Bukan Sekadar Gedung! Markas Baru PMI DKI Jadi “Rumah Kemanusiaan”, 1.200 Kantong Darah Disiapkan Tiap Hari

Bukan Sekadar Gedung! Markas Baru PMI DKI Jadi “Rumah Kemanusiaan”, 1.200 Kantong Darah Disiapkan Tiap Hari

JAKARTA, penaxpose.com Sebuah gedung baru mungkin hanya terlihat sebagai bangunan. Namun bagi Palang Merah Indonesia (PMI), fasilitas baru di Jalan Kramat Raya No. 47, Senen, Jakarta Pusat, memiliki arti jauh lebih besar: menjadi pusat pelayanan kemanusiaan dan penyediaan darah bagi masyarakat.

Gedung baru PMI Provinsi DKI Jakarta tersebut resmi diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Kamis (17/9/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 PMI.

Peresmian turut dihadiri Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla dan Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Beky Mardani.

Fasilitas baru ini dibangun dengan dukungan hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui APBD. Pemprov DKI menyebut nilai pembangunan gedung mencapai sekitar Rp233 miliar.

Bagi PMI DKI, keberadaan gedung ini bukan sekadar menambah fasilitas. Sebagian besar bangunan digunakan untuk mendukung operasional Unit Donor Darah (UDD) Provinsi DKI Jakarta).

Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani mengungkapkan, setiap hari UDD PMI DKI harus menyiapkan sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong darah.

Darah tersebut kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, termasuk ke lebih dari 400 rumah sakit se-Jabodetabek serta 64 Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) di Jakarta dan sekitarnya.

“Setiap harinya harus menyiapkan 1.000 sampai 1.200 kantong darah. Pemeriksaannya sudah berstandar nasional dan internasional,” ujar Beky.

Ia juga menjelaskan bahwa PMI DKI melakukan skrining terhadap penyakit menular sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan keamanan darah yang diberikan kepada masyarakat.

Beky menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah mendukung pembangunan fasilitas tersebut.

Menurutnya, ketersediaan darah yang aman merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global.

“Keberadaan PMI adalah bentuk kepedulian semua,” katanya.

Pramono: Dibangun dari Pajak Masyarakat

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan pajak yang dibayarkan masyarakat.

“Saya bangga dengan gedung ini yang seribu persen dibangun dari pajak masyarakat,” ujar Pramono.

Ia berharap gedung tersebut tidak hanya menjadi bangunan megah, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pramono juga meminta agar fasilitas tersebut dirawat dan dijaga sehingga dapat digunakan secara optimal untuk pelayanan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Pramono menggambarkan gedung baru tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan PMI di Jakarta.

“Gedung baru ini jangan hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi benar-benar menjadi rumah kemanusiaan,” kata Pramono, seperti dikutip ANTARA.

JK: Darah Dibutuhkan Setiap Hari untuk Menyelamatkan Nyawa

Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungan pembangunan gedung baru PMI tersebut.

Menurut JK, pelayanan donor darah memiliki arti yang sangat penting karena kebutuhan darah tidak mengenal waktu.

Ketika seseorang menjalani operasi, mengalami kecelakaan, membutuhkan transfusi, atau menghadapi kondisi medis tertentu, ketersediaan darah dapat menjadi bagian penting dalam proses penyelamatan.

“Donor darah itu penting. Setiap hari 1.000 sampai 1.200 kantong darah untuk menyelamatkan orang,” ujar JK.

Ia juga menilai kebutuhan darah di Jakarta sangat besar karena Ibu Kota menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang didatangi masyarakat dari berbagai daerah.

Selain pelayanan darah, JK menegaskan PMI juga memiliki tugas dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai bencana.

Namun, menurutnya, PMI ke depan juga perlu memperkuat langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Dua Gedung, Satu Misi Kemanusiaan

Gedung baru PMI DKI Jakarta terdiri atas dua bangunan. Gedung A memiliki lima lantai, sedangkan Gedung B memiliki 10 lantai. Sebagian besar fasilitas tersebut mendukung operasional Unit Donor Darah PMI DKI Jakarta.

Dengan fasilitas tersebut, PMI DKI diharapkan semakin mampu menjaga ketersediaan darah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peresmian gedung juga menjadi momentum penting dalam perjalanan PMI yang telah memasuki usia 81 tahun.

Sehari sebelum peresmian, PMI DKI Jakarta menggelar apel dan tabur bunga di makam Bung Hatta, Tanah Kusir. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi sejarah perjuangan dan semangat kemanusiaan yang menjadi dasar perjalanan PMI.

Kini, semangat itu diteruskan melalui fasilitas baru di Kramat Raya.

Sebab, bagi PMI, sebuah gedung bukan sekadar tempat bekerja. Di dalamnya ada darah yang dikumpulkan, relawan yang bergerak, pasien yang menunggu, dan harapan untuk menyelamatkan nyawa.

Dan setiap hari, ribuan kantong darah yang disiapkan menjadi pengingat bahwa aksi kemanusiaan tidak boleh berhenti. (Dan) 

FKDM Jakbar Sentil Fenomena “Tokoh Pemuda Jakarta Barat”: Apa Legitimasi dan Kontribusinya?

FKDM Jakbar Sentil Fenomena “Tokoh Pemuda Jakarta Barat”: Apa Legitimasi dan Kontribusinya?


JAKARTA –
 Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Jakarta Barat memberikan tanggapan kritis terkait maraknya klaim atau kemunculan fenomena yang mengatasnamakan "Tokoh Pemuda Jakarta Barat" di tengah ruang publik belakangan ini. FKDM mempertanyakan landasan formal serta kontribusi nyata dari figur-figur yang kerap menggunakan label tersebut.

Pernyataan ini disampaikan menyusul dinamika sosial dan kepemudaan lokal yang kerap mencatut istilah "Tokoh Pemuda Jakarta Barat" dalam berbagai pernyataan sikap, forum organisasi, maupun pemberitaan media.

Tegas Mempertanyakan Akar Legitimasi

Ketua FKDM Kota Jakarta Barat, Boby Hendrawan, S.H., secara tegas mempertanyakan urgensi dan dasar dari kemunculan klaim figur-figur yang mendaku diri sebagai tokoh pemuda tersebut. Menurutnya, penyematan gelar "tokoh pemuda" di ruang publik tidak boleh asal klaim tanpa ada ukuran kontribusi, proses kaderisasi, dan legitimasi sosial yang jelas di basis kepemudaan.

"Memangnya legitimasi mereka sebagai tokoh pemuda itu apa dasarnya? Jangan sampai istilah 'Tokoh Pemuda Jakarta Barat' ini diobral begitu saja oleh pihak-pihak tertentu yang minim rekam jejak pengabdian nyata di basis kepemudaan, lalu tiba-tiba muncul di ruang publik membawa kepentingan yang tidak jelas asal-usulnya," ujar Boby Hendrawan saat dimintai tanggapannya di Sekretariat FKDM Jakarta Barat Jakarta.

Boby menilai, seorang tokoh pemuda yang ideal semestinya lahir dari proses kaderisasi yang panjang, memiliki karya nyata, serta diakui oleh simpul-simpul organisasi kepemudaan yang sah, bukan sekadar mendeklarasikan diri demi mendulang panggung atau kepentingan kelompok tertentu.

• Minimnya Proses Verifikasi Organisasi: FKDM menilai sebagian figur yang mendaku diri sebagai tokoh pemuda kerap tidak memiliki basis kepengurusan atau proses pengakuan sosial yang jelas dari kalangan pemuda di akar rumput.

• Potensi Kepentingan Sektoral: Ada kekhawatiran bahwa label tersebut justru dimanfaatkan sebagai kendaraan untuk menggiring opini publik, kepentingan transaksional, atau mendulang pengaruh politis semata.

• Standar Kepemimpinan Pemuda: Tokoh pemuda yang kredibel harusnya lahir dari rekam jejak konsistensi dalam membina kreativitas, memperjuangkan aspirasi pemuda, serta aktif menyelesaikan masalah sosial di wilayahnya.

Menjaga Kondusivitas dan Kewaspadaan Wilayah

Sebagai lembaga yang diamanatkan untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), FKDM Jakarta Barat terus mengimbau masyarakat dan kalangan pemuda agar tidak mudah terkecoh oleh klaim-klaim sepihak yang mengatasnamakan pemuda Jakarta Barat secara keseluruhan.

Boby mengajak seluruh elemen pemuda, organisasi kepemudaan (OKP), dan pemangku kepentingan setempat untuk senantiasa jeli melihat latar belakang figur yang tampil di media. Kolaborasi yang konstruktif antar-pemuda jauh lebih esensial dalam membangun wilayah dibandingkan membesarkan figur instan yang minim kontribusi nyata. []

Setahun Berjalan, SRMA 10 Jakarta Selatan Dorong Prestasi Siswa dan Persiapan ke Perguruan Tinggi

Setahun Berjalan, SRMA 10 Jakarta Selatan Dorong Prestasi Siswa dan Persiapan ke Perguruan Tinggi

Jakarta Selatan — Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan terus menunjukkan perkembangan positif setelah lebih dari satu tahun menjalankan program pendidikan berbasis asrama. Selain membangun karakter dan kemandirian siswa, sekolah juga mendorong pengembangan prestasi akademik maupun non-akademik serta mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Humas SRMA 10 Jakarta Selatan, Nurul Hidaya, S.Pd., Gr., mewakili Kepala SRMA 10 Jakarta Selatan Ratu Mulyaningsih, M.Pd., mengatakan perkembangan siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat terlihat cukup signifikan, khususnya dari sisi kepercayaan diri, kedisiplinan, kemampuan akademik, serta keberanian mengembangkan potensi diri.

“Perubahan yang paling terlihat dari siswa adalah sikap dan perilakunya. Yang sebelumnya kurang percaya diri, sekarang sudah berani tampil di depan menteri maupun pejabat yang berkunjung. Mereka merasa dihargai dan diberikan kesempatan untuk berkembang,” ujar Nurul.

Menurutnya, lingkungan pendidikan berbasis asrama memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan secara lebih terarah. Aktivitas siswa tersusun sejak pagi hingga malam, mulai dari pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan keagamaan, hingga pendampingan bersama wali asuh.

Pola tersebut juga mendorong siswa untuk lebih disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, serta membangun interaksi sosial dengan lingkungan sekitar.

Dorong Prestasi dari Minat dan Bakat Siswa

Salah satu fokus SRMA 10 Jakarta Selatan adalah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Saat ini terdapat sekitar 15 kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa. Dari berbagai kegiatan tersebut, sejumlah siswa mulai menunjukkan prestasi di tingkat kompetisi.

Salah satu bidang yang menonjol adalah seni tari tradisional. Nurul mengatakan siswa SRMA 10 telah beberapa kali mengikuti perlombaan dan meraih prestasi, termasuk pada kompetisi tingkat provinsi.

“Di bidang tari tradisional, anak-anak sudah beberapa kali mengikuti lomba dan meraih kemenangan. Padahal sebelumnya ada yang belum pernah mengikuti sanggar atau pelatihan tari secara khusus,” ungkapnya.

Prestasi juga mulai terlihat dalam bidang olahraga. SRMA 10 memiliki siswa yang menekuni cabang judo dan karate dan telah meraih prestasi dalam berbagai kompetisi.

Bahkan, salah satu siswa di bidang judo telah mencapai tingkat internasional. Tiga siswa kembar yang bersekolah di SRMA 10 juga diketahui menekuni cabang olahraga judo.

Menurut Nurul, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa siswa yang sebelumnya mungkin belum memiliki ruang untuk mengembangkan potensinya dapat tumbuh ketika diberikan kesempatan, fasilitas, pembinaan, dan pendampingan yang tepat.

Selain olahraga dan seni, sekolah juga mengembangkan kemampuan komunikasi dan bahasa asing. Siswa mendapatkan kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan, termasuk pidato menggunakan bahasa Inggris, Mandarin, dan Arab.

“Kemampuan bahasa asing juga terus kami genjot agar semakin meningkat. Kami ingin lebih banyak lagi siswa yang berprestasi,” katanya.

Kemampuan Akademik Terus Diperkuat

Selain prestasi non-akademik, SRMA 10 Jakarta Selatan juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kemampuan akademik siswa.

Nurul menjelaskan, pada awal mengikuti program, sebagian siswa masih memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang perlu diperkuat. Sekolah kemudian menerapkan pembiasaan secara rutin sebelum pembelajaran utama dimulai.

Siswa diberikan latihan secara bertahap, mulai dari kemampuan berhitung dasar, perkalian, literasi hingga bahasa Inggris.

“Sekarang kemampuan literasi, numerasi, dan bahasa Inggris mereka jauh lebih meningkat dibandingkan sebelumnya. Tetapi ini masih terus kami upayakan agar kemampuan akademiknya semakin baik,” jelas Nurul.

Penguatan kemampuan dasar tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi pendidikan lanjutan, khususnya bagi mereka yang memiliki keinginan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Disiapkan Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

SRMA 10 Jakarta Selatan ke depan tidak hanya menargetkan siswa meraih prestasi selama berada di sekolah, tetapi juga memastikan mereka memiliki bekal untuk menentukan masa depan setelah lulus.

Sekolah tengah mendorong pengembangan kerja sama dengan berbagai instansi dan perguruan tinggi sebagai bagian dari persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan.

“Harapannya, setelah lulus dari sini mereka akan melanjutkan ke mana. Kami ingin membangun kerja sama dengan instansi maupun universitas yang nantinya dapat menerima mereka jika ingin melanjutkan kuliah,” ujar Nurul.

Menurutnya, siswa memiliki pilihan masa depan yang beragam. Karena itu, sekolah tidak hanya mempersiapkan siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, tetapi juga memberikan pembekalan bagi siswa yang memilih memasuki dunia kerja.

Bagi siswa yang ingin kuliah, penguatan akademik dan kemampuan bahasa terus dilakukan. Sementara siswa yang memilih bekerja akan diarahkan melalui kegiatan vokasi agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Tidak semua siswa nantinya ingin kuliah. Kalau ada yang ingin bekerja, kami juga menyiapkan mereka agar benar-benar siap memasuki dunia kerja,” katanya.

Menatap Masa Depan Siswa

Setelah lebih dari satu tahun berjalan, SRMA 10 Jakarta Selatan terus memperkuat dua aspek utama, yakni peningkatan prestasi dan persiapan masa depan siswa.

Sekolah menargetkan semakin banyak siswa yang mampu meraih prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus memiliki kemampuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Target kami adalah meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik. Kami ingin memberikan bekal yang lebih kuat kepada anak-anak agar setelah lulus mereka memiliki pilihan, baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja,” pungkas Nurul.

Dengan dukungan pembelajaran, sistem asrama, pengembangan minat dan bakat, pendampingan psikologis, serta pembekalan menuju pendidikan tinggi dan dunia kerja, SRMA 10 Jakarta Selatan terus mendorong siswa untuk memaksimalkan kesempatan pendidikan dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.

"Kita Semua Bersaudara" Abu Bakar MBS: Negara Harus Hadir, Jangan Abaikan Anak Betawi di Tanahnya Sendiri

"Kita Semua Bersaudara" Abu Bakar MBS: Negara Harus Hadir, Jangan Abaikan Anak Betawi di Tanahnya Sendiri

JAKARTA, penaxpose.com | Pesan kembali menggema di Jakarta. Sejumlah banner bertuliskan ajakan kebangsaan terpampang di titik-titik vital nasional. Gerakan ini digagas oleh Betawi Intellectual Global Forum / BIG FORUM di bawah komando Abu Bakar MBS, S.E., M.H., selaku Presiden BIG Forum.

Pantauan di lapangan, banner dengan desain khas merah-putih dan tagline “Jaga Kampung, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia” terpampang di sekitar Istana Negara, Medan Merdeka, Senayan, Lapangan Banteng, Kompleks Senayan, Mabes AD, Mabes Polri, hingga perbatasan Jakarta Barat–Kota Tangerang, mulai 26 Agustus sampai saat ini.

“Kita Semua Bersaudara, Demokrasi Bermartabat”

Dalam banner tersebut tertulis jelas narasi inti seruan:

“KITA SEMUA BERSAUDARA
SUARAKAN DENGAN BERADAB
DEMOKRASI BERMARTABAT
CINTA TANAH AIR DIMULAI DARI MENJAGA JAKARTA”

“KITA SEMUA BERSAUDARA, JADILAH WARGA NEGARA YANG BERADAB DAN MENCINTAI INDONESIA”

Abu Bakar MBS menegaskan, cinta tanah air tidak dimulai dari pidato yang muncul di layar kaca, melainkan dari aksi nyata menjaga diri dan lingkungan terdekat.

“Cinta tanah air itu dimulai dari hal paling dasar: menjaga kampung kita, menjaga Jakarta kita. Kalau Jakarta adem, Indonesia ikut adem,” ujar Abu Bakar MBS saat dikonfirmasi, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Teguran Keras: “Negara Harus Hadir, Jangan Lupakan Anak Betawi dan Gen Pangeran Jayakarta”

Abu Bakar menyampaikan kritik terbuka agar negara tidak abai terhadap tuan rumah Jakarta.

“Negara ini dibentuk oleh para kesultanan, para kerajaan dari berbagai etnis, suku dan agama. Jakarta ini pusat peradaban. Tapi sudah 81 tahun, jangan sampai Jakarta malah jadi tempat arena adu domba. Pribumi pejuang Jakarta, anak Betawi, jangan hanya dijadikan alat kepentingan saat butuh suara saja. Setelah itu dilupakan, dan menegaskan jangan sampai juga Gen Keturunan Jayakarta dimanfaatkan pihak lain untuk kepentingan yang merugikan, bahkan menghilangkan jasa-jasa leluhurnya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, sejarah Jakarta tidak bisa dipisahkan dari nama-nama besar para pemimpin: Fatahillah, Tubagus Angke, Sungerasa, Achmad Jaketra.

“Gerakan ini murni tanpa dibiayai siapapun. Karena kami tidak mau melihat kota yang diperjuangkan leluhur kami dibuat jadi arena konflik kepentingan, arena numpang popularitas sampai sesama anak bangsa beradu argumen di dunia maya sampai menciptakan bentrok fisik hingga menghilangkan nyawa. Bisa dicek rekam jejak kami, gerakan murni tanpa diperintah siapapun. Bukan badut-badut yang numpang tenar atas terjadinya sebuah peristiwa. Tetapi kalau kami kelewatan dan pemerintah tidak hadir, pasti kami akan turun,” lanjutnya.

Sebab, belajar dari kejadian tahun lalu, sampai kapan nyawa warga di Jakarta menjadi korban setiap ada mobilisasi massa atau demo di tiap 25–30 Agustus, bahkan plot twist sampai akhir tahun.

Menurutnya, Jakarta adalah rumah bersama, tetapi namanya rumah pasti ada tuan rumah. Rumah bersama ini bukan panggung untuk perebutan jabatan, bukan arena kepentingan politik sesaat, bahkan bukan saluran kepentingan para jenderal-jenderal.

Dari “Jaga Jakarta” 2025 Hingga Didengar Istana: Seruan Persatuan Anak Betawi

Gerakan ini bukan barang baru. Pada tahun 2025, Bang Abu Bakar pertama kali mencetuskan gerakan “Jaga Jakarta” dengan statement di berbagai media melihat dinamika sosial-politik nasional yang memanas.

Gerakan tersebut mendapat atensi luas hingga ke Istana Negara. Tahun lalu, seluruh pejabat negara mulai dari Ketua MPR, Ketua DPR, Kapolri, Panglima TNI, hingga para Ketua Umum Partai Politik dikumpulkan di Istana Negara untuk membahas narasi kebangsaan dan meredam polarisasi.

“Alhamdulillah tahun kemarin statement kita didengar. Sekarang tahun ini kita turunkan lagi ke jalan dalam bentuk banner, biar sampai ke akar rumput,” jelasnya.

BIG FORUM: Bersatu dalam Perbedaan

BIG Forum – Betawi Global Intellectual Forum mengusung tiga pilar utama dalam setiap gerakannya:

  1. BERSATU DALAM PERBEDAAN
  2. BERADAB MENCINTAI BANGSA
  3. BERINTELEKTUAL UNTUK SOLUSI DUNIA

“Kita boleh beda pilihan, beda partai, beda suku, beda agama. Tapi ingat, negeri ini lahir dari rahim kerajaan dan kesultanan Nusantara. Kita tetap bersaudara. Suarakan perbedaan dengan beradab. Itu demokrasi bermartabat,” pungkasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memindai barcode WhatsApp yang tertera di banner BIG Forum.

Kontak: BIG FORUM – Betawi Intellectual Global Forum

Karang Taruna Unit RW 04 Angke Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Carnaval Sepeda Hias

Karang Taruna Unit RW 04 Angke Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Carnaval Sepeda Hias

JAKARTA BARAT – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Karang Taruna unit RW 04 Kelurahan Angke Tambora, Jakarta Barat, menggelar berbagai kegiatan perlombaan warga, termasuk carnaval sepeda hias, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Siaga 2, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, tersebut berlangsung meriah dengan diikuti antusias oleh warga, khususnya anak-anak. Sejak dimulai hingga rangkaian acara berakhir dan pembagian hadiah, kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kegiatan tersebut dibuka oleh pengurus RW 04, Ahmad Ma'mun. Dalam sambutannya, ia mengingatkan panitia untuk memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan para peserta carnaval yang mayoritas merupakan anak-anak usia dini.

Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan secara maksimal mengingat rute carnaval melewati jalan raya yang masih dilalui kendaraan.

“Karena peserta carnaval didominasi anak-anak usia dini, saya berharap panitia dapat mengawasi dan memastikan keselamatan mereka, terutama karena rute yang dilalui merupakan jalan raya yang banyak kendaraan,” ujar Ahmad Ma'mun.

Selain aspek keselamatan, Ahmad juga mengimbau seluruh peserta dan panitia untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT RI ke-81, Irgi Malik Fahreji, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak, terutama warga Siaga 2 yang telah membantu dan mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Irgi.

Apresiasi serupa disampaikan salah satu perwakilan Ketua RT, Yustrisna. Ia mengaku mengapresiasi kerja keras Karang Taruna RW 04, khususnya panitia pelaksana, yang telah mempersiapkan kegiatan sejak awal hingga seluruh rangkaian acara berakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna RW 04, terutama panitia pelaksana. Dari persiapan sampai akhir kegiatan, semuanya berjalan tertib dan aman,” kata Yustrisna.

Kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan gotong royong di tengah masyarakat.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan dan pembagian hadiah, seluruh acara berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan warga RW 04 Tambora.

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 03 Kalianyar Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Keceriaan

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 03 Kalianyar Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Keceriaan

JAKARTA BARAT, infoDKJ.comSemangat kemerdekaan terasa begitu meriah di lingkungan RW 03, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (17/8/2026). Warga dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan penuh antusias dan kebersamaan.

Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang diikuti pengurus RW 03, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Upacara berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Usai upacara, kemeriahan langsung berlanjut melalui berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti lomba balap karung, makan kerupuk, hingga lomba kelereng. Gelak tawa warga pun semakin pecah saat peserta dewasa turut ambil bagian dalam lomba tarik tambang, futsal mini, balap karung, dan berbagai permainan lainnya.

Tokoh pemuda wilayah RW 03, Fikri Abdurrahman, yang akrab disapa Fikri, mengatakan bahwa perayaan HUT RI bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarwarga.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak, pemuda, orang tua, dan seluruh warga bisa berkumpul, saling mengenal, serta memperkuat rasa kebersamaan. Inilah semangat kemerdekaan yang harus terus kita jaga,” ujar Fikri.

Menurutnya, antusiasme warga dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan persatuan masih sangat kuat di lingkungan masyarakat.

Fikri juga berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti pada momentum HUT RI saja, tetapi dapat menjadi awal dari semakin solidnya hubungan antarwarga.

“Saya berharap kebersamaan yang terbangun hari ini terus berlanjut. Pemuda harus menjadi penggerak kegiatan positif di lingkungan dan ikut menjaga kekompakan serta keamanan wilayah,” tambahnya.

Perayaan HUT ke-81 RI di RW 03 Kalianyar pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, sportivitas, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Di tengah kesederhanaan berbagai perlombaan, tersimpan pesan penting bahwa kemerdekaan akan semakin bermakna ketika dirayakan bersama seluruh elemen masyarakat. (Cex) 

Semarak HUT RI ke-81, 445 Warga RW 07 Duri Utara Jalan Sehat Sambil Berbagi Infaq ke Masjid

Semarak HUT RI ke-81, 445 Warga RW 07 Duri Utara Jalan Sehat Sambil Berbagi Infaq ke Masjid

JAKARTA BARAT – Sebanyak 445 warga RW 07 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, memadati jalan lingkungan untuk mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026.

Acara dilepas langsung oleh Ketua RW 07 Yongky Subiyanto di depan Sekretariat RW 07, Jalan Duri Utara 1, Kelurahan Duri Utara. Dengan semangat merah putih, warga dari berbagai usia berjalan bersama menempuh jarak sepanjang 2,5 kilometer.

Rute yang dilalui yakni start dari Sekretariat RW 07 – Jalan Krendang Selatan 1 – Duri Raya – Jalan TSS – Jalan Jembatan Lima – Krendang Raya – dan finish di Sekretariat RW 07 Jalan Duri Utara 1. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga garis akhir.

Yongky Subiyanto mengatakan, kegiatan jalan sehat ini digelar bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kekompakan antarwarga di lingkungan RW 07 Duri Utara.

“Alhamdulillah tahun ini seluruh elemen warga bisa berkumpul. Dari RT 01 sampai terakhir RT 12 hadir semua. Ini bukti bahwa semangat kebersamaan di RW 07 sangat kuat,” ungkap Yongky.

Perayaan HUT RI kali ini memang sengaja dirancang untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat, mulai dari ibu-ibu PKK, Karang Taruna, hingga bapak-bapak dan lansia.

Yang membuat kegiatan semakin meriah adalah adanya doorprize berupa ratusan hadiah tambahan untuk peserta gerak jalan.

Untuk mengikuti kegiatan, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp5.000. Dari hasil pendaftaran tersebut terkumpul dana infaq sebesar Rp2.225.000 yang kemudian diserahkan kepada Masjid Al Muttaqin.

Menariknya, pemenang utama doorprize 1 dan 2 juga menyumbangkan uang sebesar Rp900.000 sebagai rasa syukur untuk diinfaqkan ke masjid yang sama. Total infaq yang terkumpul untuk Masjid Al Muttaqin sebesar Rp3.125.000.

“Ini luar biasa. Selain sehat dan dapat hadiah, kita juga bisa berbagi. Semoga menjadi amal jariyah untuk kita semua,” tambah Yongky.

Daftar Pemenang Hadiah Utama

Pengundian doorprize berlangsung meriah dan disambut sorak-sorai warga. Berikut daftar pemenang hadiah utama:

  • RT 10 RW 07: 1 buah kulkas 2 pintu
  • RT 03 RW 07: 1 buah mesin cuci
  • RT 06 RW 07: 1 buah kipas angin
  • RT 12 RW 07: 1 buah kompor gas

Selain empat hadiah utama tersebut, panitia juga membagikan ratusan hadiah hiburan lainnya berupa peralatan rumah tangga.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama. Warga berharap agenda seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus menjaga kerukunan warga RW 07.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju!

PRNU Sukabumi Utara Gelar Bahtsul Masail, Bahas Talak di Luar Pengadilan

PRNU Sukabumi Utara Gelar Bahtsul Masail, Bahas Talak di Luar Pengadilan

JAKARTA BARAT — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail dengan mengusung tema “Menghidupkan Khazanah Fikih Ulama untuk Umat yang Berkah dan Bermartabat”, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Sukabumi Utara, Jalan Madrasah, ini menjadi momentum penting bagi kader NU di tingkat ranting untuk menghidupkan tradisi intelektual keagamaan melalui forum kajian persoalan fikih yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Bahtsul Masail berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri sejumlah ulama, pengurus MWC NU Kebon Jeruk, perwakilan pengurus ranting NU se-Kecamatan Kebon Jeruk, Muslimat NU, Fatayat NU, Banom dan Banser, IPNU-IPPNU, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Forum tersebut menghadirkan KH. Astar H. Zayadi sebagai Mushohih. Sementara jajaran Muharrir di antaranya Habib Ali Hasan Al Bahr, KH. Ismail H. Bahruddin, M.A., Dr. KH. Helmi Yusuf, M.A., KH. Nurzen Alamsyah, S.Ag., KH. Nurshobah AF, S.Ag., M.Si., Ust. Intihaul Fudhola, M.A., dan Ust. Nurul Huda, S.Pd.

Bahas Persoalan Talak dan Kepastian Hukum

Salah satu isu utama yang dibahas dalam forum adalah “Keharusan Pengucapan Talak di Depan Hakim”.

Persoalan ini menjadi perhatian karena terdapat perbedaan perspektif antara fikih klasik dan hukum positif di Indonesia terkait talak yang diucapkan di luar pengadilan.

Dalam perspektif fikih klasik, talak pada prinsipnya dapat jatuh ketika suami mengucapkan lafaz talak yang memenuhi ketentuan syariat, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Sementara itu, dalam sistem hukum perkawinan di Indonesia, perceraian melalui talak wajib mengikuti prosedur hukum yang ditetapkan melalui Pengadilan Agama.

Perbedaan tersebut kerap menimbulkan persoalan di tengah masyarakat, terutama ketika talak telah diucapkan di luar pengadilan, namun belum diproses secara hukum oleh negara.

Forum Bahtsul Masail membahas isu ini secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek fikih, hukum positif, kepastian hukum, serta kemaslahatan keluarga dan masyarakat.

Hadir dalam forum tersebut perwakilan Pengadilan Agama Jakarta Barat, Ust. Zainal Ridho, yang menyampaikan pengantar mengenai fungsi Pengadilan Agama.

Ia menjelaskan bahwa Pengadilan Agama tidak hanya menangani perkara perkawinan dan perceraian, tetapi juga berbagai persoalan hukum keagamaan yang berdampak sosial di masyarakat.

Menurutnya, dalam perkara perceraian terdapat dua mekanisme, yakni cerai talak yang diajukan oleh suami dan cerai gugat yang diajukan oleh istri.

Kehadiran negara melalui Pengadilan Agama, lanjutnya, bertujuan memberikan legalitas dan kepastian hukum agar berbagai akibat hukum pascaperceraian dapat ditangani secara jelas dan tertib.

Tradisi Keilmuan NU Dihidupkan dari Tingkat Ranting

Ketua Tanfidziyah PRNU Sukabumi Utara, Afdhal Putra Ambiya, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan agar forum tersebut memberikan manfaat bagi umat.

Sementara itu, Lurah Sukabumi Utara H. Ali Syahidin menyambut baik pelaksanaan Bahtsul Masail tersebut.

Ia menyampaikan bahwa ilmu fikih merupakan ilmu Allah yang sangat luas sehingga memerlukan proses pembelajaran berkelanjutan serta bimbingan dari para guru.

Ia menilai Bahtsul Masail memiliki peran penting karena tidak hanya membahas persoalan teoretis keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.

“Saya sebagai umaro ingin menjadi umaro yang baik dan dekat dengan ulama. Momentum ini saya gunakan untuk mempererat hubungan emosional dengan para ulama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut kemudian secara resmi dibuka oleh Lurah Sukabumi Utara dengan pembacaan basmalah.

Pertama Kali Digelar di Tingkat Ranting

Pelaksanaan Bahtsul Masail ini menjadi langkah penting karena merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh kader NU di tingkat ranting di wilayah tersebut.

Sejumlah tokoh ulama setempat mengapresiasi inisiatif ini. Mereka menilai pelaksanaan forum kajian fikih di tingkat ranting menunjukkan bahwa tradisi intelektual NU tidak hanya berkembang di tingkat cabang atau lembaga pendidikan pesantren, tetapi juga dapat tumbuh di tengah masyarakat melalui struktur organisasi paling bawah.

Bahtsul Masail sendiri merupakan salah satu tradisi keilmuan penting dalam tubuh NU. Forum ini menjadi ruang bagi para ulama dan kader untuk mendiskusikan persoalan-persoalan aktual dengan merujuk pada khazanah fikih serta mempertimbangkan kemaslahatan umat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Setelah itu, peserta melaksanakan salat Zuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Melalui kegiatan ini, PRNU Sukabumi Utara berharap tradisi kajian dan pengambilan keputusan keagamaan berbasis khazanah fikih dapat terus berkembang, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi keagamaan yang relevan terhadap berbagai persoalan masyarakat. (Yansen) 

Pemuda Kota RI: Pemberantasan Narkotika Harus Jadi Gerakan Bersama, “Tangkap Bandarnya, Selamatkan Korbannya”

Pemuda Kota RI: Pemberantasan Narkotika Harus Jadi Gerakan Bersama, “Tangkap Bandarnya, Selamatkan Korbannya”


JAKARTA, 13 Agustus 2026 — Ketua Umum Pemuda Kota Republik Indonesia, Abu Bakar MBS, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap operasi pemberantasan narkotika yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Brimob Polda Metro Jaya di Kampung Bahari, Jakarta Utara, menjelang fajar.

Abu Bakar menilai langkah tersebut menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.

“Di bulan kemerdekaan ini, makna kemerdekaan harus kita perluas. Indonesia tidak cukup hanya merdeka dari penjajahan, tetapi juga harus merdeka dari narkotika yang menghancurkan generasi bangsa,” ujar Abu Bakar MBS, Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Pemuda Kota, dalam operasi tersebut aparat mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 89 kilogram sabu, 91 gram ganja, 159 butir ekstasi, uang tunai sekitar Rp1,4 miliar, sejumlah senjata dan peluru, serta kendaraan. Sebanyak sembilan orang turut diamankan.

“Ini bukan sekadar persoalan jumlah barang bukti. Di balik narkotika ada ancaman terhadap masa depan anak muda Indonesia. Karena itu, jaringan peredarannya harus dibongkar sampai ke akar,” tegas Abu Bakar.

Pemuda Kota memberikan apresiasi kepada Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto beserta jajaran BNN, Kapolda Metro Jaya, dan jajaran Brimob atas keberanian dan keseriusan dalam menjalankan operasi tersebut, meski terdapat perlawanan dari sejumlah oknum melalui kembang api.

Abu Bakar MBS juga mendorong agar penindakan tidak berhenti pada pelaku di lapangan. Aparat perlu menelusuri pemasok, pengendali, aliran dana, hingga aset yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika sesuai ketentuan hukum.

“Jangan berhenti pada pelaku lapangan. Telusuri siapa pemasoknya, siapa pengendalinya, bagaimana aliran dananya, dan putus seluruh mata rantai jaringan narkotika,” katanya.

Di sisi lain, Abu Bakar mengingatkan agar masyarakat di Kampung Bahari maupun kawasan lain tidak mendapatkan stigma akibat keberadaan jaringan narkotika.

“Narkoba bukan identitas sebuah wilayah di lingkup kota. Yang harus diberantas adalah jaringan kejahatannya. Masyarakat umum, khususnya anak muda yang menjadi korban, harus dilindungi dan diselamatkan,” ujarnya.

Pemuda Kota juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum, pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi.

“Prinsip kami jelas: tangkap bandarnya, selamatkan korbannya. Mereka yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika harus diberi ruang untuk pulih dan kembali produktif,” kata Abu Bakar.

Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Pemuda, masyarakat, sekolah, komunitas lokal, dan organisasi mahasiswa serta kepemudaan harus menjadi bagian dari gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Negara bergerak, masyarakat bergerak, pemuda adalah pelopor utama gerakan tersebut. Tidak boleh ada bandar yang merasa lebih kuat daripada negara dan aparat kepolisian,” tegasnya.

Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemuda Kota Republik Indonesia menyerukan semangat baru:

“MERDEKA DARI NARKOTIKA. MERDEKA UNTUK BERPRESTASI. MERDEKA UNTUK MEMBANGUN MASA DEPAN INDONESIA.”

Abu Bakar MBS menegaskan Pemuda Kota siap menjadi bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Merah Putih harus berkibar di langit Indonesia, bukan narkotika di tangan generasi muda. Kemerdekaan harus kita jaga dengan menyelamatkan generasi bangsa,” tutup Abu Bakar MBS, Ketua Umum Pemuda Kota Republik Indonesia. []

Kelurahan Kelapa Dua Lakukan Pendataan Kerusakan Gedung SDN 01, Ditemukan Sejumlah Titik Bangunan Mengalami Kerusakan

Kelurahan Kelapa Dua Lakukan Pendataan Kerusakan Gedung SDN 01, Ditemukan Sejumlah Titik Bangunan Mengalami Kerusakan

Jakarta Barat, penaxpose.comPemerintah Kelurahan Kelapa Dua melaksanakan pendataan kondisi bangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kelapa Dua yang berlokasi di Jalan Kelapa Dua Raya RW 08, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Kelapa Dua Elfin Ridho Putra, didampingi Sekretaris Kelurahan Noveri Tauhid, Kasi Kesra Bangun Setiawan, Kasi Ekbang Linda Lestari, perwakilan Dinas Sosial Kelapa Dua Damayanti, staf Kelurahan Kelapa Dua, serta unsur FKDM Kelapa Dua Syafei. Sementara dari pihak sekolah hadir para guru, yakni Riski, Agus, Parmadi, dan Lia.

Pendataan dilakukan sebagai tindak lanjut upaya identifikasi kondisi bangunan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, PP Nomor 16 Tahun 2021, Permen PUPR Nomor 24/PRT/M/2008, Permen PUPR Nomor 22/PRT/M/2018, serta Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung.

Tujuan kegiatan ini adalah melakukan penilaian awal terhadap tingkat kerusakan bangunan secara visual, memastikan kelayakan dan keamanan gedung untuk digunakan sementara, serta menjadi dasar dalam menentukan perlunya pemeriksaan lanjutan (detail assessment) oleh tim teknis yang berwenang.

Dari hasil pendataan di lapangan, petugas mendapati adanya kerusakan pada sejumlah titik objek yang diperiksa, yakni plafon ruang perpustakaan pecah dan bolong, bawah daun pintu ruang perpustakaan yang kropos , lantai di depan toilet retak, serta tembok tepi pagar lantai dua yang gompal terkelupas. Temuan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan laporan dan evaluasi bagi instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan maupun perbaikan sesuai tingkat kerusakan yang ada.

Seluruh rangkaian kegiatan pendataan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Pemerintah Kelurahan Kelapa Dua berharap hasil identifikasi ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga proses perbaikan dapat dilakukan demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan warga sekolah dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. (Yansen) 

Diduga Modus Janji Pinjaman Miliaran Berujung Kerugian, Korban Tagih Tanggung Jawab Pemberi Dana

Diduga Modus Janji Pinjaman Miliaran Berujung Kerugian, Korban Tagih Tanggung Jawab Pemberi Dana

Jakarta, infoDKJ.com – Harapan untuk memperoleh pinjaman modal usaha senilai miliaran rupiah justru berubah menjadi persoalan yang berlarut-larut. Seorang warga mengaku mengalami kerugian setelah pinjaman yang dijanjikan tak kunjung terealisasi, meski berbagai biaya yang diminta telah dipenuhi.

Berdasarkan keterangan korban, persoalan bermula pada 19 September 2025 saat dirinya bertemu dengan Joko Kusdianto di Yogyakarta untuk membahas pengajuan pinjaman sebesar Rp3,5 miliar dengan jaminan sebidang tanah seluas kurang lebih 7.300 meter persegi yang berada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, menurut korban, pengajuan pinjaman disetujui. Namun, sebelum proses pencairan dilakukan, korban diminta mentransfer sejumlah dana yang disebut sebagai biaya notaris dan berbagai keperluan administrasi lainnya.

Korban mengaku memenuhi seluruh permintaan tersebut dengan harapan dana pinjaman dapat segera dicairkan sesuai jadwal yang telah disepakati.

Namun, pada 23 September 2025, waktu yang dijanjikan sebagai hari pencairan, dana pinjaman tidak kunjung diterima.

Tidak hanya itu, korban mengaku kembali mendapat arahan untuk mencari tiga calon peminjam baru yang masing-masing mengajukan pinjaman tanpa agunan senilai Rp200 juta.

Korban kemudian memperkenalkan tiga orang calon peminjam, yakni Nanik Asmaiyah, Suliha, dan Tri Wahyono.

Menurut pengakuan korban, masing-masing calon peminjam diminta menyetorkan dana sebesar Rp20 juta dengan alasan sebagai "keuntungan di depan", sehingga total dana yang ditransfer mencapai Rp60 juta.

Khusus atas nama Suliha, korban menyebut masih diminta melakukan pembayaran tambahan sebesar Rp7 juta untuk peningkatan plafon pinjaman serta Rp2,8 juta yang disebut sebagai biaya notaris.

Seluruh calon peminjam tersebut, lanjut korban, dijanjikan bahwa pinjaman mereka akan dicairkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun hingga kini, pencairan yang dijanjikan belum pernah terealisasi.

Korban juga mengaku bahwa setelah tanggal yang dijanjikan, alasan penundaan terus berubah. Menurutnya, Joko Kusdianto beberapa kali meminta adanya biaya tambahan sebagai syarat lanjutan sebelum dana dapat dicairkan.

Akibat terus bergesernya janji pencairan, korban mengaku telah berkali-kali mendatangi Yogyakarta untuk meminta kepastian sekaligus menagih pengembalian dana yang telah disetorkan. Selain uang yang telah dibayarkan, korban juga mengaku menanggung kerugian berupa biaya transportasi, penginapan, konsumsi, dan pengeluaran lainnya selama proses tersebut.

"Saya sudah beberapa kali datang ke Yogyakarta untuk meminta kepastian. Namun hingga sekarang pinjaman tidak pernah cair, sementara uang yang diminta sudah saya bayarkan. Saya juga sudah mengeluarkan biaya perjalanan dan akomodasi yang jumlahnya tidak sedikit," ungkap korban.

Korban menegaskan bahwa dirinya masih mengedepankan penyelesaian secara baik-baik dan berharap seluruh dana yang telah disetorkan dapat dikembalikan. Namun hingga saat ini, menurut pengakuannya, belum ada penyelesaian maupun pengembalian dana dari pihak yang bersangkutan.

Atas peristiwa tersebut, korban berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini serta meminta pihak-pihak terkait memberikan perhatian agar tidak ada masyarakat lain yang mengalami kejadian serupa. (Red) 

Ai Komariyah Wujudkan Mimpi Lewat Ay Beauty Lash Studio, Siap Hadirkan Layanan Kecantikan Profesional untuk Masyarakat

Ai Komariyah Wujudkan Mimpi Lewat Ay Beauty Lash Studio, Siap Hadirkan Layanan Kecantikan Profesional untuk Masyarakat


Jakarta Barat, penaxpose.com Berawal dari mimpi, doa, dan kerja keras yang tak pernah berhenti, Ai Komariyah akhirnya berhasil mewujudkan cita-citanya dengan membuka Ay Beauty Lash Studio, sebuah usaha di bidang kecantikan yang resmi melakukan Grand Opening pada Rabu, 29 Juli 2026, di Jalan Sawah Lio II Gang 6 No. 7 RT 008/RW 08, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Bagi Ai Komariyah, pembukaan studio kecantikan ini bukan sekadar memulai sebuah usaha, melainkan menjadi tonggak perjalanan hidup untuk terus berkarya, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui layanan kecantikan yang berkualitas.

Momentum grand opening berlangsung sederhana namun sarat makna. Acara diawali dengan tasyakuran, doa bersama anak yatim piatu, dilanjutkan silaturahmi bersama keluarga, sahabat, dan rekan bisnis. Kebersamaan tersebut menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kesempatan yang telah diberikan.

Ay Beauty Lash Studio hadir dengan berbagai layanan kecantikan profesional, seperti eyelash extension, nail art, make up pengantin, hingga sulam alis, yang dikerjakan dengan ketelitian, mengutamakan kebersihan, kenyamanan, serta kepuasan pelanggan.

Di balik berdirinya studio tersebut, Ai Komariyah dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat belajar tinggi, telaten, dan selalu ingin memberikan hasil terbaik dalam setiap pekerjaannya. Baginya, kecantikan bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri setiap perempuan.

Dalam sambutannya, Ai Komariyah tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur atas terwujudnya impian yang selama ini diperjuangkan.

«"Alhamdulillah, ini adalah salah satu mimpi yang akhirnya Allah SWT izinkan menjadi kenyataan. Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sahabat, rekan bisnis, dan semua pihak yang selama ini memberikan doa, dukungan, serta semangat kepada saya. Ay Beauty Lash Studio lahir dari sebuah harapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Insya Allah saya akan terus belajar, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga kepercayaan setiap pelanggan. Semoga usaha ini menjadi jalan rezeki yang halal, penuh keberkahan, serta membawa manfaat bagi banyak orang," ujar Ai Komariyah.»

Menurutnya, setiap pelanggan yang datang bukan hanya ingin tampil cantik, tetapi juga ingin merasa nyaman dan lebih percaya diri. Karena itu, pelayanan yang ramah, hasil yang maksimal, dan kepuasan pelanggan menjadi komitmen utama yang akan terus dijaga.

Dukungan juga datang dari Herda, rekan bisnis sekaligus Make Up Artist (MUA) Pengantin, yang menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Ai Komariyah dalam mengembangkan usahanya.

«"Saya mengenal Ai Komariyah sebagai pribadi yang pekerja keras, teliti, dan tidak pernah berhenti belajar. Semua yang diraihnya hari ini adalah buah dari ketekunan dan kesabarannya. Saya yakin Ay Beauty Lash Studio akan berkembang menjadi studio kecantikan yang dipercaya masyarakat karena dikelola dengan hati dan penuh tanggung jawab. Semoga Ai Komariyah terus sukses, usahanya semakin besar, dan mampu menginspirasi perempuan lain untuk berani mewujudkan impiannya," ungkap Herda.»

Dengan dibukanya Ay Beauty Lash Studio, Ai Komariyah berharap dapat memberikan kontribusi positif di dunia kecantikan, sekaligus membuka peluang untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pelaku usaha lokal yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Barat.

Grand Opening tersebut menjadi awal dari perjalanan baru Ai Komariyah. Dengan doa, kerja keras, dan kepercayaan pelanggan, ia optimistis Ay Beauty Lash Studio akan terus tumbuh menjadi usaha yang profesional, terpercaya, dan membawa keberkahan bagi banyak orang. (Dan) 

SSB Imadara Juarai Twins Cup 2026, Liga Sepak Bola Semanan Jadi Ajang Lahirnya Bibit Pesepak Bola Masa Depan

SSB Imadara Juarai Twins Cup 2026, Liga Sepak Bola Semanan Jadi Ajang Lahirnya Bibit Pesepak Bola Masa Depan

Jakarta Barat – Semangat sportivitas, pembinaan usia dini, dan persaudaraan mewarnai gelaran Liga Sepak Bola Semanan – Twins Cup 2026 yang berlangsung pada Minggu (26/7/2026) di Lapangan Asbes Bakrie Building, Semanan, Jakarta Barat. Turnamen yang diselenggarakan oleh SSB Twins Soccer ini menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus pembinaan bagi pesepak bola muda.

Kompetisi berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari Luxara World Travel, PT CSM Indonesia, serta LBH Jangkar, yang memiliki komitmen sama dalam mendukung pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh sportivitas, SSB Imadara berhasil tampil sebagai Juara 1, disusul SSB Ark Soccer sebagai Juara 2, dan SSB Twins Club meraih Juara 3.

Ketua Umum SSB Twins Club menyampaikan bahwa penyelenggaraan Twins Cup bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi menjadi bagian dari upaya membentuk karakter anak-anak melalui olahraga.

"Twins Cup kami hadirkan sebagai wadah pembinaan sekaligus ruang bagi anak-anak untuk belajar disiplin, sportivitas, kerja sama, dan pantang menyerah. Kami bangga melihat seluruh peserta bertanding dengan semangat yang luar biasa. Selamat kepada para juara, dan bagi yang belum berhasil, teruslah berlatih karena setiap pertandingan adalah proses menuju kesuksesan," ujarnya.

Sementara itu, Ridho Rachmat Januar, selaku Managing Director Luxara World Travel, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan yang memberikan dampak positif bagi generasi muda.

"Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Melalui dukungan terhadap Twins Cup 2026, kami berharap semakin banyak talenta sepak bola yang lahir dari Jakarta Barat. Semoga turnamen seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional," tutur Ridho.

Hal senada disampaikan Nurdani, S.H., pimpinan PT CSM Indonesia. Menurutnya, dunia usaha memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendorong tumbuhnya kegiatan positif di tengah masyarakat.

"Olahraga adalah sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan persatuan. PT CSM Indonesia merasa bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Kami berharap anak-anak yang bertanding hari ini kelak menjadi generasi yang sehat, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama daerah bahkan Indonesia," ungkap Nurdani.

Selain menghadirkan persaingan yang sehat, turnamen ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarsekolah sepak bola, pelatih, orang tua, dan masyarakat. Antusiasme para pendukung yang memadati Lapangan Asbes Bakrie Building semakin menambah semarak jalannya kompetisi.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Liga Sepak Bola Semanan – Twins Cup 2026, diharapkan lahir semakin banyak bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang kelak mampu bersaing di level yang lebih tinggi, sekaligus menjadikan olahraga sebagai sarana membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Tawuran di Wilayah Binaan

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Tawuran di Wilayah Binaan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui patroli malam rutin di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi tawuran remaja, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Tambora.

Patroli yang dipimpin Babinsa Serda Ahmad Yani dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) pukul 22.45 WIB hingga Sabtu (25/7/2026) pukul 00.00 WIB dengan melibatkan unsur Babinsa, Wanra, dan Mitra sebagai bentuk sinergi menjaga keamanan lingkungan.

Rute patroli meliputi sejumlah ruas jalan dan lokasi strategis, di antaranya Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera V, Jalan Bandengan Selatan, Gereja Sidang Jemaat Allah, Kantor Kelurahan Pekojan, Masjid Anaweer, SMP Negeri 32, hingga SMK Negeri 9 sebelum kembali ke Makoramil 02/Tambora.

Selama patroli berlangsung, personel melakukan pemantauan situasi, berdialog dengan warga, serta memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan situasi di seluruh rute patroli aman, kondusif, dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim mengatakan, patroli malam merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran aparat di tengah warga.

"Patroli rutin ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran, balap liar, maupun tindak kriminalitas lainnya. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat," ujar Danramil.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh lingkungan, untuk terus berperan aktif mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Melalui patroli yang dilakukan secara berkesinambungan, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan unsur kewilayahan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga aktivitas warga dapat berlangsung dengan tenang dan lancar.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Pastikan Wilayah Aman, Monitoring Dini Hari Tunjukkan Nihil Genangan di 11 Kelurahan

Koramil 02/Tambora Pastikan Wilayah Aman, Monitoring Dini Hari Tunjukkan Nihil Genangan di 11 Kelurahan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem melalui kegiatan monitoring wilayah secara rutin. Hasil pemantauan yang dilakukan pada Sabtu (25/7/2026) pukul 00.31 WIB menunjukkan seluruh wilayah binaan di Kecamatan Tambora dalam kondisi aman tanpa adanya genangan air maupun banjir.

Monitoring dilakukan oleh jajaran Babinsa Koramil 02/Tambora di 11 kelurahan, meliputi Roa Malaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kali Anyar, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima. Dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh wilayah dilaporkan nihil genangan air.

Selain memastikan kondisi lingkungan, petugas juga memantau potensi gangguan lainnya. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pohon tumbang maupun kejadian menonjol yang memerlukan penanganan darurat.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim mengatakan, kegiatan monitoring dini hari merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman sekaligus mempercepat respons apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.

"Babinsa kami terus siaga memantau kondisi wilayah, terutama saat musim hujan. Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan seluruh kelurahan di Kecamatan Tambora dalam kondisi aman tanpa genangan. Kesiapsiagaan ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat," ujar Danramil.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta segera melaporkan kepada Babinsa atau aparat terkait apabila menemukan potensi gangguan yang dapat memicu banjir maupun membahayakan keselamatan warga.

Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan warga demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Perkuat Keamanan Lingkungan, Babinsa Aktif Dampingi Siskamling Bersama Warga

Koramil 02/Tambora Perkuat Keamanan Lingkungan, Babinsa Aktif Dampingi Siskamling Bersama Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Komitmen Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan pembinaan teritorial. Salah satunya dilakukan Babinsa yang aktif mendampingi pelaksanaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) bersama unsur pengamanan swakarsa di wilayah binaan.

Pada Jumat (24/7/2026) pukul 22.09 WIB, Babinsa Serda Ahmad Yani melaksanakan kegiatan Siskamling di Jalan Pintu Kecil RT 02/RW 02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, bersama Abel dari Mitra Jaya dan Udin dari Wanra.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan arahan kepada petugas jaga agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan, serta memperketat pengamanan di sekitar lingkungan permukiman. Petugas juga diimbau untuk melaksanakan patroli secara berkala dengan sistem berpasangan (body system) guna meningkatkan keselamatan dan efektivitas pengawasan.

Selain itu, Serda Ahmad Yani mengingatkan pentingnya kesiapan sarana pendukung seperti tongkat, alat komunikasi, dan perlengkapan lainnya. Ia juga mengajak petugas keamanan untuk segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pengurus RT/RW apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

"Siskamling merupakan benteng pertama dalam menjaga keamanan lingkungan. Koramil 02/Tambora akan terus mendorong peran aktif masyarakat melalui sinergi dengan Babinsa, Mitra Jaya, Wanra, dan seluruh elemen kewilayahan agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini," ujar Danramil.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh warga. Karena itu, Koramil 02/Tambora terus memperkuat komunikasi sosial dan pembinaan kewilayahan guna menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungannya.

Kegiatan Siskamling berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa, Koramil 02/Tambora kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan rasa aman, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga kondusivitas wilayah Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Intensif Pantau Harga Sembako, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman bagi Masyarakat

Koramil 02/Tambora Intensif Pantau Harga Sembako, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman bagi Masyarakat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah binaan. Melalui kegiatan monitoring harga kebutuhan pokok di Pasar Impres, Jalan Jembatan Besi II RT 10/RW 03, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (25/7/2026), Koramil memastikan stok sembako dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemantauan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Komando Atas guna mengetahui perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional. Dari hasil monitoring, stok berbagai komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, bawang putih, gas elpiji 3 kilogram, garam, hingga cabai merah terpantau tersedia dalam kondisi normal.

Adapun harga sejumlah komoditas di Pasar Impres di antaranya beras medium Rp14.000 per liter, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, daging sapi Rp150.000 per kilogram, daging ayam Rp50.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, bawang merah Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, gas elpiji 3 kilogram Rp20.000 per tabung, garam Rp12.000 per kilogram, dan cabai merah Rp70.000 per kilogram.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim mengatakan, kegiatan monitoring ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan dengan baik.

"Kami terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan sembako agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat serta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga. Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan stok bahan pokok di wilayah Tambora masih aman dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," ujar Danramil.

Ia menambahkan, Koramil 02/Tambora akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pengelola pasar, dan para pedagang dalam memantau perkembangan harga bahan pokok sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan rutin ini, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif mendukung stabilitas pangan serta kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Perkuat Budaya Bersih, Satgas Sampah Edukasi Warga Kelola Sampah dari Rumah

Koramil 02/Tambora Perkuat Budaya Bersih, Satgas Sampah Edukasi Warga Kelola Sampah dari Rumah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan darurat sampah di wilayah binaan. Menindaklanjuti arahan Danrem 052/Wijayakrama, personel Koramil 02/Tambora bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan Satgas Sampah di Jalan Tiang Bendera V RT 04/RW 03, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan personel Kodim 0503/JB, komponen pendukung, Dinas Lingkungan Hidup, serta masyarakat setempat. Selain melakukan aksi bersih lingkungan, petugas juga mengedukasi warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta membiasakan memilah sampah organik dan anorganik agar dapat didaur ulang maupun memiliki nilai ekonomi.

Berbagai peralatan pendukung, seperti truk sampah, sekop, pengki, dan sapu digunakan untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan sehingga kawasan permukiman tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim mengatakan bahwa penanganan sampah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah atau petugas semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan Satgas Sampah ini kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Dengan membiasakan membuang dan memilah sampah dengan benar, masyarakat turut berperan menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mengurangi risiko banjir dan pencemaran," ujarnya.

Ia menambahkan, Koramil 02/Tambora akan terus mendukung program kebersihan lingkungan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, dan masyarakat sebagai bagian dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Koramil 02/Tambora dalam tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Andri Maulana SH Bangun Kirana Musik, Siap Lahirkan Grup Dangdut Original yang Profesional dan Berkualitas

Andri Maulana SH Bangun Kirana Musik, Siap Lahirkan Grup Dangdut Original yang Profesional dan Berkualitas

Tangerang – Berawal dari kecintaan terhadap musik dangdut dan keinginan menghadirkan hiburan yang berkualitas, Andri Maulana, S.H. resmi membentuk Kirana Musik, sebuah grup musik bergenre dangdut original yang siap meramaikan industri hiburan Tanah Air.

Momentum bersejarah itu ditandai dengan latihan perdana Kirana Musik yang digelar pada Jumat malam (24/7/2026) di sebuah studio musik di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kekompakan, menyatukan visi, serta mempersiapkan penampilan terbaik bagi masyarakat.

Sebagai pendiri sekaligus manager, Andri Maulana menaruh harapan besar agar Kirana Musik tidak hanya dikenal sebagai grup penghibur, tetapi juga menjadi wadah bagi para musisi berbakat untuk berkarya secara profesional.

"Kirana Musik kami bangun dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap musik dangdut original. Kami ingin menghadirkan hiburan yang berkualitas, menjaga profesionalisme, serta terus memberikan penampilan terbaik di setiap kesempatan," ujar Andri.

Menurutnya, keberhasilan sebuah grup musik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kekompakan seluruh personel dalam membangun harmoni di atas panggung maupun di luar panggung.

Kirana Musik diperkuat oleh para personel yang memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing, yaitu Umi Syahirah sebagai vokalis, Eko Lutfi Andrianto (Eko) pada melodi, Jainudin (Bule) pada gendang, Ahmad Aryanto (Otnay) pada suling, Haris Ferdiansyah (Aris) pada keyboard, Indra Mahendra (Indra) pada mandolin, Pramudeo (Deo) pada saksofon, dan Rahmat Hidayat (Ichal) pada bass.

Andri menegaskan bahwa latihan perdana bukan sekadar ajang memainkan lagu, melainkan proses membangun chemistry antarpersonel agar mampu menghadirkan pertunjukan yang solid dan berkelas.

"Kami ingin setiap penampilan Kirana Musik memberikan kesan yang baik bagi penonton. Kepuasan masyarakat adalah motivasi kami untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas," katanya.

Sementara itu, vokalis Umi Syahirah mengaku bangga menjadi bagian dari Kirana Musik dan optimistis grup tersebut mampu diterima oleh masyarakat.

"Alhamdulillah, latihan perdana berjalan lancar. Kami memiliki semangat yang sama untuk terus belajar, berkembang, dan menghibur masyarakat. Semoga Kirana Musik mendapat tempat di hati para pecinta dangdut dan mampu memberikan warna baru di dunia musik Indonesia," ungkap Umi.

Dengan dukungan personel yang solid serta kepemimpinan Andri Maulana, Kirana Musik optimistis mampu berkembang menjadi grup dangdut original yang profesional, menghibur, dan dipercaya tampil dalam berbagai kegiatan, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Dan) 

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Tawuran di Wilayah Binaan

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Tawuran di Wilayah Binaan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli malam rutin guna mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, serta potensi gangguan keamanan lainnya di wilayah Kecamatan Tambora.

Patroli yang dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026) malam dipimpin Serka Sadikin YP dengan melibatkan enam personel gabungan yang terdiri dari dua Babinsa, dua anggota Wanra, dan dua anggota Mitra Jaya.

Kegiatan diawali dari Makoramil 02/Tambora, kemudian menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan, di antaranya Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera, kawasan Perkantoran Roa Malaka, Pasar Pekojan, Ruko Pekojan, Gudang Pejagalan, hingga kawasan Vihara Lie Thiat Kway Sian. Di setiap lokasi, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Tubagus Abdul Halim mengatakan, patroli rutin merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

"Koramil 02/Tambora berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli rutin sebagai upaya mencegah tawuran, balap liar, maupun tindak kriminalitas lainnya. Kehadiran Babinsa bersama unsur Wanra dan Mitra Jaya di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat," ujar Danramil.

Ia juga mengajak seluruh warga, khususnya para orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi aktivitas remaja di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan kepada Babinsa maupun aparat terkait.

Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan wilayah tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat melalui kepedulian dan semangat gotong royong.

Hasil patroli menunjukkan situasi di sepanjang rute yang dilalui terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Melalui patroli yang dilaksanakan secara konsisten, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi menciptakan Kecamatan Tambora yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

(Pendim 0503/JB)