Satgas Sampah Kodim 0503/JB Bergerak Cepat, Tiga Pilar Tambora Tertibkan Pengelolaan Sampah

Satgas Sampah Kodim 0503/JB Bergerak Cepat, Tiga Pilar Tambora Tertibkan Pengelolaan Sampah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Menindaklanjuti perintah Danrem 052/Wijayakrama (Wkr) terkait penanganan darurat sampah, jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat melalui Satgas Sampah melaksanakan aksi nyata di wilayah Kecamatan Tambora, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dipusatkan di Jalan Tambora V RT 06 RW 02, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Aksi ini melibatkan unsur TNI, komponen pendukung, warga masyarakat, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Edukasi dan Aksi Nyata di Lapangan

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Sampah bersama Tiga Pilar Kelurahan Tambora memberikan imbauan langsung kepada warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Selain itu, warga juga diedukasi untuk memilah sampah organik dan anorganik guna mendukung proses daur ulang serta memiliki nilai ekonomis.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk menekan volume sampah sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.

Sinergi TNI dan Komponen Wilayah

Kegiatan ini melibatkan:

  • Personel Kodim 0503/JB
  • Komponen pendukung wilayah
  • Warga masyarakat
  • Dinas Lingkungan Hidup

Dengan dukungan sarana seperti truk sampah, sekop, pengki, dan sapu, proses pembersihan dan pengangkutan sampah berjalan efektif dan terkoordinasi.

Komandan Kodim 0503/JB melalui jajaran di lapangan menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu, mengedukasi, dan menggerakkan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga adalah kunci keberhasilan penanganan darurat sampah ini,” tegasnya.

Komitmen Jaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan

Aksi Satgas Sampah ini menjadi bukti komitmen Korem 052/Wkr dan Kodim 0503/JB dalam mendukung program kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi dampak kesehatan akibat penumpukan sampah.

Melalui kolaborasi yang solid antara aparat kewilayahan, DLH, dan masyarakat, diharapkan wilayah Tambora semakin bersih, tertata, dan terbebas dari permasalahan sampah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan kepedulian bersama terhadap lingkungan yang sehat dan nyaman.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Intensif Monitoring Wilayah, Pastikan Nihil Genangan dan Situasi Aman

Koramil 02/Tambora Intensif Monitoring Wilayah, Pastikan Nihil Genangan dan Situasi Aman

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora terus menunjukkan kesiapsiagaannya dalam memantau kondisi wilayah, khususnya terkait potensi genangan air dan dampak cuaca di musim penghujan. Hingga Rabu (18/2/2026) pukul 13.00 WIB, hasil monitoring di seluruh kelurahan se-Kecamatan Tambora menunjukkan kondisi aman dan nihil genangan.

Pemantauan dilakukan secara menyeluruh di 11 kelurahan, yakni Roa Malaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kali Anyar, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima. Seluruh wilayah dilaporkan tidak terdapat genangan air maupun banjir.

Selain itu, Koramil juga memastikan tidak terdapat laporan pohon tumbang maupun gangguan keamanan lainnya. Situasi kamtibmas terpantau kondusif meski kondisi cuaca dilaporkan mendung.

Sinergi Koramil dan Komponen Wilayah

Monitoring wilayah dilaksanakan oleh jajaran Babinsa Koramil 02/Tambora yang berkoordinasi aktif dengan aparat kelurahan, Satpol PP, PPSU, BPBD, serta unsur masyarakat di masing-masing wilayah.

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa langkah monitoring ini merupakan bagian dari upaya kewaspadaan dini dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem serta mencegah dampak yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami terus bersinergi dengan seluruh komponen wilayah untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Kehadiran Babinsa di lapangan adalah bentuk komitmen TNI dalam memberikan rasa aman dan respons cepat terhadap setiap potensi kerawanan,” ujarnya.

Kesiapsiagaan dan Deteksi Dini

Koramil 02/Tambora juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi genangan, saluran tersumbat, atau gangguan lainnya.

Dengan koordinasi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat, stabilitas wilayah Tambora hingga saat ini tetap terjaga. Langkah preventif dan monitoring rutin menjadi kunci dalam menjaga wilayah tetap aman, terutama di tengah cuaca yang berpotensi berubah sewaktu-waktu.

Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan wilayah.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil Tambora Bersama Tiga Pilar Monitoring Ibadah Malam Imlek di Vihara Dewi Samudra

Koramil Tambora Bersama Tiga Pilar Monitoring Ibadah Malam Imlek di Vihara Dewi Samudra

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil Tambora kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dengan melaksanakan monitoring serta pengamanan kegiatan ibadah malam Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Vihara Dewi Samudra, Jalan Bandengan Selatan RT 01 RW 06, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti umat yang melaksanakan ibadah pergantian tahun baru Imlek. Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib.

Sinergi Pengamanan Tiga Pilar

Pengamanan dan monitoring dilakukan secara terpadu oleh unsur TNI, Polri, serta pemerintah wilayah, antara lain:

  • Babinsa Kelurahan Pekojan
    • Serka Edy Saragih
    • Sertu Tri Nurhadi
  • Kanit Provost – IPTU Yulianto
  • Bhabinkamtibmas – Aiptu Dede Sugiono
  • Satpol PP Kelurahan Pekojan
    • Padli
    • Hendrik
  • Satlinmas Kelurahan Pekojan – Sutarli

Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya merupakan wujud nyata sinergitas Koramil Tambora dengan aparat keamanan dan komponen pendukung wilayah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah.

Wujud Toleransi dan Komitmen Keamanan Wilayah

Danramil Tambora melalui jajaran Babinsa menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap terciptanya kerukunan antarumat beragama.

Dengan kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah, perayaan malam Tahun Baru Imlek di wilayah Pekojan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.

Koramil Tambora berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan sosial maupun keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan memperkuat persatuan di wilayah Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil Tambora Bersama Tiga Pilar Amankan Perayaan Imlek 2577 di Vihara Dharma Dewi Jasodara

Koramil Tambora Bersama Tiga Pilar Amankan Perayaan Imlek 2577 di Vihara Dharma Dewi Jasodara

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil Tambora bersama unsur Tiga Pilar dan komponen masyarakat melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang berlangsung di Vihara Dharma Dewi Jasodara, Jalan Krendang Raya RT 08/01, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (16/2/2026).

Ibadah yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 150 umat. Kegiatan berlangsung khidmat di bawah penanggung jawab Bapak Marthin selaku pengurus vihara.

Rangkaian Ibadah

Adapun rangkaian kegiatan ibadah meliputi:

  1. Ibadah rasa syukur
  2. Penghormatan kepada leluhur
  3. Doa memohon keberkahan di Tahun Baru

Suasana perayaan berlangsung penuh kekhusyukan dan kebersamaan, mencerminkan semangat toleransi dan harmoni antarumat beragama di wilayah Tambora.

Sinergi Pengamanan

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh unsur TNI, Polri, dan pemerintah wilayah, antara lain:

  • Koramil (1 personel): Serda Ahmad Yani
  • Bhabinkamtibmas: Aiptu Warno
  • Polsek Tambora (2 personel): IPTU Cipto Ari Wibowo dan anggota
  • Satpol PP: Bapak Erdo
  • FKDM (3 orang): Ibu Nurul, Reza, Fajrin
  • LMK: Bapak Riski
  • Kamtib: Bapak Junaidin

Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya merupakan wujud komitmen Koramil Tambora dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

Wujud Toleransi dan Kebersamaan

Melalui sinergi yang solid antara aparat kewilayahan dan komponen masyarakat, kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 20.40 WIB.

Koramil Tambora menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan maupun sosial sebagai bagian dari upaya mempererat persatuan, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat kebhinekaan di wilayah Jakarta Barat.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil Tambora Bersama Tiga Pilar Amankan Pawai Obor Remaja Masjid Al Anshor di Pekojan

Koramil Tambora Bersama Tiga Pilar Amankan Pawai Obor Remaja Masjid Al Anshor di Pekojan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil Tambora kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dengan melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (16/2/2026) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos RW 004, Jalan Pejagalan Raya RT 005 RW 004 tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari Remaja Islam Masjid Al Anshor, para santri, Karang Taruna, serta warga setempat.

Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Ketua RW 004 Bapak Iswandi, didukung tokoh masyarakat, alim ulama, serta Karang Taruna RW 004 yang diketuai Iksan.

Sinergi Pengamanan Koramil dan Komponen Wilayah

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh unsur TNI dan komponen pendukung wilayah, di antaranya:

  • Babinsa Kelurahan Pekojan:
    • Serka Edy Saragih
    • Sertu Tri Nurhadi
  • Ketua RW 004 – Iswandi
  • LMK RW 004 – Ahmad Junaidi
  • FKDM – Dhani
  • Satlinmas Pekojan – Sutarli
  • Ketua RT 05 RW 04 – Utama

Kehadiran Babinsa bersama unsur kewilayahan menjadi bentuk nyata sinergitas Koramil Tambora dengan pemerintah setempat dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Rute Pawai

Adapun rute pawai dimulai dari Jalan Pejagalan Raya, kemudian melintasi:

  • Jalan Pejagalan I
  • Jalan Pekojan I
  • Jalan Bandengan Selatan
  • Jalan Pekojan III
  • Jalan Tubagus Angke
  • Jalan Jembatan Item
  • Kembali ke Jalan Pekojan I
  • Jalan Pengukiran IV

dan finis kembali di Jalan Pejagalan Raya.

Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir pukul 21.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Wujud Kedekatan TNI dengan Masyarakat

Danramil Tambora melalui Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga.

Momentum pawai obor ini tidak hanya menjadi tradisi menyambut Ramadhan, tetapi juga menjadi ajang memperkuat persatuan, kebersamaan, serta kolaborasi antara TNI, pemerintah wilayah, dan masyarakat.

Dengan sinergi yang solid antara Koramil, aparat kelurahan, dan komponen masyarakat, wilayah Pekojan tetap terjaga dalam suasana aman dan penuh kekeluargaan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil Tambora Bersama Komponen Pendukung Amankan Pawai Obor Sambut Ramadhan di Kalianyar

Koramil Tambora Bersama Komponen Pendukung Amankan Pawai Obor Sambut Ramadhan di Kalianyar

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil Tambora bersama unsur tiga pilar dan komponen masyarakat melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M di wilayah Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (16/2/2026) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Kalianyar, Jalan Kalianyar IV RT 004 RW 03 tersebut diikuti sekitar 300 peserta. Pawai obor diselenggarakan oleh Karang Taruna Kelurahan Kalianyar dengan melibatkan warga dari RW 04, RW 06, dan RW 07.

Turut hadir dan bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua RW 04 Ibu Ivu Suryani, Ketua RW 06 Bapak Suminto, Ketua RW 07 Bapak Ibrahim, tokoh masyarakat dan alim ulama, serta jajaran Karang Taruna RW 04, 06, dan 07.

Pengamanan Terpadu

Pengamanan kegiatan dilakukan secara terpadu oleh unsur:

  • Babinsa Kelurahan Kalianyar, Sertu Sujanadi
  • Bhabinkamtibmas, Aiptu Edi S
  • Satpol PP Kelurahan Kalianyar, Bapak Gofur
  • LMK RW 04, 06, 07 (Bapak Nurman, Bapak Arif, Bapak Agung)
  • Pamdal Kelurahan Kalianyar, Bapak Ito
  • Para Ketua RT di lingkungan RW 04, 06, 07
  • Karang Taruna RW 04, 06, 07

Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, serta komponen masyarakat ini memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Rute Pawai

Adapun rute pawai dimulai dari Kantor Kelurahan Kalianyar, kemudian melintasi Jalan Kalianyar IV, Jalan Kalianyar Raya, Jalan Kalianyar VIII, Jalan Kalianyar X, kembali ke Jalan Kalianyar IV, dan finis di Kantor Kelurahan Kalianyar.

Kegiatan pawai obor berlangsung sejak pukul 19.30 WIB dan berakhir pada pukul 21.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Wujud Sinergitas dan Kedekatan TNI dengan Masyarakat

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Koramil Tambora dalam mendukung setiap kegiatan positif masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah. Sinergi bersama komponen pendukung dan unsur masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan penuh kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Dengan kolaborasi yang solid antara aparat kewilayahan dan warga, diharapkan semangat kebersamaan dan persatuan terus terjaga di wilayah Kelurahan Kalianyar.

(Pendim 0503/JB) 

Truk Parkir di Depan SDN Tambora Picu Kemacetan Kronis, Keselamatan Siswa Dipertaruhkan

Truk Parkir di Depan SDN Tambora Picu Kemacetan Kronis, Keselamatan Siswa Dipertaruhkan

Jakarta Barat, penaxpose.com — Kemacetan kronis terjadi di depan SDN Tambora, Jalan Tambora 8, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Deretan truk yang parkir di sepanjang sisi Kali Krukut mempersempit badan jalan dan memicu kepadatan lalu lintas, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.

Kondisi tersebut bukan persoalan baru. Warga menyebut praktik parkir kendaraan berat di kawasan itu telah berlangsung lama tanpa penertiban yang konsisten. Akibatnya, akses keluar-masuk sekolah terganggu dan keselamatan siswa dipertaruhkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan truk-truk berukuran besar terparkir memakan sebagian badan jalan. Ruang bagi pejalan kaki nyaris tidak tersedia. Anak-anak sekolah terpaksa berjalan di sela kendaraan besar yang melintas, di tengah arus lalu lintas yang padat dan tidak tertata.

“Setiap hari macet. Kami khawatir anak-anak terserempet kendaraan. Trotoar tidak ada, truk parkir sembarangan,” ujar seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Orang tua lainnya mengaku selalu dihantui rasa cemas saat anaknya menyeberang jalan. “Lalu lintasnya semrawut. Kendaraan besar parkir di pinggir jalan, sementara mobil dan motor berebut ruang. Ini sangat berbahaya,” katanya.

Minim Pengawasan, Potensi Kecelakaan Mengintai

Selain menyebabkan kemacetan, parkir liar kendaraan berat di kawasan pendidikan dinilai sebagai bentuk kelalaian pengawasan. Hingga kini, warga mengaku jarang melihat petugas yang secara rutin mengatur lalu lintas di titik tersebut, khususnya pada jam sibuk sekolah.

Situasi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan anak-anak, terutama siswa sekolah dasar yang masih rentan dan belum memiliki kesadaran penuh terhadap bahaya lalu lintas.

Warga mendesak Dinas Perhubungan serta aparat wilayah segera bertindak tegas menertibkan parkir liar tersebut. Menurut mereka, kawasan sekolah seharusnya menjadi zona prioritas keselamatan, bukan justru dibiarkan menjadi kantong parkir kendaraan berat.

“Jangan tunggu ada korban baru bergerak. Ini menyangkut keselamatan anak-anak,” tegas seorang orang tua murid.

Mendesak Penataan Kawasan Sekolah

Sebagai kawasan padat penduduk sekaligus lingkungan pendidikan, Jalan Tambora 8 dinilai layak ditetapkan sebagai zona tertib lalu lintas. Penataan parkir, pengawasan rutin, hingga rekayasa lalu lintas pada jam sekolah menjadi langkah yang dinilai mendesak.

Tanpa penanganan serius, kemacetan dan parkir semrawut di depan SDN Tambora berpotensi menjadi bom waktu. Di tengah padatnya aktivitas kota, keselamatan pelajar semestinya menjadi prioritas utama, bukan dikalahkan oleh kepentingan parkir kendaraan berat. (Dan)