LLHPB PWA DKI JAKARTA GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK MITIGASI BENCANA SERTA ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DI KAMPUNG NELAYAN MARUNDA

Suasana penyuluhan dan dialog bersama masyarakat Kampung Nelayan Marunda

Jakarta Utara, 23 September 2026 — Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PWA DKI Jakarta menggelar Penyuluhan dan Praktik Mitigasi Bencana serta Adaptasi Perubahan Iklim bersama Komunitas Kampung Nelayan Marunda, Jakarta Utara, Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Tangguh, Keluarga Tangguh, Masyarakat Tangguh Menghadapi Bencana dan Perubahan Iklim” tersebut menjadi bagian dari upaya LLHPB PWA DKI Jakarta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, beradaptasi terhadap perubahan iklim, menjaga lingkungan, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir.

Kegiatan berlangsung di Kampung Nelayan Marunda, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dengan melibatkan masyarakat Kampung Nelayan, perempuan pesisir, kader masyarakat, penggiat lingkungan, unsur pemerintah, Muhammadiyah, dan 'Aisyiyah.

Diawali Kultum Dakwah Komunitas

Rangkaian kegiatan diawali dengan kultum Dakwah Komunitas yang disampaikan oleh Ketua MTK PWA DKI Jakarta, Dra. Sukmaini, MARS.

Kultum tersebut memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus mengajak masyarakat untuk memandang kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kebersihan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Sinergi Pemerintah, Muhammadiyah, 'Aisyiyah dan Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, Anita Permatasari (ASMINRA) hadir mewakili Wali Kota Jakarta Utara dan memberikan sambutan.

Sementara itu, Nursetyono hadir mewakili Kecamatan Cilincing.

Turut hadir Dwi Junarso, perwakilan Kelurahan Marunda; H. Aman Bogor, Ketua RW 007; serta Abdul Somad, Ketua RT 008.

Dari unsur Persyarikatan, hadir Ketua PWA DKI Jakarta, Dra. Hj. Ello Albugis, M.Ag., yang memberikan sambutan, Lahudin dari PDM Jakarta Utara, serta Dra. Hj. Soenanti dari PDA Jakarta Utara.

Kegiatan juga dibersamai anggota PWA DKI Jakarta dan perwakilan Badan Pembantu Pimpinan (Majelis/Lembaga) PWA DKI Jakarta.

Ketua PWA DKI Jakarta, Dra. Hj. Ello Albugis, M.Ag., bersama pengurus dan peserta mengikuti rangkaian kegiatan LLHPB PWA DKI Jakarta di Kampung Nelayan Marunda.

Ketua PWA DKI Jakarta, Dra. Hj. Ello Albugis, M.Ag., bersama pengurus dan peserta mengikuti rangkaian kegiatan LLHPB PWA DKI Jakarta di Kampung Nelayan Marunda.

BPBD DKI Jakarta Berikan Edukasi Kebencanaan

Materi mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana disampaikan oleh Basuki Rakhmat, S.Sos., M.Si., perwakilan BPBD DKI Jakarta.

Para peserta mendapatkan penguatan mengenai berbagai risiko bencana yang dapat terjadi di kawasan pesisir, antara lain banjir, rob, dan cuaca ekstrem, serta pentingnya membangun kesiapsiagaan mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas.

Materi kemudian diperkuat melalui praktik dan simulasi kesiapsiagaan. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman dalam melakukan tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Penyampaian materi dalam kegiatan mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

KPKP DKI Jakarta Dorong Ketahanan Pangan

Dari sektor ketahanan pangan dan pertanian, hadir Solihin, perwakilan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, Hasan, dari Pusat Pengembangan Benih dan Produksi Tanaman Dinas KPKP DKI Jakarta, memberikan penyuluhan mengenai pengembangan benih dan produksi tanaman.

Dalam kesempatan tersebut, Pusat Pengembangan Benih dan Produksi Tanaman Dinas KPKP DKI Jakarta juga memberikan bantuan berupa bibit cabai, tomat, terong, sukun, dan sirsak, serta pupuk dan media tanam.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dikembangkan oleh masyarakat melalui kegiatan penghijauan, urban farming, dan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Masyarakat mengikuti penyuluhan dan kegiatan pengembangan tanaman.

Praktik Pilah Sampah dan Pengenalan Tempat Sampah 4 Pilah

Salah satu kegiatan penting dalam rangkaian acara adalah praktik pemilahan sampah yang dilakukan bersama masyarakat.

LLHPB PWA DKI Jakarta memberikan edukasi bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari sumbernya, yaitu dari rumah tangga dan lingkungan komunitas. Peserta diajak mengenali berbagai jenis sampah sekaligus mempraktikkan pemilahan sesuai karakteristiknya.

Dalam kegiatan tersebut, LLHPB PWA DKI Jakarta juga memperkenalkan Tempat Sampah 4 Pilah, yaitu:

  1. Sampah Organik, seperti sisa makanan, daun, dan bahan yang mudah terurai.
  2. Sampah Anorganik, seperti botol plastik, kaleng, kertas, dan material yang masih dapat dimanfaatkan atau didaur ulang.
  3. Sampah B3, yaitu sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun sehingga membutuhkan penanganan khusus.
  4. Sampah Residu, yaitu sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kembali atau didaur ulang secara sederhana.

Melalui praktik tersebut, masyarakat diperkenalkan pada konsep pemilahan sampah dari sumber, sehingga sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali, sementara sampah yang memerlukan penanganan khusus dapat dikelola dengan tepat.

Pengenalan Tempat Sampah 4 Pilah juga menjadi bagian dari edukasi LLHPB PWA DKI Jakarta dalam membangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan di kawasan pesisir.

Perempuan sebagai Penggerak Ketangguhan

Ketua LLHPB PWA DKI Jakarta, Dra. Ferawati, M.Pd., M.Si., bertindak sebagai pelaksana kegiatan sekaligus narasumber.

“Ketangguhan masyarakat dimulai dari keluarga dan komunitas. Perempuan mempunyai peran yang sangat strategis dalam membangun kesiapsiagaan keluarga, menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.”

Menurutnya, mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim perlu dilakukan secara terpadu melalui aksi lingkungan sehari-hari, termasuk pengelolaan sampah, penghijauan, urban farming, dan perlindungan lingkungan pesisir.

Peserta mengikuti rangkaian kegiatan bersama unsur pemerintah dan organisasi.

Praktik Nyata: Dari Mitigasi Bencana hingga Pengelolaan Lingkungan

Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada penyuluhan. Peserta mengikuti berbagai praktik yang mencakup:

  • Praktik kesiapsiagaan menghadapi bencana.
  • Edukasi risiko banjir, rob, dan cuaca ekstrem.
  • Peran perempuan dalam mitigasi bencana.
  • Praktik pemilahan sampah.
  • Pengenalan Tempat Sampah 4 Pilah.
  • Pengembangan benih dan perlindungan tanaman.
  • Pengelolaan lingkungan.
  • Adaptasi perubahan iklim.
  • Pengembangan urban farming.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim dapat dimulai dari tindakan sederhana di lingkungan keluarga dan komunitas.

Praktik lapangan dan penghijauan sebagai bagian dari adaptasi perubahan iklim.

Penutupan oleh Wakil Ketua PWA DKI Jakarta

Rangkaian kegiatan ditutup oleh Dr. Miciko Umeda, M. BioMed., Wakil Ketua PWA DKI Jakarta.

Dalam penutupan, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan, mulai dari unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Utara, Kecamatan Cilincing, Kelurahan Marunda, BPBD DKI Jakarta, Dinas KPKP DKI Jakarta, PWA DKI Jakarta, Muhammadiyah, 'Aisyiyah, Majelis/Lembaga, hingga masyarakat Kampung Nelayan Marunda.

Membangun Pesisir yang Tangguh dan Berkelanjutan

Kegiatan LLHPB PWA DKI Jakarta di Kampung Nelayan Marunda menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan kebencanaan serta perubahan iklim.

Tidak hanya membangun kesiapsiagaan bencana, kegiatan tersebut juga mendorong ketahanan pangan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan adaptasi perubahan iklim berbasis komunitas.

Melalui gerakan bersama tersebut, masyarakat Kampung Nelayan Marunda diharapkan semakin mampu menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

“Perempuan Tangguh, Keluarga Tangguh, Masyarakat Tangguh Menghadapi Bencana dan Perubahan Iklim.”

LLHPB PWA DKI Jakarta — Bersama Mewujudkan Pesisir yang Tangguh, Lingkungan yang Lestari, dan Masa Depan yang Berkelanjutan.

Dokumentasi Tambahan Kegiatan

Suasana kegiatan dan penyampaian sambutan dalam Penyuluhan dan Praktik Mitigasi Bencana serta Adaptasi Perubahan Iklim di Kampung Nelayan Marunda.

Wawancara media dengan perwakilan PWA DKI Jakarta dan unsur terkait setelah kegiatan di Kampung Nelayan Marunda

0 Comments

Posting Komentar