Pastikan Stabilitas dan Ketersediaan Terjaga, Koramil 02/Tambora Aktif Monitoring Harga Sembako


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora terus menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas wilayah, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dalam pengendalian kondisi ekonomi masyarakat melalui pemantauan harga bahan pokok.

Monitoring yang dilakukan pada Senin (6/4/2026) di wilayah binaan Kodim 0503/Jakarta Barat menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok relatif stabil dengan ketersediaan stok yang mencukupi.

Sejumlah komoditas utama terpantau berada pada harga yang masih terkendali, di antaranya beras medium Rp14.000 per liter, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, serta daging sapi Rp140.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam tercatat Rp50.000 per kilogram, telur ayam Rp30.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp60.000 per kilogram, cabai merah Rp85.000 per kilogram, serta gas elpiji 3 kilogram di kisaran Rp20.000.

Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya lonjakan harga signifikan maupun kelangkaan bahan pokok. Kondisi ini menunjukkan distribusi dan ketersediaan pangan di wilayah Tambora masih dalam keadaan aman dan terkendali.

Koramil 02/Tambora bersama komponen pendukung secara rutin melakukan monitoring sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gejolak harga maupun gangguan distribusi bahan pokok.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan wilayah, di mana stabilitas ekonomi masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dengan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan pelaku pasar, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan sembako dapat terus terjaga, sehingga masyarakat tetap merasa aman dan tidak terbebani.

Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam memastikan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi warga.

(Pendim 0503/JB) 

0 Comments

Posting Komentar