Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dampingi Siskamling di Roa Malaka

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dampingi Siskamling di Roa Malaka


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa bersama warga di Pos Linmas RW 02, Jalan Telepon Kota RT 006/02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Rabu malam (1/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Danru Linmas Bapak Johan, Anggota Linmas Bapak Sohib, Kantib RW Bapak Tedy, serta warga masyarakat Bapak Suparman dan Bapak Agus.

Arahan Babinsa

Dalam kesempatan itu, Pelda Doddy memberikan arahan dan himbauan penting kepada petugas jaga malam, di antaranya:

  • Waspada terhadap aktivitas orang keluar-masuk wilayah terutama pada jam rawan dini hari.
  • Perketat penjagaan di sekitar Pos Linmas dan lingkungan warga dengan sistem patroli body system setiap dua jam.
  • Lengkapi perlengkapan siskamling seperti tongkat, HT, handphone, dan alat penunjang lainnya.
  • Jika terjadi hal mencurigakan, segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus RT/RW.
  • Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperhatikan faktor keamanan diri dan sesama petugas.
  • Jaga kesehatan agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi keamanan warga.

Sinergi Tiga Pilar

Pelda Doddy menegaskan bahwa kegiatan siskamling bukan hanya tugas aparat, melainkan bentuk sinergi antara masyarakat, Linmas, dan TNI-Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Siskamling adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan. Dengan kebersamaan dan kewaspadaan, kita bisa mencegah gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.

Warga Apresiasi Kehadiran Babinsa

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan. Warga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan adanya pendampingan ini, Koramil 02/Tambora kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah warga, memperkuat semangat gotong royong, serta memastikan keamanan wilayah Tambora tetap terjaga.

(Pendim 0503/JB) 

Manajemen Keuangan Perusahaan di Era Digital Payment: Tantangan dan Peluang

Manajemen Keuangan Perusahaan di Era Digital Payment: Tantangan dan Peluang


Penulis          : Shilla Khairani Putri
NIM                : 2410101059
Mata Kuliah : Manajemen Keuangan Perusahaan Universitas Islam Tazkia Bogor

Bayangkan sebuah perusahaan ritel besar yang setiap harinya melayani jutaan transaksi. Dahulu, arus kas perusahaan ini sangat bergantung pada pembayaran tunai dan transfer bank konvensional. Kini, peta bisnis berubah drastis: lebih dari 70% transaksi dilakukan melalui dompet digital, QRIS, hingga buy now pay later (BNPL). Perubahan ini tidak hanya soal cara membayar, tetapi juga cara perusahaan mengelola keuangannya. Pertanyaannya: siapkah manajemen keuangan perusahaan menghadapi era digital payment yang serba cepat, transparan, sekaligus penuh risiko?

Transformasi digital di sektor keuangan membawa dampak signifikan bagi perusahaan. Berdasarkan proyeksi industri yang dilaporkan Katadata, nilai transaksi uang elektronik di Indonesia diperkirakan menembus Rp2.000 triliun pada 2025. Pertumbuhan eksponensial ini menandakan bahwa digital payment bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan operasional.

Namun, arus kas yang sebelumnya bisa diprediksi lebih stabil kini menjadi semakin kompleks. Perusahaan harus menghadapi biaya merchant discount rate (MDR), risiko kebocoran data, potensi fraud digital, hingga perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan cicilan instan seperti BNPL.

Masalah lain adalah kesenjangan adaptasi. Banyak perusahaan besar mampu mengintegrasikan digital payment gateway dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP), sementara UMKM sering kali kesulitan mencatat transaksi digital secara akurat. Akibatnya, muncul potensi mismatch antara realisasi keuangan dengan pencatatan dalam laporan keuangan.

Di satu sisi, digital payment memberikan peluang besar bagi perusahaan. Transparansi transaksi meningkat karena semua kegiatan tercatat otomatis dalam sistem. Perusahaan juga dapat memanfaatkan big data dari pola pembayaran konsumen untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, digital payment mempercepat siklus kas, yang berarti perusahaan bisa mengelola modal kerja lebih efisien.

Namun, disisi lain, ada tantangan serius. Pertama, risiko keamanan data dan fraud. Laporan PwC Global Economic Crime and Fraud Survey 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 40% perusahaan global pernah mengalami kejahatan siber terkait pembayaran digital. Kedua, ketergantungan pada infrastruktur digital. Gangguan server atau kegagalan sistem pembayaran bisa melumpuhkan arus kas harian. Ketiga, regulasi yang terus berkembang. Misalnya, BI dan OJK terus memperketat aturan terkait keamanan data, integrasi QRIS, dan pelaporan transaksi digital.

Dari perspektif manajemen keuangan, tantangan terbesar adalah perubahan pola likuiditas. Jika dulu transaksi tunai bisa langsung digunakan, kini ada jeda settlement antara penyedia layanan pembayaran dan perusahaan. Bagi perusahaan dengan arus kas ketat, delay satu atau dua hari saja bisa mengganggu likuiditas operasional.

Meski begitu, jika dikelola dengan tepat, digital payment dapat menjadi leverage strategis. Contohnya, GoTo dan Shopee memanfaatkan layanan dompet digital bukan hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai instrumen pengelolaan dana dan customer engagement. Perusahaan-perusahaan ini berhasil memonetisasi data keuangan menjadi sumber keuntungan baru.

Apa yang harus dilakukan perusahaan?

Pertama, integrasi sistem keuangan digital. Perusahaan harus memastikan bahwa setiap transaksi digital langsung tercatat dalam sistem akuntansi. Ini bisa dicapai dengan menghubungkan payment gateway ke ERP atau software akuntansi berbasis cloud.

Kedua, penguatan manajemen risiko digital. Perusahaan wajib berinvestasi pada keamanan siber, enkripsi data, dan sistem deteksi fraud. Tidak kalah penting, literasi digital bagi karyawan keuangan juga harus ditingkatkan.

Ketiga, diversifikasi instrumen pembayaran. Jangan hanya mengandalkan satu platform. Semakin beragam kanal pembayaran, semakin kecil risiko tergantung pada satu sistem yang mungkin bermasalah.

Keempat, kolaborasi dengan regulator dan fintech. Perusahaan perlu aktif mengikuti kebijakan BI dan OJK agar tidak tertinggal dari sisi kepatuhan. Kolaborasi juga membuka peluang inovasi, misalnya integrasi sistem keuangan perusahaan dengan layanan digital banking berbasis syariah yang kini mulai berkembang.

Era digital payment bukan ancaman, melainkan peluang untuk mengubah manajemen keuangan perusahaan menjadi lebih modern, transparan, dan responsif. Tantangannya nyata: risiko fraud, keterlambatan settlement, hingga regulasi yang dinamis. Namun, dengan strategi integrasi sistem, penguatan keamanan, dan kolaborasi lintas sektor, perusahaan bisa menjadikan digital payment sebagai motor pertumbuhan keuangan jangka panjang.

Pada akhirnya, pertanyaan bagi perusahaan bukan lagi “apakah perlu beradaptasi dengan digital payment?”, melainkan “seberapa cepat kita bisa beradaptasi agar tetap relevan?”

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri Peresmian Launching Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tanah Sereal

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri Peresmian Launching Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tanah Sereal

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora melalui Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Serka Syarif dan Sertu Abdul Kadar, menghadiri kegiatan Peresmian Launching Koperasi Merah Putih yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Rabu (1/10/2025).

Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A, Ibu Hilda Kusuma Dewi (Fraksi PDI Perjuangan) ini bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga di wilayah Kelurahan Tanah Sereal.

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Tambora Kholid Susanto, Ketua Koperasi UMKM Kecamatan Tambora Sigit, Sekcam Tambora Mohamad Fahmi, Plt Lurah Tanah Sereal Anugerah Sholiha Susilo, serta jajaran perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas Aipda Aziz, Satpol PP, LMK, Ketua RW 01–15, dan tokoh masyarakat setempat.

Peran Aktif Babinsa di Tengah Masyarakat

Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Serka Syarif, menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam mendukung setiap upaya peningkatan kesejahteraan warga.
“Koperasi merupakan salah satu pilar ekonomi rakyat. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Babinsa juga menekankan pentingnya kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, serta mandiri secara ekonomi.

Acara Berjalan Aman dan Tertib

Acara yang dihadiri sekitar 80 warga ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Kegiatan ditutup pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Dengan adanya Koperasi Merah Putih, masyarakat Kelurahan Tanah Sereal diharapkan semakin mandiri dalam mengelola perekonomian, sementara sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat untuk menciptakan wilayah Tambora yang lebih maju.

(Pendim 0503/JB) 

Lurah Tambora Achmad Baihaqi Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lewat Launching Koperasi Merah Putih

Lurah Tambora Achmad Baihaqi Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lewat Launching Koperasi Merah Putih

Jakarta Barat, penaxpose.com – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat terus digelorakan oleh Pemerintah Kelurahan Tambora. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan hadirnya Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tambora yang resmi di-launching di Lapangan Kelurahan Tambora pada Rabu (1/10/2025). Kehadiran koperasi ini menjadi tonggak penting bagi warga dalam menggerakkan ekonomi lokal berbasis kebersamaan.

Acara peresmian dihadiri oleh Camat Tambora diwakili Sekcam Tambora Fahmi, Kasatpel UKM Sigit Dwiyanto, Lurah Tambora Achmad Baihaqi, Ketua KKMP Tambora Lisdiana, serta berbagai unsur masyarakat, termasuk Babinsa Serda Chandra, Bimas Bawono, FPK, FKDM, LMK, PKK, RT dan RW.

Lurah Dorong UMKM Lokal

Dalam sambutannya, Lurah Tambora Achmad Baihaqi menegaskan bahwa koperasi ini bukan sekadar wadah usaha, melainkan juga sarana memperkuat kolaborasi masyarakat dengan pemerintah kelurahan.

“Sejak dua minggu lalu kita sudah soft launching dengan membuka gerai sembako dan melibatkan UMKM warga Tambora untuk menjual aneka snack dan kuliner. Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik, stok barang cepat habis, bahkan sudah tiga kali kita melakukan pembelanjaan ulang. Semua ini didukung iuran anggota yang kini sudah lebih dari 80 orang. Insya Allah, KKMP Tambora akan menjadi koperasi percontohan di Kecamatan Tambora,” ujar Achmad Baihaqi.

Apresiasi untuk Dukungan

Sementara itu, Lisdi Indriyani, Ketua KKMP Tambora, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan penuh dari Lurah Tambora dan pihak terkait lainnya.

“Sebenarnya koperasi ini sudah berjalan sejak dua minggu lalu. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Lurah Achmad Baihaqi yang benar-benar mendukung dan memfasilitasi gerai serta tempat bagi KKMP. Juga kepada Pak Sigit yang selalu memberikan motivasi dan arahan. Semoga koperasi ini semakin maju dan solid,” ujarnya.

Resmi Dilaunching Sekcam Tambora

Acara ditutup dengan peresmian KKMP Tambora oleh Sekcam Tambora Fahmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi.

“Alhamdulillah, KKMP Tambora sudah berlegalitas dan administrasi siap berjalan. Saya berharap ini menjadi awal sejarah perjuangan Bu Lilis dan para pengurus agar koperasi ini maju, mandiri, dan memberikan profit untuk anggotanya. Kami tetap akan mendukung, namun KKMP juga harus bisa berdiri sendiri,” ungkap Fahmi.

Dengan peresmian ini, KKMP Tambora diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bukti nyata dari komitmen Lurah Tambora dalam mendorong kemandirian ekonomi warganya. (Dani) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Pastikan Wilayah Bebas Genangan Pasca Hujan Deras

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Pastikan Wilayah Bebas Genangan Pasca Hujan Deras

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat aktif melakukan monitoring situasi wilayah pasca hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Selasa (30/9/2025) siang. Hasil pengecekan menunjukkan, seluruh wilayah Kecamatan Tambora terpantau aman dan tidak ditemukan adanya genangan air maupun banjir.

Dari 11 kelurahan yang berada di bawah wilayah Koramil 02/Tambora, seluruhnya dilaporkan nihil genangan air, termasuk wilayah yang rawan terdampak banjir seperti Kelurahan Angke, Pekojan, Krendang, dan Jembatan Besi. Selain itu, tidak ditemukan adanya kejadian pohon tumbang maupun peristiwa yang membahayakan warga.

Danramil 02/Tambora, Mayor Inf [Nama Danramil], menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan bersama Babinsa untuk memastikan kondisi lingkungan tetap terkendali.

“Syukur alhamdulillah, kondisi wilayah Tambora aman terkendali. Hujan deras tidak menimbulkan banjir maupun gangguan lain. Babinsa kami siaga di tiap kelurahan untuk memberikan laporan cepat bila ada perkembangan situasi,” ujar Danramil.

Koramil 02/Tambora juga berkoordinasi dengan aparat 3 pilar dan pihak terkait untuk tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan memberi rasa aman dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat.

Dengan pemantauan aktif ini, warga Kecamatan Tambora dapat beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir dampak banjir.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel Patroli Gabungan dengan Ormas, Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel Patroli Gabungan dengan Ormas, Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan menggandeng elemen masyarakat. Pada Selasa malam (30/9/2025), Koramil 02/Tambora menggelar Apel Patroli Keamanan bersama ormas di Makoramil 02/TB, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Apel yang dipimpin oleh Serda Candra ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, antara lain:

  • Koramil 02/TB : 1 personel dipimpin Serda Candra.
  • Mitra Jaya : 4 personel dipimpin Fahrul.
  • Ormas FKPPI : 2 personel dipimpin Adi Cahyono.
  • Ormas BPKB Banten : 1 personel dipimpin Sudrajat.

Dengan total kekuatan 8 personel, pasukan gabungan tersebut melaksanakan patroli menyusuri sejumlah ruas jalan strategis di Kecamatan Tambora, di antaranya Jl. Kopi, Jl. Kalibesar Barat, Jl. Pejagalan Raya, Jl. KH. Moh Mansyur, Jl. Tubagus Angke, Jl. Perniagaan Raya, Jl. TSS Raya, Jl. Jembatan Besi Raya, Jl. Latumenten, hingga Jl. Bandengan Raya.

Patroli ini bertujuan meningkatkan kehadiran aparat TNI di lapangan, mempererat sinergi dengan organisasi masyarakat, sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Tambora.

“Melalui patroli bersama ini, kami ingin menunjukkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara TNI, ormas, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Serda Candra usai memimpin apel.

Hingga selesai pada pukul 22.30 WIB, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa kendala. Kehadiran Koramil 02/Tambora bersama ormas diapresiasi masyarakat karena dinilai memberi rasa aman serta meningkatkan kewaspadaan lingkungan.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dampingi Warga dalam Siskamling, Wujudkan Keamanan Lingkungan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dampingi Warga dalam Siskamling, Wujudkan Keamanan Lingkungan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya, Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra G, dari Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, melaksanakan kegiatan siskamling/pam swakarsa bersama warga di Pos RW 03, Jalan Tambora II, RT 04/03, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa malam (30/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa berkolaborasi dengan Bapak Mukhlis (Hansip), Bapak Zainal (Kamtib), dan warga sekitar untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan. Kehadiran Babinsa bertujuan memberikan motivasi serta arahan agar petugas jaga lebih disiplin dan sigap dalam melaksanakan tugas siskamling.

Beberapa pesan penting yang disampaikan Serda Candra G antara lain:

  1. Meningkatkan kewaspadaan terutama pada jam rawan malam hingga dini hari.
  2. Memperketat penjagaan dengan patroli sistem berpasangan (body system) setiap dua jam.
  3. Menyiapkan perlengkapan siskamling seperti tongkat, HT, dan alat komunikasi lain yang diperlukan.
  4. Segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun RT/RW setempat.
  5. Menjalankan tugas siskamling dengan penuh tanggung jawab, memperhatikan keamanan diri dan kesehatan selama bertugas.

“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan kewaspadaan, koordinasi yang baik, serta sinergi antara aparat dan masyarakat, wilayah Tambora akan tetap aman dan kondusif,” ujar Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra G.

Kegiatan siskamling berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan, sekaligus memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan keamanan swakarsa di lingkungan warga.

(Pendim 0503/JB)