Mengetuk Pintu Hati, Unit Sosial Kecamatan Binamu Ajak Warga Bantu Pengobatan Manggaungi

Mengetuk Pintu Hati, Unit Sosial Kecamatan Binamu Ajak Warga Bantu Pengobatan Manggaungi

Jeneponto, penaxpose.com | Jumat, 30 Januari 2026

Di balik hiruk-pikuk aktivitas keseharian, duka tengah menyelimuti keluarga Manggaungi, seorang warga Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Saat ini, beliau terbaring lemah dan tengah menjalani perawatan intensif di RS Lanto Dg Pasewang, Kabupaten Jeneponto.

Kondisi kesehatan yang dialami Manggaungi menuntut penanganan medis berkelanjutan. Di tengah keterbatasan, keluarga membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan dan perawatan yang diperkirakan mencapai Rp20.000.000,-

Melihat kondisi tersebut, Unit Sosial Kecamatan Binamu menginisiasi open donasi dan mengajak para muhsinin serta masyarakat luas untuk bersama-sama berbagi rezeki dan kepedulian.

“Setiap infak yang diberikan, sekecil apa pun nilainya, sangat berarti bagi kesembuhan beliau. Semoga menjadi amal jariyah dan dibalas Allah SWT dengan keberkahan yang berlipat,” demikian ajakan yang disampaikan Unit Sosial Kecamatan Binamu.

Bagi umat yang beriman, membantu sesama yang sedang diuji sakit bukan sekadar bentuk empati, tetapi juga jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di saat Bapak Manggaungi terbaring dengan harapan kesembuhan, uluran tangan para dermawan menjadi cahaya harapan yang sangat dinantikan.

Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi:

Rekening Donasi:
BRI – Unit Sosial dan Kesehatan
No. Rekening: 025201015583535

Kontak Konfirmasi:
📞 0823-9666-2413

Unit Sosial Kecamatan Binamu menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh pihak yang telah dan akan membantu. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan menjadi sebab diringankannya langkah kita di dunia dan akhirat.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan rezeki kepada kita semua,” demikian penutup ajakan tersebut.

#JenepontoBahagia
(Imran Jaya)

Di Bawah Kepemimpinan Iswandi, RANGER Rayakan Milad ke-6 dengan Aksi Donor Darah untuk Negeri

Di Bawah Kepemimpinan Iswandi, RANGER Rayakan Milad ke-6 dengan Aksi Donor Darah untuk Negeri

JAKARTA BARAT | Relawan Antar Generasi (RANGER) di bawah kepemimpinan Ketua Umum H. Iswandi, SE., MM, menegaskan komitmennya dalam kerja-kerja kemanusiaan dengan menggelar donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Kecamatan Palmerah, Rabu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, ini digelar dalam rangka memperingati Milad ke-6 RANGER, mengusung tema “Mengabdi dengan Hati, Bergerak untuk Negeri.”

Sejak berdiri pada 2020, RANGER tumbuh sebagai organisasi relawan lintas generasi yang konsisten hadir di tengah masyarakat. Di bawah nahkoda Iswandi, RANGER tidak hanya aktif dalam kegiatan donor darah, tetapi juga terlibat dalam penanganan kebencanaan, aksi sosial, serta penguatan solidaritas masyarakat.

Iswandi: Donor Darah Adalah Wujud Kepemimpinan yang Melayani

Dalam sambutannya, H. Iswandi menegaskan bahwa enam tahun perjalanan RANGER adalah proses panjang membangun organisasi relawan yang berakar pada keikhlasan, konsistensi, dan kolaborasi.

“Donor darah ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Enam tahun RANGER berdiri adalah enam tahun belajar untuk terus hadir dan memberi manfaat. Kepemimpinan kami di RANGER adalah kepemimpinan yang melayani,” ujar Iswandi.

Ia menekankan bahwa satu kantong darah bukan sekadar angka statistik, melainkan harapan hidup bagi sesama.

“Mungkin penerima darah tidak bisa mengucapkan terima kasih secara langsung, tetapi satu kantong darah bisa menyelamatkan satu bahkan tiga nyawa. Itulah nilai kemanusiaan yang terus kami jaga,” tambahnya.

Iswandi juga memastikan bahwa RANGER akan terus menggelar donor darah secara rutin, termasuk agenda khusus pada bulan Ramadan mendatang sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan berkelanjutan.

Antusiasme Tinggi, Bukti Kepercayaan Publik

Ketua Panitia Arifin mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang digagas langsung oleh jajaran pengurus di bawah arahan Ketua Umum RANGER.

“Ada sekitar 200 pendaftar, namun hari ini kami batasi 150 pendonor. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap RANGER. Total anggota RANGER sendiri mencapai sekitar 250 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, donor darah akan menjadi agenda rutin setiap tiga bulan, dengan koordinasi intensif bersama PMI.

Apresiasi Kesbangpol dan PMI terhadap Kepemimpinan RANGER

Dewan Pendiri RANGER yang juga Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta, H. Moh. Matsani, mengapresiasi kepemimpinan Iswandi yang dinilai mampu menjaga konsistensi organisasi selama enam tahun.

“Donor darah bukan hal sepele. Kebutuhan darah sangat besar, bisa mencapai seribu kantong per hari. RANGER di bawah kepemimpinan Pak Iswandi harus menjadi motor sosialisasi donor darah sekaligus kepedulian lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, H. Becky Mardani, menyebut RANGER sebagai mitra strategis PMI dalam misi kemanusiaan.

“Satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa. Kepemimpinan RANGER yang konsisten membuat kolaborasi ini terus berjalan dan memberi dampak nyata,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Dukung Langkah RANGER

Camat Palmerah Febbiandri Suharto turut mengapresiasi kiprah RANGER di bawah kepemimpinan Iswandi.

“RANGER bukan hanya aktif donor darah, tetapi juga hadir saat bencana dan kegiatan sosial lainnya. Ini contoh organisasi relawan yang dikelola dengan baik dan patut ditiru,” katanya.

Dukungan juga disampaikan perwakilan Anggota DPRD DKI Jakarta Jupiter, SE., MM, melalui staf inti Syarif Mahmudin, yang menyatakan komitmen mendukung kegiatan sosial RANGER.

Ekspansi Organisasi, Visi Iswandi Perluas Jaringan Relawan

Sekretaris Jenderal RANGER menegaskan bahwa sesuai arahan Ketua Umum, RANGER akan terus memperluas jaringan keanggotaan, termasuk rencana pengembangan di Bogor, selain Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi.

“Di usia enam tahun, RANGER tidak berhenti. Kami ingin tumbuh sehat, solid, dan semakin bermanfaat,” ujarnya.

Milad ke-6 RANGER menjadi penegasan bahwa di bawah kepemimpinan H. Iswandi, SE., MM, organisasi ini terus melangkah sebagai relawan sosial yang responsif, profesional, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan, menjadikan pengabdian bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata untuk negeri. (Agam) 

Anggota DPRD DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi Serahkan Bantuan Renovasi Musholla Baiturrohmah Said Alkaf

Anggota DPRD DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi Serahkan Bantuan Renovasi Musholla Baiturrohmah Said Alkaf

Jakarta Barat, penaxpose.com Dalam upaya memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, Anggota DPRD DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi melaksanakan kunjungan kerja ke Musholla Baiturrohmah Said Alkaf, yang berlokasi di Jalan Krendang Timur RT 009/02, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (30/10/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyerahan bantuan renovasi musholla, yang menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap fasilitas keagamaan di tingkat lingkungan.

Dalam sambutannya, Hilda Kusuma Dewi menyampaikan bahwa dukungan terhadap sarana ibadah adalah bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan kota yang religius, berkeadaban, dan harmonis.

“Musholla bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat pembinaan akhlak dan kebersamaan warga. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Hilda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tambora, Sekcam Tambora, Kepala KUA Jakarta Barat, Ketua NU Jakarta Barat, serta jajaran pejabat Kelurahan Krendang, di antaranya Lurah Krendang, Kasie Pemerintahan, Kasie Kesra, Kasie Lingkungan Hidup, dan Kasatpol PP beserta anggota. Hadir pula pengurus RW 02, LMK, FKDM, perwakilan RT, serta para pengurus Musholla Baiturrohmah.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Masyarakat menyambut baik kehadiran wakil rakyat tersebut, mengapresiasi perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan warga di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Bunda Titi, perwakilan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Krendang, menyampaikan rasa terima kasih kepada Hilda Kusuma Dewi dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Musholla ini menjadi tempat kami beribadah dan berkumpul, dan dengan adanya renovasi, semoga kegiatan keagamaan semakin nyaman dan semarak,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan peninjauan langsung kondisi musholla yang akan direnovasi. Suasana penuh kekeluargaan menjadi cerminan nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. (Bunda Titi)

FBR Ranjau Barat G.0361 Gelar Santunan 60 Anak Yatim di Duri Kepa

FBR Ranjau Barat G.0361 Gelar Santunan 60 Anak Yatim di Duri Kepa

Jakarta Barat, penaxpose.com – Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu Ranjau Barat G.0361 kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan santunan bagi 60 anak yatim di Jalan Patra Raya, RT 007/RW 002, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (26/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan perwakilan instansi, di antaranya Bapak Nurhdi dari Kodim Jakarta Barat, Ustadz Roni selaku tokoh agama setempat, serta seluruh pengurus dan anggota FBR Ranjau Barat G.0361.

Dalam sambutannya, salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas inisiatif FBR Ranjau Barat dalam membantu anak-anak yatim.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Roni menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk nyata implementasi ajaran agama untuk saling berbagi.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus peduli terhadap sesama,” tuturnya.

Ketua Gardu FBR Ranjau Barat G.0361, Bang Wantek, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.

“Kami dari FBR Ranjau Barat merasa terpanggil untuk membantu anak-anak yatim di lingkungan sekitar. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap sesama. Tanpa dukungan anggota dan para donatur, acara ini tak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat anak-anak yatim menerima santunan. Mereka tampak gembira dan bersyukur atas perhatian yang diberikan.

FBR Ranjau Barat G.0361 berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial di wilayah Jakarta Barat. (Emy) 

Nurwayah dan Kementerian Lingkungan Hidup Dorong Kalibaru Jadi Kampung Hijau Pesisir Jakarta

Nurwayah dan Kementerian Lingkungan Hidup Dorong Kalibaru Jadi Kampung Hijau Pesisir Jakarta

Jakarta Utara, penaxpose.com – Suara mesin pencacah plastik terdengar bergema di halaman RW 014, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Sabtu (18/10/2025). Warga tampak antusias menyaksikan demonstrasi alat baru yang diserahkan langsung oleh Anggota DPR RI Nurwayah bersama perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dalam kegiatan Sosialisasi Infrastruktur Hijau.

Bagi warga pesisir Kalibaru yang selama ini bergelut dengan tumpukan limbah cangkang kerang, kehadiran motor angkut dan mesin pencacah plastik ibarat napas baru dalam perjuangan menjaga kebersihan lingkungan.

Kebersihan bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” ujar Nurwayah di hadapan warga yang memadati lokasi acara. “Kalau masyarakat aktif, saya yakin Kalibaru bisa jadi contoh pengelolaan sampah berbasis komunitas di pesisir Jakarta.”

Dari Laut ke Darat: Menangani Limbah Kerang yang Menumpuk

Kalibaru dikenal sebagai sentra pengupasan kerang hijau terbesar di Jakarta Utara. Aktivitas ini menjadi sumber penghidupan ratusan keluarga, namun juga meninggalkan persoalan besar: limbah cangkang yang menumpuk hingga empat meter di pesisir sepanjang 500 meter.

Data Kementerian Lingkungan Hidup mencatat, setiap hektare wilayah produksi menghasilkan 1–1,5 ton limbah cangkang setiap harinya. Bau menyengat, lalat, dan ancaman kesehatan pun menjadi pemandangan akrab di kawasan tersebut.

Namun belakangan, tanda-tanda perubahan mulai terlihat. Hampir semua RW di Kelurahan Kalibaru kini memiliki Bank Sampah Unit yang aktif. Gerakan pilah sampah pun tumbuh, digerakkan oleh ibu-ibu PKK yang menjadi motor perubahan di lingkungannya.

“Sekarang warga mulai terbiasa memilah sampah organik dan anorganik dari rumah,” kata Nurwayah yang juga duduk di Komisi XII DPR RI mewakili Dapil DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu).

Bantuan Nyata untuk Gerakan Hijau Warga

Sebagai wujud dukungan terhadap semangat warga, Kementerian Lingkungan Hidup menyerahkan bantuan berupa lima unit gerobak motor sampah, dua mesin pencacah elektrik, tiga puluh tong sampah besar, dan dua timbangan duduk. Bantuan tersebut disalurkan melalui program aspirasi Nurwayah kepada Bank Sampah Bintang Mandiri dan Pospat, yang menjadi pelaksana utama di tingkat masyarakat.

Kementerian juga mengusulkan pembentukan forum multipihak yang melibatkan warga, pengurus RT/RW, kelurahan, dan pemerintah kota, agar penanganan limbah – termasuk cangkang kerang – dapat dilakukan secara terpadu.

“Bantuan alat tidak cukup kalau tidak ada pendampingan. Edukasi dan keterlibatan warga itu yang paling penting,” tegas Nurwayah. “Kita ingin perubahan yang berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.”

Menuju Kalibaru yang Bersih dan Berdaya

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Pokja Infrastruktur Hijau Direktorat PPKWPL KLH Iwan Nirawandi, S.Si., M.E., Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Atik, Sekretaris Kelurahan Kalibaru Suparman, dan Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Ayu, serta tokoh masyarakat dan aktivis lingkungan Sumarsono.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyerukan komitmen untuk menjadikan Kalibaru sebagai kawasan pesisir hijau – tempat ekonomi dan ekologi bisa berjalan seimbang.

“Kalau dulu pantai identik dengan tumpukan cangkang, ke depan kita ingin identik dengan kreativitas warganya yang mampu mengubah sampah jadi berkah,” ujar salah satu kader Gerakan Pilah Sampah dengan penuh semangat.

Dengan kolaborasi antara warga, pemerintah, dan Kementerian Lingkungan Hidup, harapan itu bukan lagi sekadar mimpi. Kalibaru kini melangkah menuju masa depan pesisir yang lebih bersih, berdaya, dan berkelanjutan. (AG) 

H. Sholikhah Bersuara di Balai Kota: RT/RW dan PKK Harus Diberi Perhatian Lebih

H. Sholikhah Bersuara di Balai Kota: RT/RW dan PKK Harus Diberi Perhatian Lebih

Jakarta, penaXpose.com Suasana hangat mewarnai pertemuan antara Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), H. Sholikhah, dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Rabu (20/8). Dalam kunjungan silaturahim itu, Sholikhah membawa pesan penting dari warga: kesejahteraan para penggerak masyarakat di tingkat bawah harus lebih diperhatikan.

Di hadapan Gubernur, Sholikhah menyampaikan langsung keresahan banyak pengurus RT dan RW mengenai insentif yang dinilai masih belum cukup menopang kinerja mereka. Ia menekankan perlunya pembedaan yang jelas antara insentif pribadi dengan dana operasional organisasi, sehingga beban kerja mereka bisa lebih ringan dan pelayanan kepada warga menjadi lebih optimal.

Tidak berhenti di sana, Sholikhah juga mengingatkan pentingnya dukungan bagi organisasi kemasyarakatan yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas sosial warga, mulai dari PKK, Dasawisma (Dawis), Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Posyandu, hingga Posbindu.

“Mereka ini adalah garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dari kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, sampai pencegahan penyakit, peran mereka sangat besar. Sudah seharusnya pemerintah hadir memberikan dukungan nyata, bukan hanya apresiasi,” tutur Sholikhah.

Ia menegaskan perjuangannya ini bukan sekadar soal menambah angka pada pos anggaran, melainkan bentuk nyata dari kepedulian terhadap warga Jakarta yang sudah mengabdikan waktu dan tenaga tanpa pamrih.

Sholikhah pun berharap pemerintah provinsi tidak menutup mata, melainkan merespons aspirasi warga dengan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil.

“Kalau akar rumputnya kuat, maka Jakarta juga akan kuat,” pungkasnya. (Angga) 

Akhiri Program Pelayanan, Yayasan Misi Tabur Tuai Laksanakan Doa dan Puasa Bersama Mama mama Tim doa 8 Dedominasi

Akhiri Program Pelayanan, Yayasan Misi Tabur Tuai Laksanakan Doa dan Puasa Bersama Mama mama Tim doa 8 Dedominasi

Jayawijaya, Papua Pegunungan - Yayasan Misi Tabur Tuai resmi menutup seluruh rangkaian kegiatannya dengan melaksanakan ibadah doa dan puasa yang berlangsung selama dua hari, sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus ungkapan syukur atas pelayanan yang telah dijalankan.

Kegiatan doa dan puasa tersebut dimulai pada Rabu (30/7) pukul 01.00 WIT dini hari dan berakhir pada Kamis (31/7) pukul 17.00 WIT. Acara ini dipusatkan di kediaman Ketua Yayasan Misi Tabur Tuai, Ibu Elisabet Mifa Kogoya, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Doa Mama-Mama 8 Dedominasi.

Sebanyak 100 peserta terlibat dalam kegiatan ini, dengan dominasi peserta berasal dari delapan wilayah yang selama ini aktif mendukung kegiatan pelayanan yayasan. Momentum ini dimaknai sebagai bentuk pemurnian spiritual, penyatuan hati, serta upaya memperkuat komitmen dalam membangun kehidupan umat yang lebih sejahtera dan beriman.

“Doa dan puasa ini bukan hanya rutinitas keagamaan, tetapi juga bentuk penyerahan diri kepada Tuhan atas semua rencana pelayanan ke depan, baik bagi tanah Papua maupun bagi generasi penerus,” ujar Elisabet Mifa Kogoya dalam pernyataannya.

Selama kegiatan berlangsung, ibadah dipimpin oleh empat tokoh rohani yang telah dikenal luas dalam pelayanan lintas denominasi di wilayah Pegunungan Papua. Mereka adalah:

- Pendeta Hotman Jikwa,

- Pendeta Podius Ginia Tabubu,

- Pendeta Marinus Kogoya,

serta satu pendeta lainnya yang turut memperkuat pelaksanaan puasa dan doa.

Yayasan Misi Tabur Tuai menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan sosial, tetapi juga lewat pendekatan spiritual sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan yang lebih bermartabat dan harmonis. (Red)

Majelis Madinaturrasul SAW Gelar Santunan Anak Yatim, Kolaborasi Ketua Panitia dan Yayasan Sahabat Yatim Tuai Apresiasi

Majelis Madinaturrasul SAW Gelar Santunan Anak Yatim, Kolaborasi Ketua Panitia dan Yayasan Sahabat Yatim Tuai Apresiasi

Jakarta Barat, penaXpose.com Majelis Madinaturrasul SAW sukses menggelar pengajian bulanan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim di Tembok Bolong, Kampung Pangkalan RT 007 RW 010, Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (30/7/2025).

Acara ini dihadiri oleh Al Habib Husein bin Alwy Al-Hamid, Al Habib Salim bin Alwy Al-Hamid, serta Ustadz Miftahudin Ar-Rifa’i, S.Pd.I, dan diikuti ratusan jamaah.

Peran Ketua Panitia

Ketua Panitia Andri Maulana, S.H. menjadi penggerak utama jalannya kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga Allah membalas kebaikan dengan kesehatan, rezeki yang berlimpah, dan keberkahan,” ujar Andri.

Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk nyata komitmen Majelis Madinaturrasul SAW untuk memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Yayasan Sahabat Yatim Perluas Manfaat

Sementara itu, Endang Sutisna, S.H., Direktur Yayasan Sahabat Yatim, menjelaskan kiprah lembaga yang dipimpinnya. Berdiri sejak 2009 dan mulai aktif pada 2012, Sahabat Yatim kini telah mengelola 27 asrama dan satu pesantren tahfidz di Leuwiliang, serta membina 8.500 anak yatim di luar asrama.

Pada akhir 2020, Sahabat Yatim resmi menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dan menargetkan santunan bagi 10.000 anak yatim pada 2025. Bahkan, bantuan juga telah menjangkau anak yatim di Palestina.

“Selain anak-anak, kami juga memperhatikan bunda yatim. Lansia kami beri sembako rutin, dan bunda muda kami bantu modal usaha. Sudah puluhan usaha berjalan, targetnya 100 usaha,” ungkap Endang.

Endang juga mengapresiasi LBH Pijar yang membantu pendataan lebih dari 100 anak yatim untuk keperluan pembinaan dan pelaporan kepada donatur.

“Pendataan ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami yang diaudit lembaga keuangan dan Dinas Sosial,” tambahnya.

Tausiyah dan Penutup

Acara diisi tausiyah oleh Ustadz Miftahudin Ar-Rifa’i yang mengingatkan pentingnya menjawab salam, memperbanyak sholawat, dan meneladani Rasulullah SAW.
Kegiatan ditutup dengan doa oleh Ustadz Muhammad Saman, diiringi harapan agar kegiatan sosial semacam ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Mustofa)