Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Cipta Kondisi

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Cipta Kondisi

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora bersama Tiga Pilar Kecamatan Tambora melaksanakan apel dan patroli Cipta Kondisi (Cipkon) pada Sabtu malam (27/9/2025) di halaman Mapolsek Tambora, Jl. Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat.

Kegiatan patroli bersama ini dipimpin langsung Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kuku Islami, S.I.K., M.IK, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta berbagai ormas mitra kamtibmas. Dari Koramil 02/TB, hadir perwakilan personel yakni Sertu Sarip ST yang turut bergabung dalam kegiatan tersebut.

Danramil 02/TB menegaskan bahwa keikutsertaan Koramil dalam patroli bersama ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan aparat pemerintah dan masyarakat. “Kehadiran TNI dalam kegiatan patroli Cipkon bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mempererat kerja sama Tiga Pilar dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya.

Adapun rute patroli dimulai dari Mapolsek Tambora, melintasi Jl. Jembatan Dua, Jl. Tubagus Angke, Jl. Latumenten, Jl. Jembatan Besi, Jl. Tambora Raya, Jl. KH. Moh. Mansyur, hingga kembali ke Mapolsek Tambora. Selama patroli, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai pada pukul 00.00 WIB.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas, kriminalitas, maupun kerawanan sosial dapat diminimalisir. “Koramil 02/TB akan terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah bersama Polsek, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkas Danramil.

(Pendim 0503/JB) 

Ketua Panitia Deden Fathullah Apresiasi Warga dan Donatur dalam Sukseskan Maulid Nabi di Roxy

Ketua Panitia Deden Fathullah Apresiasi Warga dan Donatur dalam Sukseskan Maulid Nabi di Roxy

Jakarta, penaXpose.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digelar di Jalan Tidore Raya RT 009/05, Roxy, Kelurahan Cideng, Jakarta Pusat, Sabtu malam (27/9/2025), berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara ini dirangkai dengan santunan anak yatim piatu serta dihadiri ratusan warga yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Sejak awal, jamaah disambut dengan lantunan sholawat dari tim hadroh Majelis Al-Fatih yang menambah suasana religius dan syahdu.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Deden Fathullah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam suksesnya acara.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan kebersamaan kita semua, acara Maulid Nabi ini dapat berjalan lancar. Terima kasih kepada para panitia, remaja Masjid Jami’ Ar-Rahmat, karang taruna, para pemuda, warga, serta para donatur yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.


Selain sambutan Ketua Panitia, Lurah Cideng, Agus Arifiyanto, turut hadir memberikan pesan penting kepada masyarakat agar selalu menjaga kondusifitas, keamanan, dan ketertiban lingkungan.

Acara yang mengangkat tema “Meneladani Akhlaq dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW” ini juga diisi dengan tausiyah KH. Muhammad Ashary, SH yang menekankan keteladanan akhlak Nabi, serta tausiyah dari Dr. Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Athas, Lc., M.Pd. yang menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi dan Isra Mi’raj adalah bagian dari ibadah untuk memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah.

Kegiatan yang disertai dengan santunan anak yatim piatu ini ditutup dengan doa, menjadikan peringatan Maulid ini tidak hanya sebagai ajang perayaan spiritual, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial. (Dani) 

Prof. Husnan Bey Fananie: PPP Siap Mengawal Pemerintah di Bawah Presiden Prabowo Subianto

Prof. Husnan Bey Fananie: PPP Siap Mengawal Pemerintah di Bawah Presiden Prabowo Subianto


Jakarta, penaXpose.com – Calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Prof. Husnan Bey Fananie, menegaskan komitmennya untuk menjadikan PPP sebagai partai yang solid dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“PPP adalah bagian dari kekuatan politik nasional yang harus berada di garda depan menjaga stabilitas pemerintahan. Saya dengan tegas menyatakan, PPP siap bersama komando Presiden Prabowo untuk memastikan program-program kerakyatan berjalan dengan baik,” ujar Prof. Husnan.

Ia menekankan, sebagai partai Islam yang berakar kuat pada umat, PPP memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mendukung agenda pemerintah demi kepentingan bangsa.

“Partai Persatuan Pembangunan tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus aktif menjadi pengawal sekaligus mitra strategis pemerintah. Dengan kebersamaan, PPP akan menjadi penopang penting dalam keberhasilan Presiden Prabowo membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Husnan menyampaikan bahwa kepemimpinannya kelak akan mengedepankan politik kebersamaan, memperkuat basis umat, serta memperkokoh sinergi dengan pemerintah dalam menjaga arah pembangunan nasional.

“PPP siap melangkah bersama Presiden Prabowo Subianto, menjaga persatuan bangsa, dan memastikan cita-cita pembangunan Indonesia terwujud. Itulah komitmen perjuangan kita semua,” tegasnya.

Kontak Media:
Tim Media Center Prof. Husnan Bey Fananie
Ust. Ade Munadi – 0852 8556 2332

Prof. Husnan Bey Fananie: Satukan Nurani Demi Kebangkitan PPP

Prof. Husnan Bey Fananie: Satukan Nurani Demi Kebangkitan PPP

Jakarta, penaxpose.com | Calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie, MA, menyerukan kepada seluruh muktamirin agar menjadikan Muktamar sebagai momentum persatuan dan kebangkitan partai.

“PPP adalah rumah besar umat Islam yang harus kembali kokoh berdiri. Karena itu, saya mengajak seluruh muktamirin untuk bersatu, melepaskan kepentingan pribadi, dan menetapkan pilihan berdasarkan nurani demi bangkitnya PPP,” tegas Prof. Husnan.

Menurutnya, Muktamar bukan sekadar ajang memilih pemimpin, melainkan juga ruang bersama untuk merumuskan arah perjuangan partai ke depan. Keutuhan dan kekompakan kader, lanjutnya, menjadi kunci agar PPP kembali mendapat tempat terhormat di hati rakyat.

“Pilihan politik yang kita ambil hari ini akan menentukan masa depan partai. Mari kita gunakan hati dan nurani, bukan sekadar kalkulasi politik sesaat. Kebangkitan PPP adalah amanah sejarah yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Prof. Husnan juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog, merangkul semua faksi, serta memastikan PPP hadir sebagai partai modern yang berakar kuat pada nilai Islam, demokrasi, dan kebangsaan.

“PPP harus kembali menjadi partai pemersatu umat dan bangsa. Saya percaya, dengan kebersamaan dan ketulusan, kita mampu mengembalikan marwah partai,” tambahnya.

Jika dalam proses Muktamar muncul kondisi yang tidak kondusif, Prof. Husnan menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya kepada muktamirin untuk menjaga marwah PPP.

“Semua saya kembalikan kepada muktamirin yang memiliki hak suara,” tegasnya.

Kontak Media:
Tim Media Center Prof. Husnan Bey Fananie
Ustadz Ade Munadi
📞 0852-8556-2332

Miris! 11 RT di Ibu Kota Kekeringan 10 Hari, Padahal Sebelahnya Air Lancar

Miris! 11 RT di Ibu Kota Kekeringan 10 Hari, Padahal Sebelahnya Air Lancar

Jakarta Utara – Warga di 11 RT wilayah Jl. Muara Baru Alektro, Marlina, dan Koja (RT 03, 04, 05, 06, 07, 10,11, 12, 13, 14 dan 15) Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sudah 10 hari hidup tanpa aliran air bersih dari PAM Jaya. Sejak lebih dari seminggu lalu hingga Sabtu (27/9/2025), keran-keran rumah warga benar-benar kering.

Ironisnya, hanya beberapa meter dari lokasi terdampak—tepatnya di kawasan Tembok Bolong dan Kebun Tebu—air justru mengalir lancar. Ketimpangan ini menimbulkan tanda tanya besar sekaligus amarah warga: mengapa ada diskriminasi layanan air di wilayah yang bersebelahan?

Warga Antri Panjang, Rebutan Air Tangki

Meski PAM Jaya mengirimkan bantuan air dengan mobil tangki, jumlahnya sangat jauh dari kebutuhan warga. Antrian panjang terlihat setiap kali tangki datang: mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, hingga lansia harus berdesakan membawa jeriken, galon, dan ember. Tak jarang, keributan pecah karena air yang terbatas harus dibagi rata sementara tiap keluarga punya kebutuhan berbeda.

“Air itu kebutuhan pokok, bukan barang mewah yang harus kami rebutkan,” keluh Joko, salah satu Ketua RT.

Dampak Sosial dan Kesehatan

Krisis air ini bukan sekadar persoalan teknis, tapi sudah mengganggu sendi kehidupan warga:

  • Ibadah umat muslim terganggu, karena sulitnya berwudhu untuk shalat lima waktu.
  • Aktivitas rumah tangga lumpuh, dari memasak, mencuci, hingga mandi.
  • Risiko kesehatan meningkat, karena keterbatasan air bersih bisa memicu penyakit.
  • Beban ekonomi bertambah, warga terpaksa membeli air dari pedagang keliling atau galon isi ulang, sementara bantuan PAM Jaya tidak mencukupi.

“Kalau begini terus, kami bisa lebih dulu sakit sebelum air kembali mengalir,” ujar Hasby, pengurus DKM masjid setempat.

Masalah Lama yang Tak Pernah Beres

Kejadian ini bukan pertama kali. Warga mengaku mati air sudah berulang kali terjadi sejak era pengelolaan swasta (Palyja) hingga kini ditangani PAM Jaya yang dikelola pemerintah. Alih-alih membaik, persoalan justru berulang, menandakan lemahnya sistem pelayanan publik.

Warga Tuntut Pemerintah dan PAM Jaya

Warga mendesak pemerintah daerah dan PAM Jaya segera:

  1. Mengembalikan aliran air bersih secepat mungkin.
  2. Memberikan suplai air tangki rutin dalam jumlah cukup hingga aliran normal kembali.
  3. Menjelaskan secara terbuka penyebab mati air dan langkah nyata penyelesaiannya.

“Sudah cukup kami bersabar. Kami minta pemerintah jangan tutup mata. Air itu hak dasar rakyat, bukan barang dagangan!” tegas warga dalam pernyataannya.

Krisis ini jelas bukan persoalan teknis semata, melainkan cermin buruknya manajemen pelayanan publik. Jika 11 RT di Jakarta bisa sampai 10 hari tanpa air bersih, apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan PAM Jaya?

(Dani) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan dan Budidaya Ayam Petelur

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kembangkan Program Ketahanan Pangan dan Budidaya Ayam Petelur

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan. Pada Sabtu (27/9/2025), Koramil 02/TB melaksanakan kegiatan budidaya ikan dan ayam petelur di Jalan Tiang Bendera III RT.007 RW.03, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata TNI AD dalam membantu pemerintah memperkuat ketersediaan pangan, sekaligus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

Adapun jenis budidaya yang dikembangkan meliputi:

  • Budidaya Ikan Lele
  • Budidaya Ikan Nila
  • Budidaya Ayam Petelur sebanyak 14 ekor, yang saat ini sudah menghasilkan rata-rata 2 butir telur per hari.

“Program ketahanan pangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi warga untuk ikut mengembangkan usaha kecil berbasis pangan mandiri. Selain mendukung kebutuhan gizi keluarga, juga bisa meningkatkan perekonomian,” ujar Babinsa Koramil 02/TB yang memimpin kegiatan.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kemandirian pangan. Kehadiran TNI melalui Koramil 02/Tambora juga menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan tetapi juga dalam upaya menjaga ketahanan pangan.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir serta mencegah munculnya wabah penyakit di musim penghujan, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB menggelar kegiatan Karya Bakti pada Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Tambora III RT.06 RW.05 dan Jalan Tambora VI RT.006 RW.01, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora ini dipimpin langsung Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra G.

Adapun sasaran kegiatan meliputi pembersihan sampah di sekitar saluran air dan got, penopingan pohon, serta pembersihan jalan. Sampah yang terkumpul langsung diangkut ke truk sampah agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah banjir dan penyakit akibat genangan air,” ujar Serda Candra di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB ini juga melibatkan unsur PPSU, perangkat kelurahan, serta warga masyarakat. Dengan peralatan sederhana seperti linggis, sapu, pengki, dan karung, kegiatan gotong royong berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam karya bakti ini mendapat apresiasi warga setempat yang berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, sehingga wilayah Tambora tetap bersih, sehat, dan terhindar dari banjir.

(Pendim 0503/JB)