Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

BOGOR, penaxpose.com| Menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 yang jatuh setiap tanggal 3 Mei, Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia bersama World Peace Organization (WPO) berkolaborasi menghelat agenda internasional tersebut dengan mengangkat tema "Peace is Action, Peace is a Must", 2-3 Mei 2026 di Cisarua, Bogor.

Dalam sambutannya Presiden WPO Dr. Bambang Herry Purnomo SH. MH, menegaskan bahwa WPO dan FWJ Indonesia berdiri di panggung yang sama bukanlah sebuah kebetulan, namun percaya bahwa perdamaian dan pers adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

"FWJ Indonesia telah membuktikan bahwa jurnalis bukan hanya pencatat berita. Namun sebagai penjaga denyut nadi demokrasi Indonesia. Dan WPO bangga bisa berjalan bersama kalian di Hari Kebebasan Pers Sedunia ini," ujarnya.

"Artinya, damai bukan wacana. Damai adalah kerja. Dan kerja pertama perdamaian adalah menjaga kebenaran tetap hidup," tambahnya.

Dirinya juga menyinggung beberapa tantangan bersama yang harus dihadapi demi iklim pers yang lebih sehat seperti disinformasi yang lahir lebih cepat dari fakta di lapangan.

Selain itu, menurut Dr. Bambang, ancaman digital yang mengintai jurnalis di lapangan serta tekanan ekonomi yang menggoda independensi ruang redaksi masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Karena itulah Word Peace Organization yang memiliki anggota lebih dari 100 Negara dibelahan dunia bersama Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menjawab hal tersebut dengan tiga komitmen bersama.

"Pertama, Press Freedom is Peace Freedom. Bersama FWJI, WPO berkomitmen mengadvokasi perlindungan jurnalis Indonesia dan dunia. Tidak boleh ada lagi wartawan dikriminalisasi karena beritanya," tegas Bambang.

"Yang kedua adalah Ethical Journalism is Peace Journalism. Kebebasan yang menjadi ruang kerja jurnalis harus sama-sama dijaga dengan mengedepankan marwah, pemberitaan akurat, berimbang, dan tidak memecah belah. Karena pena yang bebas harus juga bertanggung jawab," tambahnya.

"Dan yang ketiga, Solidarity for Truth. Kebersamaan dalam membela kebenaran, menyajikan fakta akurat berbasis data dan investigasi semata-mata untuk kebenaran," jelas Dr. Bambang.

Dari peringatan Hari Kebabasan Pers Sedunia ini, WPO dan FWJI mengingatkan Pemerintah/Negara manapun di dunia untuk tidak lagi adanya penyekatan serta ruang pelanggaran HAM terhadap jurnalis.

"Ingat! setiap berita jujur yang kalian tulis dari Indonesia adalah cermin untuk Dunia. Kalau Indonesia damai karena persnya sehat, Dunia ikut damai," tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Bambang menjelaskan bahwa WPO sendiri memiliki dua jalan menuju damai: jalan panjang dan jalan pendek.

"Sementara jalan panjang adalah konflik mahal dan berdarah. Jalan pendek adalah musyawarah, saling menghargai, hidup berdampingan. FWJ Indonesia dan WPO hari ini memilih jalan pendek. "Jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa WPO dan FWJI memiliki tujuan yang sama yakni Indonesua damai, Dunia damai. Kita semua Citizens of the Earth.

Pers Sehat, Pers Bermartabat

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang akrab disapa Opan mengingatkan bahwa di tengah tantangan era digital, perlu adanya dorongan untuk menciptakan ekosistem media Indonesia yang lebih sehat dan bermartabat.

Kehadiran ekosistem yang kolaboratif dan sinergis itu jelas menjadi sebuah keniscayaan. "Hal yang perlu juga diingat, kolaborasi ini tidak cukup hanya sebuah bentuk seremoni. Tapi harus diikuti dengan kolaborasi aksi menciptakan iklim pers yang sehat," tegas pria yang akrab disapa Opan ini.

Kepada insan pers, Opan berpesan bahwa pers yang sehat dan bermartabat memiliki ketajaman untuk menyoroti sudut-sudut gelap kekuasaan, mengungkap ketidakadilan yang tersembunyi, dan memastikan bahwa transparansi bukan sekadar jargon politik.

"Pers adalah mata yang bertugas melihat apa yang luput dari pandangan publik dan pers adalah telinga yang setia mendengar keresahan masyarakat. Pers harus mampu menangkap keresahan di akar rumput. Tanpa pers lanjut dia diibaratkan seperti mata yang buta dan telinga yang tuli.

Dalam peringatan Hari Pers Sedunia itu, hadir dewan pendiri, pembina dann penasehat, yakni Puguh Kribo, WS Laoli, Bambang Yudi Baskoro, segenap pengurus Pusat, pengurus Daerah, pengurus korwil Kota / Kabupaten serta para anggota keluarga besar FWJ Indonesia. 

Jurnalisme Harus Mampu jadi Jembatan

Sementara Wakil Presiden World Press Organization (WPO) Zona Eropa, Dr. Rabit Sadiku, secara resmi menyampaikan dukungan penuh dan ucapan selamat kepada Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Pers Sedunia 2026.

Dalam sambutan resmi yang disampaikan secara virtual dari kantor pusat Zona Eropa, Dr. Sadiku menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang ditunjukkan FWJI dalam menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalis, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Ia juga menegaskan bahwa peran organisasi pers saat ini menjadi semakin krusial, terlebih di tengah arus tantangan penyebaran disinformasi yang terjadi secara global.

“Kebebasan bagi seorang jurnalis adalah keberanian untuk menyampaikan kebenaran, yang dikemas dalam informasi yang beretika dan mampu mendamaikan dunia,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, di tahun 2026 ini jurnalisme harus mampu menjadi jembatan perdamaian antar bangsa. Informasi yang akurat dan disajikan dengan prinsip etika dipandang sebagai instrumen paling efektif untuk meredam potensi konflik serta menyatukan berbagai narasi demi terwujudnya kesejahteraan bersama.[]

Pelaku Dugaan Penusukan di Krendang Tengah Berhasil Diamankan Polisi

Pelaku Dugaan Penusukan di Krendang Tengah Berhasil Diamankan Polisi

Jakarta Barat, penaxpose.com – Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku penusukan yang terjadi di kawasan Jalan Krendang Tengah, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis pagi (26/3/2026) dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Penangkapan pelaku dilakukan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan, dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius akibat senjata tajam dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pelaku berhasil diamankan pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Sawah Lio. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Hingga saat ini, motif pelaku masih dalam proses pendalaman oleh penyidik. Polisi juga terus memeriksa sejumlah saksi guna melengkapi berkas perkara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Laporan: Encex

Musyawarah Ranting NU Kelurahan Penjaringan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Musyawarah Ranting NU Kelurahan Penjaringan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Penjaringan, penaxpose.com — Dengan memohon ridha Allah SWT serta mengharap barakah para masyayikh, Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kelurahan Penjaringan telah berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh kekeluargaan pada Sabtu malam, 3 Januari 2026, bertempat di Masjid Nurul Hikmah, Muara Baru.

Musyawarah ini dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan DKM masjid se-Kelurahan Penjaringan dari RW 001 hingga RW 017. Forum berjalan dalam suasana musyawarah mufakat, penuh kehangatan, serta diliputi semangat menjaga khidmah jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Penetapan Kepengurusan PRNU Kelurahan Penjaringan

Melalui proses musyawarah yang matang dan disepakati bersama, forum menetapkan susunan pimpinan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Penjaringan sebagai berikut:

  • Ustadz Lukman Hadi sebagai Rois Syuriah PRNU Kelurahan Penjaringan
  • H. Muhammad Abdullah Noor Said sebagai Ketua Tanfidziyah PRNU Kelurahan Penjaringan

Amanah tersebut diterima dengan penuh tawadhu’ dan rasa tanggung jawab sebagai bentuk khidmah kepada jam’iyah NU dan masyarakat Kelurahan Penjaringan.

Pesan dan Komitmen Pimpinan Terpilih

Dalam tausiyahnya, Ustadz Lukman Hadi menekankan pentingnya peran NU sebagai penjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, sekaligus penguat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

“NU harus menjadi penguat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, agar masyarakat tetap rukun, damai, dan saling menguatkan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah terpilih, H. Muhammad Abdullah Noor Said, menyampaikan komitmennya untuk menggerakkan roda organisasi dengan semangat khidmah serta membangun sinergi harmonis dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat.

“Insya Allah kami siap menghidupkan program-program jam’iyah dengan semangat melayani umat, dan menjalin kolaborasi dengan seluruh pihak demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.

Penutup

PRNU Kelurahan Penjaringan menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Musyawarah Ranting ini, khususnya kepada para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, DKM masjid, panitia, serta seluruh Nahdliyyin di wilayah Kelurahan Penjaringan.

Semoga kepengurusan yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan istiqamah, membawa maslahat, serta meneguhkan peran Nahdlatul Ulama sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Wallahu al-Muwaffiq ila Aqwamith Thariq

Penulis: Sulaeman

Karang Taruna Duri Kepa Tutup Tahun 2025 dengan Makan dan Doa Bersama Ratusan Anak Yatim

Karang Taruna Duri Kepa Tutup Tahun 2025 dengan Makan dan Doa Bersama Ratusan Anak Yatim

Jakarta Barat, penaxpose.comMenutup akhir tahun 2025 dengan semangat berbagi, Karang Taruna Kelurahan Duri Kepa menggelar kegiatan Makan dan Doa Bersama Anak Yatim, Rabu (31/12/2025), di Pelataran Karang Taruna, Duri Kepa, Kebon Jeruk - Jakarta Barat.

Kegiatan sosial pada malam ini dihadiri ratusan anak yatim dan piatu, serta mendapat dukungan luas dari berbagai elemen. 

Turut juga hadir tokoh agama, tokoh pemuda, pengurus Kelurahan Duri Kepa, jajaran pengurus dan anggota Karang Taruna, perwakilan Polsek Kebon Jeruk, Babinsa TNI, para donatur, serta masyarakat sekitar.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Duri Kepa, Sutono Satiri mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk menutup tahun dengan kebahagiaan dan doa bersama.

“Di penghujung tahun ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim. Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak,” ucapnya

Salah satu tokoh undangan, perwakilan tokoh agama yang hadir, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini memiliki nilai penting bagi kehidupan bermasyarakat.

“Kegiatan makan dan doa bersama ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan kasih sayang.Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi ladang amal bagi semua yang terlibat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Karang Taruna Duri Kepa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur, unsur tiga pilar (Kelurahan, TNI, dan Polri), serta seluruh masyarakat Duri Kepa, Kebon Jeruk, yang telah membantu dan memberikan dukungan penuh sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan penuh makna.

Selain makan bersama, acara diisi dengan doa bersama sebagai harapan agar tahun baru membawa keberkahan, kedamaian, dan kepedulian sosial yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Duri Kepa berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Keluarga Almarhumah Hj Obay Sainah Gelar Tahlilan Hari Ke-7, Memperingati dan Mendoakan Sang Ibu Tercinta dengan Penuh Haru dan Kesyukuran

Keluarga Almarhumah Hj Obay Sainah Gelar Tahlilan Hari Ke-7, Memperingati dan Mendoakan Sang Ibu Tercinta dengan Penuh Haru dan Kesyukuran

Jakarta, penaxpose.comKeluarga besar Ketua RW 07 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mengadakan tahlilan hari ke-7 untuk mengenang dan mendoakan almarhumah ibu Hj Obay Sainah yang telah meninggal. Acara ini digelar pada Minggu, 16 November 2025, pukul 19.30 WIB di Jalan Krendang Selatan 1 No. 28, dan dihadiri oleh para pengurus wilayah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Kelurahan setempat.

Tahlilan ini menjadi momen penting bagi keluarga dan masyarakat sekitar untuk berkumpul dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam sambutannya, Ketua RW 07 yang mewakili keluarga almarhumah menyampaikan rasa terima kasih kepada semua jamaah yang telah hadir dan mendoakan almarhumah sejak hari pertama hingga hari ke-7.

"Pada kesempatan malam ini, saya minta ridho dan keikhlasan dari pada jamaah sekalian yang hadir, mohon di doakan orang tua kami yang pertama untuk Ibunda (Hj Obay Sainah binti H Ishak) dan ayahanda (H Tugiyo bin Karta Wijaya)kami, mudah-mudahan semoga diampuni segala dosa dan kesalahannya, di terima amal ibadahnya, di lapangkan kuburnya dan ditempatkan di sisi Allah SWT," ujar Ketua RW 07 dengan penuh haru.

Acara tahlilan ini diisi dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh keluarga dan tokoh agama setempat. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan dapat meringankan beban kesalahan almarhumah dan memberikan kedamaian di akhirat. Suasana haru dan penuh kesyukuran memenuhi ruangan saat keluarga dan jamaah berkumpul untuk mendoakan almarhumah.

Dalam kesempatan ini, keluarga almarhumah juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan selama masa berkabung. Semoga doa-doa yang dipanjatkan dapat menjadi amal jariyah bagi almarhumah dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. 

(M Chaer)

RBPI Peringati 4 Tahun, Komitmen Tingkatkan Kompetensi Pengemudi Dukung Indonesia Emas 2045

RBPI Peringati 4 Tahun, Komitmen Tingkatkan Kompetensi Pengemudi Dukung Indonesia Emas 2045


Medan, 09 November 2025 – Ruang Berkumpul Pengemudi Indonesia (RBPI) menandai peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-4 dengan gelaran khidmat dan penuh semangat di D'Hall Medan, Minggu (9/11/2025). Mengusung tema “Pengemudi Kompeten Garda Terdepan Keselamatan dan Kelancaran Distribusi Pangan serta Kebutuhan Nasional,” acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat posisi pengemudi sebagai pilar ekonomi bangsa dan mendeklarasikan komitmen mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi pusat dan daerah ini menegaskan peran RBPI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem logistik nasional yang aman, efisien, dan berkeadilan bagi para pengemudi.


Ketua Umum RBPI: Perjuangan Belum Selesai, Kompetensi Kunci Kesejahteraan

Dalam sambutan pembukanya, Ketua Umum RBPI Ika Rostianti menegaskan kembali peran sentral para pengemudi. “Kita adalah tulang punggung ekonomi bangsa, dengan tantangan jam kerja panjang dan risiko pekerjaan yang tinggi,” ujarnya.

Ika menyoroti capaian RBPI dalam empat tahun, sekaligus menyampaikan tantangan yang masih dihadapi. “Namun, perjuangan masih belum selesai. Hingga kini belum ada direktorat khusus yang mengayomi para pengemudi. Maka dari itu, kita perlu mendukung program-program pemberdayaan sumber daya manusia,” serunya. Ia juga mengumumkan rencana strategis RBPI, “Insyaallah, minggu depan RBPI akan menjalin kerja sama (MoU) dengan IMI di Cibubur... Peningkatan kompetensi dan profesionalisme pengemudi sangat diperlukan agar dapat bersaing dan mendapatkan penghasilan yang layak.”


Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah dan Aparat

Dukungan bagi RBPI disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Alfi Syahriza. “Selama ini, para pengemudi yang tergabung dalam RBPI selalu menjadi garda terdepan dalam mendukung perekonomian nasional... Oleh karena itu, keluarga besar RBPI patut mendapatkan apresiasi yang setinggi-tingginya,” kata Alfi yang hadir mewakili Gubernur Sumut.

Sementara itu, AKBP Widodo dari Polda Sumut menekankan pentingnya peningkatan kompetensi yang holistik. “Kami banyak menemukan berbagai aspek yang perlu diperhatikan, mulai dari perilaku saat berkendara... Saya sangat mengapresiasi keberadaan RBPI yang secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas perilaku anggotanya,” ujarnya.


Data BPJS Ketenagakerjaan dan Pentingnya Perlindungan Sosial

Sambutan dari perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumut, Alfiano, memberikan gambaran nyata tentang urgensi perlindungan bagi pekerja. “Saat ini, jumlah tenaga kerja di Sumatera Utara mencapai 5 juta orang, namun masih terdapat sekitar 3 juta orang yang belum terlindungi,” paparnya. Ia mengungkapkan data mencengangkan, “Berdasarkan data yang ada, di Sumatera Utara telah terjadi 54.300 kasus kecelakaan kerja dan 11.415 kasus jaminan kematian.” Data ini menguatkan pesan bahwa jaminan sosial bagi pengemudi, yang profesi penuh risiko, adalah sebuah keharusan.


Dirjen Perhubungan Darat: Kompetensi Adalah Modal Utama

Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, menjadi pembicara kunci yang menekankan esensi kompetensi. “Penting bagi kita untuk memahami dan menguasai konsep kompetensi, yang terdiri atas tiga komponen utama: pertama, pengetahuan; kedua, keterampilan atau skill; dan ketiga, sikap atau attitude,” jelasnya.

Beliau juga membuka wawasan tentang peluang global. “Jika kita berbicara tentang kebutuhan pengemudi di luar negeri, seperti Jepang, mereka sangat membutuhkan sekitar 400 pengemudi yang syarat utamanya adalah kompeten.” Aan Suhanan juga mengapresiasi komitmen RBPI dalam mendukung program Zero ODOL (Over Dimension Over Loading), yang menurut survei BPS dapat memberikan efisiensi sebesar 1,4 triliun rupiah jika terealisasi pada 2027.


Deklarasi Medan: Komitmen Wujudkan Indonesia Emas 2045

Puncak acara adalah pembacaan deklarasi oleh perwakilan pengemudi, Bapak Eko dan Bapak Tri. Deklarasi yang dibacakan menyatakan komitmen RBPI untuk:

1. Meningkatkan disiplin keselamatan kerja untuk kelancaran logistik nasional.

2. Mengawal efisiensi dan mendukung pemerintah memberantas pungli.

3. Meminta dukungan penuh pemerintah dan jaminan sosial yang memadai.

4. Siap berdiri di garda terdepan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Deklarasi ini menegaskan posisi RBPI tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai bagian aktif dari perjalanan bangsa menuju visi besar di tahun 2045.


Konteks dan Analisis: Memaknai Peringatan 4 Tahun RBPI dalam Lanskap Logistik Nasional

Peringatan Harlah ke-4 RBPI terjadi pada momen kritis. Sektor logistik Indonesia sedang bertransformasi digital dengan pesat, yang di satu sisi membawa efisiensi, tetapi di sisi lain menimbulkan tantangan baru seperti tekanan tarif, sistem algoritma, dan kondisi kerja yang tidak pasti bagi banyak pengemudi.

Sejalan dengan tema yang diusung, fokus pada “kompetensi” adalah langkah yang tepat dan visioner. Seperti disampaikan oleh Dirjen Aan Suhanan, pengemudi yang kompeten tidak hanya terampil mengemudi, tetapi juga memiliki pengetahuan dan sikap (attitude) yang baik. Ini adalah modal untuk bertahan di tengah persaingan global dan tuntutan industri 4.0.

Data dari BPJS Ketenagakerjaan yang disampaikan dalam acara ini memperkuat argumen bahwa peningkatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan perluasan perlindungan sosial. Kompetensi mengurangi risiko kecelakaan, sementara BPJS memberikan jaring pengaman ketika risiko itu terjadi.

Dengan deklarasi dukungan untuk Indonesia Emas 2045, RBPI secara cerdas memposisikan kesejahteraan pengemudi sebagai prasyarat bagi tercapainya visi nasional tersebut. Logistik yang lancar, yang digerakkan oleh pengemudi yang kompeten dan sejahtera, adalah darah bagi pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, dan stabilitas harga—faktor-faktor kunci menuju Indonesia Emas.

Dengan semangat yang ditunjukkan dalam Harlah ke-4 ini, RBPI membuktikan diri sebagai organisasi yang semakin matang, tidak hanya berjuang untuk hak-hak dasar anggotanya, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun fondasi logistik Indonesia yang lebih kokoh di masa depan. []

FBR Ranjau Barat G.0361 Gelar Santunan 60 Anak Yatim di Duri Kepa

FBR Ranjau Barat G.0361 Gelar Santunan 60 Anak Yatim di Duri Kepa

Jakarta Barat, penaxpose.com – Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu Ranjau Barat G.0361 kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan santunan bagi 60 anak yatim di Jalan Patra Raya, RT 007/RW 002, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (26/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan perwakilan instansi, di antaranya Bapak Nurhdi dari Kodim Jakarta Barat, Ustadz Roni selaku tokoh agama setempat, serta seluruh pengurus dan anggota FBR Ranjau Barat G.0361.

Dalam sambutannya, salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas inisiatif FBR Ranjau Barat dalam membantu anak-anak yatim.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Roni menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk nyata implementasi ajaran agama untuk saling berbagi.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus peduli terhadap sesama,” tuturnya.

Ketua Gardu FBR Ranjau Barat G.0361, Bang Wantek, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.

“Kami dari FBR Ranjau Barat merasa terpanggil untuk membantu anak-anak yatim di lingkungan sekitar. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap sesama. Tanpa dukungan anggota dan para donatur, acara ini tak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat anak-anak yatim menerima santunan. Mereka tampak gembira dan bersyukur atas perhatian yang diberikan.

FBR Ranjau Barat G.0361 berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial di wilayah Jakarta Barat. (Emy) 

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Diskusi Publik: Siapa Penentu Masa Depan SDM Muda di Era Industri 5.0?

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Diskusi Publik: Siapa Penentu Masa Depan SDM Muda di Era Industri 5.0?

Jakarta, penaxpose.com | Dalam momentum menjelang Hari Sumpah Pemuda, semangat kebangkitan generasi muda kembali digaungkan oleh Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta. Organisasi kepemudaan ini akan menggelar Diskusi Publik bertajuk “Menyongsong Industri 5.0: Siapa yang Bertanggung Jawab Menyiapkan SDM Muda Indonesia?” pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertempat di Balai Kota DKI Jakarta.

Sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, aktivis pemuda, dan masyarakat umum diperkirakan akan hadir. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membangun dialog antara pemerintah, DPRD, dan dunia industri dalam menyiapkan SDM muda yang tangguh dan kompetitif menghadapi tantangan Industri 5.0 — sebuah era yang menuntut perpaduan harmonis antara teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.

Menghadirkan Tiga Pilar Narasumber

Diskusi ini akan menghadirkan tiga sosok penting yang mewakili tiga elemen kunci pembangunan SDM, yakni:

  1. Syaripudin – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta
  2. Farah Savira – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta
  3. H. Kus Junianto, S.E. – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APKLINDO

Selain itu, turut dijadwalkan hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta H. Ahmad Abu Bakar, serta Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Najih Prasetiyo yang akan memberi pandangan strategis tentang arah pembangunan SDM nasional.

Menjawab Tantangan, Menyatukan Gagasan

Ketua Pelaksana Diskusi, Rhomadoni, S.E., mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum akademik, tetapi gerakan pemikiran untuk menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang berubah cepat.

“Industri 5.0 bukan hanya soal robot, AI, atau teknologi tinggi. Tapi tentang manusia yang mampu berpikir kreatif, berkolaborasi, dan beradaptasi. Pemuda harus jadi motor perubahan, bukan penonton,” tegas Rhomadoni.

Diskusi ini akan membedah berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan penguatan SDM berbasis kompetensi, tantangan kerja fleksibel di era digital, hingga sinergi antara pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi profesi.

Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata organisasi dalam membangun SDM unggul, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Diharapkan, hasil diskusi publik ini dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan kolaboratif, untuk memperkuat ekosistem SDM adaptif di DKI Jakarta dan nasional.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan kembali, tapi dalam konteks baru — semangat inovasi, sinergi, dan kemanusiaan di tengah kemajuan teknologi,” tutup Rhomadoni penuh optimisme.

🟠 Diskusi Publik Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta
🗓️ Selasa, 28 Oktober 2025
📍 Balai Kota DKI Jakarta
👥 Peserta: Mahasiswa, Pelajar, Aktivis, dan Masyarakat Umum

Tim Panitia Diskusi Publik PWPM DKI Jakarta