Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Jaga Kesehatan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Jaga Kesehatan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya memperkuat komunikasi sosial dengan masyarakat, Babinsa Kelurahan Pekojan Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Sertu Tri Nurhadi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama unsur keamanan dan warga di Kantor Security Era Jaya, Jalan Bandengan Selatan RT 011/RW 05, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, pada Kamis (23/10/2025) pukul 08.30 WIB.

Kegiatan Komsos tersebut dihadiri oleh Ery (Danru Security Era Jaya), Dede Sugiono (Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekojan), Nelson (Kasatgas Satpol PP Kelurahan Pekojan), serta sejumlah warga sekitar.

Dalam kesempatan itu, Sertu Tri Nurhadi menyampaikan imbauan terkait perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana banjir serta penyakit, terutama bagi masyarakat dengan daya tahan tubuh yang lemah. Ia mengingatkan warga agar selalu menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga pola hidup bersih.

“Musim hujan dengan cuaca yang tidak menentu bisa memicu berbagai penyakit. Mari kita jaga kesehatan diri dan keluarga, serta waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar Sertu Tri Nurhadi.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap berita-berita hoaks yang beredar di media sosial, dan mendorong masyarakat untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan seperti Babinsa atau Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di wilayahnya.

Sementara itu, Ery, selaku Danru Security Era Jaya, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Babinsa yang telah menyempatkan diri bersilaturahmi dan memberikan arahan positif kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Babinsa yang telah hadir dan memberikan masukan yang bermanfaat. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” ujar Ery.

Di akhir kegiatan, Sertu Tri Nurhadi kembali menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kewaspadaan dalam beraktivitas sehari-hari, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kegiatan Komsos berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi yang solid antara TNI, Polri, aparatur kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah Pekojan. 

(Pendim 0503/JB) 

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Diskusi Publik: Siapa Penentu Masa Depan SDM Muda di Era Industri 5.0?

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Diskusi Publik: Siapa Penentu Masa Depan SDM Muda di Era Industri 5.0?

Jakarta, penaxpose.com | Dalam momentum menjelang Hari Sumpah Pemuda, semangat kebangkitan generasi muda kembali digaungkan oleh Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta. Organisasi kepemudaan ini akan menggelar Diskusi Publik bertajuk “Menyongsong Industri 5.0: Siapa yang Bertanggung Jawab Menyiapkan SDM Muda Indonesia?” pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertempat di Balai Kota DKI Jakarta.

Sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, aktivis pemuda, dan masyarakat umum diperkirakan akan hadir. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membangun dialog antara pemerintah, DPRD, dan dunia industri dalam menyiapkan SDM muda yang tangguh dan kompetitif menghadapi tantangan Industri 5.0 — sebuah era yang menuntut perpaduan harmonis antara teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.

Menghadirkan Tiga Pilar Narasumber

Diskusi ini akan menghadirkan tiga sosok penting yang mewakili tiga elemen kunci pembangunan SDM, yakni:

  1. Syaripudin – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta
  2. Farah Savira – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta
  3. H. Kus Junianto, S.E. – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APKLINDO

Selain itu, turut dijadwalkan hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta H. Ahmad Abu Bakar, serta Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Najih Prasetiyo yang akan memberi pandangan strategis tentang arah pembangunan SDM nasional.

Menjawab Tantangan, Menyatukan Gagasan

Ketua Pelaksana Diskusi, Rhomadoni, S.E., mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum akademik, tetapi gerakan pemikiran untuk menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang berubah cepat.

“Industri 5.0 bukan hanya soal robot, AI, atau teknologi tinggi. Tapi tentang manusia yang mampu berpikir kreatif, berkolaborasi, dan beradaptasi. Pemuda harus jadi motor perubahan, bukan penonton,” tegas Rhomadoni.

Diskusi ini akan membedah berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan penguatan SDM berbasis kompetensi, tantangan kerja fleksibel di era digital, hingga sinergi antara pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi profesi.

Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata organisasi dalam membangun SDM unggul, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Diharapkan, hasil diskusi publik ini dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan kolaboratif, untuk memperkuat ekosistem SDM adaptif di DKI Jakarta dan nasional.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan kembali, tapi dalam konteks baru — semangat inovasi, sinergi, dan kemanusiaan di tengah kemajuan teknologi,” tutup Rhomadoni penuh optimisme.

🟠 Diskusi Publik Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta
🗓️ Selasa, 28 Oktober 2025
📍 Balai Kota DKI Jakarta
👥 Peserta: Mahasiswa, Pelajar, Aktivis, dan Masyarakat Umum

Tim Panitia Diskusi Publik PWPM DKI Jakarta

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Malam Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Malam Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan kegiatan patroli malam di sejumlah titik rawan tawuran dan balapan liar di wilayah Kecamatan Tambora, pada Selasa (21/10/2025) pukul 22.05 hingga 23.00 WIB.

Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Babinsa Serka Sadikin Yp, dengan kekuatan tiga personel, terdiri dari satu Babinsa dan dua anggota Wanra (Perlawanan Rakyat).

Patroli malam ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi di kawasan padat penduduk, khususnya di wilayah Tambora yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi hingga malam hari.

Pantauan Lapangan: Petugas Sisir Titik Rawan Secara Terpadu

Dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua dan perlengkapan keamanan seperti tongkat patroli, tim bergerak dari Koramil 02/Tambora menuju beberapa titik strategis, antara lain:

  • Check Point I: Pos Koramil 19 Roa Malaka – menyusuri Jalan Pintu Kecil, Asemka, dan Perniagaan.
  • Check Point II: Pos Kamling Tambora – melalui Jalan Tambora VIII, Pinggir Kali, dan Blandongan.
  • Check Point III: Pos Kamling RW 04 Jembatan Lima – di Jalan Terate, Laksa, dan Tubagus Angke.
  • Check Point IV: Pos Koramil 27 Angke – menyusuri Jalan Tubagus Angke dan Jembatan Dua.
  • Check Point V: Pos Kamling Pekojan – melalui Jalan Pekojan Raya, Tubagus Angke, dan Pengukiran IV.

Selama pelaksanaan patroli, personel TNI aktif berinteraksi dengan petugas keamanan lingkungan (Pos Kamling) dan warga setempat untuk memastikan situasi aman serta mengimbau masyarakat agar ikut berpartisipasi menjaga lingkungan dari potensi gangguan kamtibmas.

Danramil 02/Tambora: Patroli Adalah Upaya Preventif Menjaga Kondusifitas Wilayah

Danramil 02/Tambora, memberikan apresiasi terhadap kegiatan patroli yang rutin dilakukan oleh jajaran Babinsa.

“Patroli malam merupakan bagian dari tugas teritorial TNI dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan wilayah Tambora selalu dalam kondisi kondusif, bebas dari tawuran, balapan liar, maupun tindak kriminal lainnya,” ujar Danramil. 

Sementara itu, Serka Sadikin Yp selaku pimpinan patroli menyampaikan bahwa seluruh kegiatan berjalan lancar dan situasi wilayah terpantau aman.

“Selama patroli tidak ditemukan hal-hal menonjol. Warga kami ajak untuk terus aktif menjaga keamanan lingkungan secara bersama,” ungkapnya.

Kegiatan patroli malam Koramil 02/Tambora ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, guna memastikan lingkungan tetap aman, damai, dan tertib. Hingga patroli berakhir pada pukul 23.00 WIB, seluruh wilayah binaan terpantau aman dan kondusif.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Siskamling Bersama Warga di Roa Malaka

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Siskamling Bersama Warga di Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di malam hari, Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serka Sadikin Yp, melaksanakan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau Pam Swakarsa bersama warga di Ruko Aspetek, Jalan Gang Burung Dalam, RT 010/RW 02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, pada Selasa (21/10/2025) pukul 22.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Sadikin turut berkoordinasi dan berdialog dengan para petugas keamanan setempat, antara lain Erwin, Ridwan (Security), dan Abel (Wanra) yang tengah melaksanakan tugas jaga malam.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya TNI melalui Koramil 02/Tambora dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah binaan.

Pesan Babinsa: Jaga Kekompakan dan Waspada Terhadap Situasi Lingkungan

Dalam arahannya, Serka Sadikin Yp memberikan beberapa imbauan penting kepada para petugas jaga malam, antara lain:

  1. Menjaga kekompakan dan meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas Siskamling, serta membawa alat bantu komunikasi, pentungan, dan menerapkan sistem jaga berpasangan (body system) untuk keamanan.
  2. Melaksanakan patroli keliling setiap dua jam sekali secara bergantian guna memastikan lingkungan tetap aman dan terkendali.
  3. Segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada rekan jaga, Ketua RT/RW, Babinsa, atau Bimas, dan tidak bertindak sendiri demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
  4. Menjaga kesehatan dan stamina tubuh, agar tetap prima dalam melaksanakan tugas malam hari.

“Siskamling bukan hanya tugas keamanan, tetapi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan. Dengan kerja sama dan kewaspadaan, kita dapat menciptakan wilayah yang aman dan nyaman bagi warga,” ujar Serka Sadikin Yp.

Kegiatan berjalan lancar, dan hingga selesai situasi di wilayah Roa Malaka dilaporkan aman dan kondusif.

Kegiatan Siskamling oleh Babinsa Koramil 02/Tambora ini diharapkan dapat terus memperkuat rasa aman, semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara aparat TNI dan masyarakat di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Lakukan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Tradisional Duri Selatan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Lakukan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Tradisional Duri Selatan


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir Oktober 2025, Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serma Nurhasan, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendataan harga sembako di Pasar Tradisional Pos Duri, Jalan Duri Selatan IX, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, pada Rabu (22/10/2025) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI melalui jajaran Babinsa untuk mendukung program pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah binaan.

Dalam pendataan tersebut, Serma Nurhasan mencatat bahwa harga beberapa komoditas masih relatif stabil. Untuk jenis beras, harga berkisar antara Rp14.000 hingga Rp22.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya. Beras IR dijual seharga Rp14.000/kg, sedangkan Pandan Wangi mencapai Rp20.000/kg, dan Beras Ketan Rp22.000/kg.

Untuk komoditas cabai, Cabai Rawit berada di harga Rp45.000/kg, sementara Cabai Merah Kriting dijual Rp40.000/kg. Sedangkan harga bawang merah dan bawang putih tercatat masing-masing Rp50.000/kg dan Rp45.000/kg.

Beberapa bahan pokok lain juga terpantau stabil, di antaranya tomat Rp15.000/kg, kentang Rp25.000/kg, wortel Rp15.000/kg, telur ayam Rp29.000/kg, serta gula pasir Rp18.000/kg. Untuk kebutuhan dapur lainnya, minyak goreng curah dijual Rp18.000/kg, dan minyak kemasan Rp19.000/kg.

Sementara itu, daging ayam potong berada pada harga Rp55.000/kg, ikan mas Rp37.000/kg, dan ikan nila Rp36.000/kg. Adapun susu kaleng Rp13.000/buah dan garam dapur Rp6.000/kg.

Serma Nurhasan menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kestabilan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok agar dapat segera melaporkan jika terjadi lonjakan signifikan. TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” ujar Serma Nurhasan.

Danramil 02/Tambora mengapresiasi langkah para Babinsa di lapangan yang aktif dalam menjalankan tugas pemantauan harga sembako sebagai bagian dari pembinaan teritorial.

“Pemantauan ini penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Babinsa harus selalu hadir di tengah warga untuk memberi solusi dan rasa aman,” tegas Danramil. 

Pemantauan harga sembako oleh Babinsa Koramil 02/Tambora ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi penting bagi masyarakat sekaligus wujud sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Jakarta Barat. 

(Pendim 0503/JB) 

Legalitas untuk Keadilan Ekonomi: Mama-Mama Papua Jadi Prioritas Pendataan UMKM

Legalitas untuk Keadilan Ekonomi: Mama-Mama Papua Jadi Prioritas Pendataan UMKM

Wamena, penaxpose.com - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Perindakop) terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan langkah konkret: pendataan dan pengurusan dokumen kependudukan bagi pelaku usaha mikro di wilayah pegunungan.

Langkah strategis itu diwujudkan melalui penyerahan 1.000 dokumen KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi kelompok Mama-Mama Papua Tim Doa Maria, yang menjadi bagian penting dari penggerak ekonomi lokal.

Penyerahan dokumen berlangsung di kantor Dinas Perindakop Papua Pegunungan, Senin (20/10), pukul 13.45 WIT. Kepala Dinas Perindakop, Alpius Yigibalom, S.H., M.Si., yang juga merupakan mantan Penjabat Bupati Lanny Jaya, secara langsung menerima dokumen tersebut dari perwakilan Mama-Mama Tim Doa Maria yang dipimpin oleh Elisabet Kogoya.

Menurut Alpius, program ini merupakan implementasi nyata dari arahan Gubernur Papua Pegunungan untuk memperkuat basis legalitas pelaku usaha kecil dan menengah, khususnya kaum perempuan Papua.

“Kita tidak bisa bicara penguatan ekonomi rakyat tanpa memastikan mereka memiliki identitas hukum yang sah. KTP dan KK adalah pintu masuk bagi Mama-Mama Maria Papua untuk mendapatkan akses terhadap berbagai program pemberdayaan ekonomi,” ujar Alpius dalam keterangannya.


Pentingnya Legalitas dalam Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Dari perspektif kebijakan publik, kegiatan ini tidak sekadar administratif, melainkan juga strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan. Legalitas kependudukan menjadi prasyarat penting untuk berbagai layanan publik, termasuk perizinan usaha, akses pembiayaan, bantuan modal, serta perlindungan sosial.

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan menegaskan bahwa negara wajib memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap status pribadi dan hukum setiap warga negara. Dalam konteks Papua Pegunungan yang berstatus sebagai daerah otonom baru, kewajiban ini menjadi landasan moral sekaligus administratif bagi pemerintah provinsi.

“Kepemilikan dokumen kependudukan bukan sekadar pelayanan dasar, tetapi fondasi dari seluruh sistem pelayanan publik. Tanpa dokumen yang sah, warga sulit mengakses hak-haknya sebagai warga negara,” tambah Alpius.

Mama-Mama Maria Papua sebagai Penggerak UMKM Lokal

Kelompok Mama-Mama Papua selama ini dikenal sebagai tulang punggung ekonomi pasar rakyat di Wamena dan sekitarnya. Mereka aktif dalam perdagangan hasil bumi, makanan lokal, dan kerajinan tangan yang menjadi identitas ekonomi daerah.

Dengan adanya pendataan kependudukan ini, para mama diharapkan dapat segera terintegrasi dalam sistem administrasi provinsi sehingga lebih mudah mendapatkan pelatihan, bantuan permodalan, dan sertifikasi usaha melalui Dinas Koperasi dan UKM.

Elisabet Kogoya, perwakilan Tim Doa Mama Mama Maria, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah.

“Selama ini kami berjualan seadanya, banyak yang belum punya KTP. Sekarang kami bisa urus dengan bantuan pemerintah. Harapan kami bisa ikut program bantuan usaha supaya lebih maju,” ujarnya.

Langkah Menuju Tata Kelola Ekonomi yang Inklusif

Kebijakan ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk menghadirkan tata kelola ekonomi yang inklusif, partisipatif, dan berbasis data kependudukan. Dengan mengintegrasikan sektor administrasi, koperasi, dan perdagangan, Pemprov berupaya memperkecil kesenjangan pembangunan antarwilayah serta meningkatkan kualitas layanan publik di daerah pegunungan.

Langkah ini sekaligus menjadi contoh nyata bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak selalu dimulai dari infrastruktur besar, tetapi dari penguatan identitas dan hak-hak dasar masyarakat. (Red)

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Laksanakan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Impras Jembatan Besi

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Laksanakan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Impras Jembatan Besi

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat, Babinsa Kelurahan Jembatan Besi Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Sertu Sarip ST, melaksanakan kegiatan pendataan harga sembako di PD Jaya Pasar Impras, Jalan Jembatan Besi II, RT 01/RW 04, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, pada Sabtu (21/10/2025) pukul 08.00 WIB.

Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan fluktuasi harga menjelang akhir bulan serta untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Dari hasil pendataan yang dilakukan, harga kebutuhan pokok di Pasar Impras masih tergolong stabil. Untuk beras jenis IR dijual seharga Rp14.000/kg, sedangkan beras premium mencapai Rp14.900/kg. Adapun cabai merah keriting dan cabai rawit masih berada di kisaran Rp50.000/kg, sementara bawang merah Rp35.000/kg dan bawang putih Rp45.000/kg.

Untuk komoditas lain seperti telur ayam Rp29.000/kg, gula pasir Rp18.000/kg, dan minyak goreng curah Rp18.000/kg. Harga daging sapi masih di angka Rp150.000/kg, sementara ayam potong Rp51.000/kg.

Sertu Sarip ST menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) TNI AD untuk menjaga situasi wilayah tetap kondusif.

“Kami ingin memastikan harga-harga bahan pokok di pasar tradisional tetap terjangkau oleh masyarakat, serta membantu aparat pemerintah dalam memantau stabilitas pangan,” ujarnya.

Kegiatan berjalan aman dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari para pedagang dan warga sekitar yang mengapresiasi kehadiran Babinsa di tengah masyarakat.

(Pendim 0503/JB)