Babinsa Duri Utara Gelar Karya Bakti Cegah Wabah Penyakit di Lingkungan Warga

Babinsa Duri Utara Gelar Karya Bakti Cegah Wabah Penyakit di Lingkungan Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya wabah penyakit, Babinsa Kelurahan Duri Utara, Serka Sadikin Yp, melaksanakan kegiatan Karya Bakti bersama warga dan PPSU di wilayah RT 006 RW 06, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Rabu pagi (10/9/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Sebelum pelaksanaan, Serka Sadikin terlebih dahulu memimpin apel sekaligus memberikan arahan singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Gotong Royong Bersama Warga

Dalam karya bakti tersebut, sedikitnya lima personel terlibat, terdiri dari satu Babinsa Koramil 02/TB, tiga personel PPSU Duri Utara, serta satu perwakilan warga setempat. Mereka bahu-membahu menyapu, mengangkat sampah, dan membuangnya ke tempat pembuangan akhir menggunakan gerobak sampah.

Peralatan sederhana seperti sapu, pengki, karung, dan gerobak menjadi sarana utama dalam aksi bersih-bersih kali ini. Meski sederhana, suasana kekompakan antara TNI, aparat kelurahan, dan warga terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

Wujud Kepedulian Babinsa

Serka Sadikin Yp menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Lingkungan yang bersih akan membuat warga lebih sehat dan nyaman. Dengan gotong royong, kita bisa mencegah timbulnya berbagai penyakit akibat sampah dan kotoran,” ujarnya.

Kegiatan berakhir pukul 09.14 WIB dengan suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Warga mengapresiasi langkah cepat Babinsa yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Ikut Apel Patroli Cipkon Tiga Pilar, Jaga Keamanan Wilayah Tambora

Babinsa Koramil 02/Tambora Ikut Apel Patroli Cipkon Tiga Pilar, Jaga Keamanan Wilayah Tambora


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Koramil 02/Tambora bersama Tiga Pilar Tambora melaksanakan Apel Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di Mapolsek Tambora, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kriminalitas, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Tambora.

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolsek Tambora, AKP Sudargo, SH, dengan kekuatan 22 personel gabungan. Rinciannya terdiri dari 2 personel Koramil 02/Tambora (1 Babinsa dan 1 Mitra Jaya), 15 personel Polsek Tambora, serta 5 personel Satpol PP.

Dalam kegiatan ini, Babinsa bersama Tiga Pilar berpatroli menyusuri sejumlah titik rawan, mulai dari Jalan Jembatan Dua, Jalan Tubagus Angke, Jalan Latumenten, Jalan Jembatan Besi, Jalan Tambora Raya, Jalan KH. Moh Mansyur, hingga ke kawasan Season City.

Sertu Tri Nurhadi, yang memimpin unsur Koramil 02/Tambora, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam patroli Cipkon merupakan bentuk nyata sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

“Patroli gabungan ini sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada warga. Kami akan terus bersinergi agar wilayah Tambora tetap kondusif dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman,” ujar Sertu Tri Nurhadi.

Hingga patroli selesai, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan situasi terpantau kondusif. Kehadiran Tiga Pilar ini diharapkan semakin mempererat kerja sama lintas instansi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di wilayah Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Gelar Patroli Malam, Cegah Tawuran dan Balapan Liar

Babinsa Koramil 02/Tambora Gelar Patroli Malam, Cegah Tawuran dan Balapan Liar

 


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan, Koramil 02/Tambora menggelar patroli malam pada Senin (8/9/2025) dengan sasaran antisipasi tawuran antarwarga dan balapan liar.

Patroli dipimpin oleh Serka Rodanih bersama lima personel gabungan yang terdiri dari Babinsa, Wanra, Mitra Jaya, dan Linmas. Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dengan rute mengelilingi wilayah rawan di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Rute patroli meliputi Jalan Tiang Bendera III, Jalan Kopi, Jalan Pejagalan, hingga ke beberapa titik rawan lainnya seperti Pasar Perniagaan, Jalan Tambora VII, Jalan Pekapuran, dan perbatasan Kelurahan Roamalaka dengan Kelurahan Piangsia.

Di setiap check point, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog dengan warga. Kehadiran Babinsa bersama aparat lainnya mendapat respon positif dari masyarakat yang merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan langsung di lapangan.

“Patroli ini merupakan langkah pencegahan dini agar situasi tetap kondusif. Dengan kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, kita bisa menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Tambora,” ujar Serka Rodanih.

Hasil dari patroli tersebut, situasi di seluruh titik terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan indikasi tawuran maupun balapan liar selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan patroli rutin ini juga merupakan bentuk sinergi TNI bersama masyarakat dalam menciptakan rasa aman di lingkungan. Dengan upaya seperti ini, diharapkan wilayah Tambora tetap terjaga sebagai kawasan yang tertib dan damai.

(Pendim 0503/JB) 

Kelulusan FKDM di Lingkungan DKI Jakarta, Minta Transparansi Penilaian Seleksi

Kelulusan FKDM di Lingkungan DKI Jakarta, Minta Transparansi Penilaian Seleksi

Jakarta – Proses seleksi anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi DKI Jakarta menuai sorotan. Salah satu bakal calon (Bacalon), Sabenih, S.H., M.H., C.Med., secara resmi melayangkan surat permohonan penjelasan terkait hasil akhir penilaian seleksi kepada panitia.

Langkah ini ditempuh Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor e-0002 Tahun 2025 tentang Seleksi Anggota FKDM. Dalam aturan tersebut, tepatnya pada bagian IV tentang sistem kelulusan poin 1 huruf (a), dijelaskan bahwa kelulusan calon anggota FKDM ditentukan berdasarkan akumulasi nilai ujian Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara.

Namun, menurut Sabenih, sampai saat ini rincian penilaian hasil seleksi belum juga dipublikasikan secara terbuka. Padahal, kata dia, seharusnya informasi mengenai nilai yang diperoleh peserta dapat diumumkan sebelum pengumuman kelulusan dikeluarkan.

“Saya menilai adanya dugaan ketidakjelasan dalam proses seleksi ini, khususnya terkait penilaian hasil tes dan wawancara. Sebelum pengumuman kelulusan, seharusnya para peserta sudah mengetahui nilai yang mereka dapatkan. Itu bagian dari keterbukaan informasi publik,” ungkap Sabenih dalam keterangannya, Senin (9/9/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transparansi merupakan kunci untuk menjaga integritas seleksi anggota FKDM yang memiliki peran strategis dalam menjaga kewaspadaan dini di masyarakat.

“Publikasi nilai bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga bentuk akuntabilitas panitia kepada peserta dan masyarakat. Dengan begitu, tidak ada ruang bagi spekulasi ataupun dugaan ketidakadilan,” tambahnya.

Melalui surat permohonan penjelasan tersebut, Sabenih berharap panitia seleksi FKDM Provinsi Jakarta segera memberikan klarifikasi resmi dan membuka hasil penilaian akhir para peserta. Ia menegaskan, sikap ini bukan sekadar untuk kepentingan pribadi, tetapi juga demi mewujudkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Seleksi FKDM Provinsi DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan klarifikasi tersebut. (Kiem) 

Banser Jakarta Timur Dirikan Posko Jaga Aspirasi, Siap Kawal Demokrasi Santun

Banser Jakarta Timur Dirikan Posko Jaga Aspirasi, Siap Kawal Demokrasi Santun

Jakarta Timur, penaXpose.com | Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Timur membuka Pos Koordinasi (Posko) Jaga Aspirasi Jaga Indonesia yang diikuti 30 personel di halaman Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta.   

Ketua PC GP Ansor Jakarta Timur Taufik Muhammad Guntur menegaskan bahwa posko tersebut menjadi wujud kontribusi Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jakarta Timur dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. "Demokrasi yang santun, demokrasi yang mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Taufik.   

Ia menambahkan bahwa pembentukan posko merupakan tindak lanjut arahan Pimpinan Pusat GP Ansor. Taufik juga berpesan kepada jajaran Ansor dan Banser yang bertugas agar selalu siaga, kompak, dan menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan. 

"Tetap semangat dan jaga kesehatan, tetap waspada dalam pelaksanaan piket dan siaga posko," katanya.   

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Jakarta Timur Dedi Cahyadi menyampaikan harapannya agar keberadaan posko mampu menghadirkan dampak positif dalam menciptakan rasa aman serta memperkuat peran sosial Ansor dan Banser.   

"Melalui posko tersebut, kita ingin menunjukkan komitmennya hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang siap membantu dalam menjaga ketertiban lingkungan," tuturnya.   

Dedi juga menegaskan bahwa posko dijadwalkan berlangsung dari 5 hingga 10 September dengan pengaturan dua shift setiap hari.   "Posko akan beroperasi mulai 5 hingga 10 September, dengan dua shift: pagi hingga sore dan sore hingga malam," pungkasnya.

Barisan Ansor Serbaguna NU Jakarta Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat persatuan, serta mengawal implementasi program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Banser Jakarta Timur juga memberikan dukungan moral dan sinergi terhadap Polri dalam menjalankan tugas pengamanan, penegakan hukum, serta pemeliharaan ketertiban masyarakat pada saat perayaan September Hitam. []

Babinsa Tanah Sereal Gelar Komsos, Ajak Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Jaga Kesehatan

Babinsa Tanah Sereal Gelar Komsos, Ajak Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Jaga Kesehatan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Koramil 02/Tambora, Kodim 0503/Jakarta Barat, Sertu Abdul Kadar, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Ketua RT 011/RW 12 Kelurahan Tanah Sereal, Bapak Marwanto, serta tokoh masyarakat setempat, Bapak Husni, pada Senin (8/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Tanah Sereal IX RT 011/RW 12 tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan informasi penting terkait perkembangan situasi di wilayah.

Dalam kesempatan itu, Sertu Abdul Kadar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir dan penyakit, khususnya bagi warga yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

“Saya mengingatkan agar warga menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih serta tetap waspada dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Babinsa.

Selain itu, ia juga berpesan kepada Ketua RT dan tokoh masyarakat agar terus mengingatkan warganya untuk menjaga kesehatan, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks yang belum jelas kebenarannya.

“Apabila ada informasi mencurigakan, segera koordinasikan dengan Babinsa atau Binmas agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 011/RW 12, Bapak Marwanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan saran yang diberikan Babinsa.

“Kami berterima kasih kepada Babinsa yang telah hadir bersilaturahmi, sekaligus memberikan masukan yang sangat bermanfaat. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan sinergi antara Babinsa dan warga,” ungkapnya.

Kegiatan Komsos berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kedekatan serta meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan keamanan wilayah.

(Pendim 0503/JB) 

PD Aisyiyah Jakarta Timur Serukan Penegakan Hukum dan Tolak Provokasi

PD Aisyiyah Jakarta Timur Serukan Penegakan Hukum dan Tolak Provokasi

Jakarta Timur, penaXpose.com | PD AISYIYAH JAKARTA TIMUR menyesalkan terjadinya kerusuhan yang terjadi pada gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah pada 26-31 Agustus 2025 yang diwarnai dengan berbagai tindakan melawan hukum seperti pengrusakan fasilitas umum termasuk penjarahan rumah pribadi.

“PD AISYIYAH JAKARTA TIMUR mendukung aksi demonstrasi sebagai medium untuk menyampaikan pendapat dan menyuarakan aspirasi sebagaimana hal tersebut dijamin oleh konstitusi sebagai bagian dari sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia. Hal tersebut juga sebagaimana telah diatur dalam UU nomor 9 tahun 1998 sebagai landasannya,” ujar ketua PD AISYIYAH Jaktim. 

Hj endang mengatakan, aksi unjuk rasa yang terjadi pada 26-31 Agustus 2026 yang sejatinya ingin menyampaikan berbagai persoalan terkait kehidupan sosial ekonomi yang kian sulit dihadapi masyarakat telah dinodai oleh berbagai pelanggaran hukum yang menimbulkan berbagai kerusakan bahkan penjarahan jelas tidak sesuai dengan kehidupan demokrasi yang konstitusional dan berkeadaban yang kita cita-citakan.

“Hal tersebut karena adanya hasutan dan provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab melalui berbagai cara sehingga apa yang menjadi aspirasi dan tuntutan dalam aksi menjadi bias dan kabur bahkan bisa membawa bangsa ini kepada masalah sosial ekonomi dan politik yang lebih parah dimana masyarakat kecil yang paling berdampak. 

PD AISYIYAH JAKARTA TIMUR menilai siapapun yang melakukan hasutan dan provokasi memanfaatkan situasi secara jelas telah mengkhianati NKRI, dan jika dibiarkan tanpa adanya penegakan hukum yang tegas dapat mengancam persatuan dan kesatuan serta persaudaraan antar sesama anak bangsa.

“Saat ini aparat penegak hukum atas perintah Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan upaya penegakan hukum menindak para pelaku dan provokator termasuk mencari aktor intelektual dalang dibalik kerusuhan yang terjadi tersebut. PD AISYIYAH JAKARTA TIMUR mendukung penuh upaya tersebut seraya tetap mengingatkan agar langkah-langkah yang dilakukan berlangsung adil dan transparan.

Oknum atau siapapun yang melakukan hasutan, provokasi bahkan adu domba yang kemudian berimbas pada aksi unjuk rasa anarkis adalah perbuatan keji yang juga jelas ditentang dalam syariat islam. Nabi Muhammad SAW dalam hadist yang diriwayatkan Muslim bahkan secara tegas menyebut orang-orang yang melakukan perbuatan tersebut (namimah) sebagai “orang-orang yang paling buruk diantara kalian” seraya menegaskan apa yang telah ditegaskan dalam Surat Al-Qalam ayat 10-11 yang artinya “Dan janganlah kamu ikuti siapapun yang mengobral sumpah lagi berkarakter rendah, yang suka mencela yang senang mengadudomba (memfitnah)”.

“Atas dasar itu, PD AISYIYAH JAKARTA TIMUR mengajak semua pihak untuk kembali ke khittah dalam setiap menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa secara konstitusional, menjaga kepentingan umum, menghargai dan menghormati hak orang lain. Juga kepada pemerintah (eksekutif) dan DPR (legislatif agar lebih peka terhadap persoalan yang dihadapi rakyat dan dapat mendengar aspirasi tanpa perlu menunggu viral atau ada kejadian luar biasa untuk diperhatikan. Semoga bangsa kita dapat melalui setiap masa-masa sulitnya dengan baik dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan. 

Untuk Kedepan kami juga menghimbau ke masyarakat agar senantiasa percaya kepada POLRI dalam menjalankan dan menegakkan hukum di Indonesia serta bersama - sama menjaga ukhuwah islamiyah demi tercipta nya Indonesia emas 2045. []