Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel dan Patroli Gabungan Bersama Ormas untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Apel dan Patroli Gabungan Bersama Ormas untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora menggelar apel patroli keamanan bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah Kecamatan Tambora, pada Kamis malam (2/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Makoramil 02/TB, Jalan Tiang Bendera 3, Kelurahan Roa Malaka ini dipimpin langsung oleh Sertu Sarip ST selaku pengambil apel.

Apel malam itu diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya para Babinsa, Wanra, Mitra Jaya, Ormas FKPPI, Ormas Satria Banten, Ormas Laskar Merah Putih (LMP), serta Ormas Grib. Kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tambora.

Dalam kegiatan ini, jumlah personel yang terlibat sebanyak 6 orang, terdiri dari perwakilan Koramil, Mitra Jaya, FKPPI, dan Satria Banten. Usai apel, rombongan melaksanakan patroli keliling dengan menyusuri sejumlah titik rawan, antara lain Jalan Kopi, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Pejagalan Raya, Jalan KH Moh Mansyur, Jalan Tubagus Angke, Jalan Perniagaan Raya, Jalan TSS Raya, Jalan Jembatan Besi Raya, Jalan Latumenten, hingga Jalan Bandengan Raya.

Danramil 02/Tambora melalui Sertu Sarip ST menyampaikan bahwa kegiatan apel dan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Kolaborasi antara Koramil, ormas, dan mitra lainnya menjadi kunci penting dalam mewujudkan keamanan lingkungan yang stabil. Patroli ini tidak hanya mencegah potensi gangguan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Sertu Sarip.

Patroli gabungan berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat bersama masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman serta menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk terus menjaga keamanan di lingkungannya.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Tanah Sereal Perkuat Siskamling Demi Lingkungan Aman

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Tanah Sereal Perkuat Siskamling Demi Lingkungan Aman

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Suasana malam di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Kamis (2/10/2025), tampak berbeda. Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Sertu Abdul Kadar, menyambangi warga yang tengah berjaga malam di pos kamling Jalan Tanah Sereal IV, RT 006/03.

Kehadiran Babinsa disambut hangat oleh Bapak Lukman, tokoh masyarakat RW 03, dan Bapak Hendra, petugas keamanan lingkungan (Kamtip) yang sedang bertugas malam itu. Dalam kebersamaan yang hangat, mereka berdiskusi ringan tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bergotong-royong.

Sertu Abdul Kadar menyampaikan beberapa pesan sederhana namun bermakna bagi warga yang bertugas ronda malam. Ia mengingatkan agar para penjaga lingkungan selalu membawa alat komunikasi dan perlengkapan sederhana, seperti pentungan, serta berpatroli secara bergantian setiap dua jam.

“Kalau ada sesuatu yang mencurigakan, jangan bertindak sendiri. Segera hubungi rekan jaga, RT/RW, Babinsa, atau Bimas. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” pesan Sertu Abdul Kadar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar para penjaga lingkungan tetap bugar saat bertugas. Menurutnya, sistem keamanan lingkungan atau siskamling hanya akan berjalan baik jika warga melaksanakannya dengan kesadaran penuh dan rasa kebersamaan.

“Dengan adanya partisipasi warga, kita bisa bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan malam itu berjalan penuh keakraban. Obrolan ringan antara Babinsa dan warga semakin menguatkan rasa kebersamaan, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Hingga patroli usai, wilayah Tanah Sereal terpantau aman dan kondusif.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Bersama PPSU dan Warga Jembatan Besi

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Karya Bakti Bersama PPSU dan Warga Jembatan Besi

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pada Rabu pagi (2/10/2025), Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip, memimpin kegiatan Karya Bakti bersama PPSU Kelurahan Jembatan Besi dan warga setempat di Jalan Jembatan Besi II Latumenten, RT 01 RW 04, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada pembersihan lingkungan guna mencegah timbulnya penyakit akibat sampah dan kotoran. Apel pagi dipimpin langsung oleh Sertu Sarip, dengan melibatkan unsur PPSU sebanyak 4 personel dipimpin Feri serta 2 orang warga yang dipimpin Bapak Alim.

Bentuk Kegiatan

Dalam aksi gotong royong ini, para peserta melaksanakan:

  • Penyapuan area sekitar jalan dan pemukiman.
  • Pengangkatan dan pengumpulan sampah.
  • Pembuangan sampah menggunakan gerobak ke lokasi penampungan.

Adapun peralatan yang digunakan berupa sapu, pengki, karung, dan gerobak sampah.

Sinergi TNI dan Warga

Sertu Sarip menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari kepedulian TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

“Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan warga. Kami berharap sinergi antara Koramil, PPSU, dan masyarakat terus terjalin untuk menjaga kebersihan wilayah,” ujarnya.

Kegiatan berakhir pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Komitmen TNI untuk Rakyat

Melalui karya bakti ini, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup warga melalui kegiatan nyata yang bermanfaat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dampingi Siskamling di Roa Malaka

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Aktif Dampingi Siskamling di Roa Malaka


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa bersama warga di Pos Linmas RW 02, Jalan Telepon Kota RT 006/02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Rabu malam (1/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Danru Linmas Bapak Johan, Anggota Linmas Bapak Sohib, Kantib RW Bapak Tedy, serta warga masyarakat Bapak Suparman dan Bapak Agus.

Arahan Babinsa

Dalam kesempatan itu, Pelda Doddy memberikan arahan dan himbauan penting kepada petugas jaga malam, di antaranya:

  • Waspada terhadap aktivitas orang keluar-masuk wilayah terutama pada jam rawan dini hari.
  • Perketat penjagaan di sekitar Pos Linmas dan lingkungan warga dengan sistem patroli body system setiap dua jam.
  • Lengkapi perlengkapan siskamling seperti tongkat, HT, handphone, dan alat penunjang lainnya.
  • Jika terjadi hal mencurigakan, segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus RT/RW.
  • Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperhatikan faktor keamanan diri dan sesama petugas.
  • Jaga kesehatan agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi keamanan warga.

Sinergi Tiga Pilar

Pelda Doddy menegaskan bahwa kegiatan siskamling bukan hanya tugas aparat, melainkan bentuk sinergi antara masyarakat, Linmas, dan TNI-Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Siskamling adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan. Dengan kebersamaan dan kewaspadaan, kita bisa mencegah gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.

Warga Apresiasi Kehadiran Babinsa

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan. Warga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan adanya pendampingan ini, Koramil 02/Tambora kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah warga, memperkuat semangat gotong royong, serta memastikan keamanan wilayah Tambora tetap terjaga.

(Pendim 0503/JB) 

Manajemen Keuangan Perusahaan di Era Digital Payment: Tantangan dan Peluang

Manajemen Keuangan Perusahaan di Era Digital Payment: Tantangan dan Peluang


Penulis          : Shilla Khairani Putri
NIM                : 2410101059
Mata Kuliah : Manajemen Keuangan Perusahaan Universitas Islam Tazkia Bogor

Bayangkan sebuah perusahaan ritel besar yang setiap harinya melayani jutaan transaksi. Dahulu, arus kas perusahaan ini sangat bergantung pada pembayaran tunai dan transfer bank konvensional. Kini, peta bisnis berubah drastis: lebih dari 70% transaksi dilakukan melalui dompet digital, QRIS, hingga buy now pay later (BNPL). Perubahan ini tidak hanya soal cara membayar, tetapi juga cara perusahaan mengelola keuangannya. Pertanyaannya: siapkah manajemen keuangan perusahaan menghadapi era digital payment yang serba cepat, transparan, sekaligus penuh risiko?

Transformasi digital di sektor keuangan membawa dampak signifikan bagi perusahaan. Berdasarkan proyeksi industri yang dilaporkan Katadata, nilai transaksi uang elektronik di Indonesia diperkirakan menembus Rp2.000 triliun pada 2025. Pertumbuhan eksponensial ini menandakan bahwa digital payment bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan operasional.

Namun, arus kas yang sebelumnya bisa diprediksi lebih stabil kini menjadi semakin kompleks. Perusahaan harus menghadapi biaya merchant discount rate (MDR), risiko kebocoran data, potensi fraud digital, hingga perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan cicilan instan seperti BNPL.

Masalah lain adalah kesenjangan adaptasi. Banyak perusahaan besar mampu mengintegrasikan digital payment gateway dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP), sementara UMKM sering kali kesulitan mencatat transaksi digital secara akurat. Akibatnya, muncul potensi mismatch antara realisasi keuangan dengan pencatatan dalam laporan keuangan.

Di satu sisi, digital payment memberikan peluang besar bagi perusahaan. Transparansi transaksi meningkat karena semua kegiatan tercatat otomatis dalam sistem. Perusahaan juga dapat memanfaatkan big data dari pola pembayaran konsumen untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, digital payment mempercepat siklus kas, yang berarti perusahaan bisa mengelola modal kerja lebih efisien.

Namun, disisi lain, ada tantangan serius. Pertama, risiko keamanan data dan fraud. Laporan PwC Global Economic Crime and Fraud Survey 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 40% perusahaan global pernah mengalami kejahatan siber terkait pembayaran digital. Kedua, ketergantungan pada infrastruktur digital. Gangguan server atau kegagalan sistem pembayaran bisa melumpuhkan arus kas harian. Ketiga, regulasi yang terus berkembang. Misalnya, BI dan OJK terus memperketat aturan terkait keamanan data, integrasi QRIS, dan pelaporan transaksi digital.

Dari perspektif manajemen keuangan, tantangan terbesar adalah perubahan pola likuiditas. Jika dulu transaksi tunai bisa langsung digunakan, kini ada jeda settlement antara penyedia layanan pembayaran dan perusahaan. Bagi perusahaan dengan arus kas ketat, delay satu atau dua hari saja bisa mengganggu likuiditas operasional.

Meski begitu, jika dikelola dengan tepat, digital payment dapat menjadi leverage strategis. Contohnya, GoTo dan Shopee memanfaatkan layanan dompet digital bukan hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai instrumen pengelolaan dana dan customer engagement. Perusahaan-perusahaan ini berhasil memonetisasi data keuangan menjadi sumber keuntungan baru.

Apa yang harus dilakukan perusahaan?

Pertama, integrasi sistem keuangan digital. Perusahaan harus memastikan bahwa setiap transaksi digital langsung tercatat dalam sistem akuntansi. Ini bisa dicapai dengan menghubungkan payment gateway ke ERP atau software akuntansi berbasis cloud.

Kedua, penguatan manajemen risiko digital. Perusahaan wajib berinvestasi pada keamanan siber, enkripsi data, dan sistem deteksi fraud. Tidak kalah penting, literasi digital bagi karyawan keuangan juga harus ditingkatkan.

Ketiga, diversifikasi instrumen pembayaran. Jangan hanya mengandalkan satu platform. Semakin beragam kanal pembayaran, semakin kecil risiko tergantung pada satu sistem yang mungkin bermasalah.

Keempat, kolaborasi dengan regulator dan fintech. Perusahaan perlu aktif mengikuti kebijakan BI dan OJK agar tidak tertinggal dari sisi kepatuhan. Kolaborasi juga membuka peluang inovasi, misalnya integrasi sistem keuangan perusahaan dengan layanan digital banking berbasis syariah yang kini mulai berkembang.

Era digital payment bukan ancaman, melainkan peluang untuk mengubah manajemen keuangan perusahaan menjadi lebih modern, transparan, dan responsif. Tantangannya nyata: risiko fraud, keterlambatan settlement, hingga regulasi yang dinamis. Namun, dengan strategi integrasi sistem, penguatan keamanan, dan kolaborasi lintas sektor, perusahaan bisa menjadikan digital payment sebagai motor pertumbuhan keuangan jangka panjang.

Pada akhirnya, pertanyaan bagi perusahaan bukan lagi “apakah perlu beradaptasi dengan digital payment?”, melainkan “seberapa cepat kita bisa beradaptasi agar tetap relevan?”

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri Peresmian Launching Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tanah Sereal

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri Peresmian Launching Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tanah Sereal

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora melalui Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Serka Syarif dan Sertu Abdul Kadar, menghadiri kegiatan Peresmian Launching Koperasi Merah Putih yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Rabu (1/10/2025).

Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A, Ibu Hilda Kusuma Dewi (Fraksi PDI Perjuangan) ini bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga di wilayah Kelurahan Tanah Sereal.

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Tambora Kholid Susanto, Ketua Koperasi UMKM Kecamatan Tambora Sigit, Sekcam Tambora Mohamad Fahmi, Plt Lurah Tanah Sereal Anugerah Sholiha Susilo, serta jajaran perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas Aipda Aziz, Satpol PP, LMK, Ketua RW 01–15, dan tokoh masyarakat setempat.

Peran Aktif Babinsa di Tengah Masyarakat

Babinsa Kelurahan Tanah Sereal, Serka Syarif, menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam mendukung setiap upaya peningkatan kesejahteraan warga.
“Koperasi merupakan salah satu pilar ekonomi rakyat. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Babinsa juga menekankan pentingnya kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, serta mandiri secara ekonomi.

Acara Berjalan Aman dan Tertib

Acara yang dihadiri sekitar 80 warga ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Kegiatan ditutup pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Dengan adanya Koperasi Merah Putih, masyarakat Kelurahan Tanah Sereal diharapkan semakin mandiri dalam mengelola perekonomian, sementara sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat untuk menciptakan wilayah Tambora yang lebih maju.

(Pendim 0503/JB) 

Lurah Tambora Achmad Baihaqi Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lewat Launching Koperasi Merah Putih

Lurah Tambora Achmad Baihaqi Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lewat Launching Koperasi Merah Putih

Jakarta Barat, penaxpose.com – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat terus digelorakan oleh Pemerintah Kelurahan Tambora. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan hadirnya Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tambora yang resmi di-launching di Lapangan Kelurahan Tambora pada Rabu (1/10/2025). Kehadiran koperasi ini menjadi tonggak penting bagi warga dalam menggerakkan ekonomi lokal berbasis kebersamaan.

Acara peresmian dihadiri oleh Camat Tambora diwakili Sekcam Tambora Fahmi, Kasatpel UKM Sigit Dwiyanto, Lurah Tambora Achmad Baihaqi, Ketua KKMP Tambora Lisdiana, serta berbagai unsur masyarakat, termasuk Babinsa Serda Chandra, Bimas Bawono, FPK, FKDM, LMK, PKK, RT dan RW.

Lurah Dorong UMKM Lokal

Dalam sambutannya, Lurah Tambora Achmad Baihaqi menegaskan bahwa koperasi ini bukan sekadar wadah usaha, melainkan juga sarana memperkuat kolaborasi masyarakat dengan pemerintah kelurahan.

“Sejak dua minggu lalu kita sudah soft launching dengan membuka gerai sembako dan melibatkan UMKM warga Tambora untuk menjual aneka snack dan kuliner. Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik, stok barang cepat habis, bahkan sudah tiga kali kita melakukan pembelanjaan ulang. Semua ini didukung iuran anggota yang kini sudah lebih dari 80 orang. Insya Allah, KKMP Tambora akan menjadi koperasi percontohan di Kecamatan Tambora,” ujar Achmad Baihaqi.

Apresiasi untuk Dukungan

Sementara itu, Lisdi Indriyani, Ketua KKMP Tambora, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan penuh dari Lurah Tambora dan pihak terkait lainnya.

“Sebenarnya koperasi ini sudah berjalan sejak dua minggu lalu. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Lurah Achmad Baihaqi yang benar-benar mendukung dan memfasilitasi gerai serta tempat bagi KKMP. Juga kepada Pak Sigit yang selalu memberikan motivasi dan arahan. Semoga koperasi ini semakin maju dan solid,” ujarnya.

Resmi Dilaunching Sekcam Tambora

Acara ditutup dengan peresmian KKMP Tambora oleh Sekcam Tambora Fahmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi.

“Alhamdulillah, KKMP Tambora sudah berlegalitas dan administrasi siap berjalan. Saya berharap ini menjadi awal sejarah perjuangan Bu Lilis dan para pengurus agar koperasi ini maju, mandiri, dan memberikan profit untuk anggotanya. Kami tetap akan mendukung, namun KKMP juga harus bisa berdiri sendiri,” ungkap Fahmi.

Dengan peresmian ini, KKMP Tambora diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bukti nyata dari komitmen Lurah Tambora dalam mendorong kemandirian ekonomi warganya. (Dani)