serta mencegah penyebaran penyakit akibat genangan air,” ujar Serka Sadikin di sela-sela kegiatan.

Dengan gotong-royong yang solid, karya bakti selesai sekitar pukul 08.45 WIB dan berjalan tertib serta aman. Kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui karya bakti ini sekaligus memperkuat sinergi dengan warga dalam menjaga lingkungan sehat dan nyaman.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel Patroli Keamanan Bersama Ormas, Jaga Stabilitas Wilayah

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel Patroli Keamanan Bersama Ormas, Jaga Stabilitas Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 02/Tambora menggelar Apel Patroli Keamanan bersama organisasi masyarakat (ormas) di halaman Makoramil, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu malam (21/9).

Apel dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra, yang sekaligus memimpin jalannya patroli gabungan. Kegiatan ini diikuti oleh sembilan personel terdiri dari Babinsa Koramil 02/TB, anggota Mitra Jaya, FKPPI, serta BPKB Banten.

Dalam arahannya, Serda Candra menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dengan masyarakat dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah. “Patroli gabungan ini adalah bentuk kebersamaan sekaligus langkah nyata kita untuk mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Adapun rute patroli mencakup sejumlah titik rawan keramaian dan aktivitas warga, mulai dari Jalan Kopi, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Pejagalan Raya, Jalan KH. Moh. Mansyur, Jalan Tubagus Angke, Jalan Perniagaan Raya, Jalan TSS Raya, Jalan Jembatan Besi Raya, Jalan Latumenten, hingga Jalan Bandengan Raya.

Patroli yang berlangsung hingga pukul 22.30 WIB itu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat bersama ormas di lapangan diharapkan semakin memperkuat rasa aman warga sekaligus mempererat hubungan TNI dengan elemen masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Perketat Siskamling demi Lingkungan Aman dan Kondusif

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Perketat Siskamling demi Lingkungan Aman dan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Tambora Koramil 02/Tambora, Serda Candra G, melaksanakan kegiatan siskamling atau pengamanan swakarsa bersama warga di Pos RW 02, Jalan Tambora, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu malam (21/9).

Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari tersebut turut dihadiri oleh petugas Hansip, Bapak Abdul, Kamtib, Bapak Ratum, serta warga setempat. Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak ketika Babinsa memberikan arahan serta himbauan terkait pentingnya kewaspadaan di malam hari.

Dalam arahannya, Serda Candra menekankan agar petugas jaga selalu siaga, terutama pada jam-jam rawan, dengan memperketat penjagaan di sekitar pos dan lingkungan warga. Ia juga mengingatkan pentingnya melaksanakan patroli bergilir setiap dua jam dengan sistem berpasangan (body system) agar saling melindungi.

“Kami mengimbau agar seluruh petugas siskamling melengkapi diri dengan alat komunikasi dan perlengkapan keamanan sederhana seperti tongkat, HT, maupun ponsel. Jika menemukan hal-hal mencurigakan, segera laporkan ke Babinsa, Bimas, maupun RT/RW agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” jelas Serda Candra.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri dalam bertugas. “Keamanan warga adalah tanggung jawab bersama. Namun, faktor keselamatan petugas jaga juga harus diperhatikan agar pelayanan keamanan kepada masyarakat bisa maksimal,” tambahnya.

Kegiatan siskamling ini berjalan tertib, aman, dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat terus mempererat sinergi antara TNI, aparat kewilayahan, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan guyub.

(Pendim 0503/JB) 

Husnan Bey Fananie: Jejak Parmusi yang Siap Menghidupkan Kembali PPP

Husnan Bey Fananie: Jejak Parmusi yang Siap Menghidupkan Kembali PPP

Jakarta, penaxpose.com – Pencalonan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada muktamar mendatang mulai memunculkan sejumlah nama. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Prof. Dr. Husnan Bey Fananie. Kehadirannya menghadirkan harapan baru sekaligus membuka ruang diskusi penting: apakah PPP kali ini akan memilih pemimpin visioner, atau sekadar mengulang pola lama “asal bapak senang”?

Figur Intelektual dan Politisi Lapangan

Prof. Husnan Bey Fananie bukanlah sosok asing dalam dunia politik dan pemikiran nasional. Sebagai akademisi bergelar profesor, ia membawa tradisi intelektual yang kuat ke dalam gelanggang politik. Kemampuan berpikir analitis, menyusun strategi berbasis data, serta merumuskan arah kebijakan modern menjadi modal besar yang jarang dimiliki politisi.

Lebih jauh, kiprahnya di DPR maupun berbagai posisi strategis di PPP menunjukkan bahwa ia bukan sekadar “menara gading”. Ia adalah politisi lapangan yang memahami dinamika politik praktis sekaligus strategi besar partai.

Menggerakkan Umat dari Akar Rumput

Kapasitas kepemimpinan Husnan Bey Fananie semakin teruji saat memimpin Parmusi (Persatuan Muslimin Indonesia). Ia berhasil menjadikan Parmusi bukan hanya organisasi formalitas, melainkan wadah konsolidasi umat di akar rumput.

Di tangannya, Parmusi hidup di tengah masyarakat: menggerakkan jaringan dakwah, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi. Jejak ini penting bagi PPP, karena partai yang mengklaim diri sebagai rumah besar umat Islam harus bersandar pada kekuatan nyata di masyarakat, bukan sekadar jargon elit.

Husnan Bey Fananie menunjukkan kemampuannya memadukan gerakan sosial-keagamaan dengan visi kebangsaan. Kepemimpinan berbasis akar rumput inilah yang sangat dibutuhkan PPP untuk bangkit.

Tantangan Besar PPP

Meski demikian, tantangan nyata tetap menanti. Pasca-Pemilu 2024, PPP menghadapi krisis elektoral, citra yang melemah, serta friksi internal yang tak kunjung selesai.

Karena itu, partai berlambang Ka’bah ini membutuhkan lebih dari sekadar pergantian ketua umum. Diperlukan transformasi menyeluruh: mulai dari rebranding citra, regenerasi kepemimpinan, peneguhan kembali posisi sebagai rumah besar umat, hingga strategi untuk merebut hati pemilih muda yang semakin rasional.

Figur Pemersatu atau Representasi Faksi?

Salah satu ujian terberat adalah kemampuan merangkul semua faksi di internal partai. Selama ini, PPP sering terjebak dalam tarik-menarik kepentingan elit yang berujung pada fragmentasi.

Husnan Bey Fananie akan diuji: apakah ia mampu tampil sebagai figur pemersatu, membangun komunikasi lintas kelompok, dan mengembalikan kepercayaan kader? Jika iya, maka kapasitas intelektual, pengalaman politik, dan rekam jejak sosial-religiusnya akan menemukan momentum terbaik.

Kesimpulan

PPP tidak boleh lagi terjebak pada pola lama dalam memilih pemimpin. Partai ini membutuhkan sosok visioner, berani, berprestasi, dan berakar kuat di tengah umat.

Dalam konteks itu, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie menawarkan kombinasi langka: akademisi visioner, politisi berpengalaman, diplomat berprestasi, sekaligus pembina pesantren yang dekat dengan umat.

Apakah ia akan menjadi nakhoda tepat untuk membawa PPP kembali ke jalur kejayaan? Jawabannya akan ditentukan di Muktamar mendatang. Sejarah akan mencatat pilihan kader PPP kali ini: memilih sekadar formalitas, atau memilih sosok dengan kapasitas sejati.

Editor: Adang