Ketum Relawan Antar Generasi Iswadi Ungkap Alasan Dukung Pramono Anung untuk Kepemimpinan Nasional

Ketum Relawan Antar Generasi Iswadi Ungkap Alasan Dukung Pramono Anung untuk Kepemimpinan Nasional

Jakarta, penaxpose.com – Di tengah semarak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Apel Siaga Jaga Jakarta Pilah Sampah di sisi barat Monumen Nasional (Monas), Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan perkotaan yang bersih dan berkelanjutan.

Apel tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut HUT ke-499 Jakarta pada 21–22 Juni 2026. Berbagai program pembangunan dan penataan kota terus diperkenalkan sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak seluruh warga untuk menikmati sekaligus menjaga berbagai perubahan positif yang tengah dilakukan pemerintah daerah.

"Saya mengajak seluruh warga menikmati wajah baru Jakarta. Mari datang ke Rasuna Said yang semakin tertata, mulai memilah sampah dari rumah melalui gerakan Jaga Jakarta, menyambut pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, serta memanfaatkan akses baru menuju JIS–Ancol. Jakarta yang maju bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi dijaga bersama oleh seluruh warganya," ujar Pramono Anung.

Di sela-sela kegiatan yang berlangsung meriah tersebut, awak media secara tidak sengaja bertemu dengan Ketua Umum Relawan Antar Generasi (RANGER), Iswadi, yang turut hadir di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta.

Saat disapa dengan pertanyaan ringan, "Apa kabar Ketum?", Iswadi menjawab dengan ramah.

"Alhamdulillah, sehat dan tetap semangat," ujarnya.

Obrolan santai tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi mengenai dinamika kebangsaan dan kepemimpinan nasional. Iswadi mengaku teringat pada momentum ketika RANGER memberikan dukungan kepada Pramono Anung dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta.

Menurutnya, berbagai program yang saat ini dijalankan menunjukkan kapasitas kepemimpinan Pramono Anung dalam mengelola pemerintahan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

"Kami melihat Pak Pramono Anung sebagai sosok pemimpin yang memiliki pengalaman, integritas, dan kemampuan membangun komunikasi dengan semua kalangan. Karena itu, apabila ke depan beliau mendapat amanah dan kesempatan untuk maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia, kami siap memberikan dukungan," ujar Iswadi.

Ia menambahkan, Relawan Antar Generasi (RANGER) terus melakukan konsolidasi organisasi dan memperkuat jaringan relawan di berbagai daerah.

"Alhamdulillah, RANGER saat ini memiliki anggota dan simpatisan yang aktif bergerak di tiga wilayah utama, yaitu Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi. Kami terus memperkuat komunikasi dan membangun semangat kebersamaan antar generasi untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa," katanya.

Lebih lanjut, Iswadi menegaskan bahwa dukungan yang diberikan bukan semata-mata karena faktor politik, melainkan berdasarkan penilaian terhadap gagasan, pengalaman, dan rekam jejak kepemimpinan yang dinilai mampu membawa Indonesia menjadi lebih maju.

"Kami ingin menghadirkan gerakan relawan yang positif, santun, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Jika nantinya Pak Pramono maju sebagai RI 1, jaringan RANGER di Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi siap bergerak dan bekerja bersama untuk memberikan dukungan terbaik," tegasnya.

Pertemuan singkat di tengah suasana CFD dan rangkaian kegiatan HUT Jakarta tersebut menjadi gambaran bahwa semangat partisipasi masyarakat dan relawan masih terus tumbuh. Di tengah berbagai upaya membangun Jakarta yang lebih maju dan berkelanjutan, diskusi mengenai kepemimpinan nasional pun menjadi bagian dari percakapan yang hangat di ruang publik.

Penulis: Agam/Dan

Perkuat Ketahanan Pangan, Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Parungpanjang Resmi Dilantik

Perkuat Ketahanan Pangan, Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Parungpanjang Resmi Dilantik


BOGOR, penaxpose.comDewan Pengurus Kecamatan (DPK)  dan Koordinasi Desa (Kordes)Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kecamatan Parungpanjang resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Parungpanjang, Jumat (19/06/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD TMI Kabupaten Bogor, H. Cecep Gogom, S.Ag., M.Pd.

​Kehadiran organisasi ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat perjuangan meningkatkan taraf hidup para petani, dan pelaku usaha sektor pertanian di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya.

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Parungpanjang, antara lain Camat Parungpanjang Drs. Chairuka Judhyanto, M.Si.; Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik, S.H., M.H.; serta Danramil 0621-23/PP Kapten INF Junaedi, S.Sos., M.I.P. Hadir pula Kepala Desa Gorowong, Ruly Akbar, S.IP,, yang mewakili Ketua APDESI Parungpanjang,jajaran pengurus DPD TMI Kabupaten Bogor,serta kordes 11 desa sekecamatan Parungpanjang 

​Ketua DPK TMI Kecamatan Parungpanjang terpilih, Eman Suherman, yang dalam strukturnya didampingi oleh Sekjend Indra Saftaji menegaskan komitmennya. Ia menyatakan bahwa TMI hadir sebagai wadah yang siap mengadvokasi, mendampingi, dan memfasilitasi kebutuhan para petani demi mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan mereka.

​"Program utama kami di Parungpanjang adalah bersinergi dengan kelompok tani demi mewujudkan swasembada pangan. Sebagai wujud nyata perhatian pemerintah, Alhamdulillah, pada hari Senin besok bantuan alat pertanian akan segera diturunkan. Salah satunya dialokasikan untuk Kelompok Tani Bubulak di Desa Pingku yang diketuai oleh kang Usmaedi," ujar Eman dalam sambutannya, Jumat (19/06).

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD TMI Kabupaten Bogor, H. Cecep Gogom, menggaris bawahi pentingnya peran strategis TMI dalam menjembatani kebutuhan petani secara berkelanjutan. 

​"Kami hadir untuk membantu meningkatkan swasembada pangan sesuai dengan tujuan presiden Prabowo Subianto agar masyarakat tani sejahtera sesuai amanat undang - undang dasar 1945 pasal 33,dan kami sangat bangga atas pengukuhan ini dengan hadirnya Muspika,pak Camat,pak Kapolsek dan Pak Danramil Parungpanjang",tambah Cecep

​TMI - Sinergi Bersama Pemerintah Daerah dan APDESI,Dukungan penuh juga mengalir dari jajaran pemerintah setempat. Camat Parungpanjang, Drs. Chairuka Judhyanto, M.Si., menyampaikan pesan mendalam agar kepengurusan yang baru dilantik ini tidak terjebak dalam aktivitas yang bersifat seremonial semata.
​"Jangan hanya berhenti setelah pelantikan, tetapi langsung turun ke lapangan dan bekerja nyata. Fokuslah mendukung program ketahanan pangan nasional. Pertanian adalah sektor masa depan yang nilainya akan terus meningkat," tegas Camat Parungpanjang.

​Ia juga mengajak generasi muda untuk mengubah paradigma dan mulai melirik sektor agribisnis modern. "Di negara-negara maju, pertanian modern justru dikelola oleh anak-anak muda. Kesuksesan bisa diraih melalui fokus dan ketekunan di sektor ini. Namun, saya juga mengingatkan agar para petani tidak melupakan kewajiban zakat dari hasil panennya, karena hal itu merupakan bagian dari keberkahan yang akan melipatgandakan hasil tani kita," imbuhnya.

​Di sisi lain, perwakilan APDESI Parungpanjang yang diwakili oleh Kades Gorowong, Ruly Akbar, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas mulai mengalirnya bantuan alat pertanian ke wilayah mereka. APDESI menyatakan siap bersinergi dan mendukung penuh seluruh program kerja yang digagas oleh DPK TMI Parungpanjang demi kemajuan desa.[]

APKLINDO Gelar Tasyakuran Milad ke-41 Tahun dan Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Secara Nasional

APKLINDO Gelar Tasyakuran Milad ke-41 Tahun dan Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Secara Nasional

Jakarta, 16 Juni 2026 – Asosiasi Pengusaha Cleaning Service Indonesia (APKLINDO) menyelenggarakan kegiatan Tasyakuran Milad APKLINDO ke-41 Tahun yang berlangsung di Aula Masjid Al Wustho, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri dari Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, pengurus DPN APKLINDO, mitra kerja, sponsor, serta para undangan lainnya.

Mengusung semangat syukur dan pengabdian kepada masyarakat, peringatan Milad APKLINDO tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan tasyakuran, tetapi juga dirangkaikan dengan Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Secara Nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Dewan Pengurus Provinsi (DPP) APKLINDO di berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan nasional tersebut dipantau dan disaksikan secara langsung melalui Zoom Meeting, sehingga seluruh peserta yang hadir di Jakarta dapat melihat partisipasi dan semangat para anggota APKLINDO di daerah dalam melaksanakan aksi sosial tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPN APKLINDO, H. Kus Junianto, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih rumah ibadah merupakan bentuk rasa syukur APKLINDO atas perjalanan organisasi selama 41 tahun dalam mengabdi dan berkontribusi kepada masyarakat.

“Kegiatan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Secara Nasional ini merupakan bagian dari rasa syukur APKLINDO yang telah diberikan kesempatan untuk terus tumbuh dan berkontribusi selama 41 tahun. Kami ingin momentum Milad ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial yang sesuai dengan bidang pengabdian kami,” ujar H. Kus Junianto.

Lebih lanjut, Ketua Umum APKLINDO menyampaikan bahwa program tersebut akan terus dikembangkan sebagai agenda nasional organisasi.

“Ke depan, APKLINDO menargetkan pelaksanaan Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Secara Nasional dengan cakupan yang lebih luas dan terukur. Bahkan, kami menargetkan program ini dapat meraih Rekor MURI sebagai bentuk komitmen APKLINDO dalam menggerakkan budaya kebersihan dan kepedulian sosial di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan Tasyakuran Milad ke-41 Tahun berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Selain doa bersama dan tasyakuran, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pengurus dan anggota APKLINDO serta memperkuat sinergi dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan.

Melalui momentum Milad ke-41 ini, APKLINDO berharap dapat terus menjadi organisasi yang profesional, adaptif, dan berkontribusi dalam pengembangan industri jasa kebersihan nasional. APKLINDO juga berharap Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas umum sebagai bagian dari budaya hidup sehat dan beradab.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, APKLINDO berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat industri jasa kebersihan nasional, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

APKLINDO UNTUK INDONESIA

Penulis: RD

Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV Gelorakan Semangat Hijrah di Era Digital Melalui Pengajian Muharram 1448 H

Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV Gelorakan Semangat Hijrah di Era Digital Melalui Pengajian Muharram 1448 H

Jakarta Pusat, infoDKJ.comMomentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanah Abang IV bersama Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV untuk mengajak masyarakat melakukan refleksi dan perubahan diri melalui kegiatan Pengajian Muharram 1448 H yang digelar pada Selasa (16/6/2026).

Bertempat di Gedung PCM Tanah Abang IV, Jalan Petamburan II No. 17, Jakarta Pusat, kegiatan yang mengusung tema "Hijrah di Tengah Zaman yang Bising" dengan subtema "Dari Kegaduhan Menuju Kebaikan" ini berlangsung penuh khidmat dan mendapat sambutan hangat dari warga Muhammadiyah, jamaah masjid, tokoh masyarakat, serta kalangan pemuda di wilayah Petamburan dan sekitarnya.

Pengajian menghadirkan Dr. Zamah Sari, M.Ag., Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Bandung, sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, ia mengajak umat Islam untuk memaknai hijrah bukan hanya sebagai perpindahan fisik, melainkan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih baik di tengah tantangan zaman modern yang penuh dengan kebisingan informasi dan berbagai dinamika sosial.

Menurutnya, era digital saat ini menuntut umat Islam untuk memiliki keteguhan iman, kebijaksanaan dalam menyikapi informasi, serta kemampuan menjaga akhlak di tengah derasnya arus media sosial yang sering kali memicu perpecahan dan kegaduhan.

"Hijrah hari ini bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebaikan, dari kebencian menuju persaudaraan, dari kelalaian menuju kesadaran, serta dari kegaduhan menuju kebermanfaatan bagi sesama," ungkap Dr. Zamah Sari di hadapan peserta pengajian.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum kebangkitan gerakan dakwah dan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV yang berkomitmen kembali hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat melalui berbagai program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan pemuda.

Perwakilan panitia menyampaikan bahwa pengajian Muharram ini merupakan langkah awal untuk membangun kembali semangat kolektif generasi muda Muhammadiyah agar semakin aktif dalam kegiatan dakwah dan pelayanan masyarakat.

"Kami ingin Pemuda Muhammadiyah hadir kembali secara nyata di tengah masyarakat. Tidak harus diawali dengan program besar, tetapi melalui langkah-langkah sederhana yang konsisten seperti pengajian, silaturahmi, kegiatan masjid, dan aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada warga," ujarnya.

Sementara itu, PCM Tanah Abang IV berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi ruang pembinaan umat yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, dan melahirkan kader-kader muda yang siap berkontribusi untuk umat dan bangsa.

Melalui semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV mengajak seluruh masyarakat menjadikan hijrah sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Di tengah zaman yang semakin bising oleh informasi, perbedaan, dan berbagai tantangan sosial, pengajian ini menjadi pengingat bahwa hijrah sejati adalah perjalanan menuju ketenangan hati, kematangan akhlak, dan kebermanfaatan bagi sesama.

"Dari Kegaduhan Menuju Kebaikan" bukan sekadar tema, melainkan ajakan nyata untuk menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

Tentang Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV

Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang dakwah, kaderisasi, pemberdayaan pemuda, serta kegiatan sosial. kemasyarakatan. Organisasi ini berkomitmen menghadirkan gerakan Islam yang berkemajuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Tanah Abang dan sekitarnya.


Narahubung Media:
Pemuda Muhammadiyah Tanah Abang IV

Simbolisasi Estafet Kepemimpinan, Subhan Beno Resmi Nakhodai Redaksi Detikhukum.id

Simbolisasi Estafet Kepemimpinan, Subhan Beno Resmi Nakhodai Redaksi Detikhukum.id

BOGOR, penaxpose.com Jajaran redaksi media online Detikhukum.id resmi memulai babak baru kepemimpinan. Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Jabatan Subhan Beno sebagai Pemimpin Redaksi yang baru berlangsung khidmat dan penuh hidmat pada Sabtu (13/6/2026), bertempat di Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Momentum strategis ini ditandai dengan penyerahan amanah secara langsung oleh Pimpinan Umum Detikhukum.id, Sayim, kepada Subhan Beno. Prosesi peralihan tongkat komando ini juga didampingi oleh Sulaeman, Pemimpin Redaksi pendahulu, sebagai bentuk legitimasi runtutnya estafet kepemimpinan sekaligus komitmen kolektif dalam menjaga marwah, profesionalisme, serta kualitas produk jurnalistik media.

Acara formal tersebut turut dihadiri oleh Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Bogor Raya, Anwar Achmad, Dedi Setiawan Sekwil FWJI Bogor Raya,  Eman Sulaeman selaku Penasehat Detik hukum sekaligus Humas Fwji Korwil Jakarta Barat dan jajaran fungsionaris Detik hukum.id serta deretan tokoh pers dari berbagai media yang hadir memberikan dukungan moral atas nakhoda baru Detikhukum.id.

Dalam orasi sambutannya, Pemimpin Redaksi Detikhukum.id, Subhan Beno, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tertinggi atas mandat kelembagaan yang dipercayakan kepadanya. Ia menegaskan integritas profesi menjadi harga mati dalam mengawal langkah media ke depan.

"Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang wajib ditunaikan dengan dedikasi tinggi. Komitmen fundamental kami adalah tegak lurus pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta memastikan Detikhukum.id hadir sebagai produsen informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan senantiasa menjadi suluh informasi bagi masyarakat," ujar Subhan Beno.

Gayung bersambut, Pimpinan Umum Detikhukum.id, Sayim, menyatakan optimisme mendalam atas struktur kepemimpinan yang baru ini. Dirinya berharap, di bawah kendali Subhan Beno, media ini mampu bertransformasi secara dinamis di era digital tanpa kehilangan esensi dasarnya.

"Kami berharap kapemimpinan baru ini membawa energi segar agar Detikhukum.id tumbuh kian ekspansif, profesional, dan kokoh sebagai pilar pers yang dipercaya publik melalui penyajian berita yang objektif serta sarat integritas," tutur Sayim.

Prosesi yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang erat ini diakhiri dengan sesi foto bersama, merefleksikan soliditas dan kesiapan seluruh elemen redaksi Detikhukum.id dalam menyongsong tantangan industri media ke depan.

Redaksi

Konsolidasi Pembentukan Organisasi BIDIK DPD DKI Jakarta

Konsolidasi Pembentukan Organisasi BIDIK DPD DKI Jakarta

Pengukuhan Susunan Pengurus Organisasi BIDIK DPD DKI Jakarta

Jakarta – Organisasi Barisan Indonesia Pemantau dan Pengawas Tipikor (BIDIK) terus memperluas struktur organisasinya di berbagai daerah. Kali ini, konsolidasi pembentukan sekaligus penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BIDIK DKI Jakarta digelar di 86 Coffee, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri calon Ketua DPD BIDIK DKI Jakarta beserta jajaran pengurus dan anggota yang siap memperkuat eksistensi organisasi dalam mendukung upaya pencegahan serta pengawasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Pembentukan DPD BIDIK DKI Jakarta menjadi bagian dari upaya menyatukan kekuatan dan membangun sinergi dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta mewujudkan cita-cita bersama menuju Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi.

Organisasi BIDIK (Barisan Indonesia Pemantau dan Pengawas Tindak Pidana Korupsi) merupakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bergerak di bidang pengawasan, pemantauan, serta pencegahan tindak pidana korupsi.

Sebagai mitra strategis pemerintah, BIDIK berkomitmen mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan bebas korupsi.

Fungsi dan Peran Organisasi BIDIK

Adapun fungsi utama Organisasi BIDIK adalah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja aparatur pemerintah serta penggunaan anggaran negara agar terhindar dari praktik korupsi.

BIDIK juga telah memiliki legalitas resmi sebagai organisasi kemasyarakatan yang mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Secara struktur organisasi, BIDIK memiliki Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang berkedudukan di Bandung dan kini terus berkembang hingga tingkat daerah, termasuk pembentukan DPD DKI Jakarta yang akan segera dikukuhkan setelah seluruh struktur organisasi dinyatakan lengkap.

Selain bergerak di bidang pengawasan, BIDIK juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, pendampingan hukum, serta edukasi publik terkait penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Untuk mendukung fungsi advokasi dan pendampingan hukum, organisasi ini juga memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BIDIK.

Tak hanya itu, BIDIK juga berperan dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui media cetak, online, maupun elektronik sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Susunan Pengurus DPD BIDIK DKI Jakarta

Berikut susunan kepengurusan DPD BIDIK DKI Jakarta yang telah terbentuk:

  • Ketua: Wellisman Manurung, S.H., M.H.C.C.D.
  • Sekretaris: Aldy Alveransyah, S.H.
  • Bendahara: Eko Setiawan

Divisi:

  • Bidang Investigasi: Eman Sulaeman
  • Bidang Pemantau dan Pengawas Tipikor: Anto
  • Hubungan Antar Lembaga (Huga): Maryani
  • Pendidikan dan Kebudayaan: Dinna Yuniar Ningsih

Melalui pembentukan DPD BIDIK DKI Jakarta ini, diharapkan organisasi dapat menjadi wadah kontrol sosial yang profesional, independen, dan berintegritas dalam mendukung pemberantasan korupsi serta penguatan peran masyarakat dalam pengawasan publik.

Penulis: Sulaeman

MWC NU Kebon Jeruk Resmi Dilantik, H. Muhammad Amru Zuhri Tegaskan NU Harus Jadi “Rumah Besar” Solusi Umat

MWC NU Kebon Jeruk Resmi Dilantik, H. Muhammad Amru Zuhri Tegaskan NU Harus Jadi “Rumah Besar” Solusi Umat

JAKARTA BARAT – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kebon Jeruk resmi dilantik dalam rangkaian Pelantikan dan Musyawarah Kerja (Musker) yang digelar di Hotel Mega Anggrek, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026).

Momentum ini menjadi penegasan arah baru kepengurusan MWC NU Kebon Jeruk di bawah kepemimpinan Ketua Tanfidziyah H. Muhammad Amru Zuhri, yang menekankan transformasi NU sebagai kekuatan sosial yang solutif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang (PC) NU Jakarta Barat, tokoh agama, unsur pemerintah, hingga badan otonom NU seperti IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat, Muslimat, dan Banser.

Amru Zuhri: NU Harus Hadir Nyata, Bukan Sekadar Identitas

Dalam sambutannya, H. Muhammad Amru Zuhri menegaskan bahwa NU ke depan tidak boleh hanya menjadi simbol organisasi, tetapi harus hadir sebagai solusi konkret bagi persoalan umat.

“Ke depan, kami ingin memperluas jangkauan kemaslahatan umat. NU bukan sekadar identitas, tetapi harus menjadi rumah besar yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi garis tegas arah kepemimpinan MWC NU Kebon Jeruk, yakni memperkuat peran NU sebagai wadah yang inklusif, responsif, dan dekat dengan kebutuhan warga.

Menurutnya, tantangan sosial ke depan menuntut organisasi keagamaan untuk lebih adaptif dan proaktif, terutama dalam isu-isu sosial, ekonomi, dan keumatan.

Pelantikan: Amanah Pengabdian dan Konsolidasi Organisasi

Prosesi pelantikan diawali dengan kirab bendera Merah Putih dan Pataka NU, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Mustasyar MWC NU Kebon Jeruk, H. Ruslan, dalam sambutannya mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah pengabdian, bukan sekadar posisi struktural.

“Jabatan adalah tanggung jawab untuk melayani umat dan menjalankan organisasi sesuai AD/ART dengan penuh integritas,” ujarnya.

Dorongan Sinergi dan Kontribusi Nyata

Ketua Tanfidziyah PC NU Jakarta Barat, KH. Agus Salim, mengajak seluruh pengurus untuk aktif dan kontributif dalam menjalankan roda organisasi.

“Jadilah warga NU yang memberi solusi, bukan hanya mengkritik,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Kebon Jeruk, Iswandi, menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.

Musker: Rumuskan Program Strategis

Kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja (Musker) yang membahas program kerja organisasi melalui tiga komisi, yakni keorganisasian, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.

Forum ini menjadi langkah strategis untuk menerjemahkan visi kepemimpinan H. Muhammad Amru Zuhri ke dalam program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

NU sebagai Kekuatan Sosial Keumatan

Rangkaian acara ditutup dengan tausiyah yang menekankan pentingnya konsistensi, semangat memberi, dan pengelolaan organisasi yang solid.

Pelantikan dan Musker ini menjadi titik awal bagi MWC NU Kebon Jeruk untuk tampil lebih progresif, memperkuat sinergi, serta mewujudkan NU sebagai “rumah besar” umat yang tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi juga nyata dalam memberikan solusi bagi masyarakat. (Yansen) 

RANGER Deklarasikan Dukungan, Pramono Anung Didorong Maju di Pilpres 2029

RANGER Deklarasikan Dukungan, Pramono Anung Didorong Maju di Pilpres 2029

JAKARTA, penaXpose.comMomentum Ramadan dimanfaatkan Relawan Antar Generasi (RANGER) bukan sekadar untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai panggung konsolidasi politik menuju Pemilihan Presiden 2029. Dalam acara buka puasa bersama yang digelar di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Minggu (16/3/2026), organisasi relawan ini secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Pramono Anung untuk maju sebagai calon presiden.

Kegiatan yang dihadiri lintas generasi tersebut berkembang dari agenda sosial menjadi forum strategis yang membahas arah kepemimpinan nasional ke depan. Ketua Umum RANGER, Iswadi, menyebut dukungan itu bukan sekadar wacana, melainkan hasil penilaian atas rekam jejak dan kapasitas kepemimpinan.

“Ini bukan dorongan emosional, tetapi berbasis pada pengalaman dan kemampuan yang sudah teruji. Pramono Anung merupakan figur yang bekerja efektif, meski tidak selalu tampil di permukaan,” ujar Iswadi dalam keterangannya.

Ia menilai Indonesia membutuhkan sosok pemimpin dengan kombinasi pengalaman birokrasi, kemampuan komunikasi politik, serta kapasitas menjaga stabilitas nasional. Dalam konteks tersebut, Pramono dinilai memenuhi kriteria sebagai figur yang mampu menjembatani kesinambungan pemerintahan sekaligus merespons tantangan baru.

Tak berhenti pada pernyataan dukungan, RANGER juga mengumumkan sikap politik organisasi secara terbuka. Dalam deklarasinya, mereka meminta kesediaan Pramono Anung untuk maju di Pilpres 2029, sekaligus menegaskan komitmen melakukan konsolidasi jaringan hingga tingkat daerah guna mengawal pemenangan.

Iswadi menegaskan, langkah tersebut merupakan komitmen moral dan politik organisasi yang akan ditindaklanjuti melalui kerja-kerja konkret di lapangan.

“Kami tidak berhenti pada deklarasi. Konsolidasi akan diperluas, jaringan diperkuat, dan kerja pemenangan akan dilakukan secara sistematis,” tegasnya.

RANGER sendiri bukan pemain baru dalam lanskap relawan. Sejak berdiri pada 2020, organisasi ini aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, dengan jaringan yang telah berkembang di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Cirebon, serta Sukabumi.

Penguatan basis sosial tersebut kini menjadi fondasi bagi RANGER untuk masuk ke arena yang lebih strategis, yakni pembentukan arah dukungan politik nasional. Bukber yang awalnya bersifat informal pun menjelma menjadi titik awal artikulasi sikap politik berbasis komunitas.

Munculnya dukungan dari kelompok relawan seperti RANGER dinilai menjadi sinyal awal menguatnya dinamika menuju 2029. Nama Pramono Anung pun diperkirakan akan semakin masuk dalam radar percaturan politik nasional, terutama sebagai representasi figur berpengalaman yang dinilai mampu mengelola kompleksitas pemerintahan.

Di tengah cairnya peta politik pasca-2024, konsolidasi berbasis komunitas seperti ini menunjukkan bahwa pertarungan menuju 2029 mulai bergerak dari level akar rumput—mencari figur yang tidak hanya populer, tetapi juga dinilai memiliki kapasitas teknokratis dan stabilitas kepemimpinan. (Agam)