Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan dan Ayam Petelur

Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan dan Ayam Petelur

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Kodim 0503/JB terus berupaya mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan. Pada Jumat (22/8/2025) pukul 10.45 WIB, Koramil 02/Tambora melaksanakan kegiatan program ketahanan pangan di wilayah binaannya yang berlokasi di Jalan Tiang Bendera III RT 007/03, Kelurahan Roamalaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Koramil 02/Tambora mengembangkan dua jenis budidaya, yakni:

1. Budidaya Ikan

  • Ikan Lele
  • Ikan Nila

2. Budidaya Ayam Petelur

  • Jumlah ayam: 14 ekor
  • Produksi telur rata-rata per hari: 4 butir

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD melalui jajaran teritorial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sumber pangan sehat dan terjangkau.

Melalui budidaya ikan dan ayam petelur, diharapkan selain memenuhi kebutuhan pangan prajurit dan masyarakat sekitar, juga dapat menjadi contoh serta motivasi bagi warga untuk mengembangkan usaha serupa di lingkungannya.

Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program. (Pendim 0503/JB) 

Babinsa Kelurahan Kalianyar Ajak Warga Jaga Kesehatan di Musim Cuaca Ekstrem

Babinsa Kelurahan Kalianyar Ajak Warga Jaga Kesehatan di Musim Cuaca Ekstrem

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Kelurahan Kalianyar, Koramil 02/Tambora, Sertu Sujanadi terus aktif menjaga kedekatan dengan masyarakat. Pada Jumat (22/8/2025) pukul 08.30 WIB, ia melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di Posko Pengaduan dan Pelayanan Masyarakat, Jalan Kalianyar IV No.10, RT 004/03, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa berinteraksi dengan Erik (Caraka) dan Bapak Dedi (Pamdal) Kelurahan Kalianyar. Sertu Sujanadi menyampaikan informasi terkait perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir maupun penyakit, khususnya bagi warga yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

“Jaga kesehatan dengan rutin minum air mineral agar tubuh tetap bugar, sehingga bisa melindungi diri sendiri maupun keluarga,” pesannya.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran berita hoaks. “Apabila menemukan informasi yang meresahkan atau hal-hal mencurigakan, segera koordinasikan dengan Babinsa maupun Binmas agar bisa ditangani dengan tepat,” imbuhnya.

Warga yang hadir, yakni Erik dan Dedi, menyampaikan apresiasi atas silaturahmi Babinsa yang tidak hanya membawa suasana keakraban, tetapi juga memberikan masukan yang bermanfaat. “Semoga kegiatan seperti ini semakin mempererat hubungan sinergis antara Babinsa dengan masyarakat,” ungkap mereka.

Kegiatan Komsos berjalan aman, tertib, dan penuh keakraban. Di akhir pertemuan, Sertu Sujanadi kembali menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dalam setiap aktivitas sehari-hari. (Pendim 0503/JB) 

Pengibar Bendera 17 Agustus di Pandeglang, Christian Permana, Sosok Anak Pesisir Nelayan Dari Muara Angke

Pengibar Bendera 17 Agustus di Pandeglang, Christian Permana, Sosok Anak Pesisir Nelayan Dari Muara Angke

Pandeglang, penaxpose.comMomen salah satu anak pesisir nelayan dari Muara Angke, Jakarta Utara, Christian Permana mendapatkan kesempatan mengibarkan bendera merah putih pada acara HUT Ke-80 RI, 17 Agustus tahun 2025 adalah hal yang sangat membanggakan, bertempat di Alun Alun Pandeglang, Banten, pada Minggu (17/8/2025). 

Hal ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan bagi Christian Permana, namun juga dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,  termasuk mereka yang menjadi peserta Paskibraka dari Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, SMA Presiden 2 Tanjung Lesung (Boarding School).

Christian Permana masuk menjadi Paskibraka untuk tingkat Kabupaten tidaklah mudah, karena dalam pendidikan yang diemban nya saat itu, dia harus mengikuti tes dari seleksi di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Pandeglang. 

Siswa SMA Presiden 2 Tanjung Lesung (Boarding School) yang memiliki tinggi sekitar 171 cm dengan hobby olahraga, belajar dan tahfidz qur'an ini, diketahui selepas dari SMA dirinya berkeinginan melanjutkan kejenjang pendidikan militer serta ingin mengikuti tes Akademi Polisi (Akpol) Taruna.

Christian Permana, putra pertama dari pasangan James Wiling dan Nurhayati ini merupakan sosok anak yang memiliki ketekunan dan kegigihan dalam belajar, meski jauh dari orang tua, kehidupan keseharian nya penuh dengan kemandirian.

Sementara, James Wiling yang merupakan Tokoh Pemuda di Muara Angke, yang juga salah satu pembina Yayasan Yatim Piatu di Masjid Al Mubarok Muara Angke, berharap kelak anaknya menjadi anak yang bermanfaat untuk bangsa dan negara.

"Saya merasa bangga ketika Christian permana terpilih menjadi salah satu pengibar bendera pada 17 Agustus di Alun-alun Pandeglang, ini adalah satu pencapaian dari ketekunan dan kegigihan dalam belajar, semoga prestasi ini tidak menjadikan nya berbesar hati, namun tetap rendah hati," Ungkap James Wiling. (Rls) 


#Christian Permana
#Anak Pesisir Nelayan Muara Angke
#Paskibraka 17 Agustus 2025
#SMA Presiden 2 Tanjung Lesung (Boarding School)
#Yayasan Universitas Presiden
#Alun-alun pandeglang
#HUT Ke-80 RI

Sidang Tabrak Lari Grisenda: Eksepsi Ditolak, Keluarga Korban Pertanyakan Penangguhan Tahanan

Sidang Tabrak Lari Grisenda: Eksepsi Ditolak, Keluarga Korban Pertanyakan Penangguhan Tahanan

Jakarta, penaxpose.com | Sidang putusan sela kasus tabrak lari yang menewaskan Supardi (82) di Perumahan Grisenda digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Kamis (21/08/2025). Majelis hakim menolak eksepsi terdakwa, Ivon, dan sidang akan dilanjutkan dua minggu mendatang dengan menghadirkan saksi.

Keluarga Supardi (korban) menyambut baik keputusan tersebut, namun mempertanyakan mengapa terdakwa tidak ditahan. Haposan, anak korban mengungkapkan kekecewaannya atas penangguhan penahanan dengan alasan sakit, yang dianggap upaya menghambat mencari keadilan.

"Kami berterima kasih kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum atas putusan ini. Namun, kami kecewa karena terdakwa belum ditahan. Sudah 100 hari papah meninggalkan kami, dan kami meminta keadilan," ujar Haposan kepada media.

Haposan juga telah bersurat kepada Ketua PN Jakarta Utara untuk mempercepat penahanan terdakwa, serta meminta penegak keadilan untuk menjalankan proses hukum seadil-adilnya.

Supardi ditabrak saat jogging pagi di Perumahan Grisenda, Kapuk Muara, Jakarta Utara, pada 9 Mei 2025. Saksi mata dan bukti CCTV menunjukkan insiden terjadi di depan kantor sekretariat RW 10.

Haposan menjelaskan, papahnya ditabrak dari belakang oleh mobil yang kendarai pelaku saat jogging. Pelaku kemudian melarikan diri tanpa mengakui perbuatannya.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit PIK dan dirawat di ICU selama tiga hari sebelum meninggal pada 11 Mei 2025. Selama perawatan, keluarga pelaku tidak menunjukkan empati atau meminta maaf.

"Papah tergeletak berdarah-darah dengan kepala pecah. Selama tiga hari di ICU, tidak ada satupun keluarga penabrak yang datang menanyakan kondisi papah, sampai akhirnya beliau meninggal," ungkap Haposan.

Terdakwa sempat ditahan selama 13 hari sebelum mengajukan penangguhan penahanan. Setelah penangguhan, pelaku tidak menunjukkan itikad baik kepada keluarga korban.

(*/Red)

H. Sholikhah Bersuara di Balai Kota: RT/RW dan PKK Harus Diberi Perhatian Lebih

H. Sholikhah Bersuara di Balai Kota: RT/RW dan PKK Harus Diberi Perhatian Lebih

Jakarta, penaXpose.com Suasana hangat mewarnai pertemuan antara Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), H. Sholikhah, dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Rabu (20/8). Dalam kunjungan silaturahim itu, Sholikhah membawa pesan penting dari warga: kesejahteraan para penggerak masyarakat di tingkat bawah harus lebih diperhatikan.

Di hadapan Gubernur, Sholikhah menyampaikan langsung keresahan banyak pengurus RT dan RW mengenai insentif yang dinilai masih belum cukup menopang kinerja mereka. Ia menekankan perlunya pembedaan yang jelas antara insentif pribadi dengan dana operasional organisasi, sehingga beban kerja mereka bisa lebih ringan dan pelayanan kepada warga menjadi lebih optimal.

Tidak berhenti di sana, Sholikhah juga mengingatkan pentingnya dukungan bagi organisasi kemasyarakatan yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas sosial warga, mulai dari PKK, Dasawisma (Dawis), Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Posyandu, hingga Posbindu.

“Mereka ini adalah garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dari kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, sampai pencegahan penyakit, peran mereka sangat besar. Sudah seharusnya pemerintah hadir memberikan dukungan nyata, bukan hanya apresiasi,” tutur Sholikhah.

Ia menegaskan perjuangannya ini bukan sekadar soal menambah angka pada pos anggaran, melainkan bentuk nyata dari kepedulian terhadap warga Jakarta yang sudah mengabdikan waktu dan tenaga tanpa pamrih.

Sholikhah pun berharap pemerintah provinsi tidak menutup mata, melainkan merespons aspirasi warga dengan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil.

“Kalau akar rumputnya kuat, maka Jakarta juga akan kuat,” pungkasnya. (Angga) 

Babinsa Duri Utara Pantau Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Aman untuk Warga

Babinsa Duri Utara Pantau Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Aman untuk Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di masyarakat, Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin YP, melaksanakan pemantauan harga sembako di PD Jaya Pasar Mitra, Jalan KH. Moh. Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Rabu (20/8/2025) pagi.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas kewilayahan Babinsa untuk mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Catatan Harga Sembako

Berdasarkan hasil pendataan pukul 08.00 WIB, harga sejumlah bahan pokok tercatat stabil dengan beberapa komoditas mengalami sedikit fluktuasi.

  • Beras IR dijual Rp15.000/kg, Pandan Wangi Rp20.000/kg, dan Ramos Rp15.000/kg.
  • Cabai rawit merah masih cukup tinggi di kisaran Rp60.000/kg.
  • Bawang merah Rp65.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg.
  • Telur ayam Rp39.000/kg, minyak goreng kemasan Rp21.000/kg, minyak curah Rp22.000/kg.
  • Daging sapi segar Rp170.000/kg, ayam potong Rp45.000/kg, ayam kampung Rp80.000/ekor.

Selain itu, sejumlah komoditas seperti gula pasir Rp20.000/kg, terigu Rp13.000/kg, tomat Rp25.000/kg, hingga ikan segar (gurami Rp55.000/kg dan tenggiri Rp70.000/kg) juga menjadi pantauan utama.

Dekat dengan Pedagang dan Warga

Serka Sadikin mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar mencatat harga, tetapi juga membangun komunikasi dengan pedagang dan warga.
“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, mengetahui kondisi riil, sehingga jika ada gejolak harga bisa cepat dilaporkan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Jaga Ketahanan Pangan

Melalui kegiatan pemantauan ini, Babinsa berharap ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan masyarakat dapat membeli sembako dengan harga wajar. Sinergi bersama aparat pemerintah dan pasar juga terus diperkuat agar distribusi pangan berjalan lancar.

Pemantauan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan dilaporkan sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap lonjakan harga yang bisa membebani masyarakat.

(Pendim 0503/JB)

Babinsa Duri Utara Kawal Penertiban Listrik Ilegal, Cegah Bahaya Kebakaran

Babinsa Duri Utara Kawal Penertiban Listrik Ilegal, Cegah Bahaya Kebakaran

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Upaya mencegah potensi kebakaran di wilayah padat penduduk kembali digencarkan. Pada Rabu (20/8/2025), Babinsa Kelurahan Duri Utara Serka Sadikin YP bersama personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, PLN, dan unsur tiga pilar lainnya turut melaksanakan penertiban pemakaian tenaga listrik ilegal (P2TL) di wilayah Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Kelurahan Duri Utara ini dipimpin langsung oleh Lurah Duri Utara, Ari Kurnia, sebagai pengambil apel. Total 96 personel gabungan dikerahkan dalam giat tersebut, termasuk dari Koramil 02/TB, Polsek Tambora, Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinsos, serta tim PLN.

Babinsa Hadir di Tengah Warga

Dalam pelaksanaan, Babinsa Serka Sadikin YP aktif mendampingi masyarakat dan memastikan penertiban berjalan aman serta kondusif.
“Peran Babinsa adalah memastikan kegiatan berjalan lancar sekaligus memberikan pemahaman kepada warga agar tidak lagi menggunakan listrik secara ilegal. Karena ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal keselamatan bersama,” ujar Serka Sadikin.

Hasil Penertiban

Dari giat tersebut, petugas menemukan dua pelanggaran pemakaian listrik ilegal yang langsung ditindak oleh tim P2TL PLN. Penertiban berlangsung tertib hingga selesai pada pukul 11.25 WIB tanpa kendala berarti.

Sinergi Tiga Pilar

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi tiga pilar antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Hadir pula dalam kegiatan ini, Bhabinkamtibmas Aiptu Indra K, Kasatgaspol PP Jaja, perwakilan Dishub, Damkar, Dinsos, serta unsur masyarakat seperti FKDM dan LMK.

Warga Merasa Terlindungi

Dengan keterlibatan Babinsa, warga merasa lebih tenang. Kehadiran aparat kewilayahan diyakini dapat memperkuat rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran akibat sambungan listrik ilegal.

Kegiatan penertiban listrik ilegal ini diharapkan menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko kebakaran di pemukiman padat penduduk sekaligus menumbuhkan kedisiplinan warga dalam menaati aturan.

(Pendim 0503/JB)