Sinergi Koramil 02/TB Kodim 0503/JB dengan Warga Krendang Ciptakan Lingkungan Kondusif

Sinergi Koramil 02/TB Kodim 0503/JB dengan Warga Krendang Ciptakan Lingkungan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serda Ahmad Yani, terus aktif membina masyarakat di wilayah binaannya. Pada Selasa malam (23/9/2025) sekitar pukul 21.05 WIB, Babinsa melaksanakan kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa bersama warga di Jalan Krendang Barat RT 03/RW 03, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam kesempatan itu, Serda Ahmad Yani memberikan himbauan kepada Ketua RT 03, Bapak H. Sayuti, dan warga yang sedang bertugas jaga malam, di antaranya agar tetap kompak menjaga keamanan lingkungan, melaksanakan kontrol setiap dua jam secara bergantian, serta selalu membawa alat komunikasi dan alat pengamanan sederhana seperti pentungan.

Babinsa juga menekankan pentingnya sistem kebersamaan (body system) dalam ronda malam. Jika menemukan hal mencurigakan, warga diminta segera berkoordinasi dengan rekan jaga, RT/RW, maupun Babinsa dan Bimaspol, tanpa bertindak sendiri. Selain itu, Babinsa mengingatkan agar para petugas jaga malam menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima saat menjalankan tugas.

Kegiatan siskamling ini berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat Bersama Tiga Pilar Gelar Apel Gabungan dan Patroli Skala Besar di Jakarta Barat

Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat Bersama Tiga Pilar Gelar Apel Gabungan dan Patroli Skala Besar di Jakarta Barat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Unsur TNI dari Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah dengan turut serta dalam Apel Gabungan dan Patroli Skala Besar bersama Tiga Pilar di Jakarta Barat pada Selasa malam (23/9/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot Km 2, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, dipimpin oleh AKP Bambang SH (Kasi Tik) selaku Perwira Pengambil Apel dan Pamenwas.

Dalam apel tersebut, sebanyak 66 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 38 personel Polres Metro Jakarta Barat, 4 personel Koramil 02/TB dipimpin Sertu Abdul Kadar, 10 personel BKO Sat Brimobda, 10 personel Satpol PP, serta perwakilan ormas FKPPI dan LMP.

Meski jumlahnya tidak besar, kehadiran personel TNI dari Koramil 02/TB menjadi representasi penting sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas wilayah. Patroli skala besar pun dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik rawan di Jakarta Barat, mulai dari Mapolres Jakbar, Jalan Daan Mogot, Jalan Tubagus Angke, RPTRA Kalijodo, Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jalan Dr. Susilo Raya, Jalan Duri Pulo, hingga kembali ke Mapolres Jakbar.

Sekitar pukul 23.40 WIB, kegiatan patroli selesai dilaksanakan dengan tertib dan aman. Hingga saat ini, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Jakarta Barat terpantau kondusif.

Kehadiran TNI dalam kegiatan patroli bersama ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap tugas Polri, tetapi juga menjadi wujud nyata peran TNI dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergitas Tiga Pilar diyakini mampu menjadi benteng utama dalam mencegah potensi gangguan keamanan di Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan dan Ayam Petelur

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan dan Ayam Petelur

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus berinovasi melalui kegiatan budidaya ikan dan ayam petelur. Program ini dijalankan di lahan Koramil 02/Tambora yang berlokasi di Jl. Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Selasa (23/9/2025). 

Adapun jenis ketahanan pangan yang dikembangkan meliputi:

  • Budidaya Ikan: Ikan lele dan ikan nila.
  • Budidaya Ayam Petelur: Saat ini berjumlah 14 ekor, dengan hasil produksi rata-rata 3 butir telur per hari.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata keterlibatan TNI dalam membantu ketahanan pangan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberi contoh kepada warga bahwa memanfaatkan lahan yang ada dengan budidaya ikan maupun ternak ayam bisa membantu mencukupi kebutuhan pangan keluarga, sekaligus menambah nilai ekonomi,” ujarnya.

Program ketahanan pangan yang dilakukan Koramil 02/Tambora ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk mandiri dan kreatif dalam menghadapi tantangan ekonomi. “Langkah kecil seperti ini akan berdampak besar jika dilakukan secara berkelanjutan dan bersama-sama,” tambahnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat apresiasi dari warga sekitar yang ikut terlibat dalam pemeliharaan dan pengelolaan budidaya.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dorong Siskamling, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dorong Siskamling, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora, Kodim 0503/Jakarta Barat, terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah dengan menggandeng masyarakat melalui kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau Pam Swakarsa. Senin malam (22/9/2025), Babinsa Koramil 02/Tambora, Serka Sadikin Yp, melaksanakan pendampingan siskamling bersama Hansip dan warga Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora.

Kegiatan yang berlangsung di Pos Jaga Jl. Pintu Kecil, RT 010 RW 01 ini dihadiri oleh Bapak Farhan (Hansip) dan Bapak Jimi (warga setempat). Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan arahan dan imbauan penting terkait keamanan lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan.

Beberapa poin yang ditekankan antara lain: meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing yang keluar-masuk kompleks perumahan pada malam hari, memperketat penjagaan pos jaga, melakukan patroli dengan sistem berpasangan setiap dua jam, serta menyiapkan perlengkapan siskamling seperti tongkat, HT, dan telepon genggam.

Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya koordinasi cepat dengan Babinsa, Bimas, maupun RT/RW apabila terjadi hal-hal mencurigakan atau tindak kriminal. “Yang paling utama adalah menjaga faktor keamanan diri, teman, dan kelompok jaga. Dengan begitu, kita bisa memberikan pelayanan keamanan yang maksimal bagi warga,” ujar Serka Sadikin.

Kegiatan siskamling ini berjalan dengan tertib dan aman, sekaligus memperlihatkan sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Danramil 02/Tambora, Mayor Inf. [Nama], menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan warga dalam mendukung siskamling. “Pam Swakarsa adalah bentuk partisipasi masyarakat yang sangat penting. Kami di Koramil siap mendampingi dan membina warga, agar tercipta rasa aman dan nyaman di lingkungan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Koramil 02/Tambora menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Husnan Bey Fananie di ISNU: Jembatan Pesantren dan Modernitas, Modal Penting Menuju Ketua Umum PPP

Husnan Bey Fananie di ISNU: Jembatan Pesantren dan Modernitas, Modal Penting Menuju Ketua Umum PPP

Jakarta, penaxpose.comMenjelang Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), nama Prof. Dr. Husnan Bey Fananie kian menguat sebagai salah satu kandidat Ketua Umum. Di balik kiprah politiknya, ada satu rekam jejak yang jarang diangkat namun sangat relevan: perannya sebagai Dewan Ahli Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU).

Keterlibatan Husnan di ISNU menegaskan posisinya sebagai jembatan antara tradisi pesantren dengan wacana modernitas. Baginya, pesantren tidak boleh tercerabut dari akar tradisi, namun juga harus terbuka terhadap perubahan zaman. Pemikiran ini menjadi penting mengingat PPP adalah partai Islam yang lahir dari rahim umat dan membutuhkan pemimpin yang mampu meramu nilai klasik dengan kebutuhan politik kontemporer.

“PPP harus bisa berbicara dengan bahasa santri dan ulama, tapi sekaligus memahami logika generasi muda akademis. Di sinilah peran figur seperti Husnan menjadi relevan,” ujar salah satu kader ISNU yang menilai kiprahnya dekat dengan dua dunia: pesantren dan perguruan tinggi.

Kehadiran Husnan di ISNU juga memperlihatkan kapasitas intelektualnya diakui lintas kalangan Islam. PPP membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat dalam strategi politik, tetapi juga memiliki legitimasi moral dan keilmuan. Sebab, krisis yang dihadapi PPP saat ini bukan sekadar elektoral, melainkan juga krisis identitas di mata umat.

Dengan latar belakang akademisi bergelar profesor, pengalaman sebagai diplomat, serta pergaulan luas di kalangan intelektual Islam, Husnan diyakini mampu memperkuat wajah PPP sebagai partai modern yang tetap berpijak pada nilai keislaman.

Pertanyaan yang muncul kemudian: apakah Muktamar mendatang akan melihat kiprah Husnan di ISNU sebagai modal strategis untuk mengangkat PPP dari keterpurukan? Jika iya, maka PPP berpeluang memiliki ketua umum yang tidak hanya politisi, tetapi juga pemikir yang mampu menyatukan tradisi dan modernitas.

Sejarah akan mencatat, apakah kali ini PPP memilih sekadar melanjutkan pola lama, atau benar-benar memberi ruang kepada figur yang bisa menjadi jembatan harapan umat.

Editor: Adang

Patroli Malam Koramil 02/TB Kodim 0503/JB: Bukti TNI Selalu Hadir untuk Rakyat

Patroli Malam Koramil 02/TB Kodim 0503/JB: Bukti TNI Selalu Hadir untuk Rakyat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi potensi tawuran dan balap liar di wilayah binaannya, Senin malam (22/9/2025). Patroli ini dipimpin langsung oleh Serma Doddy bersama 10 personel gabungan, terdiri dari Babinsa, Wanra, Mitra Jaya, FKPPI, dan FBR.

Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WIB dari Makoramil 02/Tambora tersebut menyusuri sejumlah titik rawan, di antaranya Jl. Kopi, Jl. Pejagalan Raya, Pasar Pagi Roa Malaka, Jl. Perniagaan Raya, Jl. Petongkangan, Jl. Asemka Raya, hingga kawasan Kali Besar Barat.

Di setiap check point, personel gabungan melakukan pemantauan, menyapa warga, serta memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas. Patroli berakhir di Makoramil pada pukul 23.30 WIB dengan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

Danramil 02/Tambora, Mayor Inf. [nama opsional], menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan malam di Tambora tetap tenang, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Patroli ini juga menjadi sinergi antara TNI dengan komponen masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Selain untuk pencegahan tawuran dan balap liar, kegiatan ini juga bertujuan mempererat komunikasi antara aparat dengan masyarakat. Koramil 02/Tambora menegaskan akan terus meningkatkan patroli wilayah, khususnya di titik-titik yang rawan gangguan keamanan.

Dengan kesiapsiagaan personel dan sinergi dengan elemen masyarakat, Koramil 02/Tambora berkomitmen menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif demi terciptanya kenyamanan warga di Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Pertarungan Calon Ketum PPP Memanas, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie Maju dengan Modal Pemikiran dan Kapasitas Akademis

Pertarungan Calon Ketum PPP Memanas, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie Maju dengan Modal Pemikiran dan Kapasitas Akademis

Oleh: James Doni Kurniawan (Peneliti Partai Politik di Indonesia)

Prof. Dr. Husnan Bey Fananie merupakan sosok yang cukup dikenal dalam dunia pendidikan, akademisi, sekaligus aktivis politik di Indonesia. Pencalonannya sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membawa angin segar dalam dinamika politik nasional, terutama dalam upaya mencari figur pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan positif bagi partai dan bangsa.

Latar Belakang Akademis dan Kredibilitas

Sebagai seorang profesor, Husnan tidak hanya berkiprah di bidang akademis, tetapi juga aktif dalam politik dan sosial. Pengetahuan mendalam serta penguasaan isu-isu strategis menjadikannya kandidat dengan kredibilitas tinggi. Kehadiran pemimpin yang berpendidikan dan berpengalaman diyakini akan melahirkan kebijakan yang terarah, berbasis data, serta analisis menyeluruh—sesuatu yang sangat dibutuhkan di tengah kompleksitas politik Indonesia saat ini.

Menguatkan Citra PPP

Kepemimpinan Prof. Husnan diharapkan mampu memperkuat kembali citra PPP sebagai partai Islam yang konsisten memperjuangkan nilai moral, etika, dan komitmen sosial. Dalam situasi di mana kepercayaan publik terhadap partai politik sering kali menurun, hadirnya figur dengan integritas dan rekam jejak akademis yang kuat menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap PPP.

Visi Modernisasi dan Generasi Muda

Prof. Husnan juga dikenal memiliki visi jelas untuk masa depan PPP. Ia menekankan pentingnya inovasi dan modernisasi partai agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan zaman. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, PPP dituntut mampu menarik minat generasi muda. Husnan menilai, keterlibatan aktif anak muda dalam politik merupakan syarat mutlak untuk memastikan partisipasi publik yang lebih luas dalam pembangunan bangsa.

Kapasitas Dialog dan Kolaborasi

Selain itu, Husnan memiliki kapasitas dialog yang tinggi serta kemampuan menjembatani perbedaan. Dalam sistem demokrasi, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat sipil sangat penting. Dengan pendekatan inklusif, PPP berpeluang merangkul lebih banyak pihak dan menciptakan sinergi yang produktif antara partai dan masyarakat.

Momentum Perubahan bagi PPP

Pencalonan Prof. Dr. Husnan Bey Fananie harus dipandang sebagai momentum refleksi dan evaluasi bagi PPP. Keberaniannya maju di tengah berbagai tantangan menunjukkan tekad untuk membawa partai menuju perubahan yang lebih baik. Jika terpilih, publik berharap ia dapat merumuskan kebijakan yang berpihak pada rakyat sekaligus mengembalikan kejayaan PPP sebagai salah satu partai besar di Indonesia.

Dengan segala kapasitas, visi, dan integritasnya, Husnan layak mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen partai maupun masyarakat luas. Kepemimpinannya diharapkan mampu menjawab tantangan politik sekaligus mengarahkan PPP menuju peran yang lebih strategis dalam membangun Indonesia.