Prof. Husnan Bey Fananie: Satukan Nurani Demi Kebangkitan PPP

Prof. Husnan Bey Fananie: Satukan Nurani Demi Kebangkitan PPP

Jakarta, penaxpose.com | Calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie, MA, menyerukan kepada seluruh muktamirin agar menjadikan Muktamar sebagai momentum persatuan dan kebangkitan partai.

“PPP adalah rumah besar umat Islam yang harus kembali kokoh berdiri. Karena itu, saya mengajak seluruh muktamirin untuk bersatu, melepaskan kepentingan pribadi, dan menetapkan pilihan berdasarkan nurani demi bangkitnya PPP,” tegas Prof. Husnan.

Menurutnya, Muktamar bukan sekadar ajang memilih pemimpin, melainkan juga ruang bersama untuk merumuskan arah perjuangan partai ke depan. Keutuhan dan kekompakan kader, lanjutnya, menjadi kunci agar PPP kembali mendapat tempat terhormat di hati rakyat.

“Pilihan politik yang kita ambil hari ini akan menentukan masa depan partai. Mari kita gunakan hati dan nurani, bukan sekadar kalkulasi politik sesaat. Kebangkitan PPP adalah amanah sejarah yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Prof. Husnan juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog, merangkul semua faksi, serta memastikan PPP hadir sebagai partai modern yang berakar kuat pada nilai Islam, demokrasi, dan kebangsaan.

“PPP harus kembali menjadi partai pemersatu umat dan bangsa. Saya percaya, dengan kebersamaan dan ketulusan, kita mampu mengembalikan marwah partai,” tambahnya.

Jika dalam proses Muktamar muncul kondisi yang tidak kondusif, Prof. Husnan menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya kepada muktamirin untuk menjaga marwah PPP.

“Semua saya kembalikan kepada muktamirin yang memiliki hak suara,” tegasnya.

Kontak Media:
Tim Media Center Prof. Husnan Bey Fananie
Ustadz Ade Munadi
📞 0852-8556-2332

Miris! 11 RT di Ibu Kota Kekeringan 10 Hari, Padahal Sebelahnya Air Lancar

Miris! 11 RT di Ibu Kota Kekeringan 10 Hari, Padahal Sebelahnya Air Lancar

Jakarta Utara – Warga di 11 RT wilayah Jl. Muara Baru Alektro, Marlina, dan Koja (RT 03, 04, 05, 06, 07, 10,11, 12, 13, 14 dan 15) Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sudah 10 hari hidup tanpa aliran air bersih dari PAM Jaya. Sejak lebih dari seminggu lalu hingga Sabtu (27/9/2025), keran-keran rumah warga benar-benar kering.

Ironisnya, hanya beberapa meter dari lokasi terdampak—tepatnya di kawasan Tembok Bolong dan Kebun Tebu—air justru mengalir lancar. Ketimpangan ini menimbulkan tanda tanya besar sekaligus amarah warga: mengapa ada diskriminasi layanan air di wilayah yang bersebelahan?

Warga Antri Panjang, Rebutan Air Tangki

Meski PAM Jaya mengirimkan bantuan air dengan mobil tangki, jumlahnya sangat jauh dari kebutuhan warga. Antrian panjang terlihat setiap kali tangki datang: mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, hingga lansia harus berdesakan membawa jeriken, galon, dan ember. Tak jarang, keributan pecah karena air yang terbatas harus dibagi rata sementara tiap keluarga punya kebutuhan berbeda.

“Air itu kebutuhan pokok, bukan barang mewah yang harus kami rebutkan,” keluh Joko, salah satu Ketua RT.

Dampak Sosial dan Kesehatan

Krisis air ini bukan sekadar persoalan teknis, tapi sudah mengganggu sendi kehidupan warga:

  • Ibadah umat muslim terganggu, karena sulitnya berwudhu untuk shalat lima waktu.
  • Aktivitas rumah tangga lumpuh, dari memasak, mencuci, hingga mandi.
  • Risiko kesehatan meningkat, karena keterbatasan air bersih bisa memicu penyakit.
  • Beban ekonomi bertambah, warga terpaksa membeli air dari pedagang keliling atau galon isi ulang, sementara bantuan PAM Jaya tidak mencukupi.

“Kalau begini terus, kami bisa lebih dulu sakit sebelum air kembali mengalir,” ujar Hasby, pengurus DKM masjid setempat.

Masalah Lama yang Tak Pernah Beres

Kejadian ini bukan pertama kali. Warga mengaku mati air sudah berulang kali terjadi sejak era pengelolaan swasta (Palyja) hingga kini ditangani PAM Jaya yang dikelola pemerintah. Alih-alih membaik, persoalan justru berulang, menandakan lemahnya sistem pelayanan publik.

Warga Tuntut Pemerintah dan PAM Jaya

Warga mendesak pemerintah daerah dan PAM Jaya segera:

  1. Mengembalikan aliran air bersih secepat mungkin.
  2. Memberikan suplai air tangki rutin dalam jumlah cukup hingga aliran normal kembali.
  3. Menjelaskan secara terbuka penyebab mati air dan langkah nyata penyelesaiannya.

“Sudah cukup kami bersabar. Kami minta pemerintah jangan tutup mata. Air itu hak dasar rakyat, bukan barang dagangan!” tegas warga dalam pernyataannya.

Krisis ini jelas bukan persoalan teknis semata, melainkan cermin buruknya manajemen pelayanan publik. Jika 11 RT di Jakarta bisa sampai 10 hari tanpa air bersih, apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan PAM Jaya?

(Dani) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan dan Budidaya Ayam Petelur

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan dan Budidaya Ayam Petelur

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan. Pada Sabtu (27/9/2025), Koramil 02/TB melaksanakan kegiatan budidaya ikan dan ayam petelur di Jalan Tiang Bendera III RT.007 RW.03, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata TNI AD dalam membantu pemerintah memperkuat ketersediaan pangan, sekaligus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

Adapun jenis budidaya yang dikembangkan meliputi:

  • Budidaya Ikan Lele
  • Budidaya Ikan Nila
  • Budidaya Ayam Petelur sebanyak 14 ekor, yang saat ini sudah menghasilkan rata-rata 2 butir telur per hari.

“Program ketahanan pangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi warga untuk ikut mengembangkan usaha kecil berbasis pangan mandiri. Selain mendukung kebutuhan gizi keluarga, juga bisa meningkatkan perekonomian,” ujar Babinsa Koramil 02/TB yang memimpin kegiatan.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kemandirian pangan. Kehadiran TNI melalui Koramil 02/Tambora juga menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan tetapi juga dalam upaya menjaga ketahanan pangan.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir serta mencegah munculnya wabah penyakit di musim penghujan, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB menggelar kegiatan Karya Bakti pada Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Tambora III RT.06 RW.05 dan Jalan Tambora VI RT.006 RW.01, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora ini dipimpin langsung Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra G.

Adapun sasaran kegiatan meliputi pembersihan sampah di sekitar saluran air dan got, penopingan pohon, serta pembersihan jalan. Sampah yang terkumpul langsung diangkut ke truk sampah agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah banjir dan penyakit akibat genangan air,” ujar Serda Candra di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB ini juga melibatkan unsur PPSU, perangkat kelurahan, serta warga masyarakat. Dengan peralatan sederhana seperti linggis, sapu, pengki, dan karung, kegiatan gotong royong berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam karya bakti ini mendapat apresiasi warga setempat yang berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, sehingga wilayah Tambora tetap bersih, sehat, dan terhindar dari banjir.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Siskamling Bersama Warga di Roa Malaka

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Siskamling Bersama Warga di Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Kelurahan Roa Malaka, Koramil 02/Tambora, Serka Slamet ST, melaksanakan kegiatan Siskamling atau Pam Swakarsa bersama warga, Jumat malam (26/9/2025).

Kegiatan berlangsung di Poskamling Jl. Tiang Bendera II RT 01 RW 03, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, dengan melibatkan anggota Linmas RW 03, Bapak Sarmadi dan Bapak Ali, yang tengah melaksanakan tugas ronda malam.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Slamet memberikan imbauan kepada warga agar terus menjaga kekompakan dalam mengamankan lingkungan.

“Siskamling harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Warga diharapkan membawa alat bantu komunikasi, pentungan, serta menerapkan sistem jaga berpasangan agar lebih aman,” ujarnya.

Babinsa juga mengingatkan warga untuk melakukan kontrol secara bergantian setiap dua jam sekali, serta segera melapor kepada RT, RW, Babinsa, maupun Bimas apabila terjadi hal mencurigakan. Tak lupa, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar tetap fit dalam menjalankan tugas ronda malam.

Kegiatan Siskamling berlangsung lancar, aman, dan kondusif hingga selesai. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen Koramil 02/Tambora dalam membangun sinergi dengan warga demi mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib.

(Pendim 0503/JB) 

Tambora Tertib! Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Bareng Ormas

Tambora Tertib! Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Bareng Ormas

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Tambora, Koramil 02/Tambora menggelar Apel Patroli Keamanan bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Jumat (26/9/2025). Kegiatan berlangsung di Makoramil 02/Tambora, Jl. Tiang Bendera 3 RT 07/03 Kel. Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

Apel dipimpin langsung oleh Sertu Abdul Kadar selaku pengambil apel, sebelum pasukan dilepas menyusuri rute patroli di berbagai titik rawan.

Kegiatan ini melibatkan 13 personel gabungan, terdiri dari Koramil 02/TB, Mitra Jaya, FKPPI, GRIB Jaya, dan Ormas Fotron. Patroli menyisir ruas-ruas jalan utama di wilayah Tambora, antara lain Jl. Kopi, Jl. Kalibesar Barat, Jl. Pejagalan Raya, Jl. K.H. Moh. Mansyur, Jl. Tubagus Angke, Jl. Perniagaan Raya, Jl. TSS Raya, Jl. Jembatan Besi Raya, Jl. Latumenten, hingga Jl. Bandengan Raya.

Menurut laporan, kegiatan patroli berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai pada pukul 22.25 WIB.

Danramil 02/Tambora melalui keterangan singkat menyampaikan apresiasinya kepada seluruh unsur yang terlibat.

“Kebersamaan TNI dan ormas merupakan langkah nyata dalam menjaga ketertiban wilayah. Dengan sinergi, kita bisa menciptakan Tambora yang aman, nyaman, dan damai bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kesiapsiagaan aparat Koramil, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan ormas dan elemen masyarakat dalam mewujudkan keamanan lingkungan yang kondusif.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadirkan Kepedulian untuk Warga Lewat Program Jum’at Peduli

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadirkan Kepedulian untuk Warga Lewat Program Jum’at Peduli

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora bersama Polsek Tambora melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Jum’at Peduli – Jaga Jakarta Berbagi Kasih” pada Jumat (26/9/2025) di Makoramil 02/Tambora, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 30 paket bantuan yang berisi beras 5 kilogram dan uang tunai Rp100.000 disalurkan kepada warga masyarakat sekitar Koramil serta Komunitas Forum Ojol se-Tambora (FOST). Masing-masing kelompok mendapat 15 paket bantuan.

Danramil 02/Tambora, Mayor CKE Wahidin, bersama Wakapolsek Tambora AKP Sudargo secara langsung menyerahkan bantuan tersebut. Hadir pula para Babinsa Koramil 02/Tambora dan Bhabinkamtibmas se-Tambora untuk mendukung jalannya kegiatan.

Mayor CKE Wahidin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus sarana memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi ikhtiar bersama dalam mempererat hubungan kebersamaan serta menjaga kondusifitas wilayah,” ungkapnya.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi langsung antara aparat dan masyarakat, sekaligus sosialisasi pentingnya menjaga keamanan lingkungan dalam mendukung program Jaga Jakarta.

Kegiatan Jum’at Peduli ini berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.

(Pendim 0503/JB)