Indonesia Melaju Penuh Optimisme di Bawah Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Indonesia Melaju Penuh Optimisme di Bawah Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Jakarta, penaxpose.com - Memasuki satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, optimisme terhadap masa depan Indonesia kian menguat. 

Berbagai capaian ekonomi, sosial, dan diplomasi menegaskan bahwa fondasi pembangunan yang diletakkan pemerintahan saat ini berhasil memperkuat daya tahan nasional sekaligus memperluas pengaruh Indonesia di kancah global. 

Para pengamat menilai, kerja nyata pemerintah selama setahun terakhir telah menghadirkan perubahan signifikan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Ekonom Great Institute sekaligus Guru Besar FEB Universitas YARSI, Prof. Dr. Perdana Wahyu, menilai kinerja ekonomi Indonesia selama setahun terakhir menunjukkan capaian yang luar biasa. 

Menurutnya, turunnya angka kemiskinan hingga 8,47 persen per Maret 2025 menjadi bukti konkret bahwa arah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan di jalur yang benar. 

Ia menyebut angka tersebut merupakan capaian terendah sejak krisis moneter 1998. “Pertarungan Indonesia melawan kemiskinan ini mencapai puncaknya. Ini bukti bahwa kebijakan fiskal dan sosial pemerintah berjalan efektif,” ujarnya.

Perdana juga menyoroti pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,12 persen, melampaui ekspektasi banyak kalangan. 

Ia menyebut capaian ini sempat menimbulkan perdebatan di kalangan ekonom, namun hasilnya menunjukkan bahwa program pemerintah berhasil mendorong konsumsi domestik, investasi, dan produktivitas nasional.

“Pertumbuhan ini tergolong sangat luar biasa,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menilai kebijakan stimulus fiskal yang baru-baru ini diluncurkan pemerintah, seperti tambahan likuiditas Rp200 triliun dan alokasi Rp30 triliun untuk bantuan langsung tunai (BLT) serta program magang nasional, akan berdampak positif terhadap perekonomian dalam waktu dekat. 

Berdasarkan simulasi Great Institute, kebijakan ini diprediksi mampu menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 0,4 hingga 0,58 persen dalam enam bulan ke depan.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Kristen Indonesia (UKI) sekaligus pakar hubungan internasional, Prof. Angel Damayanti, Ph.D., menilai arah kebijakan luar negeri Presiden Prabowo juga memperkuat posisi Indonesia di mata dunia. 

Ia menyebut, diplomasi ekonomi menjadi langkah strategis yang telah membuahkan hasil konkret. “Kunjungan Presiden Prabowo ke sejumlah negara di awal masa pemerintahannya menghasilkan potensi investasi sekitar Rp380 triliun. Ini menunjukkan diplomasi ekonomi Indonesia semakin efektif dan produktif,” jelas Angel.

Selain diplomasi ekonomi, Angel juga menyoroti kiprah Indonesia dalam diplomasi perdamaian global. Ia menyebutkan bahwa komitmen Presiden Prabowo dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian dunia semakin diakui. 

“Di Sidang Majelis Umum PBB dan KTT Perdamaian Gaza, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendukung perdamaian di Palestina dan menjaga stabilitas global. Ini menunjukkan Indonesia tidak pernah mundur dari amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia,” tuturnya.

Ekonom senior Drajad Wibowo turut menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan menjadi motor utama kebangkitan nasional dalam setahun terakhir. 

Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), magang nasional, dan Koperasi Desa Merah Putih dinilainya telah memberi dampak langsung bagi masyarakat bawah.

“Program Makan Bergizi Gratis mendorong peningkatan aktivitas ekonomi rakyat, terutama di sektor pangan dan UMKM,” ungkap Drajad.

Menurutnya, keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran menjaga stabilitas makroekonomi di tengah dinamika global sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat merupakan pencapaian besar. 

Sinergi antara program swasembada pangan, MBG, dan Koperasi Desa Merah Putih kini menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. “Pemerintah tidak hanya menjaga angka, tapi benar-benar memastikan rakyat merasakan hasil pembangunan,” ujarnya.

Satu tahun perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan bahwa kerja nyata, keberanian, dan visi besar mampu membangun optimisme baru. Indonesia kini melangkah dengan lebih percaya diri menuju masa depan yang makmur, berdaulat, dan berkeadilan. Rill/Red

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri dan Amankan Kegiatan Reses Anggota DPRD DKI Jakarta di Krendang

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri dan Amankan Kegiatan Reses Anggota DPRD DKI Jakarta di Krendang

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora bersama unsur tiga pilar Kecamatan Tambora melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan Reses (Serap Aspirasi Masyarakat) Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A Fraksi PDI Perjuangan, Hilda Kusuma Dewi, yang berlangsung di Jalan Krendang Timur, RT 006/RW 01, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (17/10/2025).

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh sekitar 120 warga yang antusias mendengarkan arahan dan penjelasan dari wakil rakyat mereka. Dalam kesempatan itu, Hilda Kusuma Dewi menyampaikan pentingnya masyarakat memahami politik secara benar, tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu, serta aktif menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan di wilayahnya.

Selain menyoroti partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik, Ibu Hilda juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah agar setiap aspirasi dapat tersalurkan dengan baik.

Acara berlangsung dengan susunan kegiatan meliputi pembukaan, sambutan, sesi tanya jawab, penutup, dan doa bersama.

Dalam pengamanan kegiatan tersebut, hadir Babinsa Koramil 02/Tambora Serda Ahmad Yani, Bhabinkamtibmas Aiptu Warno, serta unsur pengamanan lainnya dari Satpol PP, LMK, FKDM, dan PPSU Kelurahan Krendang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

  • Camat Tambora – Holil Susanto
  • Lurah Krendang – Anugrah Susilo
  • Kasipem – Efendi
  • Perwakilan Bina Marga Kecamatan – Andri
  • Ketua RW 01 – Askar Susanto
  • Tokoh Agama – H. Yasin
  • Tokoh Masyarakat – Yusdi
  • LMK – Dpp. Sarun
  • FKDM – Nunce
  • Karang Taruna 01 – Feri

“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan masyarakat seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami selalu siap mendukung dan mengawal kegiatan positif yang mendorong pembangunan wilayah dan mempererat sinergitas antar unsur,” ujar Serda Ahmad Yani saat ditemui di lokasi kegiatan.

Pemantauan kegiatan berlangsung hingga pukul 17.45 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.

Melalui sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, Koramil 02/Tambora berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kegiatan yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kawal Penertiban Kawasan Royal Pekojan, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Kawal Penertiban Kawasan Royal Pekojan, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat berperan aktif dalam kegiatan penertiban dan pembongkaran 35 bangunan liar di kawasan Royal, Jalan Bandengan Utara III, RT 01/12, RT 10, dan RT 13/10, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, pada Kamis (16/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Koramil 02/Tambora menurunkan dua personel di bawah pimpinan Serka Edy Saragih, yang hadir mewakili Danramil Tambora Mayor CHB Wahidin, untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan humanis.

Penertiban yang dimulai pukul 09.00 WIB itu melibatkan sedikitnya 550 personel gabungan dari berbagai unsur, antara lain Polsek Tambora, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan, Dishub, Damkar, Bina Marga, SDA, BPBD, PLN, Dinas Sosial, PJKA, dan PPSU.

Turut hadir memimpin kegiatan, Camat Tambora Holi Susanto, Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh S.I.K., M.I.K, Kasatpol PP Kota Jakarta Barat Agus Irwanto, serta Lurah Pekojan Saiful Fuad Rohadi.

Serka Edy Saragih menyampaikan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan bagian dari dukungan terhadap pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan selama proses penertiban.

“Kami dari Koramil 02/Tambora hadir untuk membantu memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan menghindari potensi gesekan di lapangan. Semua berjalan kondusif berkat kerja sama yang baik antarinstansi,” ujarnya.

Kegiatan penertiban berjalan lancar dan aman tanpa adanya perlawanan dari warga, berkat koordinasi yang solid antara unsur TNI-Polri, aparat pemerintah, dan masyarakat setempat.

Danramil 02/Tambora Mayor CHB Wahidin memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menjaga profesionalitas dan humanisme selama kegiatan berlangsung.

“Kami bangga karena seluruh personel di lapangan menjalankan tugas dengan baik. Pendekatan persuasif dan sinergi antarinstansi menjadi kunci agar kegiatan seperti ini tetap aman dan tertib,” tegasnya.

Hingga siang hari, kegiatan masih berlangsung dalam situasi aman, terkendali, dan kondusif. Koramil 02/Tambora bersama unsur tiga pilar akan terus memantau perkembangan di lokasi pascapenertiban guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

(Pendim 0503/JB) 

Korsleting Listrik Picu Kebakaran, Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Sigap Bantu Warga

Korsleting Listrik Picu Kebakaran, Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Sigap Bantu Warga

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Respons cepat Babinsa Kelurahan Angke, Pelda Mi’an, anggota Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, mendapat apresiasi warga setelah membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di Jl. Angke Jaya 13, Gang Samarasa 1 Dalam, RT 011 RW 05, No. 29, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 07.15 WIB.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu kamar di lantai tiga rumah milik Susiani Ngatiyem (60). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Begitu menerima informasi dari warga, Babinsa Pelda Mi’an langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengecek situasi dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Polsek Tambora, petugas Damkar, serta unsur Kelurahan Angke. Ia turut membantu warga memadamkan api sebelum petugas pemadam tiba di tempat kejadian.

“Begitu mendapat laporan, saya langsung ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga dan membantu proses pemadaman. Sinergi dan gotong royong antara Babinsa, aparat, dan warga menjadi kunci utama dalam mengendalikan api,” ujar Pelda Mi’an di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 07.20 WIB, enam unit mobil pemadam kebakaran di bawah pimpinan Bapak Joko Susilo tiba dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan pada pukul 07.45 WIB, sementara proses pendinginan selesai pada 08.00 WIB.

Selain Koramil 02/Tambora, unsur Polsek Tambora, Satpol PP, BPBD, Kelurahan Angke, Karang Taruna RW 05, serta para Ketua RT/RW dan LMK juga turun langsung membantu penanganan kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di lantai tiga rumah korban.

Danramil 02/Tambora Kapten Inf Sudarsono mengapresiasi kesigapan Babinsa yang cepat tanggap terhadap laporan masyarakat.
“Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Tugasnya bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah warga saat terjadi musibah, seperti kebakaran ini,” ungkapnya.

Situasi saat ini telah aman dan kondusif. Koramil 02/Tambora bersama aparat wilayah terus mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan alat listrik dan rutin memeriksa instalasi guna mencegah kebakaran serupa di kemudian hari.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Malam Wujudkan Kondusifitas Wilayah Binaan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Gelar Patroli Malam Wujudkan Kondusifitas Wilayah Binaan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan patroli malam untuk mengantisipasi potensi tawuran antarwarga dan balapan liar, pada Kamis malam (16/10/2025).

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Candra G., dengan dukungan kekuatan tiga personel gabungan yang terdiri dari Babinsa, Wanra, dan Mitra Jaya. Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai, menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Tambora.

Adapun rute patroli dimulai dari Makoramil 02/Tambora, kemudian menuju Jl. Tiang Bendera III, Jl. Kopi, Jl. Perniagaan Raya, Jl. Tambora IV, hingga Jl. KH. Mansyur dan Pekapuran.
Tim juga melakukan pengecekan di beberapa pos pantau, yakni Pos 19, 25, 22, dan 21 untuk memastikan kondisi keamanan di titik-titik strategis tetap terkendali.

Dalam pelaksanaan patroli, personel memantau aktivitas warga, memastikan tidak ada potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Patroli malam ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjaga situasi Tambora tetap aman dan kondusif. Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi pelaku tawuran maupun balapan liar yang meresahkan warga,” ujar Sertu Candra G., selaku pimpinan patroli.

Dari hasil pemantauan hingga pukul 23.15 WIB, situasi wilayah dinyatakan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau aktivitas mencurigakan selama pelaksanaan patroli berlangsung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Koramil 02/Tambora dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan serta mempererat sinergi dengan masyarakat melalui pendekatan patroli dialogis.

“Kami mengajak seluruh warga untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab bersama,” tambah Sertu Candra.

Patroli malam Koramil 02/Tambora ini diharapkan dapat terus menciptakan rasa aman di tengah masyarakat serta memperkuat komitmen TNI dalam mengawal situasi kamtibmas yang damai dan tertib di wilayah Jakarta Barat. 

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Perkuat Siskamling Demi Keamanan Lingkungan

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Ajak Warga Perkuat Siskamling Demi Keamanan Lingkungan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Tambora, Sertu Candra G., melaksanakan kegiatan Siskamling atau Pam Swakarsa bersama warga di Pos RT 08/01, Jalan Tambora IV, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis malam (16/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.30 WIB hingga selesai ini diikuti oleh unsur keamanan lingkungan seperti Bapak Agus (Hansip) dan Bapak Lasiono (Kamtib), serta sejumlah warga sekitar.

Dalam arahannya, Sertu Candra menekankan pentingnya kewaspadaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan di malam hari.

“Petugas jaga harus selalu waspada terhadap orang-orang yang keluar masuk lingkungan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke Babinsa, Bimas, atau pengurus RT/RW agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Sertu Candra.

Ia juga mengingatkan agar petugas siskamling melakukan patroli dengan sistem berpasangan (body system) setiap dua jam, serta menyiapkan perlengkapan keamanan seperti tongkat, HT, dan telepon genggam untuk menunjang komunikasi cepat di lapangan.

Selain itu, Babinsa mengimbau agar petugas jaga memperhatikan faktor keselamatan diri dan kesehatan selama bertugas.

“Jaga diri dan rekan saat bertugas. Kesehatan juga penting agar kita bisa terus memberikan pelayanan keamanan yang optimal kepada warga,” tambahnya.

Kegiatan Siskamling ini berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap warga semakin memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

(Pendim 0503/JB) 

Radian Azhar Konsolidasikan Pengusaha untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Radian Azhar Konsolidasikan Pengusaha untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, penaxpose.com | Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada kemampuan negara memproduksi bahan makanan, tetapi juga pada keberanian dunia usaha mengambil peran dalam menjaga rantai distribusi dan stabilitas pasok. Dalam konteks ini, Radian Azhar menegaskan pentingnya konsolidasi pengusaha nasional melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peluang dan Tantangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Jakarta Menuju Indonesia Emas 2045”, yang digelar oleh Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) bersama KAHMI Jaya di Hotel The Tavia Heritage, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Radian menilai, membangun ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan top-down dari pemerintah. Diperlukan kesadaran kolektif dari dunia usaha sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kebangsaan.

“Kami ingin forum ini menjadi ruang kolaboratif lintas sektor, agar pengusaha tidak hanya memikirkan margin keuntungan, tetapi juga kontribusi terhadap kemandirian pangan bangsa. Dunia usaha adalah motor penggerak ekonomi sekaligus pilar ketahanan nasional,” tegas Radian.

Menurutnya, posisi strategis Jakarta sebagai pusat konsumsi dan mobilitas ekonomi nasional menuntut sistem pangan yang tangguh, efisien, dan berkeadilan. Ketimpangan akses pangan di ibu kota kerap menjadi cermin lemahnya integrasi antara sektor produksi, distribusi, dan kebijakan daerah.

“Kami ingin melahirkan gagasan nyata, inovasi, serta peta jalan kolaboratif yang bisa diimplementasikan. Tujuannya bukan hanya stabilitas harga, tetapi juga keadilan pangan dan kedaulatan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

FGD ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas lembaga, antara lain Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim, SE, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta yang diwakili Widiya, Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Hj. Diana Dewi, SE, Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Viktor Aritonang, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya yang diwakili Affan, Ketua Umum BPW HIPKA DKI Jakarta Analia Trisna, MM, dan Ketua Umum MW KAHMI Jaya M. Ichwan Ridwan, SE.

Diskusi yang berlangsung dinamis itu turut menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok, M.Si, Raditya Endra Budiman, dan Rhesa Yogaswara, S.Si., MM., CIFP, bersama pelaku usaha dari berbagai sektor. Mereka membedah tantangan ketahanan pangan urban — mulai dari logistik, inflasi harga, hingga perubahan iklim.

Kehadiran para tokoh dan narasumber memperlihatkan bahwa isu ketahanan pangan bukan hanya urusan pertanian, melainkan juga ekosistem bisnis yang melibatkan teknologi, kebijakan, serta tata kelola pasar. Di sinilah HIPKA dan KAHMI Jaya berperan sebagai jembatan dialog antara sektor publik dan swasta yang selama ini kerap berjalan sendiri-sendiri.

Radian menambahkan, salah satu persoalan mendasar ketahanan pangan nasional adalah lemahnya koordinasi antarlembaga dan minimnya inovasi distribusi. Padahal, di wilayah Jakarta yang padat konsumsi dan memiliki daya beli tinggi, ketahanan pangan juga berarti ketahanan sosial.

“Kekuatan utama pengusaha adalah kolaborasi. Dengan bekerja bersama, kita tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga membangun daya tahan bangsa,” tutup Radian.

FGD ini menjadi refleksi kritis atas tantangan klasik: bagaimana kebijakan pangan nasional sering berhenti di tataran wacana tanpa peta jalan konkret di lapangan. Melalui inisiatif seperti ini, HIPKA dan KAHMI Jaya berupaya mengembalikan peran pengusaha sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan menjadi komitmen nyata menuju Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan. (Emy)