Kodim 0503/JB Turut Serta dalam Patroli Gabungan 3 Pilar, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Jakarta Barat

Kodim 0503/JB Turut Serta dalam Patroli Gabungan 3 Pilar, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Jakarta Barat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Hal ini ditunjukkan melalui keterlibatan personel Kodim dalam Patroli Gabungan 3 Pilar bersama Polres Metro Jakarta Barat, Brimob Nusantara, dan Satpol PP pada Selasa malam (30/9/2025). 

Patroli yang berlangsung sejak pukul 22.00 WIB ini menurunkan 67 personel gabungan, dengan rincian: Kodim 0503/JB sebanyak 3 personel dipimpin Sertu Sarip ST, Polres Metro Jakarta Barat 50 personel dipimpin Kompol Agung, Brimob Nusantara 10 personel dipimpin Brigadir Deni, serta Satpol PP 4 personel dipimpin Asone.

Kendaraan taktis juga dikerahkan untuk mendukung patroli, yaitu 7 unit mobil dan 4 unit motor. Adapun rute patroli dimulai Polres Metro Jakarta Barat melintasi sejumlah jalur strategis, mulai dari Jl. Daan Mogot – Jl. Tubagus Angke – Jl. Latumenten – Jl. Kyai Tapa – kembali ke Polres Jakarta Barat.

Patroli 3 Pilar ini digelar untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sekaligus memperlihatkan soliditas antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Kehadiran Kodim 0503/JB dalam Patroli Gabungan ini merupakan wujud nyata peran TNI dalam mendukung tugas Polri serta pemerintah daerah menjaga kondusifitas wilayah. Dengan sinergi 3 Pilar, keamanan dapat terjaga dan masyarakat merasa semakin aman,” ujar perwakilan Kodim 0503/JB di lokasi kegiatan.

Hingga berakhirnya patroli, situasi Jakarta Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel gabungan juga mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih terlindungi dengan adanya kegiatan ini.

(Pendim 0503/JB) 

Krisis Identitas PPP: Prof. Husnan Desak Kembali ke Semangat Fusi 1973

Krisis Identitas PPP: Prof. Husnan Desak Kembali ke Semangat Fusi 1973

Jakarta, penaXpose.com – Di tengah riuh tarik-menarik kepentingan menjelang muktamar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali terseret ke pusaran krisis. Partai berlambang Ka'bah yang lahir dari semangat penyatuan umat Islam itu kini justru dipandang terbelah oleh konflik elite.

Calon Ketua Umum PPP, Prof. Husnan Bey Fananie, dengan lantang menyuarakan alarm bahaya. Menurutnya, hanya ada satu jalan untuk menyelamatkan PPP: kembali ke khitah fusi 1973.

PPP, yang lahir pada 5 Januari 1973 dari fusi empat kekuatan Islam—NU, Parmusi, PSII, dan Perti—dulu dipandang sebagai rumah besar umat Islam. Tetapi, kata Husnan, rumah itu kini retak akibat perebutan pengaruh dan kepemimpinan yang lebih didorong nafsu politik ketimbang semangat kolektif.

“PPP bukan milik segelintir elite, bukan pula harta warisan yang bisa diperebutkan. PPP adalah amanah sejarah umat Islam Indonesia. Mengkhianati fusi 1973 berarti mengkhianati umat,” tegas Husnan, Minggu (28/9/2025).

Ia mengingatkan agar muktamar tidak lagi dipandang sebagai gelanggang pertarungan, melainkan forum rekonsiliasi. Menurutnya, kader PPP perlu kembali memilih pemimpin dengan nurani, bukan dengan kalkulasi politik jangka pendek.

Tak berhenti di internal partai, Husnan juga menyoroti peran pemerintah. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto, sebagai kepala negara sekaligus pembina politik nasional, hadir memberi solusi agar konflik PPP tidak berlarut.

“PPP adalah warisan umat dan bangsa. Pemerintah harus memastikan partai ini tetap punya marwah. Jika dibiarkan jadi rebutan elite, PPP akan kehilangan arah,” ujarnya.

Husnan pun menutup pernyataannya dengan pesan keras sekaligus reflektif:

“PPP akan besar jika kembali ke khitah. Jika kita melupakan fusi 1973, PPP hanya akan menjadi sejarah. Tetapi jika kita rawat dan jaga, insya Allah PPP akan menjadi masa depan umat.”

Kini, semua mata tertuju pada muktamar mendatang: apakah PPP akan benar-benar kembali ke akar perjuangan Islam 1973, atau sekadar terus berkutat dalam pusaran konflik elite yang tak kunjung selesai. (Adang) 

JPU Anggap Ivone Setia Anggara Lalai Berat, Abaikan Nyawa Lansia Korban Tabrak Lari

JPU Anggap Ivone Setia Anggara Lalai Berat, Abaikan Nyawa Lansia Korban Tabrak Lari


Jakarta, penaXpose.comSidang kasus tabrak lari yang menjerat Ivone Setia Anggara (65) kembali memanas. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan tegas menolak seluruh pembelaan terdakwa maupun penasihat hukumnya dalam sidang replik di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (30/9/2025).

Terdakwa dinilai melakukan kelalaian fatal yang berujung pada hilangnya nyawa seorang lansia berinisial S (82), yang sedang berolahraga pagi di kawasan Perumahan Taman Grisenda, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (9/5/2025).

“Dalih pembelaan terdakwa hanya alasan mengada-ada. Fakta persidangan sudah jelas: terdakwa tetap memaksakan diri menyetir meski penglihatannya terganggu pasca operasi katarak. Akibat kelalaiannya, seorang warga tidak berdosa kehilangan nyawa,” tegas JPU Rakhmat di hadapan majelis hakim.

Kelalaian Nyata: Baru Operasi Katarak, Tetap Nekat Menyetir

Dalam sidang, JPU mengungkapkan Ivone sudah tahu kondisinya belum stabil setelah menjalani operasi katarak. Namun ia tetap nekat mengemudi tanpa mempertimbangkan risiko.

Akibat kecerobohan itu, korban S terhantam mobil terdakwa hingga mengalami pendarahan otak, luka parah di kepala dan wajah, serta akhirnya meninggal dunia.

Yang lebih mencengangkan, terdakwa bukannya menolong korban. Ia justru melanjutkan perjalanan menuju tokonya, seolah tidak terjadi apa-apa.

Dalih Pengacara Terdakwa Dipatahkan

Penasihat hukum terdakwa mencoba membela dengan menyebut korban berjalan di sisi jalan yang salah. Namun, argumen itu dinilai JPU tidak masuk akal.

“Itu jalan komplek perumahan, bukan jalan bebas hambatan. Justru pengendara wajib ekstra hati-hati karena banyak pejalan kaki. Membalikkan logika dengan menyalahkan korban jelas tidak dapat dibenarkan,” sindir JPU.

Tuntutan Tegas: 1,5 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, JPU sebelumnya telah menuntut Ivone dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan, denda Rp10 juta subsider 6 bulan kurungan, serta biaya perkara Rp5.000.

Terdakwa dinilai melanggar Pasal 310 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu kelalaian dalam mengemudi yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Sidang putusan akan digelar pada Kamis, 9 Oktober 2025, di PN Jakarta Utara. (Dani) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Laksanakan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Tradisional

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Laksanakan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Tradisional

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas pangan dan memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serda Candra Gunawan, melaksanakan kegiatan pendataan harga sembako di PD Jaya Pasar Mitra, Jalan KH. Moh. Mansyur, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa pagi (30/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data riil terkait harga kebutuhan sehari-hari, sehingga dapat menjadi bahan laporan dan evaluasi bagi aparat terkait dalam mengantisipasi gejolak harga di tengah masyarakat.

Adapun hasil pendataan harga sembako yang dilakukan antara lain:

  • Beras: harga bervariasi antara Rp14.000 – Rp22.000/kg, dengan jenis Pandan Wangi, Beras Merah, hingga Ketan.
  • Cabai: Cabai rawit Rp45.000/kg, cabai merah keriting Rp40.000/kg.
  • Bawang: Bawang merah Rp50.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg.
  • Sayuran: Tomat Rp15.000/kg, kentang Rp25.000/kg, wortel Rp15.000/kg.
  • Telur ayam: Rp29.000/kg.
  • Gula pasir: Rp18.000/kg.
  • Tepung terigu segitiga biru: Rp13.000/kg.
  • Minyak goreng: minyak curah Rp18.000/kg, minyak kemasan Rp19.000/kg.
  • Daging: sapi Rp145.000/kg, ayam potong Rp51.000/kg.
  • Susu kaleng: Rp13.000/kaleng.
  • Garam dapur: Rp6.000.
  • Ikan mas: Rp37.000/kg.
  • Ikan nila: Rp36.000/kg.

Serda Candra Gunawan menjelaskan bahwa pemantauan harga sembako ini rutin dilakukan oleh Babinsa untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar. “Kami mendata harga langsung di lapangan agar masyarakat tetap merasa tenang dan pemerintah bisa mengambil langkah bila ada lonjakan harga,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan aman, serta mendapat sambutan positif dari para pedagang maupun pengunjung pasar. Koramil 02/Tambora menegaskan akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menjaga kestabilan harga sembako di wilayah Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat menggelar kegiatan Karya Bakti di wilayah Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa pagi (30/9/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana banjir dan munculnya wabah penyakit saat musim hujan.

Dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Tambora, Serda Candra G., apel pelaksanaan dimulai pukul 08.00 WIB sebelum para personel dan warga melaksanakan pembersihan lingkungan.

Adapun sasaran karya bakti meliputi pembersihan sampah di sekitar saluran air dan got, penopingan pohon, serta pengangkutan sampah menggunakan truk. Kegiatan dipusatkan di Jalan Tambora VI, RT 006/01, Kelurahan Tambora.

“Melalui karya bakti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Pembersihan saluran air sangat penting agar aliran tidak tersumbat dan mampu mencegah banjir,” ujar Serda Candra.

Kegiatan ini juga melibatkan tiga personel PPSU Kelurahan Tambora yang dipimpin Bapak Alwani, serta partisipasi warga masyarakat, salah satunya Bapak Yunus.

Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain:

  1. Membersihkan saluran air.
  2. Menyapu jalan.
  3. Penopingan pohon.
  4. Pembuangan sampah.

Dengan peralatan sederhana seperti linggis, sapu, pengki, dan karung, kegiatan berlangsung lancar dan selesai pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman serta tertib.

Karya bakti ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Pendim 0503/JB) 

Universitas BSI Margonda Depok Aktif Tingkatkan Literasi Digital Mahasiswa di Era Industri 4.0

Universitas BSI Margonda Depok Aktif Tingkatkan Literasi Digital Mahasiswa di Era Industri 4.0

DEPOK, penaXpose.comUniversitas BSI (Bina Sarana Informatika) Margonda Depok menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa. Melalui serangkaian inisiatif seperti seminar, pelatihan intensif, dan program Kampus Merdeka, universitas ini berupaya membekali mahasiswanya dengan keterampilan digital yang esensial untuk menghadapi tantangan dan peluang di era revolusi industri 4.0.

Rektor Universitas BSI Margonda Depok, Dr. Nani Mulyani, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa literasi digital bukan lagi sekadar kemampuan menggunakan perangkat, tetapi juga kemampuan untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi. "Di era ini, mahasiswa harus mampu mengakses, memahami, mengevaluasi, dan menciptakan informasi secara digital. Ini adalah kunci untuk bersaing dan berhasil di dunia kerja yang semakin digital," ujarnya.

Berbagai program telah dirancang untuk mendukung peningkatan literasi digital mahasiswa. Seminar dan workshop rutin menghadirkan pakar teknologi dan praktisi industri untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Pelatihan intensif berfokus pada pengembangan keterampilan spesifik seperti analisis data, pengembangan web, desain grafis, dan pemasaran digital.

Program Kampus Merdeka juga dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa. Melalui magang di perusahaan teknologi dan proyek kolaborasi dengan industri, mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Salah satu mahasiswa Universitas BSI Margonda Depok, Annisa Rahman, mengungkapkan bahwa program-program yang ditawarkan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuannya di bidang teknologi. "Saya merasa lebih percaya diri dalam menggunakan berbagai platform digital dan mengembangkan ide-ide kreatif. Ini sangat penting untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja nanti," katanya.

Universitas BSI Margonda Depok berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, mahasiswanya dapat menjadi agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Peningkatan literasi digital juga diharapkan dapat mendorong inovasi dan kreativitas di berbagai bidang, serta menciptakan peluang ekonomi baru di era digital. []

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Keamanan Bersama Ormas Jaga Stabilitas Kamtibmas

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Keamanan Bersama Ormas Jaga Stabilitas Kamtibmas

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat menggelar apel patroli keamanan bersama ormas dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (29/9/2025).

Apel yang dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Sertu Abdul Kadar, berlangsung di halaman Makoramil 02/Tambora, Jalan Tiang Bendera III, Kelurahan Roa Malaka. Kegiatan ini diikuti oleh personel Babinsa, Mitra Jaya, FKPPI, dan GRIB Jaya dengan total kekuatan 11 personel.

Adapun komposisi personel yang hadir meliputi:

  • Koramil 02/Tambora: 1 personel dipimpin Sertu Abdul Kadar.
  • Mitra Jaya: 5 personel dipimpin Risman.
  • Ormas GRIB Jaya: 3 personel dipimpin Suhendrik.
  • Ormas FKPPI: 2 personel dipimpin Adi Cahyono.

Setelah pelaksanaan apel, personel gabungan melaksanakan patroli keliling wilayah Tambora dengan menyusuri sejumlah titik rawan, antara lain Jalan Kopi, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Pejagalan Raya, Jalan KH. Moh Mansyur, Jalan Tubagus Angke, Jalan Perniagaan Raya, Jalan TSS Raya, Jalan Jembatan Besi Raya, Jalan Latumenten, dan Jalan Bandengan Raya.

Danramil 02/Tambora Mayor Inf Haryono mengapresiasi pelaksanaan patroli gabungan ini. “Sinergi antara TNI dengan ormas dan elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah. Dengan kebersamaan, potensi kerawanan bisa dicegah sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan patroli selesai sekitar pukul 22.25 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

(Pendim 0503/JB)